isu atau fakta

Zea sudah mengurus perceraiannya bersama Billy . Rumah yang Zea beli dari hasil Zea , juga sudah Zea jual . Zea sebenarnya tidak ingin menjual rumah itu . Tapi Billy sudah membawa perempuan lain ke dalam rumahnya . Bahkan dengan berani melakukan hubungan lebih .

Billy tak terima menerima surat panggilan dari pengadilan agama . Billy masih kekek ingin mempertahankan rumah tangganya bersama Zea . Meskipun Billy sadar jika dia sudah menyakiti Zea .

Di kantor Billy berusaha menemui Zea . Tapi Zea berusaha untuk menghindar .

Dan gosip tentang kehamilan Sarah sudah mulai tersebar . Kini Sarah begitu meradang melihat Zea .

 " Zea aku mau bicara sebentar " ucap Billy menghampiri meja makan Zea dan juga Rere .

" Kita bisa bicara nanti . Kita sedang makan " ucap Zea .

Billy menahan diri untuk tidak terpancing emosinya .

" Tapi aku perlu sekarang Zea " ucap Billy .

" Billy , kita lagi makan . Aku mau makan dulu sekarang " ucap Zea .

Sebenarnya Zea tidak ingin sekali menatap wajah Billy .

" Pak Billy nggak sabaran banget sih . Ini istrinya lagi masak hlo pak " ucap Rere .

" Oke baiklah . Setelah selesai makan aku akan menemui mu lagi " ucap Billy

" Pak Billy ini kayak di rumah nggak ketemu saja . Memang istri bapak ini cantik. Udah tenang Rere jagain " ucap Rere .

Zea tersenyum kepada Rere .

" Iya Re , terimakasih " ucap Billy memilih untuk pergi .

" Ada gosip terbaru Bu Zea " ucap Rere .

" Dasar tukang gosip " ucap Dito .

" Lo ngapain sih kesini . Jangan gabung sama kita terus napa " ucap Rere .

" Udah nggak papa . Kenapa Rere takut cinlok " goda Zea .

" Bu Zea jangan mulai deh . Aku lagi mau bahas trending topik di perusahaan " ucap Rere .

" Pasti si sexy itu " ucap Dito .

" Seksi dari mana Dito . Pake baju kerja kayak kurang bahan gitu . Heran , aku aja malu liatnya " ucap Rere .

" Jadi mau cerita atau gimana nih " ucap Zea .

" Dito sih " ucap Rere menyalahkan Dito .

" Jadi gini bu . Kemarin ada yang melihat Sarah sama laki-laki cek in hotel . Tapi nggak kelihatan cowok itu siapa . Mereka kelihatan mesra banget katanya " ucap Rere .

Zea menghela nafasnya . Sudah di pastikan itu adalah suaminya . Billy .

" Bisa jadi itu ayah dari anak yang di kandung Sarah sih kalau menurut aku " ucap Rere .

" Sudah jangan ngurusin urusan orang terus . Mending kita mikirin hubungan kita sendiri " ucap Dito .

" Hubungan apa aku sama kamu Dito . Awas kamu ya kalau ngarang cerita terus " ucap Rere bangkit dari duduknya .

" Ayo bu. Kita tinggalin aja dia " ucap Rere .

" Udah jangan berantem . Aku yakin seribu persen . Kalian bakal jadian " ucap Zea .

" Enggak " ucap Rere .

" Amin " ucap Dito .

Rere lalu menarik tangan Zea untuk meninggalkan Dito .

Arron dan Kevin juga baru saja selesai makan . Mereka berpapasan dengan Zea dan Rere .

" Selamat siang bapak-bapak " ucap Rere .

" Kita bukan bapak-bapak Re. Kita masih lajang " ucap Kevin yang memang suka berbaur dengan karyawan . Tapi Kevin juga bisa tegas dengan mereka.

" Maaf Pak " ucap Rere nyengir .

Zea hanya mengangguk .

Zea lalu mengajak Rere berlalu dari sana .

" Ibu sebentar . Kita itu jarang banget ketemu pria tampan . Selain Pak Billy . Tapi dia sudah milik ibu . Kalau aku siapa tahu salah satu dari mereka ada yang mau sama aku " ucap Rere.

" Jangan terlalu tinggi Re . Dito juga ganteng . Baik lagi " ucap Zea .

" Stop ya bu Zea . Please , stop ngomongin Dito " ucap Rere .

" Hahaha kamu ini lucu sekali . Tapi biasanya nanti yang bucin itu kamu hlo " ucap Zea .

" Aku mau marah dulu sama ibu " ucap Rere .

Arron melihat bagaimana Zea tertawa bersama Rere . Cantik dan juga anggun .

" Jangan macam-macam " ucap Kevin tahu jika Arron mengagumi Zea .

" Aku sudah lamar dia " ucap Arron tanpa rasa bersalah .

" Apa kamu bercanda Arron . Bahkan dia masih bersuami . Ya meskipun dia akan bercerai " ucap Kevin tak percaya .

" Jangan ikut campur " ucap Arron lalu pergi meninggalkan Kevin .

Kevin menggelengkan kepalanya . Tak percaya dengan apa yang di lakukan oleh Arron .

Billy kembali mendatangi ruangan Zea . Billy tidak tahu harus bagaimana agar bisa berbicara dengan Zea . Maka dari itu Billy menemui Zea di kantor . Padahal sudah ada aturan tidak boleh mencampur aduk urusan pribadi dan juga urusan kantor .

" Aku mau berbicara sebentar Zea " ucap Billy .

" Ini sudah jam kerja " ucap Zea tanpa mengalihkan pandangannya pada laptopnya .

" Tapi tadi kamu bilang bisa bicara setelah makan Zea " ucap Billy sudah mulai emosi

" Aku tidak bilang seperti itu" ucap Zea .

" Kamu bilang nanti kita bisa bicara Zea " ucap Billy .

" Kita akan bicara di pengadilan Billy . Sekarang keluarlah kita sedang bekerja " ucap Zea

" Tapi aku tidak ingin berpisah dengan mu Zea . Aku akui aku salah Zea . Tapi aku mau berubah . Aku akan keluar dari pekerjaan ini Zea . Dan mencari pekerjaan lain " ucap Billy .

" Tidak perlu Billy . Semua sudah berakhir " ucap zea .

Rere dan Dito dapat mendengar pembicaraan keduanya . Namun mereka tetap diam tidak mau ikut campur .

" Aku tidak mau zea . Aku mencintaimu . Perceraian ini tidak akan pernah terjadi Zea " ucap Billy .

Billy lalu keluar dari ruangan Zea dengan membanting pintu . Rere dan Dito terlonjak kaget .

Zea menutup wajah nya dengan kedua tangannya . Zea tak pernah berpikir rumah tangganya akan berakhir begitu cepat .

" Maaf telah mengganggu pekerjaan kalian " ucap Zea kepada kedua rekannya .

" Ibu baik-baik saja ?" tanya Rere hati-hati .

" Saya baik Re " ucap Zea sambil tersenyum .

Rere juga ikut tersenyum lega .

" Pantas saja bu Zea akhir-akhir ini terlihat berbeda . Penampilannya semakin cantik . Tapi aku suka yang sekarang " ucap Rere .

" Tapi kenapa mereka berpisah . Padahal mereka pasangan serasi setelah kita " ucap Dito .

" Dito ....." teriak Rere .

" Sumpah nggak lucu Dito . Kamu punya kekasih Dito ingat itu " ucap Rere .

" Kita sudah putus " ucap Dito .

" Terus kamu putus , kamu mau aku jadikan aku pelampiasan mu gitu . Sorry ya Dito , aku enggak mau . Emang aku cewek apaan " ucap Rere .

" Enggak Re . Aku pacaran sama dia karena kamu juga " ucap Dito .

" Kok jadi aku yang di salahin " ucap Rere tak terima .

" Dia teman sekolah mu . Waktu reuni kamu mengajak ku . Dan dia suka sama aku . Aku nggak suka sama dia Re . Tapi aku sukanya sama kamu " ucap Dito .

" Kamu ngomong gitu lagi . Aku pindah ke dalam sama bu Zea " ucap Rere .

" Baik . Aku akan membuktikan kalau aku tidak bercanda . Aku akan mengejar mu " ucap Dito .

" Yaya terserah " ucap Rere .

" Tunggu Dito " tiba-tiba Rere berbicara dengan antusias .

" Aku di sini . Nggak pergi " ucap Dito

" Apa isu Sarah hamil ada sangkut pautnya dengan ini " ucap Rere

" Diam Re , jangan sampai ada yang tahu . Cukup kuta berdua " ucap Dito .

Rere mengangguk setuju .

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!