Adit yang mendengar perkataan Adnan hanya bisa tersenyum, Adit baru tau kalau ternyata Adnan adalah orang penting dalam hidupnya dan kakaknya, tapi Adit pura-pura tidak mengenali Adnan,
Adit dan Nanda pun memulai pelajaran nya karena sebentr lagi ujian paket akan sudah di mulai, Adit yakin Nanda bisa, Nanda adalah orang yg cerdas hanyaa saja kecerdasannya tersembunyi karena keadaan nya yang berada di desa tanpa sengaja Adnan melihat Adit yang memandang Nanda yanglg sedang tersenyum lirih sambil mengerjakan tugas dari Adit, Adnan pun jd emosi dan melemparkan buku ke wajah Adit membuat Adit, Bella dan juga Nanda terkejut
" eh lho apa-apaan sih main lempar buku segala
" sekali lagi kayak gitu gue cariin guru baru buat Nanda,
"emangnya apa yang di lakukan Adit..
" tau kak ,Adnan ja main lempar dasar ...
" cihh....
Adnan pun melnjutkan untuk mengerjakan tugasnya yaitu menandatangi setumpuk dokumen dengan sekali-kali melihat ke arah Nanda yang serius mengerjakan soal, Bella yang tidak sengaja melihat ke arah Adnan tersenyum sendiri
" *sebentr lagi aku bisa kembli dengan tenang ke rumah suamiku dan anakku, mama apa aku sudah bisa di katakan sebgai penggnti mama* .....
hari in pun berlalu dengan indah bagi Nanda, Nanda pulang bersama Bella karena Adnan masih ada pertemuan dengan klien lagi,
" kamu tidur dulu nanti, kemungkinan aku akan pulang malam nanti
" baiklah mas, hati-hati pulngnya nanti, Nanda pulang dulu ya mas....
saat Nanda hendak pergi Adnan menarik tangannya dan mencium dahimya Nanda seraya berkata " hari ini kamu sudah melanggar peraturan yang aku buat jadi besok kmu harus melakukan Doble
seketika wajah Nanda jadi memerah , Nanda beranjak pergi menggalkan Adnan dengan senyum-senyum, saat Nanda melewati beberapa karyawan semuanya sudah menundukkan kepalanya memberi hormat, merekapun tau kalau gadis itu adalah istri Adnan
," untung kita tidak ikut-ikutaan ngerjain dia tadi, ternyata dia istrinya presdir, wahhh cocok banget dengan Presdir ya....dia bagaikan bintang model cantik banget,
" kamu liat tadi dia senyum sama aku loh...
"cihh... janhan ke gr an lho... doa senyum sama semua orang tau....
" ya tuhan sisakan satu gadis cantik seperti nyonya itu, sungguh indah ciptaan mu Tuhan.....
karyawan pria dan wanita saling membicarakan Nanda dan memujinya karena keramahan dan kelembutan nya dan selalu tersenyum saat bertatapan dengan siapapun,
" Nanda maukah kamu berjnji satu hal untuk kakak,
" janji apa kak....
" kamu hraus berjanji, kamu akan selalu ada di samping Adnan baik suka ataupun duka, dalam keadaan susah ataupun senang,
" tanpa kakak minta Nanda pasti akan melakukan itu kak, sumpah itu sudah Nanda ucapkan saat pernikahan Nanda dan mas Adnan di laksanakan dan kakak sudah tau keadaan dan kehidupanku sebelumnya, aku sudah tidak punya siapa-siapa dalam kehidupan ku hanya kalian yang Nanda punya
Bella langsung memeluk Nanda, tidak lama kemudian merekpun sudah sampai dirumhnya dan mereka menuju ke kamar masing-masing dan segera mandi untuk menyegarkan tubuhnya, saat Nanda menyisir rambutnya Nanda, Nanda teringat dengan kata-katan kakeknha tentang bibinya
" *Nanda kangen sama bibik, apakah bibik baik-baik saja.... maafkan Nanda karena selama inu nanda tidak menjenguk bibik*,
jam sudah mneunjukkan jam 9 malam Nanda sudah bersiap-siap tidur karena tidak ada tanda-tanda Adnan akan pulang, nanda pun mematikan lampu kamarnya, dan terlelap dalam tidurnya, tidak lama kemudian Adnan pun pulang dalam keadaan sedikit mabuk karena minum bersama kliennyaa dia masuk ke kamarnya dan langsung mendapati tubuh Nanda yang terbaring sejenak Adnan tersenyum, segera ia msauk ke kamar mandi, dia tidak ingin kehilngan kesadarannya karena melihat istrinya iya sedikit bernafsu, namun ia menahannya karena ia tidak ingin melakukan hal begitu dalam keadaannya yang seperti ini setelah ia mandi ia pun berbaring di samping Nanda dia sedikit menyibakkan rambut Nanda yang menutupi wajahnya
" saat tidur pun kamu terlihat sangat manis,
tadi kamu tersenyum sama karyawan-karyawan di kantor kan.... dasar gadis nakal, lain kali jangan tersenuum sama siapapun kecuali terhadap suamimu ini,
Adnan bergumam sendiri, iapun mencium kening istrinya dan terlelap dalam tidur nya karena kceapean,
mereka tertidur dengan sangat nyenyak pagi pun tiba Nanda bangun lebih pagi dia bagun tanpa bersuara dan turun menuju ke dapur
" eh nyonya ada yang bisa bibik bantu
" tidak ada bik, Nanda cuma mau melakukan hal seperti biasa membantu bibi
"jangan nyonya...., lebih baik nyonya kembali ke kamar beristrhatlah dengan tuan ..
" bibik tidak apa-apa, Nanda hanya ingin masak buat suami Nanda tidak boleh tah bik ... .(memberi senyumnya pada bibiknya) " baiklah kalau nyonya memaksa, tuan sangat beruntung punya istri seperti nyonya yang rela masak pagi-pagi buat tuan... tidak seperti gadis-gadis jaman sekarang yang kerjaannya hanya berdandan saja tidak pernah menginjakkan kakinya ke dapur
" hemmmm ceritanya bibik lagi muji nanda nih.... (sambil mngerjakan ssesuatu)
" bibik tidak memuji nyonya tapi ini kenyataan nya nyonya....
jam sudah menunjukkan jam setengah 7 akhirnya Nanda sudah selesai masak ia pun kembali ke kamarnya n segera mandi dia melihat suaminya masih tertidur pulas
" *mas pasti capek banget ya..... jam berapa tadi malam pulangnya.... ya sudahlah*
Nanda pun mndekatinya dan membngunknnya dengan pelan
" mas... mas... bangun....
Adnan pun menggeliat sambil menarik Nanda dalam dekapanya membuat Nanda kaget dan terjatuh ke pelukannya
" jangan bergerak cuma 5 menit . . ...
cuma 5 menit aku mau memeluk mu
Nanda pun menurut ia berada dalam pelukan suaminya dengn rambut basahnya ia hanya tersenyum sambil memandang wajah suaminya
" mas sudah 5 menit lohhh.... ayok bangun nanti telat ke kantor
" cepat banget 5 menitnya .....
Adnan pun bangun dan langsung menuju ke kamar mandi Nanda yang mendgenar gerutu suaminya tersexum sambil menggigit bibir bawahnya
seperti biasa ia menyiapkan baju Adnan dan membntunya memkaikna bajuu dab dasinya tidak lama kemudian merekapun turun bersamaan tapi mereka tidak melihat Bella di tempat meja makan
" bibik kakak belum bangun tah...
" nyonya Bella sudah bangun tadi tuan tapi dia langsung pergi katanya ada urusan yang penting
" tumben....,
apa yg membuat Bella pergi sepagi itu dan meninggalkn sarapan paginya Adnan pun selalul memkirkn karena ini pertama kalinya kakaknya begitu, selama ini sepenting apapun urusan kakak dia tidak pernah meninggalkan waktu sarapan bersama keluarga
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
@shiha putri inayyah 3107
kira2 Bella pergi karena ada urusan penting apa...????🤔🤔🤔🤔
2023-02-27
1
inayah machmud
kira2 bella ada urusan apa sampai pergi pagi 2 sekali. ..????
2022-12-19
1
sinta patricia
suka alur critanya..
2021-02-03
1