Setelah kembali dan beristirahat Jiang Chen memutuskan untuk segera melanjutkan perjalanan.
Perjalanan berlanjut seperti hari-hari sebelumnya, pagi berlatih dan malam berkultivasi, sedangkan siang digunakan untuk melanjutkan perjalanan.
Terkadang mereka juga menemui beberapa Wild Beast yang menghalangi jalan, namun itu semua bisa di urus oleh Jilu dan Jia Yong, sedangkan Jiang Chen sibuk dengan kultivasinya dan hanya keluar untuk berlatih dan mengecek perkembang Jilu dan Jia Yong.
Saat ini Jilu dan Jia Yong sudah bisa mengalahkan Wild Best yang 2 tingkat di atas mereka dengan muda. Namun, mereka masih tidak bisa melawan wildbest yang 3 tingkat di atas mereka.
Dalam beberapa hari ini Jiang Chen belum melakukan terobosan lagi, sedangkan untuk Jilu dan Jia Yong mereka melakukan terbosan pada hari ke 8, dan sekarang adalah hari ke 9.
Jiang Chen sudah merasakan tanda terobosan, namun dia masih kekurangan dorongan energi, sehingga sekarang dia sedang mengumpulkan energi dan hendak melakukan terobosan dalam sekali serang.
"Sudah waktunya"
Setelah mengatakan itu, Jiang Chen pun langsung mengedarkan semua energi yang sudah dia kumpulukan sebelumnya, dan mengarahkan energi itu pada dantiannya, sehingga dia dapat secara paksa membuka merdianya.
Walaupun terlihat seperti terobosan paksa bagi orang lain, tapi bagi Jiang Chen, ini normal karena teknik Kultivasinya memang membutuhkan dorongan yang kuat untuk setiap kali terobosan.
Boom!!!
Setelah menerobos Jiang Chen sangat gembira dan bahkan mengeluarkan senyum yang sangat indah, namun setelah memikirkan Rumput Kondensasi di tanganya yang sudah layu, senyum gembira Jiang Chen berganti senyum pahit.
Untuk orang lain, mungkin ini bisa membantu mereka menerobos dari tingkat 7 ke tingkat 9 Kondensasi, namun untuk JiangChen ini hanya cukup untuk membantunya menerobos dari tingkat 3 ke tingkat 5 Kondensasi.
Ini membuat Jiang Chen gila, namun dia masih memiliki Buah Kondensasi Langit yang membuatnya bepikir, bahwa walaupun itu tidak bisa membantunya menebos Kondensasi Darah, tapi itu harusnya cukup untuk membuatnya menerobos ke tingkat 9 Kondensasi Qi.
Setelah menebos, Jiang Chen merasa bahwa pondasinya tidak terpengaruh sama sekali dan masih kuat, Sehingga dia memutuskan untuk terus berkultivasi dan menerobos ke tingkat 6 Kondensasi Qi .
Saat Jiang Chen sedang berkultivasi, Jilu dan Jia Yong berlatih keras di luar, mereka sering melakukan sparing dan juga berburu, mereka melakukan semuanya hanya berdua dan tidak berani mengganggu Jiang Chen, terutama mereka tahu bahwa Jiang Chen sedang berkultivasi.
karena ditempa oleh banyak pertarungan berdarah, Jilu dan Jia Yong memiliki pondasi dan tekad yang sangat kuat.
Maka pada hari ke 17 mereka melakukan terobosa ke tingkat 3 Kondensasi Qi, sedangkan untuk JiangChen di bahkan belum merasakan tanda terobosan sama sekali, dan sedangkan Waktu yang tersisa tinggal 2 hari lagi, sebelum Jiang Chen sampai di kota.
Hanya pada hari ke 18 Jiang Chen mulai merasakanya, namun dia masih membutuhkan waktu untuk menerobos, namun harusnya besok dia sudah bisa menerobos.
Keesokan harinya di luar kereta, Jilu dan Jia Yong sedang mengobrol sambil mengendarai kereta.
Jia Yong berkata pada Jilu "Bukankah pagi ini terasa sedikit sepi, biasanya ada 1 atau 2 Wild Beast yang terlihat"
Jilu menjawab dengan datar "Mungkin karna ini gunung terakhir sebelum kita mencapai Kota, sehingga hanya ada sedikit Wild best yang tersisa"
Jiang Yong membalas acuh tak acuh
"Aku harap begitu"
Perjalan pun terus berlanjut, namun di tengah-tengah percakapan mereka tiba-tiba kuda menjingkrak dan terlihat ada segerombolan yang membawa golok dan tombak menghalangi jalan kereta.
Mereka memiliki total 20 orang, tiga orang dari mereka adalah tingkat 7 Kondensasi Qi, dan enam orang tingkat 6 Kondensasi Qi, sedangkan untuk sisanya mereka adalah tingkat 5 Kondensasi Qi.
Melihat jumlah mereka, Jilu dan Jia Yong mengerutkan kening mereka, dan Jia Yong tidak bisa tidak mengutuk kesal "Sial, sejak kapan terdapat banyak anjing gila di hutan ini"
Jilu menggelengkan kepalanya dan berkata dengan datar "Aku tidak menyangka akan bertemu dengan bandit gunung sekarang"
Salah satu dari tiga kultivator tingkat 7 berkata "Nak sebaiknya kau menyerah, dan menyerahkan semua barang yang kau miliki, lalu kau bisa selamat"
Dan salah satu dari mereka manambahkan "Sebenarnya kau sangat beruntung dengan bertemu kami, jika kau bertemu dengan bandit lain kau pasti akan mati, namun sekarang kau hanya harus menandatangi kontrak budak dan kau bisa terus hidup"
Jia Yong mendengus "hm... Kenapa kau tidak menjual saja dirimu sendiri ke rumah bordil sialan"
Mendengar itu, orang yang barusan berbicara menjadi geram "Kamu......."
Jia Yong melanjutkan dengan datar "Apakah kamu marah, cobalah maju dan gigit tuan muda ini"
Jia Yong pun meloncat dari kereta dan melepaskan auranya yang berada pada tahap 3 Kondensasi Qi.
Melihat bahwa Jia Yong hanya memiliki kultivasi tingkat 3 Kondensasi Qi, pria itupun tertawa "Hahaha..... Aku bertanya-tanya dari mana keberanianmu itu berasal"
Jia Yong hanya mendengus "Sejak kapan bandit gunung menjadi banci yang cerewet"
Perkataan Jia Yong bukan hanya membuat Pria itu marah, tapi semua bandit gunung menjadi kesal.
Salah satu orang melangkah keluar dan berkata dengan geram "Biarkan aku saja yang melakukannya, Bos bisa beristirahat dengan tenang"
Pria itupun mengangguk setujudan berkata "Jangan bunuh dia, aku ingin menyiksanya terlebih dahulu sebelum aku membunuhnya"
Orang itu mengangguk dan mulai melepaskan auranya yang berada tahap 5 Kondensasi Qi, dan berlari langsung ke arah JiaYong.
Melihat itu, Jia Yong tidak menunjukan ekspresi apapun dan hanya mengambil batu dari tanah, lalu melemparkanya dengan santai pada orang itu.
Melihat serangan Jia Yong, Orang itu tertawa tebahak-bahak, lalu berkata dengan jijik "Hahaha... Kau pikir serangan seperti itu bisa melukaiku, Nak sepertinya kau sudah gila"
Orang itu sangat meremehkan serangan Jia Yong sehingga dia tidak menghindarinya, dan bahkan tidak berusaha melawannya.
Tepat saat jarak batu tersebut tinggal satu meter lagi, orang itu akhirnya menyadari bahwa batu itu melesat dengan sangat cepat dan akan berbahaya jika mengenai kepalanya, sehingga dia langsung menyilangkan pedangnya dan berusaha menahannya.
Praankk!!!
Namun, meskipun dia berhasil menahan serangan Jia Yong, tapi pedang yang dia gunakan pun langsung hancur. kejadian itu membuat bukan hanya pria itu yang terkejut, tapi semua bandit pun tertegun, mereka semua berpikir sejak kapan lemparan batu biasa bisa sekuat itu.
Sebenarnya ini bukan lemparan biasa, melainkan salah satu trik dasar yang Jia Yong latih, yaitu memfokuskan semua energinya pada telapak tangannya, lalu melepaskannya sekaligus yang dapat membuat batu itu bisa melesat dengan sangat cepat,
Trik ini di ajarkan oleh Jiang Chen padanya tepat setelah kembali dari pemburuanya waktu itu.
Namun adegan selanjutnya di luar nalar mereka, yaitu orang yang menahan batu tersebut tiba-tiba terjatuh dan mati.
Dan terlihat ada lubang kecil di antara dahi orang itu yang membuatnya mengeluarkan banyak darah.
Dan ini juga trik yang di ajarkan Jiang Chen, dimana saat Jia Yong melemparkan batu yang pertama, sebenarnya dia juga melemparkan batu kedua yang ia simpan di antara jarinya.
Serangan pertama bertujuan untuk menghancurkan dan mengalihkan perhatian target, sedangkan untuk serangan kedua itu mengarah langsung ke otak target yang bertujuan untuk membunuhnya secara seketika.
Melihat itu, salah satu dari kultivator tingkat 7 menjadi terkejut dan berkata dengan senang "Nak, aku tidak pernah menyangka bahwa kau akan sehebat ini, aku akan memberikan sebuah tawaran padamu, jika kau bersumpah setia padaku, aku berjanji akan memperlakukanmu dengan baik"
Mendengar itu, Jia Yong tidak bisa tidak tertawa terbahak-bahak dan berkata tegas "Hahaha....Di seluruh dunia ini yang pantas menjadi Bosku hanyalah dia, orang yang akan menjadi penguasa nomor 1 didunia JiangChen"
Pria itu mengerutkan keningnya dan mendengus dengan geram "Hm... Aku tidak menyangka kau sebodoh itu, Jika kau tidak mau jalan mudah, maka sebaiknya kau mati saja"
Pria itupun berteriak dengan keras "Tangkap dia dan jangan biarkan dia kabur, biarkan dia mengetahui bahwa hidup bahkan tidak seindah kematian"
Mendengar itu para Bandit pun langsung bergegas menyerang Jia Yong secara bersamaan, dan hanya menyisakan 3 kultivator tinkat 7 di belakang.
Jelas bahwa pria ini adalah Bos bandit, sehingga mereka harus menurutinya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Haikal Akbar
Siipp
2022-11-21
0
Ayi Hadi
wooow mantap bener
2022-07-04
0
chain
bukan nya sma SJ menerobos 2tingkatan
2022-05-16
0