Perjalanan kali ini Jiang Chen sengaja tidak berlajan kaki, melainkan menyewa sebuah kereta sederhana.
Tujuannya tidak lain adalah untuk menghemat waktu dan menyamarkan kepergiannya, setelah kejadian yang terjadi di gunung dulu, Jiang Chen menjadi lebih berhati-hati.
Kota Ming terletak di sebelah barat Kota Mohe, dan itu akan membutuh 1 bulan perjalanan jalan kaki atau 20 hari perjalanan dengan kereta.
Rute yang di ambil, adalah rute yang sudah biasa di gunakan oleh para pedagang, sehingga sangat aman dan jarang bertemu dengan binatang buas.
Saat ini hari sudah malam, Jiang Chen dan Jilu pun keluar dari kereta, lalu pria itu pun berkata pada Jiang Chen "Saudaraku perjalanan sangat berbahaya di saat malam, sebaiknya kita beristirahat malam ini dan melanjutkannya pada esok pagi"
Jiang Chen mengangguk sebagai persetujuan dan berkata "Itu baik-baik saja"
Pria itu membalas "Kalian bisa mendirikan Tenda di luar atau tidur di dalam kereta, harusnya ada tenda di tempat muatan dan itu akan cukup untuk kalian berdua"
Namun sebelum Jiang Chen bisa membalasnya, Jilu yang sudah membalasnya "Bos, kau bisa tidur di dalam dan biarkan aku saja yang tidur di luar"
Mendengar itu Jiang Chen hanya mengangguk, lalu berkata "Tunggulah disini, aku akan segera kembali"
Setelah mengatakan itu Jiang Chen berjalan perlahan ke hutan dan menghilang, melihat Jiang Chen yang pergi ke hutan sendiri, itu tidak membuat pria itu kaget, karna dia pikir bahwa Jiang Chen hanya pergi untuk buang air.
Namun, sesaat kemudian Jiang Chen sudah kembali dengan membawa babi hutan di punggungnya, yang membuat pria itu kaget dan hampir meloncat.
Walaupun Babi hutan tidak termasuk dalam WildBest dia masih sangat sulit untuk di bunuh, dan bahkan seorang Kultivator tahap 3 Kondensasi Qi akan kesuliatan untuk membunuhnya, apalagi pada malam hari seperti Jiang Chen.
Sedangkan untuk Jilu dia terlihat sangat tenang, bahkan dia sudah menyiapkan api unggunnya, dia seperti sudah bisa menebak apa yang akan terjadi.
Saat babi tersebut sedang di bakar tercium sebuah aroma daging yang kental dan mengugah selera, yang membuat pria itu ngiler namun segera mengelap kembali air liurnya dan berjalan menjauh, karna dia tidak enak untuk memintanya.
Namun saat dia akan berbalik, Jiang Chen memanggilnya "Kemarilah kita makan bersama, aku punya beberapa hal untuk di tanyakan"
Pria itu senang dan berbegas mendekat dengan gembira "Tanyakan saja aku mengetahui banyak hal"
Jiang Chen melepaskan cadarnya dan menunjukan wajahnya yang tersenyum dan berkata "Tenanglah, kita bisa makan terlebih dahulu, sebelum berbicara "
Pria itu sangat terkejut dengan melihat Jiang Chen, bukan karna dia mengenali identitasnya, melainkan karna dia terlihat sangat muda dan sangat tampan jauh dari bayangannya, Dia sebenarnya membayangkan Jiang Chen adalah pria paruh baya yang pendek.
Jiang Chen melanjutkan bicara dengan nyodorkan paha babi padanya "Makanlah dan setelah itu kita bicara"
Pria itu pun mengangguk dengan cepat dan memakan paha babinya, baru setalah Pria itu selesai makan Jiang Chen mulai bertanya.
Jiang Chen bertanya "Siapa namamu?"
Pria itu menjawab dengan tergesa-gesa "Namaku Jia Yong, Tuan"
JiangChen mengangguk sebagai persetujuan "Sungguh nama yang bagus"
Jia Yong juga berkata dengan bangga "Aku juga setuju dengamu, orang tuaku ingin aku menjadi petualang pemberani yang bisa melintasi seluruh dunia"
Namun dia melanjutkan dengan nada tak berdaya "Namun, seperti yang tuan lihat, aku masih tejebak disini, di tempat yang bahkan tidak di kenal"
Jiang Chen tertawa mendengar itu dan berkata "Hahaha.....Selalu ada peluang dimasa depan, kenapa kamu harus begitu murung"
Jia Yong mengangguk setuju, lalu JiangChen pun melanjutkan "Jilu kemarilah, ada sesuatu yang ingin aku katakan"
Jilu pun mendekat dan berdiri di samping Jia Yong, dan berkata "Ada apa Bos?"
Jiang Chen menjawab denga perlahan "Aku akan mengajarkan teknik Kultivasi pada kalian berdua, dan aku harap kalian bisa menerimanya"
Jilu terkejut dan berkata "Tapi Boss"
Jiang Chen berkata pada Jilu "Aku tau kamu ingin menemaniku sampai akhir, itulah sebabnya kamu haru berkultivasi, karna mulai sekarang aku JiangChen akan mendaki ke puncak dan aku ingin kamu bisa menemaniku"
Jilu tersentuh dengan kebaikan Bosnya ini dan mengangguk dengan seirus "Aku pasti akan salalu menemanimu Boss"
Sedangkan untuk Jia Yong dia kebingungan dan tidak tahu harus menjawab apa.
Jiang Chen yang melihatnya, hanya bisa tersenyum dan berkata "Tenanglah aku tidak akan memaksamu mengikutiku, anggap saja ini sebagai hadiah dari teman"
Mendengar itu Jia Yong langsung membungkuk dan berkata "Terimakasih atas kebaikanmu tuan, aku JiaYong akan selalu mengingatnya.
Jiang Chen mengangguk dan langsung mengajarkan teknik Kultivasi pada mereka, namun itu bukan Nine Soul Breaker Body Art, melainkan Teknik Kultivasinya yang dulu sebelum dia mendapatlan Nine Soul Breaker Body Art.
Bukan karna Jiang Chen tidak mempercayai mereka namun teknik ini terlalu misterius dan bisa saja itu berbahaya, selain itu Jiang Chen merasa bahwa tidak semua orang bisa melatihnya, bukan hanya karna persyaratanya yang ketat, seseorang juga harus memiliki tekad yang sangat kuat untuk melatihnya.
Jadi setelah beberapa pertimbangan, Jiang Chen memutuskan untuk mengajarkan teknik kultivasinya yang lama, namun walaupun begitu apakah kamu pikir Teknik Kultivasi yang di pelajari oleh Tuan Muda Klan Jiang akan biasa.
Setelah menyampaikan teknik kultivasinya, Jiang Chen memberi Jia Yong 1 rumput kondensasi tingkat menengah dan 1 tingkat rendah, sedangkan untuk Jilu, Jiang Chen memberinya 2 rumput tingkat menengah.
Bukan membeda-bedakan, tapi itu semua yang tersisa dan Jiang Chen hanya menyisakan 2 rumput tingkat tinggi dan 1 buah kondensasi langit.
Jiang Chen berkata pada mereka berdua "Terimalah ini, namun kalian hanya bisa menggunakanya, saat kalian sudah menembus tingkat 1 Kondensai Qi, karna untuk sekarang tubuh kalian terlalu lemah dan tidak akan bisa menyerap efek dari herbal secara maksimal"
Jilu dan Jia Yong sama-sama terguncang dengan kemurahan hati Jiang Chen, terutama Jilu dia mengetahui betapa berharganya herbal ini, bahkan di Klan Jiang itu sangat sulit untuk di dapatkan dan Klan hanya akan memberikan 1 rumput kondensai tingkat rendah pada setiap murid per tahun.
Dilain sisi Jia Yong tidak mengetahui itu, dia hanya melihat Jilu terkejut, dan tanpa sadar mengikutinya.
Jilu dan Jia Yong berkata dengan nada yang gembira "Terimakasih Tuan"
Jilu tanpa sadar memanggil Jiang Chen sebagai Tuan, mungkin karna dia belum secara permanen menghapus kebiasaanya yang dulu.
Namun Jiang Chen tidak menghiraukanya, dan berkata dengan perlahan "Kalian bisa melanjutkanya. namun jika mulai lelah kalian harus segera berhenti dan beristirahat, karena kultivasi itu bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang pemahamanya, kalian harus berusaha mendapatkan hasil yang maksimal disetiap tahapnya, sehingga pondasi kalian kuat dan kokoh saat kalian akan menerobos ke tahap berikutnya"
Setelah mengatakan itu Jiang Chen pun kembali kedalam kereta dan mulai duduk bersila, lalu mengeluarkan rumput Kondensai tingkat tinggi dan mulai menyerapnya.
Dalam perlanannya kali ini Jiang Chen memiliki jadwal yang padat, karna pada pagi hari dia harus berlatih keterampilanya, lalu pada siang hari dia akan mengajari Jilu dan JiaYong beladiri, dan pada malam harinya dia akan berkultivasi.
Kegiatan ini terus berlanjut sampai pada hari ketiga terdengar sebuah suara.
BOOOM!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 183 Episodes
Comments
Anonymous
🦄🦄🐺
2024-03-12
0
Ayi Hadi
bagus
2022-07-04
0
Ayi Hadi
jooooooooosss
2022-07-01
0