Beberapa menit kemudian, merekapun keluar dari toko hp itu, Nanda selalu berjalan di samping Adnan, Adnan masih bersikap dingin pada Nanda, entah karena gengsi atau memang sikapnya, seketika suasana jadi hening
"mas setelah ini kita kemana....?"
"ikuti saja langkahku"
" baik mas...."
Suasan jadi hening lagi, Nanda selalu melihat-lihat ke arah gedung yang ia masuki ternyata Adnan membawa Nanda ke sebuah mall pusat perbelanjaan terbesar d kota itu,
"wah besar banget nich toko baju"
gumam Nanda dalam hatinya, Adnan lalu masuk ke tempat baju wanita dan menyuruh Nanda untuk memilih semua baju yg ia sukai
"Kamu pilih semua baju yang kamu suka, Aku tunggu di sini"ucap Adnan
tiba-tiba seseorang pelayan mendekat
"ada yang bisa saya bantu tuan....?"
" temani dia cari baju ambil semua baju yang ia sentuh"
" mas maaf Nanda tidak bisa milih bajunya,"(berbisik ke Adnan)
"kenapa?"
" Nanda takut pilihan Nanda tidak sesuai dengan seleranya mas (berbisik lagi)"
"wanita ini... bisa-bisanya dia berkata seperti itu, apa prioritas utamanya di kehidupan ini hanya aku,"
Adnan tersenyum kecil dengan ucapannya sendiri di hatinya,
"Apapun yang Nanda pilih saya suka, pilihlah sesuai kriteria Nanda oke" ( sambil memegang tangan Nanda)
" baik mas"
Nanda pun mengikuti pelayan itu, pelayan itu melayani dengan sangat baik
"ini sepertinya cocok buat nona, dengan warna kalem sesuai dgn nona yang bersifat lembut . .."
" benarkah....?"
" benar nona... oya nona ini pengantin barukah ...?"
" tidak juga mbak saya sudah lama menikah..."
"nona sangat mencintai suaminya ya.... ?sampai-sampai beli baju harus sesuai yang diinginkan suaminya"
"suami bagi saya memang prioritas utama mbak, saya tidak ingin mengecewakan dia walau dalam hal-hal sekecil apapun ..."
" suami nona pasti sangat mencintai nona"
mendengar perkataan pelayan itu hati Nanda sedikit, sedih karena kenyataanya suaminya tidak pernah menginginkannya,
Akhirnya mereka pun selesai memilih.
Nanda memilih baju se pas lutut semua namun lain model dan juga memilih baju atasan dan rok saja
" terimakasih ya mbak atas layanannya"
"sama-sama nona.... anda puas kami senang nona..."
Adnan pun menghampiri mereka
"apakah sudah selesai...?"
"sudah mas,... apakah ini tidak kebanyakan mas..."
"sudah ayok cari makan dulu, kamu tidak pernah makan di luar selama ada di kota ini kan ...?"
"tidak apa-apa mas kita makan dirumah saja, aku sudah pernah makan diluar sama kak bella,nanti Nanda masakin buat mas."
Namun Adnan tidak mendengarkan ucapan Nanda,Adnan berjalan begitu cepat sehingga Nanda merasa kerepotan dengan beberapa tas yang di pegangnya, sambil mengejar adnan, Adnan yang menyadarinya merasa kasian sekali-kali tersenyum kecil,
" mari aku bantu...." (seraya membawa belanjaan Nanda)
"tidak usah mas Nanda bisa sendiri..."
"aku suamimu loh...."
betapa senangnya Nanda mendengar perkataan Adnan kata-kata itu selalu terngiang di ingatannya
"aku suami mu loh...."
Adnan pun membantu Nanda membawa belanjaan nya.
Akhirnya mereka sudah sampai di sebuah restoran,Adnan memesan makanan ala-ala barat yang mana Nanda tidak tau cara memakannya, Adnan yang menyadari itu dia pun memotong daging itu kecil-kecil dan mengajari Nanda cara memakannya.
" Maaf ya mas Nanda merepotkan mas terus"
" besok-besok kamu harus belajar, kamu itu istriku harus bisa sepenuhnya bersanding denganku, makan makanan dengan cara elegan mengerti... "(sambil menyantap makanannya)
" mengerti mas, nanti Nanda pasti akan belajar,"
"anak ini, apa sebegitu patuhnya padaku, semua yang aku katakan selalu di iya kan.... aku penasaran dengan kehidupannya, Isssstt kenapa aku jadi penasaran dengannya, bukannya aku tidak suka dengannya"
begitulah isi fikiran Adnan, sejenak suasana menjadi hening,
"bagaimana dengan belajarmu??
"paket SMP sudah Nanda selesai kan mas dan alhamdulilah hasilnya bagus"
"paket SMA nya kapan??"
"kak Adit belum mengabari mas"
"hebat..hebat... aku sudah lihat hasilnya, dia punya kelebihan dalam pelajaran "
( gumam Adnan dlm hatinya)
Jam pun menunjukkan jam 8 malam iya pun membawa Nanda pulang
"Apakah adikku mengganggumu lagi nan...?"
"Nggak kak, mas Adnan baik banget sama Nanda"
"Kakak pikir aku ini apa, aku masih punya hati tidak mungkin lah aku mengganggu nya terus tidak ada kerjaan apa!"
" Adnan... kamu tidak salah minum obat kan tadi pagi , atau kamu mimpi buruk ya semalam sampai-sampai kamu berbuat baik sama Nanda ...?"Ucap Bella yang merasa sikap Adnan yang berubah.
Rasa tidak percaya kakaknya terhadap perubahan sikap Adnan ke Nanda, sehingga membuat dia mengajukan banyak pertanyaan sebelum masuk kerumah
"Kakak akan membiarkan kami di luar seperti ini terus, pertanyaannya nanti saja, kami capek"
"oke oke silahkan masuk...."
mereka pun masuk ke kamar mereka
"Mas tunggu Nanda siapkan air hangatnya dulu
"Tidak usah kamu capek, aku siapkan sendiri saja"
"Tidak apa-apa mas sudah kewajiban Nanda, mas tunggu sebentar ya...."
Nanda langsung pergi ke kamar mandinya dan menyiapkan air hangat sedangkan Adnan melihat dekorasi kamarnya 100% sudah berubah dalam hatinya berkata
"maafkan aku Nanda, mungkin ini hukuman dari tuhan untukku karena sudah menyakitimu beberapa bulan ini, aku janji aku akan menebusnya dengan seumur hidupku, aku sudah menyia-nyiakan mu selama ini, aku sudah menyia-nyiakan gadis sebaik kamu, istri sebaik kamu mungkin aku tidak akan pernah mendapatkannya di kehidupan ku yang akan datang setidaknya aku bisa menebusnya hari ini sampai sisa hidupku nanti, meski kadang cinta belum hadir di antara kita ,tapi aku yakin kamu akan mengisi hatiku dengan cintamu , aku akan menjagamu sampai akhir hidupku"
Lamunan Adnan buyar saat Nanda memanggilnya
"Mas air hangatnya sudah siap mas, silahkan mandi dulu"
"Baiklah terimakasih Nanda"
Adnan pun menuju ke kamar mandinya, saat adnan masuk ke kamar mandi seketika Nanda sadar bahwa kamarnya berubah 100% dari semua perabotan tempat tidur, meja lemari semua sudah di ganti dengan yang baru.
"Kenapa jadi begini, kenapa semuanya berubah siapa yang mengganti ini, bagaimana nanti kalau mas Adnan marah, aku harus bagaimana...?"
Semua pikiran khawatir memenuhi hati Nanda baru saja ia bahagia bisa dekat dengan Adnan, Apakah kebahagiaan ini hanya sebentar, belum selesai Nanda dengan rasa takutnya Adnan sudah keluar dari kamar mandi nya.
" kamu kenapa....?"
" Maaf mas, maafkan Nanda, kamar ini..."
sebelum Nanda melanjutkan kata-katanya Adnan langsung memeluk gadis yang sedang ketakutan itu dan membelai rambutnya
"Kamu tidak usah takut aku yang menyuruh orang untuk mendesain ulang kamar kita, mulai malam ini kita akan memulai dari awal"
"ya Tuhan mas Adnan memelukku.... betapa hangatnya ada di pelukan nya, aku berharap waktu berhenti saat ini agar aku bisa merasakan kehangatan ini selama nya."
Adnan pun melepaskan pelukannya, dan menyuruhnya mandi, Nanda pun nurut, iya segera mandi selesai mandi iya pun keluar degan baju tidur nya, dia tidak melihat Adnan di kamarnya iya pun segera menuju ke meja riasnya dan mengeringkan rambut nya, seketika ia ingat dengan buku peraturan baru dari Adnan
"Hampir saja aku lupa,"
Nanda pun mengambil buku peraturan itu dan segera membacanya, betapa kagetnya dia saat membaca peraturan itu 1000% berbeda dengan peraturan yang awal.
PERATURAN JADI ISTRI ADNAN
PIHAK 1 ADNAN KHIAR
PIHAK 11 NANDA
PERATURAN DI BAWAH TIDAK BISA DI LANGGAR OLEH PIHAK KE 11 TANPA PERSETUJUAN PIHAK KE 1
1 tidur satu ranjang tidak boleh jauh lebih dari setengah meter
2 pihak ke 11 tidak boleh berjauhan dengan pihak ke 1 kecuali waktu kerja
3 pihak ke 11 tidak boleh bicara dengan pria kecuali dengan pihak ke 1
4 pihak ke 11 tidak di izinkan memakai baju yang tidak di sukai oleh pihak ke 1
5 pihak ke 11 harus selalu patuh pada pihak ke 1
6 pihak ke 11 harus selalu mencintai pihak ke 1
7pihak ke 11 setiap pagi sebelum pihak ke 1 jalan kerja pihak ke 11 harus mencium pihak ke 1
8 sore dan malam saat pihak ke 1datang dari kerja dan saat mau tidur pihak ke 11 harus mencium pihak ke 1
Seketika wajah Nanda memerah karena sangat bahagia dan merasa bingung ingin tertawa tapi...takut kedengaran
"tanpa mas pinta Nanda akan selalu mencintai mas dan menyayangi mas, serta selalu patuh sama mas karena mas adalah suami nanda, tapi mas ini peraturan lainnya kok agak geli ya.... masak Nanda harus mencium mas dulu"
Saat Nanda masih senyum-senyum sendiri, dia tidak sadar kalau adnan sudah ada di dekatnya
"Kenapa kamu tidak suka dengan peraturan barunya ..?"
Seketika itu Nanda kaget dan langsung berdiri
"Bukan eh tidak mas apapun yang mas perintahkan akan selalu Nanda turuti tapi mas peraturan no 1 n no 7 n no 8 ..."
"Kenapa gak suka ...? (sambil mendekati Nanda )
" Su..suka mas cuma...."
Adnan langsung memeluk Nanda seraya berkata
"Maafkan perbuatanku selama ini"
seketika Nanda kaget dengan ucapan Adnan
"Mas tidak salah apapun terhadap Nanda, mas selalu terbaik buat Nanda"
"Apakah kamu tidak membenci mas saat kamu lihat mas bermesraan dengan wanita lain di hadapanmu"
"Tidak mas, Nanda tidak pernah membenci mas sedikitpun, Nanda ngerti kalau mas tidak mencintai nanda, mas mencintai mbak Erika, justru Nanda yang minta maaf karena Nanda masuk di antara kalian, sungguh jika kebahagiaan mas ada pada mbak Erika Nanda sudah siap untuk bercerai dengan mas"
seketika itu Adnan mencium bibir manis Nanda
"Jangan katakan kata-kata itu lagi, jangan pernah katakan kata cerai pisah atau semacamnya, karena aku tidak mau kamu ninggalin aku dan terimaksih karena kamu sudah bertahan selama ini"
Nanda masih terdiam terpaku menerima sikap lembut Adnan dia masih terdiam sambil memegang bibirnya Adnan senyum-senyum melihat tingkahnya
"Apakah itu ciuman pertamamu?"
seketika itu Nanda kaget dan menjawab
" i..iya mas"
wajah Nanda memerah karena malu begitupun Adnan iya tersenyum sedikit.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
@shiha putri inayyah 3107
setelah tau di selingkuhin sm Erika Adnan baru sadar,,, dan mulai bersikap baik dan menerima Nanda sebagai istri nya...
2023-02-24
0
inayah machmud
setelah tahu di selingkuhi sm erika, ,, adnan baru sadar....
2022-12-19
0
Grace
Pihak 2-10 nya siapa?
2022-05-12
2