BOOOM!!!
Tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil dari dalam kereta, dan itu adalah Jiang Chen yang melakukan terobosan Ke tingkat 4 Kondensasi Qi, mungkin karna adanya dorongan dari rumput kondensasi yang membuat Kultivasi JiangChen menjadi lebih cepat dan stabil.
Jiang Chen tersenyum dan bergumam "Harusnya tidak mustahil bagiku untuk menerobos ke tingkat 6 Kondensasi Qi, sebelum sampai di Kota"
Jiang Chen yang keluar dari kereta melihat, bahwa hari sebenarnya sudah pagi, dan dia pun langsung mengalihkan pandanganya pada Jilu dan JiaY ong yang sedang melakukan sparing.
Namun yang membuat Jiang Chen terkejut adalah bahwa mereka berdua sudah menerobos ke tingkat 1 Kondensasi Qi.
Kenapa bisa begitu cepat? Bukankah berarti mereka Genius? Bahkan aku dengar Bahwa NangongYan membutuhkan waktu 7 hari untuk menerobos dan sedangkan Feng Lin membutuhkan waktu 6 hari.
Sedangkan untuk Jiang Chen dia membutuhkan 6 bulan untuk pertama kali dan 1 hari untuk sekarang, namun itu tidak lepas dari teknik Kultivasinya yang aneh dan bukan karna bakatnya.
Namun apa ini? Mahluk macam apa mereka ini? Kenapa bisa mereka menerobos secepat ini? Bukankah berarti mereka bahkan lebih genius dari Nangong Yan dan Feng Lin yang merupakan geniusnya Kota Mohe
Jiang Chen pun segera menenangkan pikiranya kembali dan tersenyum "Aku tidak menyangka akan menemukan emas dan berlian ditumpukan sampah, aku sungguh beruntung"
Jika Jilu dan Jia Yong bertambah kuat itu sama saja seperti memberi Jiang Chen lebih banyak kartu truft lagi.
Setelah mereka berdua melihat Jiang Chen, mereka langsung menghentikan pertarungan dan berkata dengan bersemangat.
"Selamat Pagi Bos"
Jiang Chen tersenyum karna mengetahui apa yang mereka berdua pikirkan "Kenapa Kalian begitu bersemangat, apakah kalian sangat tidak sabar untuk dipukuli lagi"
Dalam 3 hari terakhir JiangChen salalu melakukan sparing dengan mereka berdua.
JiaYong membalas dengan tertawa "Hahaha..... Kali ini akan sedikit berbeda"
Jilu hanya mengangguk sebagai persetujuan karna dia pun merasakan hal yang sama.
Setelah melakukan latihan bersama selama 3 hari, Jia Yong menjadi akrab dengan Jiang Chen dan Jilu, dan tanpa sadar dia pun memanggil Jiang Chen sebagai Bos
Jiang Chen tertawa "Hahaha... apakah kau merasa hebat hanya karna sudah menerobos, sampai-sampai berani menantang Bosmu sendiri"
Ji aYong ikut tertawa dan membalas "Maka berhati-hatilah Bos"
Tanpa menunggu Jiang Chen membalas, Jia Yong langsung menyerang ke arah JiangChen dengan sebuah pukulan yang langsung mengarah ke dadanya.
Jiang Chen tidak menghindarinya dan hanya menahanya dengan tangan kirinya, yang membuatnya terlihat sangat santai,.
"Ini belum selesai"
Jia Yong meraung dan melepaskan sebuah tendang langsung ke arah Jiang Chen, melihat itu Jiang Chen masih terlihat santai, dan hanya saat Tendangan itu akan mengenainya, dia menyilangkan tanganya.
Setelah menahan serangan tersebut Jiang Chen langsung melancarkan serangan balik dengan sebuah pukulan yang langsung mengarah ke dadanya, yang membuat Jia Yong terbang.
Namun setelah itu, tiba-tiba datang sebuah tendangan lain dari belakangnya, yang langsung mengarah pada titik butanya.
Namun saat tendangan tersebut hampir mengenai Jiang Chen, dia tiba-tiba menghilang dan muncul kembali di belakang Jilu, dan langsung melancarkan sebuah tendangan ke pada Jilu, yang membuat dia terbang ke arah yang sama dengan JiaYong.
Jiang Chen tertawa dan berkata "Apakah hanya segitu saja, jujur itu sangat mengecewakanku"
Jilu dan Jia Yong saling memandang dan mereka pun mengangguk bersamaan, seperti sudah menyetujui sesuatu.
Jia Yong pun mulai berlari ke depan dan diikuti oleh Jilu di belakangnya,
Jia Yong langsung melancar pukul beruntun ke arah JiangChen dan setiap pukulannya mengarah langsung pada titik vital.
Namun karna kecepatannya yang tinggi Jiang Chen masih bisa menghindarinya dengan mudah, namun tiba-tiba Jilu muncul dari samping dan melakukan sebuah tendangan yang mengarah padanya, sehingga Jiang Chen terkejut dan tidak siap, hanya bisa menahanya dengan terburu-buru dan terpaksa didorong mundur 2 langkah.
Jiang Chen tiba-tiba berhenti dan tertawa "Hahaha.... Sungguh hebat, aku tidak menyaka kalian akan berkerjasama dan melakukan serangan seperti itu"
Jia Yong tertawa "Semua berkat bos yang hebat, sehingga kita harus memikirkan beberapa trik"
Jilu mengangguk dan berkata "Semua berkat Bos yang membimbing kita, sehingga kita bisa melakukannya"
JiangChen berkata "Bagaimana perkembangan kalian dalam teknik 'Langkah Angin' "
Jia Yong yang pertama berkata dengan kecewa "Itu sangat sulit"
JiangChen mengalihkan pandangannya pada Jilu dan tersenyum "Bagaiamana kalau menunjukan padanya sedikit?"
Jilu pun langsung mengangguk dan langsung menujukan sebuah gerakan, dimana dia hanya berjalan biasa, tapi terlihat sangat ringan dan cepat, seperti layangan yang mengambang di atas angin, terlihat lambat namun cepat.
JiaYong terkejut dan bengong "Aku tidak menyangka kau sudah bisa menguasainya Saudara Jilu, tapi mengapa kau tidak menggunakanya tadi, Jika tidak bagaimana kita bisa kalah"
Mendengar itu, Jilu yang tadinya diam saja dengan ocehan JiaYong akhirnya kesal dan berkata dengan marah "Kau bodoh, apa kau pikir hanya aku yang bisa menggunakanya dan apa kau pikir tadi aku tidak mengunakanya"
Jia Yong yang di marahi oleh Jilu menjadi malu dan berkata dengan tertawa canggung "Hehe...Maafkan aku saudara Jilu, aku berjanji tidak akan asal bicara lagi"
Jilu yang kesal pun perlahan tenang dan berkata "Sudalah, Lupakan itu, aku tidak marah padamu hanya sedikit kesal"
Mendengar jawaban Jilu membuat JiaYong akhirnya bisa tersenyum dengan lega, karna dia takut bahwa Jilu akan membecinya.
Jiang Chen berkata "Kalian mungkin bisa berkultivasi sekarang, tapi ingat kalian hanya berada di ranah awal kultivasi, bahkan dengan kekuatan kalian saat ini, itu tidak akan cukup untuk membantu kalian bertahan hidup di kota sendirian"
Jilu dan Jia Yong mengangguk. Lalu Jia Yong pun bertanya "Memang ada berapa tingkatan kultivasi boss? "
Jiang Chen menggelengkan kepalanya "Aku tidak tahu, karena jalan kultivasi sangatlah panjang dan tak berujung, tapi jika di Kota Mohe terdapat tiga ranah dasar disana. Pertama, Kondensasi Qi ranah dimana kita berada sekarang. Kedua, Ranah Kondensasi Darah dimana kebanyakan dari mereka memegang peran yang cukup penting tergantung tingkatan mereka. Dan Ketiga, adalah Transformasi Tendon dimana hanya pemimpin Klan atau pemimpin Kota yang memiliki kultivasi ini"
Jia Yong bertanya lagi "Apa perbedaan mereka boss?"
Jiang Chen tersenyum, lalu menjelaskan dengan sabar "Di Ranah Kondensasi Qi, tubuh kita akan di perkuat sehingga bisa menampung Qi di dalamnya saat berkultivasi.
Sedangkan di Ranah Kondensasi Darah, pembuluh darah kita yang akan di perkuat, sehingga kita bisa mengeluarkan kekuatan kita secara maksimal.
Dan Transformasi Tendon adalah Ranah dasar terakhir, Di ranah ini semua organ tubuh kita akan di perkuat, sehingga kita bisa mulai mengejdarkan Qi di dalam tubuh kita yang akan bisa meningkatkan kekuatan kita secara drastis.
Kalian harus ingat, bahwa Ranah Kondensasi Qi hanya bisa menampung Qi, dan hanya di ranah Transformasi Tendon dimana setiap organ sudah di perkuat, kita bisa mulai mengunakan dan mengedarkan Qi dalam pertarungan"
Jiang Chen tersenyum dan berkata "Bersiaplah aku akan membawa kalian berburu untuk mendapatkan pengalaman"
Mendengar itu Jia Yong dan Jilu menjadi bersemangat, karna ini akan menjadi perburuan pertamanya.
Jiang Chen tersenyum aneh dan berkata "Ikutilah aku"
Jiang Chen pun berlari menuju hutan, dengan Jilu dan Jia Yong yang mengikuti tepat di belakangnya.
Setelah beberapa saat berlari mereka menemui banyak hewan WildBeast tingkat 1 dan 2. Namun, Jiang Chen tidak pernah berhenti yang membuat Jilu dan JiaYong kebingungan.
Jilu bertanya "Bos kenapa kita tidak berhenti dan melawan salah satu dari mereka saja"
Jiang Chen tidak menjawab dan hanya tersenyum menakutkan, tapi untungnya Jilu dan Jia Yong tidak melihatnya atau mereka akan ketakutan.
Akhirnya setelah berlari selama beberapa saat Jian Chen melihat seekor Kera raksasa dan dia pun berhenti, sehingga Jilu dan Jia Yong pun ikut berhenti lalu melihat kera tersebut.
Jia Yong berkata "Apakah Bos ingin kita melawan Kera itu, bukankah itu terlalu sulit dia berada pada tahap 3 WildBeast"
Jiang Chen mengelengkan kepalanya,
Dan berkata dengan datar "Tidak"
Melihat itu, Jilu dan JiaYong pun menjadi lega dan menghela napas "Syukurlah, aku kira bos ingin kita melawannya"
Jiang Chen tiba-tiba tersenyum dan berkata dengan perlahan "Aku tidak ingin kalian melawan dia bersama, tapi hanya sendiri"
Jia Yong terkejut dan berkata "Tapi bos hewan itu berada di tahap 3 dan sedangkan kita baru saja menerobos bukankah itu tidak masuk akal"
Jiang Chen berkata dengan datar dan serius "Dimasa depan kalian akan bertarung dengan seseorang yang tingkat kultivasinya lebih tinggi dari kalian, dengan catatan jika menang kalian selamat dan jika kalah bukan hanya kalian yang mati tapi bahkan keluarga kalian akan di bantai"
Jilu pun sedikit mengerutkan kening dan berkata "Bukankah itu tertalu kejam? dan bukankah ada aturan yang melarang untuk melakukan pembantaian pada keluarga, pihak yang kalah"
Jiang Chen menggelengkan kepalanya "Aturan dibuat oleh orang yang Kuat, dan digerakkan oleh orang yang berkuasa, aturan akan dibuat sesuai dengan kebutuhan mereka dan tentu akan condong pada keuntungan mereka"
Jiang Chen melanjutkan dengan pahit "Saat kau menyinggu sebuah kekuatan besar dan kau tidak mempunyai pendukung di belakangmu, itu sama saja kau molancat kejurang dengan menarik keluargamu
Jika di bawah jurang ada sungai mungkin kau bisa selamat, tapi bagaimana dengan keluargamu? apakah kamu ingin hidup sendirian di dunia ini? hidup dengan penuh penyesalan?"
Jia Yong dan Jilu terdiam mendengar suara Jiang Chen, karna itu semua benar dan masuk akal, Itu membuat mereka tersadar, bahwa dunia tidak seindah di permukaan dan lautan lebih dalam dari yang terlihat.
Jiang Chen tersenyum tulus dan berktata "Tidak perlu terlalu memikirkannya, dan bahkan jika itu terjadi, apa yang harus di takutkan, dengan aku disini bahkan jika langit jatuh, aku akan menanggungnya untuk kalian"
Jilu dan Jia Yong sangat tersentuh dengan kata-kata JiangChen dan bahagia "Terimakasih Bos"
Entah mengapa mereka sangat yakin bahwa Jiang Chen mengatakan yang sebenarnya, sehingga mereka sangat tersentuh.
Jiang Chen berkata dengan serius "Baiklah kita kembali pada topik awal, aku ingin kalian melawan Wild Beast yang 2 tingkat lebih tinggi dari kalian, karna kalian memiliki kekuatan yang setara dengan tingkat 2 Kondensasi Qi, sehingga jika kalian ingin merangsang bakat dan pondasi kalian, kalian harus bertarung dengan nyawa sebagai taruhan"
Kali ini Jilu dan Jia Yong tidak berkata apapun, melainkan hanya mengangguk sebagai persetujuan.
Jiang Chen pun senang dengan respon mereka, lalu mengangguk dan berkata "Bagus, mari kita Mulai"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Anonymous
🐎🐺🐎🐺🐎🐺
2024-03-12
0
Lanjutkan
2023-08-13
0
Haikal Akbar
Up
2022-11-20
0