Setelah satu hari berkultivasi terdengarlah suara ledakan dari tubuh Jiang Chen, tapi itu bukan karena tubuhnya meledak, melainkan karena dia melakukan terobosan ke tingkat 1 Kondensasi Qi.
"Sial, ini sangat cepat" Ujar Jiang Chen dengan semangat.
Dengan dirinya yang dulu dia membutuhkan waktu 6 bulan untuk menerobos ketahap ini, tapi sekarang dia hanyalah perlu satu hari.
Jujur saja bakat Jiang Chen sangatlah buruk, bahkan saat dibandingkan dengan orang paling bodoh sekalipun, dia masih terlihat sangatlah buruk, karena orang yang paling tidak berbakat sekalipun hanya akan membutuhkan 3 bulan untuk menerobos tingkat 1 Kondensasi Qi dan itu adalah setengah dari waktu yang di butuhkannya saat itu.
Maka tidak aneh jika orang-orang mengintimidasinya dan menyebutnya seorang sampah, pencundang, dan orang yang sia-sia. Selain itu, Jika bukan karna fakta ayahnya adalah seorang Kepala Klan, mungkin dia juga sudah diusir dari dulu.
"Tapi sekarang berbeda, aku Jiang Chen sudah bisa berkultivasi, cepat atau lambat aku akan berada di puncak dunia dan siapapun yang menghalangiku MATI" Ujar Jiang Chen sambil mengepalkan tangannya, lalu dia pun perlahan kembali tenang dan terus berkultivasi
BOOM!!!
Pada hari ketiga Jiang Chen menembus lagi Ke tingkat 2 Kondensasi Qi, tapi sekarang Jiang Chen tidak berhenti dan terus fokus pada kultivasinya
BOOM..!!!
Pada hari ketujuh Jiang Chen sekali lagi menerobos ke tingkat 3 Kondensasi Qi, tapi setelah melakukan terobosan kali ini, dia pun tidak kembali berkultivasi dan hanya fokus dalam menstabilkan fondasinya.
Setelah melakukan terobosan tiga kali berturut-turut itu pasti akan mempengaruhi fondasinya dan jika tidak diperbaiki dengan segera, mungkin itu akan menjadi hambatan untuknya di masa depan.
Belajar dari sejarah Jiang Chen pun sudah memutuskan untuk melakukan terobosan dengan hati-hati dimasa depan, karena dia tahu banyak genius yang jadi sia-sia karena dia terburu-buru meningkatkan kultivasi dan mengabaikan fondasinya, sehingga mereka tidak bisa melakukan terobosan lagi, tapi dilain sisi ada juga orang yang berdiri di puncak kehidupannya, karena dia membuat fondasi yang kuat pada setiap terobosanya.
Keesokan harinya Jiang Chen pun membuka mata dengan senyuman yang indah, tapi saat melihat tubuhnya senyum itu pun seketika menghilang, Karena tubuhnya saat ini sudah dipenuhi oleh lendir hitam yang mengeluarkan bau tidak sedap.
"Aku tidak menyangkan, bahwa aku masih memiliki banyak kotoran dalam tubuhku" ujar Jiang Chen yang tahu bahwa lendir itu adalah kotoran yang dihasilkan dari konsumsi obat-obatannya dulu.
"Kali ini aku akan pastikan, bahwa aku Jiang Chen akan berdiri di puncak dunia ini, tapi sekarang aku perlu mandi, Hahaha....." Ujar Jiang Chen sambil tertawa terbahak-bahak, Lalu berbalik dan pergi dari gua tersebut.
Disebuah sungai yang dikeliling oleh pepohonan dan bunga-bunga yang indah, ada seorang pria yang sedang asik mandi sambil menunggu ikan bakarnya matang, Tanpa di sadari ini adalah lanskap yang memiliki keindahaan lengkap, dimana pria tersebut menjadi pusat dan alam melengkapinya, terlihat seperti sarjana yang menyatu dengan alam.
Pria itu pun bangkit dari mandinya untuk menggunakan pakaian dan memakan ikannya, jelas pria itu adalah Jiang Chen yang sudah membersihkan lendir di tubuhnya. Lalu sekarang wajahnya yang tampan pun terlihat jelas, serta tubuhnya yang maskulin pun terungkap, maka jika ada wanita yang melihat ini dia pasti akan langsung jatuh hati.
"Masih ada dua minggu dari janjiku dengan ibuku, mungkin aku harus mencari beberapa tumbuhan untuk membantuku meracik pill" gumam Jiang Chen sambil mengerahkan tangannya untuk mengambil ikan bakarnya.
"Huh, meskipun aku tau kekuatan spiritualku akan meningkat, aku tidak menyangka akan sehebat ini, aku bisa merasakan apapun dalam jarak sembilan puluh meter dengan jelas, ini akan sangat membantuku dalam mencari herbal" Ujar Jiang Chen dengan kaget dan sedikit bersemangat, lalu dia pun mengedarkan energi spiritualnya untuk memeriksa ke adaan sekitar.
Ditengah pemeriksaannya Jiang Chen pun menemukan sebuah tempat yang memiliki banyak energi spiritual didalamnya, sehingga Jiang Chen segera bangun dan bergegas kesana.
"Dugaanku benar, indra spiritual bisa di gunakan seperti ini. Maka ini akan mudah"
Di tempat itu Jiang Chen menemukan sebuah Rumput kondensasi tingkat menengah, kalau dulu itu mungkin bisa membantu Jiang Chen menerobos satu tingkat dari tahap Tiga ke tahap Empat. namun sekarang bahkan tidak bisa mengisi setengah merdianya. Jiang Chen pun tersenyum pait.
Telah lewat enam hari Jiang Chen berburu tanaman herbal, sejauh ini dia telah menemukan 2 tingkat tinggi, 6 tingkat menengah, dan 10 rumput kondensasi tingkat rendah. Jiang Chen bersemangat karena dia merasa ini akan cukup untuk membantunya menerobos ke tingkat 6 Kondensasi Qi.
Ini adalah hari terakhir Jiang Chen berburu dan besok dia akan kembali ke Klan, jadi dia berharap bisa memiliki beberapa panen lain.
BANG!!
Tiba-tiba terdengar suara pertempuran dari jauh, ini membuat Jiang Chen bingung karena dia ingin melihat, tapi ragu dan takut tertarik ke dalamnya. Bukan berarti dia pengecut, tapi saat ini dia hanyalah pembudidaya kecil dari tahap Tiga Kondensasi Qi, yang bahkan belum belajar keahlian beladiri.
Namun setelah ragu-ragu cukup lama, Jiang Chen pun akhirnya mumutuskan untuk melihat pertarungan tersebut.
"Roarrrr!!!"
Saat Jiang Chen sampai disana, dia melihat seekor Singa dan seekor Ular raksasa sedang bertarung, dan dibelakang mereka terdapat sebuah Pohon yang penuh dengan energi spiritual, dan ada dua buah di salah satu dahannya
"Buah Kondensasi langit"
Saat Jiang Chen melihatnya, dia menjadi bersemangat. Buah kondensasi langit dapat membantu seseorang menerobos dari ranah Kondensasi Qi tahap sembilan puncak ke Ranah Kondensasi Darah. Ini adalah harta bagi mereka yang berada di puncak terobosan ke kondensasi darah.
Jelas kedua binatang itu adalah Raja Singa dan Ular Putih yang berada pada tingkat sembilan Wild beast, dan akan melakukan terobosan ke tingkat Beast Spirit jika memakan buah itu.
Kemudian ketika mereka melakukan terobosan, mereka pun akan membangunkan kemampuan bawaan mereka, sehingga membuat mereka akan lebih kuat lagi.
"Pantas saja mereka rela bertarung dengan mempertaruhkan nyawa, harta ini memang sangat menggoda" Gumam Jiang Chen sambil mengangguk, lalu dia pun terseyum seperti sedang memikirkan sesuatu.
Sudah satu jam pertarungan ini berlangsung dan mereka sudah saling melukai. Saat ini kondisi Raja singa atau Ular putih sudah bersimbah darah, tubuh meraka sudah penuh luka dan bisa tumbang kapan saja namun masih belum ada yang menyerah.
"AUMMM"
Terdengar raungan Raja singa yang sedang meloncat dan akan menerkam Ular putih, namun tepat saat Raja singa akan menerkamnya, Ular putih sudah menghilang dari pandangannya yang membuat Raja singa bingung.
Kraaak...! Kraaak...!! Krakk...!!!
Tepat saat itu juga Ular putih muncul kembali dari bawah tanah dan melilit Raja singa dengan kecang sehingga terdengar suara retakan tulang dari dalam tubuhnya, dan ketika raja singa sudah tidak sanggup melawan lagi Ular putih melacar gigitan ke kepalanya yang membuat Raja singa mati
Setelah Ular putih melepaskan lilitannya dia bergegas mendekati pohon kondensasi, namun sebelum dia bisa mencapainya tiba-tiba muncul batu besar yang menghatam kepalanya. Ini membuat Ular putih sangat marah dan akan berbalik untuk menyerang
Namun sebelum dia bisa berbalik, sebuah tangan kecil yang halus memukul kepalanya tepat di otaknya, meskipun tangan itu kecil dan halus, tapi tangan itu sangatlah tajam,sehingga berhasil untuk langsung menembus ke otaknya.
Hasil ini sudah dalam perhitungan Jiang Chen, bukan karna dia sangat kuat. namun melainkan karena faktor-faktor lain, seperti keadaan target, kelemah target, dan pengendalian diri.
Saat Ular putih selesai bertarung dan hendak mendekati pohon, Jiang Chen sengaja melemparkan batu terlebih dahulu dengan tujuan membuatnya marah, sehingga dia pun kehilangan kendali dan mengabaikan indra pendeteksinya, dan tepat saat itulah Jiang Chen bisa mendekat tanpa diketahui.
Namun yang di luar dugaan Jiang Chen adalah bahwa Ular Putih itu sudah sangatlah lemah, sehingga dia bahkan tidak bisa mengeluarkan lima persen dari kekuatan aslinya, yang membuat Jiang Chen pun berhasil mendaratkan pukulannya tepat di otak ular tersebut, dan jika bukan karena itu semua Jiang Chen tidak akan mungkin bisa membunuh Ular putih dengan mudah.
Harus diketahui bahwa Ular putih berada pada tahap Wild Beast tingkat sembilan yang setara dengan pembudidaya manusia tingkat sembilna Kondensasi Qi, bahkan katanya hewan buas selalu lebih kuat dari manusia pada tingkat yang sama.
Belum lagi pada tingkat yang sama, Tingkat kultivasi Jiang Chen sekarang hanya berada pada tahap tiga kondensasi Qi, bahkan Jika Ular putih hanya memiliki lima persen dari kekuatan aslinya itu akan cukup untuk membunuh Jiang Chen. Dan jika kalian ingin tahu, Jiang Chen sudah meletakan semua kekuatannya pada pukulan pertamanya, sehingga jika dia gagal untuk membunuhnya dalam sekali serangan, dia hanya bisa kabur dengan tergesa-gesa.
"Huhh... aku sungguh beruntung, tapi tadi itu sangat berbahaya" Jiang Chen menghela nafas lalu berkata dengan nada yang sedikit tergesa-gesa.
"Ini sungguh panen yang bagus" gumam Jiang Chen sambil tersenyum memandangi Pohon yang ada di depannya, lalu dia pun berjalan mendekat ke arah pohon kondensasi tersebut dan dengan santai memetik buahnya.
"Sebaiknya aku pergi sekarang juga, karna mungkin sebentar lagi akan ada binatang lain yang datang" Ujar Jiang Chen dengan hati-hati, lalu dia pun berbalik dan pergi.
Tidak lama setelah Jiang Chen pergi, datanglah segerombolan Wild Beast tingkat 9. Namun Jiang Chen tidak tahu apa yang terjadi di lokasi itu karna dia sudah kembali ke gua tempat tinggalnya.
"Besok aku akan kembali ke desa, sebaiknya sekarang aku beristirahat terlebih dahulu" gumam Jiang Chen sambil perlahan duduk bersila.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Kenapa Mustika nya tdk diambil untuk diserap energinya apakah Mcnya memang bodoh
2023-08-13
0
🔵¢ᖱ'D⃤𝐀⃝🥀 iman Arsyad ⏤͟͟͞R
ini karya ke dua yg aku mula suka pada alur ceritanya.. teruskn thor
2023-02-13
0
Haikal Akbar
Up
2022-11-20
0