Mari beralih sejenak. Di ruangan kerja yang mewah, dipenuhi rak buku tinggi dan meja kayu mahoni yang berkilau, seorang lelaki duduk dengan tenang, identitasnya masih menjadi rahasia. Di seberangnya, Charlotte Waverley, menatap dengan penuh rasa ingin tahu. Cahaya lampu temaram menerangi wajah mereka, menciptakan bayangan samar di dinding.
Ada ketegangan halus di udara, seolah percakapan yang akan terjadi membawa sesuatu yang lebih dari sekadar perbincangan keluarga biasa.
Charlotte Waverley.
Isoveli!
Mendengar Charlotte Waverley memanggilnya dengan 'isoveli', pria misterius itu langsung menatap tajam, sorot matanya dingin dan penuh ketidaksabaran. Baginya, panggilan itu bukan hanya sebuah sapaan, tetapi juga gangguan yang merusak ketenangan waktunya.
Charlotte Waverley.
Kau menatap ku seperti sedang melihat h4ma saja, Isoveli.
Charlotte Waverley.
Someone
Kau memang h4ma.
[ Ujarnya dingin ]
Someone
Charlotte Waverley.
Bukankah kata-katamu terlalu kejam, isoveli.
Mendengar omongan Charlotte Waverley, lelaki itu sama sekali tak menunjukkan ketertarikan. Tanpa menoleh atau memberikan jawaban, ia hanya menghela napas pelan lalu kembali fokus pada tugas kantornya.
Charlotte Waverley.
( Menyebalkan sekali! Aku seperti berbicara dengan tembok. )
Charlotte Waverley.
Isoveli, apakah kau tidak datang beberapa tahun terakhir?
Lelaki itu tetap tidak menjawab pertanyaan Charlotte Waverley dan memilih untuk tetap fokus pada tugas kantornya. Jemarinya terus mengetik di atas keyboard, sesekali mencoret sesuatu di catatan di sampingnya, seolah-olah tidak mendengar suara Charlotte yang menuntut jawaban.
Charlotte Waverley.
Jawab aku Isoveli! Jika tidak menjawab pertanyaan ku, aku akan memberi tahu tante Genevieve Alderidge untuk menceramahi mu!
Someone
Tidak.
[ Ujarnya dingin ]
Charlotte Waverley.
Sudah berapa kali kau tidak hadir ke Pameran Seni Universitas Kimberly?
Someone
2 kali.
[ Ujarnya dingin ]
Charlotte Waverley.
Ouh! (ᗒᗩᗕ)
Charlotte Waverley.
( Jadi semenjak dua tahun yang lalu, tepat saat isosisko Juliet Ellsworth kecelakaan )
Charlotte Waverley.
Isoveli, tahun ini kau akan datang kan? Universitas Kimberly ini milikmu, jangan kau telantarkan begitu saja.
Someone
Bukan milikku, tapi milik Juliet Ellsworth.
[ Ujarnya dingin ]
Charlotte Waverley.
( Tapi itu di bangun dengan uangmu, kau mau karena ini permintaan Isosisko Juliet Ellsworth )
Charlotte Waverley.
Isoveli, aku punya teman, namanya Isabella Kensington, wajahnya benar-benar mirip isosisko Juliet Ellsworth.
Comments