Episode 8

NovelToon
.
.
Pagi pun tiba, sekitar jam tujuh, saat Isabella bersiap-siap berangkat ke kampus. Matanya masih sedikit sayu, tapi ia tetap bersemangat, mengenakan jaket favoritnya sambil merapikan buku di dalam tas. Namun, baru saja ia hendak melangkah keluar, ponselnya bergetar sebuah pesan dari pihak kampus. "Diberitahukan bahwa perkuliahan diliburkan selama dua minggu ke depan."
NovelToon
Karena diberitahukan bahwa kampusnya libur selama dua minggu ke depan, Isabella langsung pergi ke ruang makan dan duduk di sana, sementara ibunya sedang menyiapkan sarapan pagi, untuk dimakan bersama-sama.
NovelToon
NovelToon
NovelToon
NovelToon
Setelah sampai dan duduk di meja makan, Isabella terpesona melihat aneka hidangan yang tersaji di depannya. Meja itu dipenuhi dengan makanan khas Korea Selatan, tempat kelahiran ibunya. Kimchi pedas yang menggugah selera, bulgogi yang harum, serta semangkuk besar tteokbokki dengan saus merah menyala.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Ibu, bukankah makanan ini terlalu banyak untuk dimakan kita berdua saja?
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Ouh? Ibu memang sengaja Isabella, ini untuk merayakan anak ibu berhasil masuk babak final dalam Pameran Seni.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Ta-pi yang menang dan di tampilkan bukan karya Isabella.
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Huh? karya anak ibu sudah menang, menang di dalam hati ibu. Jangan merendahkan diri kamu Isabella, ibu yakin tahun depan karya yang akan menang dan di tampilkan adalah karya mu.
Mendengar ucapan ibunya, air mata Isabella jatuh tanpa bisa ia tahan. Rasa haru dan kebahagiaan bercampur menjadi satu di hatinya. Sang ibu segera merengkuhnya dalam pelukan hangat, menepuk punggungnya dengan lembut. Isabella mencoba tersenyum di tengah isakannya, lalu mengambil sumpit dan mulai menyuapkan makanan buatan ibunya ke mulutnya.
NovelToon
Setelah sarapan bersama ibunya dengan suasana haru yang masih terasa hangat, ibu Isabella berpamitan untuk pergi bekerja. Isabella duduk di ruang tamu, ia meregangkan tubuhnya dan mulai beristirahat dengan santai, menikmati sejenak keheningan pagi. Tiba-tiba, suara notifikasi dari ponselnya menginterupsi kesunyian. Ternyata pesan itu dari temannya bernama Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Isabella!
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
📁 Ada apa Charlotte?
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Menginaplah disini, bawa juga Margaret. Rumah ku sepi sekali, ayah dan ibu ku pergi keluar negeri untuk bisnis. Aku sangatlah kesepian disini.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
📁 Memang orang biasa seperti ku boleh menginap dirumahmu?
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Mengapa tidak?
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
📁 Kau adalah sepupu Mr. Sebastian Alderidge, orang terkaya di dunia. Orang sembarangan memang boleh kerumahmu?
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Kau dan Margaret bukan orang sembarangan Isabella, kalian teman dekatku!
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
📁 (≚ᄌ≚)ℒℴѵℯ❤
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Jadi kemarilah, pliesss, aku sungguh merasa sangat jenuh.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
📁 Oke, aku akan tanyakan pada Margaret dulu.
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
📁 Sip!
.
.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!