Keesokan harinya, di pagi hari saat matahari mulai menyinari gua, terlihat seorang pria sedang bersila di atas batu, pria itu terlihat sangatlah tenang dan seakan menyatu dengan alam. Pria itu tidak lain dan tidak bukan adalah Jiang Chen yang sedang berkultivasi.
"Sudah waktunya aku kembali atau mereka akan khawatir. Hmm... aku pikir ini adalah perjalanan yang sangat menguntungkan" Jiang Chen membuka matanya dan langsung bergegas pergi meninggalkan gua.
Jarak dari tempat Jiang Chen berada ke Kota Mohe memang cukup jauh, sehingga memerlukan satu hari perjalanan dan dengan tingkat kultivasi Jiang Chen saat ini dia masih harus berhenti, dan beristirahat selama beberapa waktu.
Setelah melakukan perjalanan selama satu hari penuh, akhirnya Jiang Chen dapat melihat sebuah tembok besar di depannya dan terdapat tulisan Mohe yang sangat besar disana.
Jika dilihat dari dekat tembok itu sebenarnya memiliki tinggi 8m dengan tebal 2m dan di tengah terdapat gerbang terdapat cetakan MOHE berwarna emas yang sangat besar dan mewah. Namun, yang membuat Jiang Chen terkejut adalah saat dia melihat tembok itu dia dapat langsung mengetahui bahwa tembok kota terbuat dari batu spirit yang bernama batu bumi dan walaupun itu bukan batu yang langka tapi itu masih cukup sulit untuk dicari.
Sampai di depan gerbang Jiang Chen bisa melihat ada sekitar 30 prajurit yang menjaga gerbang dan masing-masing dari mereka berada di tingkat 7 Kondensasi,tapi Jiang Chen tidak menghiraukan mereka dan langsung berjalan masuk tanpa memperdulikannya, tapi para prajurit yang melihat Jiang Chen terlihat sangat terkejut dan kebingungan.
Salah satu prajurit berkata dengan ekspresi bingung dan tidak percaya "Bukankah dia Jiang Chen sampah Klan Jiang? Bukankah ada berita yang mengatakan bahwa dia telah meninggal di hutan, mungkinkah dia sudah menjadi hantu dan kembali untuk membalas dendam."
Prajurit lainnya berkata dengan marah dan tergesa-gesa "Jaga bicaramu, walaupun dia sampah, dia masih tuan muda Klan Jiang, lalu siapa dirimu? Apakah kau akan sanggup menanggung amarahnya jika dia mendengarnya"
Setelah mendengar itu, para prajurit itu pun terdiam karena apa yang dikatakannya benar, mereka hanya prajurit kecil biasa dan dia berasal dari Klan besar, sehingga tentu saja mereka tidak bisa menerima murka dari Klan besar.
Namun yang mereka tidak sadari adalah Jiang Chen sudah mendengar semua percakapan mereka tapi memilih untuk menghiraukannya.
Setelah memasuki kota, mata Jiang Chen menjadi bersemangat dengan melihat jalanan yang luas disertai dengan banyak Toko dan Penginapan berserakan di kedua sisi jalan yang membuat itu terlihat sangatlah hidup.
Dapat dilihat juga banyak pejalan kaki di setiap sudut kota! dan ada juga beberapa kerata yang di tarik dengan wild beast yang membuat itu terlihat sangat eksostis.
Setelah terdiam cukup lama Jiang Chen pun mulai menentukan arahnya dan akan segera bergegas. Namun sebelum dia bisa pergi terdengar sebuah suara memanggilnya.
"Heyy... bukan kah itu tuan muda Klan Jiang yang luar biasa, Jiang Chen"
Suara itu sangat keras sehingga orang-orang bisa mendengarnya, orang-orang pun mulai mengalihkan perhatiannya pada tempat dimana Jiang Chen berada.
"Hey, bukankah itu si sampah Jiang Chen, kenapa dia masih hidup? bukankah ada kabar bahwa dia sudah mati" seseorang berkata dengan pelan, tapi keadaan yang hening membuat suara itu bisa terdengar dengan jelas oleh semua orang.
"Apa bedanya antara dia hidup dan mati, dia masih sampah yang hanya memiliki kultivasi tingkat 3 Kondensasi Qi"
"Itu sudah keberuntungan bahwa dia bisa selamat"
"Apakah berita sebelumnya palsu"
"Bukankah.... "
"Sampah.."
Saat merema melihat Jiang Chen, mereka tidak bisa tidak terkejut karna berberapa hari yang lalu di kota beredar berita bahwa dia telah minggal, sedangkan untuk keterangan meninggalnya mempunya banyak cerita yang berbeda-beda.
Namun, Jiang Chen tidak menghiraukannya, melainkan fokus pada tempat munculnya suara tersebut, disana dapat dilihat terdapat dua orang pria sedang berdiri, salah satu dari mereka terlihat cukup muda dengan wajahnya yang lumayan jelek, lalu yang lainnya terlihat sedikit tampan, tapi terlihat sangat feminin yang membuat Jiang Chen merinding dan jijik.
Mereka berdua adalah tuan muda pertama dan kedua dari Klan Nangong, yaitu Nangong Yan dan Nangong Yun.
Melihat ekspresi Jiang Chen yang jijik, Nangong Yun menjadi marah dan bergegas mendekatinya, sedangakan Nangong Yan mengikuti dari belakang dengan dingin.
Nangong Yun berkata dengan nada tinggi "Aku tidak menyangka pecundang Jiang Chen masih hidup, ini sungguh berita yang luar biasa, tapi sampah tetaplah sampah, setelah pergi selama 1 bulan tingkat kultivasimu masih belum meningkat" .
Mendengar cacian itu, Jiang Chen masih terlihat acuh tak acuh "apakah ada yang salah dengan otakmu? Kenapa kamu tiba-tiba berteriak di depan gerbang kota? apakah kau tidak lagi menghormati Tuan Mohe sebagai pemilik kota? Ataukah kamu merasa sudah lebih hebat darinya. Dan terus apa hubungannya tingkat kultivasiku denganmu? Apakah mungkin kamu ingin mengakuiku sebagai tuan mu"
"Kamu...... " mendengar kutukan halus Jiang Chen membuat Alis Nangong Yun berkedut dengan kesal. Namun, sebelum dia bisa membalas ada sebuah kipas menutupi mulutnya jelas itu Nangong Yan.
"Tenanglah"
Nangong Yan berkata dengan nada yang dingin dan dapat dilihat bahwa dia sedikit kesal dengan adiknya yang bodoh. Nangong Yun yang kesal memilih untuk diam karna dia takut dengan amarah kakaknya.
melihat itu Jiang Chen Tidak bisa tidak mengangguk dan tertawa dengan keras lalu berkata "Hahahaha.. Kalian benar-benar adik dan kakak, yang satu berperan menjadi anjing gila dan yang lain berperan sebagai badut pengendali"
Melihat tindakan Jiang Chen, orang-orang tidak bisa tidak tertawa, namun mereka dengan cepat mengendalikan dirinya lagi, karna tidak ada yang berani menyinggung Klan besar.
"Kamu bajingan...."
mendengar itu Nangong Yun yang sudah tenang, kembali meraung dan mengabaikan peringatan kakaknya. Langsung menyerang ke arah Jiang Chen
Melihat Nangong Yun menyerang, Jiang Chen tidak mundur ataupun bersiap, dia malah tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... emang seperti itulah seharusnya sifat anjing gila"
"Hm... Terimalah pukulanku sialan"
Nangong Yun mendengus lalu mengedarkan auranya yang berada di tingkat 5 Kondensasi Qi dan langsung melemparkan sebuah pukulan ke arah Jiang Chen.
Namun, meski sudah mengetahui tingkat kultivasi Nangong Yun, Jiang Chen masih terlihat cukup santai dan tidak menghindarinya, sehingga membuat semua orang kebingungan.
"Mungkinkah dia langsung menyerah" salah satu penonton berkata
"Mungkinkah dia sudah menyadari kekalahannya, sehingga dia diam saja"
"Cuih.!! dasar pengecutt"
"Larilah setidaknya kau masih bisa hidup dengan layak"
"Jangan buang hidupmu dengan sia-sia"
Banyak orang yang berteriak, di antara mereka ada yang jijik, tapi ada juga yang merasa iba dan rata-rata yang iba pada Jiang Chen adalah wanita yang menyukai wajahnya.
Walaupun Jiang Chen sudah dicap sebagai sampah, itu masih belum cukup untuk menutupi semua ketampanannya dan dia juga masih bisa hidup dengan bebas dengan latar belakangnya, selama dia tidak keluar dari kota mohe maka keselamatannya terjamin, sehingga masih ada beberapa wanita yang mendekatinya untuk memperbaiki garis keturunan dan juga menjalin hubungan dengan Klan Jiang.
Dan yang berteriak jijik adalah para pria muda yang iri dengan wajahn dan latar belakangnya, sehingga ketika mereka melihat para wanita yang iba padanya, mereka hanya menyiram minyak ke api.
BANG!!
Suara pukulan pun terdengar dengan sangat keras, tapi sayangnya kabut asap sudah menghalangi pandangan para penonton, sehingga mereka semua tidak bisa melihat apa yang sudah terjadi dan ini membuat imajinasi para penonton berjalan liar.
"Begitu cepat, mungkinkah dia mati dengan sekali serang saja"
Namun tepat ketika orang itu bicara, kabut asap pun menghilang dan menunjukan sebuah gambar yang luar biasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Anonymous
🐎🐎🐵🐎🐺
2024-03-12
0
Jangan pernah menghina walau Org itu Miskin dlm hidupnya krn suatu saat org yg Kau hina bisa membalikan semuanya
2023-08-13
0
Markinyo
katanya umur 10 th, kok d bilang pria? hrsnya anak laki2 dunk thor
2023-02-11
0