Bersembunyi

Sementara nyonya Ira sedang melawan anggota The Tiger dengan kelelahan. Tiba tiba salah satu dari anggota The Tiger memukul bagian leher belakang nyonya Ira hingga tak sadarkan diri.

Alvin yang baru tiba di tempat itu menyaksikan istrinya sudah tak sadarkan diri.

"Kita apakan wanita ini bos" tanya anggota The Tiger terhadap bos dari mereka.

"Buang saja ke laut, biar hiu memangsa wanita ini, toh kita sudah membereskan nya"ucap Leo yang merupakan tangan kanan Alex sambil menyalakan rokoknya.

"Berhenti, jangan sentuh istriku" ucap Alvin marah dengan suara lantang yang menggema di tempat itu.

Seketika itu para anggota The Manik yang sedang mengangkat tubuh nyonya Ira tidak melanjutkan aksinya.

Dengan langkah lebar Alvin mendekati para anggota The Tiger dengan mengambil pistol di balik jaket nya dan menembakkan peluru satu persatu terhadap anggota The Tiger. Satu persatu dari mereka mati mengenaskan.

Sementara anggota yang masih mengangkat tubuh nyonya Ira tampak ketakutan, dengan cepat menjatuhkan tubuh nyonya Ira di tanah. Dan melakukan penyerangan balik. Sehingga terjadi baku tembak antara Alvin dan anggota The Tiger.

Alvin yang melakukan tembakan sesuai dengan target, semua itu keahlian yang dimiliki dari ketua The Manik. Bahkan Leo pun mendapat timah panas di bagian kaki nya sehingga ia tampak pincang berjalan.

"Cepat tinggalkan tempat ini, bisa-bisa kita mati mengenaskan di tempat ini" ucap Leo terhadap anggota nya yang tersisa 2 orang.

"Baik bos"ucap anggotanya sambil memapah Leo. sementara yang satunya masih melakukan penembakan untuk menjaga bosnya hingga mereka sampai di mobil.

Tapi naas rencana mereka di gagalkan karena sudah ada Riko dan beberapa anggota The Manik yang menghadang mereka.

"Biar kami yang habisi mereka tuan" ucap Riko.

Sementara Alvin hanya menggelengkan kepalanya sebagai tanda setuju.

Dengan cepat Riko menembak Leo tepat di bagian jantung nya, sehingga Leo mati mengenaskan di tempat itu, begitu pun dengan 2 anggota Leo.

Alvin pun mendekati istri nya yang pingsan.

"Bagun Ira, jangan tinggalkan aku"ucap Alvin yang sudah di penuhi air mata sambil mengguncang tubuh istrinya. Namun nyonya Ira tak ada tanda-tanda akan sadarnya.

Riko pun menghampiri bosnya.

"Sebaiknya kita ke rumah sakit tuan, nyonya Ira butuh perawatan" ucap Riko.

"Cepat siapkan mobil bodoh, kamu tahu aku tidak bisa hidup tanpa orang yang kucintai"ucap Alvin yang dipenuhi air mata.

"Semuanya sudah siap bos, bagaimana dengan tempat ini bos"ucap Riko.

"Bakar saja tempat ini"ucap Alvin dengan kemarahan nya.

"Baik bos"ucap Riko.

Dengan cepat Alvin mengangkat tubuh istrinya dan memasukkan nya ke dalam mobil. Diikuti Riko yang duduk di kursi kemudi.

Tuhan selamat kan nyawa nyonya Ira. Batin Riko.

Mereka pun meninggalkan tempat itu dan menuju ke rumah sakit terdekat.

Sementara di tempat lain

*********

Seorang lelaki tua duduk termenung di sandaran kursi di dalam ruangan yang mirip kamar hotel bintang lima di kapal pesiarnya. Entah apa yang di pikirkan, sambil terus memandangi cucunya yang tertidur dengan nyenyak nya di kapal itu.

Tok tok tok

"Masuk"ucap Tuan Harris dengan suara seraknya.

"Ini tuan obat nya, sebaiknya tuan besar istirahat dulu, karena perjalanan kita masih jauh" ucap awak kapal pesiar itu.

"Terima kasih" ucap Tuan Harris

Harris Damanik atau tuan Harris merupakan pengusaha sukses di negaranya, umur beliau yang Ke 58 tahun membuat lelaki tua ini lebih betah di rumah bersama cucunya. Sementara sang istri sudah 15 tahun menghadap sang khalik. Sudah hampir 5 tahun beliau pensiun dari jabatannya sebagai direktur dan sekarang digantikan oleh anaknya yaitu Alvin Damanik. Nama Damanik sendiri merupakan nama leluhur beliau yang melambangkan kekuatan dan keberanian dalam keluarga mereka.

Ya tuan Harris memiliki penyakit jantung sehingga bila mendapatkan kabar buruk dia akan cemas dan susah tidur. Dan untungnya awak kapal pesiar itu selalu menyimpan obat-obatan tuan Harris.

Malam berganti pagi, siang berganti malam hingga tak terasa sudah 3 hari kapal pesiar itu berlayar ke negara C.

"Daratan sudah terlihat kapten" ucap Baron diatas kabin kapal yang sedang memancing ikan. Baron merupakan awak kapal pesiar itu dengan tubuh kurus kerempeng ia sudah bekerja di keluarga Damanik sekitar 20 tahun lamanya dan menjadi kepercayaan tuan Harris.

Sementara tuan Harris dan 5 awak kapal pesiar itu tampak berlari ke luar untuk menyaksikan daratan yang sudah terlihat.

Setelah itu Tuan Harris kembali ke kamar dan mengendong cucunya yang terus menangis mencari keberadaan orang tuanya.

"Ayah ama bunda hiks hiks hiks mana kek, ziva mau ketemu bunda" ucap Ziva sambil menangis di gendongan kakeknya.

"Ziva jangan nangis ya, ayah sama bunda kamu sedang bekerja, nanti dia akan menemui Ziva dan kakek" ucap Tuan Harris yang menenangkan cucunya.

"Pokoknya ziva mau ketemu mereka..... hiks hiks hiks" ucap Ziva yang terus saja menangis karena baru kali ini ia tidak melihat Ayah dan bundanya.

Baron yang melihat diatas kabin kapal Tuan Harris kesusahan menenangkan cucunya berinisiatif menghampiri mereka dengan membawa ikan dori hasil tangkapannya.

tok tok tok

"Masuk" ucap tuan Harris.

Baron pun masuk dan menghampiri mereka.

"Ziva kamu tau nggak om bawa apa" tanya Baron pada ziva.

"Tidak tau, emang nya om bawa apa" ucap Ziva yang masih digendong oleh Tuan Harris.

"Tara, ini apa ya" ucap Baron yang memperlihatkan hasil tangkapannya.

"Wah itu ikan Dori di kartun kesukaan ziva. Turunin ziva kek,ziva mau lihat dori"ucap Ziva yang sudah berusaha ingin turun.

"Ya sudah kamu main saja dengan ikan itu,kakek mau keluar bersama Baron".

"iya kek"ucap ziva yang sudah memegang ikan Dori.

"Jangan lupa tutup pintunya Baron"

"iya Tuan.

"Bagaimana apa kalian ada kabar mengenai putra dan menantuku".

"Menurut mata-mata kami, tuan Alvin dan nyonya Ira sedang berada di rumah sakit dan mereka masih dalam perawatan".

Ya Tuhan selamat kan putra dan menantuku dan lindungi mereka dimanapun berada. Batin tuan Harris.

"Semoga mereka baik-baik saja"

"iya tuan"

Thdooooooooooor (begitu lah kira-kira bunyi suara kapal yang mau bersandar)

"Sebaiknya kita siap-siap tuan, untuk turun ke daratan"

"Ya sudah kamu yang bawa ziva aku, akan turun lebih dulu"

"Baik tuan"

Kini Tuan Harris, Baron beserta cucunya sudah berada di pinggiran pantai dan berjalan menuju vila milik tuan Harris yang tidak jauh dari pinggiran pantai bahkan tidak diketahui oleh siapapun, hanya Baron yang mengetahui tempat itu.

Cukup berjalan melewati hamparan tanaman kelapa yang berhektar itu yang kurang lebih 1 kilo jaraknya. Dan tak terasa mereka sudah sampai pada bangunan vila yang tampak sederhana dan asri dengan pekarangan yang dipenuhi dengan bunga mawar yang bermekaran.

"Akhirnya sampai juga tuan" ucap Baron

Sementara ziva masih saja tertidur pulas di punggung kakeknya dan kakek tampak kelelahan berjalan dengan jarak yang lumayan jauh.

"Ya sudah sebaiknya kita istirahat di dalam"

Mereka pun beristirahat di dalam vila itu, walaupun vila itu tidak terawat tapi sesekali Baron singgah ke tempat itu untuk membersihkan nya. mereka pun duduk bersama di suguhkan teh yang habis di buat Baron.

"Tuan berapa lama anda di vila ini" tanya Baron.

"Aku tidak tahu Baron, mungkin aku akan bersembunyi di sini selamanya bersama cucuku dan kau akan tetap bersama kami di vila ini" ucap Tuan Harris.

"Baik tuan saya bersumpah akan tetap setia bersama tuan dan menjaga nona ziva" ucap Baron.

Semoga dengan bersembunyi di negara C ini cucuku akan tetap selamat, dan aku bisa melihat dia menjadi dewasa. batin tuan Harris

Terpopuler

Comments

Leli Noer Octavia

Leli Noer Octavia

ya ampun semoga baik-baik saja 🙆🏻‍♀️

2022-11-02

0

kim

kim

like like like 😘😘😘😘

2022-10-06

0

Solihin 95

Solihin 95

menggeleng bkn tanda setuju Thor tanda setuju ngangguk 😂

2022-09-16

0

lihat semua
Episodes
1 Awal mula
2 Kehancuran
3 Bersembunyi
4 Ziva yang malang
5 Menjalani Kehidupan Baru
6 Perkelahian di sekolah
7 Mereka berdua
8 Hukuman membawa berkah
9 Hadiah dari Kakek
10 Adventure sehari
11 Pertarungan
12 Amarah Ziva
13 Tuan Harris mulai bertindak
14 Ziva kelaparan
15 Rumah Baru
16 Perpisahan
17 Menuruti kemauan kakek
18 Hari yang melelahkan
19 Halte Bus
20 Fino Alexander
21 Khawatir
22 Ragu
23 Rumah Sakit
24 Perusahaan ZD Group
25 Harus Bisa
26 Tatapan membunuh
27 Darren Alexander Tiger
28 Pesta
29 Pesta 2
30 Lampion
31 Aku tidak mau tahu
32 Harus berpikir
33 Bertemu Kembali
34 Pengumuman
35 Di rundung
36 Ziva vs Darren
37 Mengetahui kebenaran
38 Gara-gara perjanjian
39 Menuju Kehancuran Perusahaan ZD Group
40 Kehancuran Perusahaan ZD Group
41 Kesedihan Ziva
42 Memulai usaha baru
43 Jadi bahan tertawaan
44 Merenovasi bangunan
45 Teman masa SMA (Raihan sang ketos)
46 Lagi-lagi Lelaki berbaju hitam
47 Semakin Dewasa
48 Fino jatuh cinta?
49 Berkenalan
50 Makan malam bersama
51 Menikahlah denganku
52 Rebutan Tissue
53 Terima kasih
54 Menjelang Ulang Tahun Alexander Group
55 Ulang tahun Alexander Group
56 Ceroboh
57 Kemarahan Darren
58 Musuhku yang sesungguhnya
59 Daerah Perbatasan
60 Berkumpul bersama
61 Sholat berjamaah
62 Tidak asing
63 Gadis cantik
64 Jangan Salahkan Aku
65 Terluka
66 Pemeriksaan
67 Di Ujung Tanduk
68 Perjodohan
69 Persiapan pernikahan
70 Menuju Akad
71 Sah
72 Berduka
73 Menolong
74 Jangan mendekat
75 Jangan tinggalkan aku
76 Tempat apa ini
77 Sebuah ciuman
78 Kabur
79 Fino pulang
80 Aku tidak berbuat apa-apa
81 Pertarungan kakak beradik
82 Dia Istriku
83 Pernikahan yang kedua kalinya
84 Menjadi Istri yang Baik
85 Aku ingin kau Hamil
86 Gara-gara Parfum
87 Salah Paham
88 Lebur seperti cendol
89 Merajuk
90 Tidak tahu jalan pulang
91 Aku membenci diriku
92 Aku membencimu tuan Alexander
93 Aku ingin pulang
94 Merindukanmu
95 Aku akan menjemputmu Zivanna
96 Meminta maaf
97 Ungkapan perasaan + Visual Pemain
98 Berusaha meminta restu
99 Ziva hamil ?
100 Titik terang
101 Pernikahan lagi
102 Menjadi istri seutuh mu
103 Menjadi Milikku
104 Siap menjadi ayah dan ibu
105 Kecemburuan Darren
106 Milan di jebak
107 Fino Bimbang
108 Kembalinya ke negara A
109 Hamil
110 Kekesalan Fino
111 Terbongkarnya kebusukan Sarah
112 Pernikahan Fino
113 Milan mempelai wanita nya
114 Tirai Pemisah
115 Memeriksa kandungan
116 Cobaan Ibu Hamil
117 Permintaan Ziva
118 Pencarian Sekretaris Baru
119 Teman Kecil
120 Rissa Ngamuk
121 Menjadi suami siaga
122 Jones Si Pemberani
123 Detik-detik persalinan Ziva
124 Lahirnya Buah Hati Kembarku
125 Promosi Novel Baru
126 Promosi Novel Baru
127 Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
128 Promosi Novel Baru ( Pernikahan Yang Terpaksa)
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Awal mula
2
Kehancuran
3
Bersembunyi
4
Ziva yang malang
5
Menjalani Kehidupan Baru
6
Perkelahian di sekolah
7
Mereka berdua
8
Hukuman membawa berkah
9
Hadiah dari Kakek
10
Adventure sehari
11
Pertarungan
12
Amarah Ziva
13
Tuan Harris mulai bertindak
14
Ziva kelaparan
15
Rumah Baru
16
Perpisahan
17
Menuruti kemauan kakek
18
Hari yang melelahkan
19
Halte Bus
20
Fino Alexander
21
Khawatir
22
Ragu
23
Rumah Sakit
24
Perusahaan ZD Group
25
Harus Bisa
26
Tatapan membunuh
27
Darren Alexander Tiger
28
Pesta
29
Pesta 2
30
Lampion
31
Aku tidak mau tahu
32
Harus berpikir
33
Bertemu Kembali
34
Pengumuman
35
Di rundung
36
Ziva vs Darren
37
Mengetahui kebenaran
38
Gara-gara perjanjian
39
Menuju Kehancuran Perusahaan ZD Group
40
Kehancuran Perusahaan ZD Group
41
Kesedihan Ziva
42
Memulai usaha baru
43
Jadi bahan tertawaan
44
Merenovasi bangunan
45
Teman masa SMA (Raihan sang ketos)
46
Lagi-lagi Lelaki berbaju hitam
47
Semakin Dewasa
48
Fino jatuh cinta?
49
Berkenalan
50
Makan malam bersama
51
Menikahlah denganku
52
Rebutan Tissue
53
Terima kasih
54
Menjelang Ulang Tahun Alexander Group
55
Ulang tahun Alexander Group
56
Ceroboh
57
Kemarahan Darren
58
Musuhku yang sesungguhnya
59
Daerah Perbatasan
60
Berkumpul bersama
61
Sholat berjamaah
62
Tidak asing
63
Gadis cantik
64
Jangan Salahkan Aku
65
Terluka
66
Pemeriksaan
67
Di Ujung Tanduk
68
Perjodohan
69
Persiapan pernikahan
70
Menuju Akad
71
Sah
72
Berduka
73
Menolong
74
Jangan mendekat
75
Jangan tinggalkan aku
76
Tempat apa ini
77
Sebuah ciuman
78
Kabur
79
Fino pulang
80
Aku tidak berbuat apa-apa
81
Pertarungan kakak beradik
82
Dia Istriku
83
Pernikahan yang kedua kalinya
84
Menjadi Istri yang Baik
85
Aku ingin kau Hamil
86
Gara-gara Parfum
87
Salah Paham
88
Lebur seperti cendol
89
Merajuk
90
Tidak tahu jalan pulang
91
Aku membenci diriku
92
Aku membencimu tuan Alexander
93
Aku ingin pulang
94
Merindukanmu
95
Aku akan menjemputmu Zivanna
96
Meminta maaf
97
Ungkapan perasaan + Visual Pemain
98
Berusaha meminta restu
99
Ziva hamil ?
100
Titik terang
101
Pernikahan lagi
102
Menjadi istri seutuh mu
103
Menjadi Milikku
104
Siap menjadi ayah dan ibu
105
Kecemburuan Darren
106
Milan di jebak
107
Fino Bimbang
108
Kembalinya ke negara A
109
Hamil
110
Kekesalan Fino
111
Terbongkarnya kebusukan Sarah
112
Pernikahan Fino
113
Milan mempelai wanita nya
114
Tirai Pemisah
115
Memeriksa kandungan
116
Cobaan Ibu Hamil
117
Permintaan Ziva
118
Pencarian Sekretaris Baru
119
Teman Kecil
120
Rissa Ngamuk
121
Menjadi suami siaga
122
Jones Si Pemberani
123
Detik-detik persalinan Ziva
124
Lahirnya Buah Hati Kembarku
125
Promosi Novel Baru
126
Promosi Novel Baru
127
Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
128
Promosi Novel Baru ( Pernikahan Yang Terpaksa)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!