Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu, yaitu hari pameran seni di Universitas Kimberly. Acara ini menjadi momen istimewa karena menampilkan berbagai karya seni luar biasa dari seniman berbakat. Para tamu yang hadir pun bukan orang sembarangan, melainkan tokoh-tokoh ternama dari berbagai belahan dunia, termasuk seniman, kolektor seni, dan kritikus ternama.
Para mahasiswa dan mahasiswi yang hadir tampak begitu memukau dalam balutan busana bertema biru dan putih, menciptakan harmoni warna yang elegan di tengah megahnya aula pameran seni Universitas Kimberly. Hanya mereka yang berasal dari universitas ini serta tamu undangan istimewa yang diizinkan masuk, menjadikan suasana terasa eksklusif dan penuh keistimewaan.
Isabella Kensington.
Charlotte Waverley.
You look very beautiful, and your gown is also exquisite, Isabella.
Charlotte Waverley.
Isabella Kensington.
Kiitos, Charlotte.
Margaret Everly.
Jadi cuman Isabella doang nih yang cantik? Gua enggak?
Margaret Everly.
Charlotte Waverley.
[ Terkekeh ]
Of course not, you are the most beautiful, Margaret.
Isabella Kensington.
Benar Margaret, kamu yang paling cantik disini.
Margaret Everly.
Aaaaa! Sosweet banget sih girl's.
Saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba tepuk tangan meriah menggema di seluruh ruangan. Semua orang bergegas mengerumuni Rosalind Beaumont, yang tampak anggun berdiri di tengah aula dengan senyum menawan. Tatapan penuh kekaguman tertuju padanya, seolah kehadirannya sendiri sudah menjadi mahakarya yang patut dirayakan.
Karena tepuk tangan itu, Charlotte, Margaret, dan Isabella pun menoleh ke arah Rosalind Beaumont, yang kini menjadi pusat perhatian. Wajahnya berseri-seri saat para tamu memujinya dengan penuh kekaguman, seolah ia adalah bintang paling bersinar di malam itu.
Rosalind Beaumont.
Isabella Kensington.
( Dia memang bintang, aku tak pantas untuk menandinginya. )
Margaret Everly.
( Dih! menang karena status orang tua aja bangga amat sih. )
Charlotte Waverley.
( Universitas Kimberly benar-benar berubah semenjak isosisko Juliet Ellsworth meninggal. )
Saat Charlotte, Margaret, dan Isabella masih menatap Rosalind Beaumont sambil membatin masing-masing, tiba-tiba dua sahabat Rosalind datang dan menggebrak meja dengan keras. Membuat Charlotte, Margaret dan Isabella terkaget dan menatap mereka berdua, mereka adalah Catherine Ellington dan Anastasia Thornton.
Catherine Ellington
Seperti yang kalian lihat, Queen kita sedang menjadi bintang utama di tahun ini.
Catherine Ellington
Margaret Everly.
Gak urus.
[ Gumamnya ]
Anastasia Thornton.
Kami kesini hanya mengingatkan, Isabella Kensington bukan berarti anda bisa sampai ke babak final anda setara dengan Queen Rosalind Beaumont.
Anastasia Thornton.
Anda sama sekali tidak setara.
Anastasia Thornton.
Isabella Kensington.
Iya saya paham betul, kalian tidak perlu mengingatkan.
[ Tersenyum ]
Catherine Ellington
Bagus kalo sadar diri.
Charlotte Waverley.
Isabella Kensington, teman saya ini memang selalu sadar diri. Tidak seperti anda Nona Catherine Ellington, anda tidak sadar diri bahwa anda anak h4ram keluarga Ellington.
Comments
Professor Ochanomizu
Seru banget!
2025-03-25
0