ujian Nanda 2

semua yang ikut ujian paket fokus terutama Nanda namun Nanda merasa soal yang ia kerjakan sangat begitu mudah hingga ia selesai terlebih dahulu mengingat pesan adnan sebelumnya ..

"hemmm ...aku ingin membuat kejutan buat mas Adnan dengan datang lebih awal, sebagai gantinya aku yang tadi tidak bisa bales pesan dia, tapi apakah dia akan marah ya...."

tiba-tiba lamunan Nanda di kejutkan dengan suara Adit dari belakang,

"hei ... ngelamunin ap....??"

"ehh kak Adit...tidak kok cuma berfikir takutnya jawabanku ada yg salah..."

" jangan pikirkan itu, kamu anak yang cerdas pasti jawabanmu benar semua... yuk mau kemana aku temani,"

"tidak usah kak, Nanda ada urusan lain, aku jalan sendiri, terimakasih ya kak..."

"hemmm ya sudah, kamu hati-hati ya..."

"baik kak, Nanda duluan ya kak...."

"hati2..."

Nanda pun melangkahkan kakinya meninggalkan sekolah itu, ia senyum-senyum sendiri sambil memikirkan pesan adnan sebelumnya, tiba-tiba saat ia menunggu sebuah taxi, ada seseorang yang menghampiri nya

"kau Nanda kan.... istrinya CEO Adnan"

"hemmm iy kak...."

" kamu hati-hati lah, dia seorang CEO di perusahaan yang besar, ia memiliki wajah yang di idam-idamkan sama semua wanita di kota ini, dengan penampilanmu, wajahmu dan statusmu, apa kamu yakin akan membuat seorang Adnan bisa bertahan denganmu, aku kenal Adnan dengan Erika pun aku kenal, seorang Erika saja bisa ia tinggalkan apalagi kamu,"

"maaf kak... mungkin yang kakak katakan benar status, wajah,dan penampilan saya tidak sebanding dengan mas Adnan, tapi, saya percaya dengan mas Adnan,"

"terserah kamu tapi tadi aku liat dia merangkul wanita ke dalam kantornya, ia seorang ceo takkan ada yang berani ngerumpi tentang dia di belakangnya entah apa yang mereka perbuat"

Hati dan perasaan Nanda makin terluka ia menahan tangis dan segera menaiki taxi yang ia berhentikan tadi dengan perasaan yang gundah, Nanda tetap menahan tangisnya, ia menahan emosi ia selalu percaya dengan Adnan dan akan selalu percaya,

tak lama kemudian Nanda sudah sampai di depan kantor Adnan iapun langsung masuk semua menundukkan wajah memberi hormat kepada Nanda saat Nanda sampai di depan ruangan Adnan ia menghela nafas dalam-dalam dan mengeluarkan dari mulut nya, ia pun memberanikan memegang ganggang pintu ruangan itu dan membukanya saat pintu terbuka

BRAAKKKKK, buku yg Nanda pagang jatuh semua, ia tak menyangka dengan apa yg ia lihat ia pun memutar balik badannya ketepatan saat Adnan membalikkan badannya, betapa terkejutnya Adnan ia segera mengejar Nanda yang berjalan dengan linangan air matanya, Nanda berjalan dengan terbengong dengan aliran air mata.

"Nanda semua tidak seperti yg kamu liat, mas bisa jelaskan semuanya, Nanda jangan salah faham sama mas,"

namun Nanda terus berjalan membuat semua karyawan melihat ke arah mereka, Nanda terus berjalan tanpa menjawab dan menoleh ke arah Adnan sambil mengusap air matanya yg terus mengalir tanpa ia suruh,

"Nanda mas mohon percayalah sama mas, semua yang Nanda liat tidak seperti itu, mas mohon Nanda, dengarkan penjelasan mas ,"

saat Nanda sampai di luar gedung kantor Adnan, Adnan langsung menarik tangan Nanda membuat Nanda menghentikan langkahnya,

adnan berdiri tepat di hadapan Nanda ia memegang ke dua pundak Nanda

" mas mohon dengarkan mas"

Nanda langsung melepaskan tangan Adnan yg memegangnya seraya berkata dengn emosi

"apa mas kecewa dengan Nanda, apa mas kecewa dengan wajah, penampilan dan status Nanda..."

"Nanda apa yang kamu bicarakan,"

tiba-tiba Nanda membuka jaket nya hingga ia hanya memakai baju dalaman saja,

"inilah yang mas mau, apa mas mau Nanda seperti ini, katakan mas, katakan Nanda bisa berubah demi mas, apakah Nanda harus memakai baju yang terbuka agar mas senang,"

Nanda terus menjatuhkan air matanya, adnan langsung membuka jas nya dan memakaikan ke nanda, namun Nanda langsung melangkah ke taksi yg ia naiki tadi, karena memang Nanda menyuruh taksi itu untuk menunggunya, Adnan pun ikut masuk ke dalam taksi itu, Nanda terus memandangi keluar jendela dengan Isak tangis yg menjadi, tangis Nanda semakin jadi saat Adnan memegang tangan nanda, adnan tidak mengeluarkan kata sepatah karena Adnan berfikir percuma menjelaskan apapun saat Nanda dalam keadaan emosi, sesampainya di depan rumah Adnan pun membayar taksi itu dan mengikuti langkah nanda yg terus menangis sampai ke dalam kamarnya tp Nanda langsung menuju ke kamar mandinya, ia berendam di Bathub kamar mandinya, lengkap dengan bajunya serta jasnya Adnan, Adnan mengikutinya ke kamar mandi dan duduk di samping Nanda yang termenung dengan linangan air matanya, air terus mengalir membasahinya dari atas membasahi tubuh nanda, Adnan langsung merangkul kepala Nanda ke dekapannya seraya berkata:

"aku menyakiti kamu lagi, maafkan mas Nanda, semua yang kamu liat itu tidak sesuai dgn kenyataan, dia salah satu teman Erika dia datang ke kantor hanya ingin bertanya tentang aku dan erika, saat dia mau pulang kopi tumpah di atas pahanya sehingga aku refleks memberinya tisu saat itu tangannya jg terkena kopi itu, tangannya katanya kepanasan jd terpaksa mas membantunya mengelap pahanya dgn tisu pas kebetulan kamu masuk, sungguh mas tidak ada hubungan apa-apa dgn dia dan tidak terjadi apa-apa di antara mas dan dia, Nanda, mas mohon maafkan mas, maafkan mas, Nanda juga seperti ini, lebih baik Nanda hukum mas, mas akan menerima semua hukuman Nanda,

namun tetap tidak ada suara yg keluar dr mulut Nanda hanya air mata yg mengalir,

Adnan melepaskan dekapannya dan langsung masuk ke dalam bathub jg, ia menghapus air mata Nanda dan mengecup dahinya,

"mas mencintai nanda, mas tidak mau lihat kamu seperti ini, percayalah sama mas, kalau kamu tidak percaya, mas akan memberi rekaman cctv nya ke kamu, sekarang jg, mas tidak mau km salah faham sama mas, Adnan pun memeluk Nanda dengan begitu erat seakan-akan ia ingin memasukkan Nanda ke dalam tubuhnya, Nanda membalas pelukan adnan dengan isak tangis,

Adnan pun, memandikan Nanda dengan lembut dan mengendong Nanda keluar dr bathub menuju ke tempat tidur, Adnan membaringkan Nanda dan menyelimuti Nanda dgn selimut.

" tunggu sebentar mas ambilkan makanan buatmu, km pasti belum makan kan,

Nanda hanya menganggukkan kepalanya, ia merasa sedikit pusing karena kelamaan menangis.

di luar kamar Adnan langsung menelfon org kantor agar mengirimkan rekaman cctv ruangannya

"bawakan rekaman cctv ruangan ku ke rumahku sekarang jg"

" baik tuan,"

Adnan pun mematikan teleponnya dan segera menyuruh pembantunya untuk mengirimkan makanan ke kamarnya,dan segera menuju ke kamarnya dan duduk di sebelah Nanda,

"maafkan Nanda mas,

"mas yg minta maaf sudah menyakiti Nanda lagi dan lagi,maafkan mas

"apakah sikap Nanda terlalu kekanak-kanakan ya mas,

"km jgn berfikir yg tidak-tidak dan jgn pernah berfikiran yg tidak-tidak Nanda yg terbaik, dan jgn pernah membicarakan masalah penampilan, wajah, ataupun status itu hanya membuat ku terluka, apapun nanda, aku suka Nanda yg apa adanya.

Terpopuler

Comments

SR.Yuni

SR.Yuni

Sebenarnya bagus tapi banyak typo, dan aku lebih suka kalo lelaki itu menyebut dirinya Aku jangan nama panggilan kesannya gimana gitu....maaf Thor hanya saran aja

2022-12-04

1

Say flow

Say flow

wanita ny terlalu cengeng...

2020-09-17

5

Deberlina LaaUll

Deberlina LaaUll

lanjuuut

2020-08-12

1

lihat semua
Episodes
1 hari- hari nanda
2 paras Nanda
3 sebuah harapan
4 sebuah harapan 2
5 sebuah harapan 3
6 pernikahan tak di inginkn
7 pernikhan tak di inginkan 2
8 pernikhan tak di inginkn 3
9 akhir Erika n Adnan
10 akhir Erika n adnan 2
11 amarah Adnan 1
12 amarah Adnan 2
13 peraturan baru Adnan
14 awal kebahagiaan
15 identitas nanda
16 senyum Nanda
17 ujian Nanda
18 ujian Nanda 2
19 kunjungan nanda Adnan ke desa
20 kunjungan Nanda n Adnan k desa 2
21 malam yang indah
22 hari melelahkn
23 kepergian adnan 1
24 kerinduan
25 d rampok
26 rampok 2
27 kepanikan Adnan
28 Adnan turun tangan
29 info
30 munculnya yudha
31 diamnya Adnan lebih bahaya daripada amarahnya
32 tenang lebih berbahaya daripada amarah
33 Gerakan Yudha
34 kebencian nanda
35 hukuman
36 kepergian bibik nanda
37 Nanda ikut bantu perusahaan
38 keputusan Nanda
39 dia istriku
40 TRIK NANDA
41 TRIK NANDA 2
42 merindukan mu
43 seditkit hukuman sita
44 hari pertama ke kampus
45 kepercayaan
46 berusaha lah
47 tak kan menyerah
48 Tindakan Erika 1
49 tindakan Erika 2
50 pengawal
51 Alat
52 Lina
53 main di kantor
54 pria masa lalu
55 pria masa lalu bab2
56 masa lalu
57 Hazel
58 Nanda dan Erika
59 nanda dan Erika 2
60 bukan tuan saga ke 2
61 curiga
62 anak haram
63 kau cemburu
64 hazel dan nanda
65 Hamil
66 Hamil 2
67 Berlebihan
68 Kebahagiaan keluarga
69 Ngidam Aneh
70 Terselesaikan
71 Terselesaikan 2
72 Rasa Haru
73 BAYIKU
74 Azzam dan Azzura
75 BAB 75 Ayah idaman
76 BAB 76 Susterku menyukai suamiku
77 episode 77 Jangan dekat-dekat
78 EPISODE 78 Tak tau malu
79 EPISODE 79
80 Episode 80 ending akhir
81 PENGUMUMAN,
Episodes

Updated 81 Episodes

1
hari- hari nanda
2
paras Nanda
3
sebuah harapan
4
sebuah harapan 2
5
sebuah harapan 3
6
pernikahan tak di inginkn
7
pernikhan tak di inginkan 2
8
pernikhan tak di inginkn 3
9
akhir Erika n Adnan
10
akhir Erika n adnan 2
11
amarah Adnan 1
12
amarah Adnan 2
13
peraturan baru Adnan
14
awal kebahagiaan
15
identitas nanda
16
senyum Nanda
17
ujian Nanda
18
ujian Nanda 2
19
kunjungan nanda Adnan ke desa
20
kunjungan Nanda n Adnan k desa 2
21
malam yang indah
22
hari melelahkn
23
kepergian adnan 1
24
kerinduan
25
d rampok
26
rampok 2
27
kepanikan Adnan
28
Adnan turun tangan
29
info
30
munculnya yudha
31
diamnya Adnan lebih bahaya daripada amarahnya
32
tenang lebih berbahaya daripada amarah
33
Gerakan Yudha
34
kebencian nanda
35
hukuman
36
kepergian bibik nanda
37
Nanda ikut bantu perusahaan
38
keputusan Nanda
39
dia istriku
40
TRIK NANDA
41
TRIK NANDA 2
42
merindukan mu
43
seditkit hukuman sita
44
hari pertama ke kampus
45
kepercayaan
46
berusaha lah
47
tak kan menyerah
48
Tindakan Erika 1
49
tindakan Erika 2
50
pengawal
51
Alat
52
Lina
53
main di kantor
54
pria masa lalu
55
pria masa lalu bab2
56
masa lalu
57
Hazel
58
Nanda dan Erika
59
nanda dan Erika 2
60
bukan tuan saga ke 2
61
curiga
62
anak haram
63
kau cemburu
64
hazel dan nanda
65
Hamil
66
Hamil 2
67
Berlebihan
68
Kebahagiaan keluarga
69
Ngidam Aneh
70
Terselesaikan
71
Terselesaikan 2
72
Rasa Haru
73
BAYIKU
74
Azzam dan Azzura
75
BAB 75 Ayah idaman
76
BAB 76 Susterku menyukai suamiku
77
episode 77 Jangan dekat-dekat
78
EPISODE 78 Tak tau malu
79
EPISODE 79
80
Episode 80 ending akhir
81
PENGUMUMAN,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!