amarah Adnan 1

Adnan pun sampai di Indonesia di pagi hari, ia langsung menuju ke kantornya ia tidak istirahat sama sekali, hanya rasa amarah yang ada, tidak ada senyuman lagi di wajahnya, semua desain ruangannya di suruh ganti bahkan barang yang pernah di sentuh Erika pun disuruh buang, hanya ada kebencian di diri Adnan sekarang,

 

"bedebah, pengkhianat, bisa-bisanya dia...."

 

(Adnan mencengkram tangannya sendiri,) ,

"aku akan membuat mu merasakan neraka Erika, kau akan bersujud kepadaku, kau akan memohon-mohon padaku mohon ampunan pada ku,"

"tuan semua nya sudah diganti sesuai keinginan tuan, dan masalah penarikan saham, dan pembatalan kerja sama saya sudah menginformasikan tuan,"ucap Alex

"kamu pastikan langsung kehancuran mereka, jangan sampai mereka bangkit, dan juga ambil alih saham mereka, aku ingin keluarga Erika menjadi budak ku,"ucap Adnan

"baik saya laksanakan tuan,

tuan sebaiknya tuan istirahat dulu, dan makanlah sedikit makanan itu,"ucap Alex

"pergilah, lakukan tugasmu,"perintah Adnan

Alex pun pergi dari ruangan Adnan

sedangkan dirumahnya Nanda masih gelisah, pikirannya terus memikirkan Adnan,

"semalam mas Adnan belum pulang, apakah mas Adnan bermalam di rumah mbk erika.....?"

tiba-tiba ada yang mengetok pintu kamarnya, Nanda pun membuka pintunya

"ehh kakek, mari masuk kek,"

"tadi malam suamimu tidak pulang....?"

"iya kek, tapi mas Adnan sudah bilang kok kalau mas Adnan tidak pulang tadi malam, karena ada urusan di luar kota katanya kek,

Nanda membuat alasan agar suaminya bebas dari amarah kakeknya.

"oh.... tapi dia menelfon ke siapa kamu kan tidak punya hp....

"emm..nelfon ke telfon rumah kek, tuan alex tadi malam yang nelfon, dan katanya mas Adnan mau bicara dengan Nanda gitu..."

"kamu tidak bohong kan sama kakek....?"

"nggak kek beneran...Nanda tidak bohong ..."

kakek KHIAR mengamati kamar Adnan dan Nanda,

"apakah Adnan sayang sama km...?"

"kakek bicara apa... mas Adnan pasti sayang sama Nanda...."

"nanti jam 10 kakek mau berangkat ke luar kota juga,apa Nanda tidak apa-apa di tinggal,"

"tidak apa-apa kek, Masih ada kak Bella dirumah kan, kakek jaga diri, dan juga jaga kesehatan ya kek, dan cepat pulang,"

"iya nak, mari turun kita sarapan bersama,"

setelah makan bersama kakek KHIAR menuju kantor yang di tempati adnan, tapi di situ kakek nya mendapatkan mobil adnan yang terparkir,

"apakah anak itu membohongi Nanda.."seraya masuk ke kantor, semua karyawan menundukkan kepala nya memberi hormat,

kakeknya langsung masuk ke ruangan adnan, melihat Adnan yang amburadul kakeknya pun menyapanya.

 

"kata istrimu, kamu ke luar kota kok sudah ada di kantor" (sambil mengambil berkas)

"eh kakek, iya kek memang kemaren Adnan ke luar kota, makanya Adnan tidak pulang, tadi pagi nyampek sekalian langsung ke kantor,"

"beberapa hari ini kakek ke luar kota, jaga istrimu baik-baik, dia wanita yang baik, jagalah perasaanya, kakek tau, kamu belum bisa mencintai dia, tapi percayalah gadis itulah yang bisa membawa keluarga kita pada titik kejayaan,"

"Adnan mengerti kek, "(tanpa melihat ke arah kakeknya)

"baiklah kek, Adnan akan mengantar kakek ke bandara,"

 

Adnan pun berdiri dan mengambil jasnya tapi tiba-tiba ada tamu yang tidak di undang.

 

"tuan Adnan mengapa anda melakukan ini pada perusahaan saya tuan.... (serta langsung berlutut)

"itu hak ku, mau menarik saham atau membatalkan kerja sama kita, "sambil melangkah kan kakinya,

"tuan saya mohon tuan, jangan lakukan ini pada perusahaan saya, saya janji akan membuat Erika mau menikah dengan tuan",ucap orang itu

 

kakek khiar yang mendengarnya kaget dan emosi tapi tiba-tiba Adnan memegang kerah jas orang itu dan mengangkatnya dari duduknya,

 

"oh... kamu mau menjual putrimu padaku, bagus.... anak sama bapak ternyata sama-sama tidak tau diri,sayang sekali, aku paling tidak suka sesuatu yang kotor, apalagi yang sudah di sentuh orang, pergi... pergi kataku.. pergi..sebelum kesabaran saya habis, saya tidak mau melihat kau berkeliaran di kantor ku lagi..."Ucap Adnan seraya dan berteriak memanggil pengawal nya,

pengawal yang di panggil Adnan pun masuk keruangan nya dan menyeret ayahnya Erika keluar,

 

"apa yang terjadi...."

"kakek tidak usah khawatir, mulai saat ini Adnan akan berusaha menjadi apa yang kakek inginkan, dan Adnan akan berusaha membuka hati adnan untuk istri Adnan, mungkin benar kata kakek, mungkin gadis itulah yg memang terbaik buat Adnan,"

Adnan pun mengantarkan kakek khiar ke bandara,

"dari bandara apakah kamu akan langsung ke kantor lagi,?"

"Adnan capek kek, mungkin Adnan langsung pulang saja,"

"baiklah, sekali-kali bawa Nanda jalan-jalan"

"baiklah kek,"

 

mereka pun sudah sampai ke bandara, Adnan pun berpamitan mau langsung cepat pulang, karena ia merasa sangat lelah hari ini, kakeknya pun menganggukkan kepalanya dan membelai punggung Adnan, Adnan pun berlalu dari bandara itu menuju ke rumahnya, pikirannya kacau, hatinya penuh dengan amarah, bagaimana Adnan tidak marah, kekasih yang begitu ia cintai bisa berkhianat di belakangnya, bahkan di vila nya sendiri.

sesampainya Adnan di depan rumahnya ia pun turun dari mobilnya, Nanda yang mendengar suara mobil suaminya langsung berlari ke bawah dan menghampirinya , ia mengambil tas, dan jasnya, dan seperti biasa membawa nya ke kamarnya dan langsung menyiapkan pakaian rumahnya, dan menyiapkan air hangat untuk Adnan mandi, Nanda melakukan hal itu tanpa mengeluarkan kata sepatah pun, Adnan yang mengamati nya sedikit amarahnya mulai reda,

"Nanda.... tunggu...."Ucap Adnan

seketika Nanda kaget, baru pertama kalinya Adnan memanggilnya.

dengan sedikit gugup dan takut Nanda berhenti dan membalikkan badannya,

"iya tuan, ada yang bisa Nanda bantu lagi,"Ucap Nanda,Adnan menghampiri Nanda yang berdiri sambil memegang bawah bajunya , Adnan semakin mendekat dari nya sedangkan Nanda mundur sedikit demi sedikit,

"maafkan Nanda tuan, maafkan Nanda kalau nanda buat salah",Ucap Nanda,

"apa yang kamu katakan pagi ini ke kakek,?"

"maafkan Nanda tuan, kakek bertanya, tentang tuan, Nanda hanya menjawab tuan, Nanda cuma tidak mau kakek berfikiran buruk tentang tuan,"

"mengapa Nanda lakukan itu, kenapa tidak Nanda bilang saja kalau saya ini punya wanita lain,!"

" bukan begitu tuan"

"panggil saja aku seperti kamu memanggilku saat ada kakek"Ucap Adnan,

" maaf tuan, saya tidak bisa, mungkin kata menikah hanya ada di atas kertas, tapi, bagi Nanda, pernikahan Nanda ini adalah sumpah yg mana Nanda harus melindungi kehormatan suami Nanda, tapi kalau mas mau bercerai dengan Nanda sekarang juga bisa mas, mumpung kakek tidak ada dirumah , dan tuan bisa menikah dengan mbak Erika,"Ucap Nanda panjang lebar,

"apakah Nanda mau cepat-cepat meninggalkan saya gitu...."Ucap Adnan,

Nanda semakin bingung dengan ucapan Adnan,

maksud nya apa lagi coba, bukannya ini yang kalian mau,, menyingkirkan aku secepatnya

"terimakasih Nanda sudah banyak membantu mas selama ini, dan maafkan mas juga ya...

dan terimakasih juga, karena sudah bertahan beberapa bulan ini"Ucap Adnan, yang membuat Nanda semakin bingung,

dalam hati nanda berkata

...ada apa,,,, apa yang terjadi dengan mas Adnan,,,,?"...

...sikap dia yang dingin dan cuek kenapa sekarang bisa minta maaf,...

Nanda pun keluar dari kamarnya dan menyiapkan sedikit cemilan buat Adnan di dapur, Nanda hanya bisa mengulang kata-kata Adnan, tak lama kemudian Bella menghampiri nya

 

"hei... ngelamun apa...?"

 

"eh kakak, (kaget) nggak kok kak nggak ngelamun,"Ucap Adnan,

" Adnan sudah pulang, kemana dia semalam"

"iya kak, kayaknya mas Adnan lelah sekali, ini Nanda buatkan minuman yang bisa membuat lelahnya berkurang, siapa tau mas Adnan suka"

"semoga saja mata nya si tikus itu ke buka ya....

istri baik, dan perhatian gini di abaikan"Ucap bela

" kakak jagan gitu ah, Nanda ikhlas"Ucap Nanda ,

Nanda pun meninggalkan dapur dan menuju ke kamarnya sambil membawa nampan yang berisi makanan dan minuman, Nanda langsung menaruh di atas meja samping tempat tidur, sikap Adnan kembali dingin ke Nanda, Adnan membaca majalah sambil melonjorkan kakinya di ranjang, seraya berkata:

"bersiap-siaplah jam 4 nanti kamu ikut mas"Ucap Adnan,

Nanda yang mendengarnya tidak bisa percaya apakah Adnan berbicara padanya atau tidak.

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Reza Indra

Reza Indra

👍🏻👍🏻👍🏻🧡🧡❤🧡🧡😘😘😘

2023-03-28

0

Iin Karmini

Iin Karmini

dalam satu dialog panggilannya dobel, galau amat thor nanda nya, manggil mas apa tuan sih maunya? 🤭

2023-02-13

0

inayah machmud

inayah machmud

kualat km adnan karena menyakiti hati istri mu. ..

2022-12-19

0

lihat semua
Episodes
1 hari- hari nanda
2 paras Nanda
3 sebuah harapan
4 sebuah harapan 2
5 sebuah harapan 3
6 pernikahan tak di inginkn
7 pernikhan tak di inginkan 2
8 pernikhan tak di inginkn 3
9 akhir Erika n Adnan
10 akhir Erika n adnan 2
11 amarah Adnan 1
12 amarah Adnan 2
13 peraturan baru Adnan
14 awal kebahagiaan
15 identitas nanda
16 senyum Nanda
17 ujian Nanda
18 ujian Nanda 2
19 kunjungan nanda Adnan ke desa
20 kunjungan Nanda n Adnan k desa 2
21 malam yang indah
22 hari melelahkn
23 kepergian adnan 1
24 kerinduan
25 d rampok
26 rampok 2
27 kepanikan Adnan
28 Adnan turun tangan
29 info
30 munculnya yudha
31 diamnya Adnan lebih bahaya daripada amarahnya
32 tenang lebih berbahaya daripada amarah
33 Gerakan Yudha
34 kebencian nanda
35 hukuman
36 kepergian bibik nanda
37 Nanda ikut bantu perusahaan
38 keputusan Nanda
39 dia istriku
40 TRIK NANDA
41 TRIK NANDA 2
42 merindukan mu
43 seditkit hukuman sita
44 hari pertama ke kampus
45 kepercayaan
46 berusaha lah
47 tak kan menyerah
48 Tindakan Erika 1
49 tindakan Erika 2
50 pengawal
51 Alat
52 Lina
53 main di kantor
54 pria masa lalu
55 pria masa lalu bab2
56 masa lalu
57 Hazel
58 Nanda dan Erika
59 nanda dan Erika 2
60 bukan tuan saga ke 2
61 curiga
62 anak haram
63 kau cemburu
64 hazel dan nanda
65 Hamil
66 Hamil 2
67 Berlebihan
68 Kebahagiaan keluarga
69 Ngidam Aneh
70 Terselesaikan
71 Terselesaikan 2
72 Rasa Haru
73 BAYIKU
74 Azzam dan Azzura
75 BAB 75 Ayah idaman
76 BAB 76 Susterku menyukai suamiku
77 episode 77 Jangan dekat-dekat
78 EPISODE 78 Tak tau malu
79 EPISODE 79
80 Episode 80 ending akhir
81 PENGUMUMAN,
Episodes

Updated 81 Episodes

1
hari- hari nanda
2
paras Nanda
3
sebuah harapan
4
sebuah harapan 2
5
sebuah harapan 3
6
pernikahan tak di inginkn
7
pernikhan tak di inginkan 2
8
pernikhan tak di inginkn 3
9
akhir Erika n Adnan
10
akhir Erika n adnan 2
11
amarah Adnan 1
12
amarah Adnan 2
13
peraturan baru Adnan
14
awal kebahagiaan
15
identitas nanda
16
senyum Nanda
17
ujian Nanda
18
ujian Nanda 2
19
kunjungan nanda Adnan ke desa
20
kunjungan Nanda n Adnan k desa 2
21
malam yang indah
22
hari melelahkn
23
kepergian adnan 1
24
kerinduan
25
d rampok
26
rampok 2
27
kepanikan Adnan
28
Adnan turun tangan
29
info
30
munculnya yudha
31
diamnya Adnan lebih bahaya daripada amarahnya
32
tenang lebih berbahaya daripada amarah
33
Gerakan Yudha
34
kebencian nanda
35
hukuman
36
kepergian bibik nanda
37
Nanda ikut bantu perusahaan
38
keputusan Nanda
39
dia istriku
40
TRIK NANDA
41
TRIK NANDA 2
42
merindukan mu
43
seditkit hukuman sita
44
hari pertama ke kampus
45
kepercayaan
46
berusaha lah
47
tak kan menyerah
48
Tindakan Erika 1
49
tindakan Erika 2
50
pengawal
51
Alat
52
Lina
53
main di kantor
54
pria masa lalu
55
pria masa lalu bab2
56
masa lalu
57
Hazel
58
Nanda dan Erika
59
nanda dan Erika 2
60
bukan tuan saga ke 2
61
curiga
62
anak haram
63
kau cemburu
64
hazel dan nanda
65
Hamil
66
Hamil 2
67
Berlebihan
68
Kebahagiaan keluarga
69
Ngidam Aneh
70
Terselesaikan
71
Terselesaikan 2
72
Rasa Haru
73
BAYIKU
74
Azzam dan Azzura
75
BAB 75 Ayah idaman
76
BAB 76 Susterku menyukai suamiku
77
episode 77 Jangan dekat-dekat
78
EPISODE 78 Tak tau malu
79
EPISODE 79
80
Episode 80 ending akhir
81
PENGUMUMAN,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!