Semeone 3 mencengkeram kerah Ronan dengan kasar, wajahnya merah padam oleh amarah yang membuncah, tetapi Ronan hanya menatapnya dengan senyum meremehkan, seolah kemarahan Semeone 3 tak lebih dari hembusan angin sepoi-sepoi yang tak berarti, membuat suasana apartemen semakin tegang, hingga napas mereka terdengar lebih nyaring dari detak jam di dinding.
Comments