mengintip

Zea menatap Arron tak percaya . Arron membuatnya di dalam situasi yang semakin rumit . Padahal Arron tahu jika Zea sudah memiliki suami . Meskipun Zea tidak ingin lagi bersama Billy . Tapi semua ini salah .

" Arron bisa kita bicara sebentar ?" ucap Zea dengan lembut namun terdengar tegas .

" Ada apa nak ?" tanya Ibu Amora .

" Tidak apa-apa tante . Saya hanya ingin berbicara sebentar dengan Arron . Apa tidak apa-apa jika saya tinggal sebentar ?" tanya Zea

" Iya silahkan . Berbicaralah " ucap Ayah Abraham .

Arron mengikuti langkah Zea . Arron tahu Zea pasti akan memakinya .

" Apa kamu gila " ucap Zea

" Aku tidak punya pilihan " ucap Arron

" Tapi kamu tahu aku sudah berkeluarga . Dan aku tidak mengenalmu . Kamu hanya atasan dan aku bekerja di perusahaan mu " ucap Zea .

" Tapi aku menyukaimu " ucap Arron .

" Lelaki seperri mu bisa dengan mudah mendapatkan wanita manapun . Kamu tampan dan juga banyak uang . Kenapa harus aku " ucap Zea

" Tapi aku hanya menginginkan kamu " ucap Arron .

" Aku tidak mau " ucap Zea lalu pergi dari sana .

Arron merasa bersalah dengan Zea . Tapi Arron tidak ingin di jodohkan . Apalagi dengan wanita yang membuat Arron kesusahan .

Arron kembali ke meja dimana kedua orang tuanya berada . Dengan wajah yang lesu .

" Ada apa Arron ? Dimana Zea ?" tanya Ibu Amora .

" Maaf bu, dia sedang ada urusan mendadak " ucap Arron .

" Apa dia marah ? Kamu tidak memberitahunya terlebih dahulu Arron ?" tanya Ibu Amora .

" Iya bu . Aku minta maaf " ucap Arron .

" Kenapa kamu tidak mau dengan Angel saja ?" tanya Ayah Abraham .

" Wanita itu seperti kupu-kupu malam " ucap Arron .

" Tapi dia berasal dari keluarga baik-baik Arron " ucap Ayah Abraham .

" Aku tidak mau . Aku hanya mencintai Zea " ucap Arron tegas

" Tahu apa kamu tentang cinta " ucap Ayah Abraham .

" Jangan meledekku . Aku mau pergi

 . Aku harus membujuknya " ucap Arron meninggalkan orang tuanya .

Zea benar-benar tak habis pikir dengan tindakan Arron . Arron suka bertindak sesuka hatinya .

" Apa dia pikir dengan ketampanannya dan juga kaya aku langsung mau kepadanya " ucap Zea di buat kesal .

Hari ini Zea ingin mampir untuk menjemput Simbok . Dan juga beberapa barangnya yang masih tertinggal .

Zea lalu masuk ke dalam rumah . Zea masih membawa kunci pintu rumahnya . Tapi betapa terkejutnya Zea . Saat Zea baru saja masuk . Zea sudah di suguhi dengan kemesraan kedua insan yang sedang di mabuk cinta .

" Waw" Zea bertepuk tangan seraya berjalan mendekati Billy dan Sarah .

Billy lalu mendorong tubuh Sarah hingga terjatuh .

" Billy sakit" teriak Sarah .

" Ini bukan tempat mu untuk berperilaku menjijikan Billy . Aku akan menjual rumah ini . Tadinya aku tidak ingin menjual rumah ini . Tapi setelah melihat kalian ini . Aku menjadi semakin yakin sekarang " ucap Zea .

" Zea aku bisa jelaskan Zea . Ini tidak seperti yang kamu pikiran Zea " ucap Billy berjalan mendekati Zea . Dengan baju Billy yang sudah terlihat berantakan. .

" Stop ! " teriak Zea .

" Jangan mendekat atau menyentuhku sedikitpun Aku sudah tidak ingin bertemu dengan mu " ucap Zea .

" Simbok ayo kita berangkat sekarang " ucap Zea .

" Sayang tolong aku . Perut aku sakit " rintih Sarah .

" Sudah semua mbok kita pergi sekarang " ucap Zea

" Aku busa jelaskan Zea . Tinggu zea " teriak Billy .

Sedangkan Sarah merintih kesakitan . Karena dorongan Billy yang cukup keras membuat .

" Cepat tolong aku Billy . Aku tidak ingin anak aku kenapa-napa " ucap Sarah .

Billy lalu membawa Sarah ke rumah sakit . Sarah tiba-tiba tak sadarkan diri .

Zea tak lagi bisa meneteskan air matanya . Rasanya hati Zea sudah habis untuk Billy . Perasaan cinta untuk Billy kini menjadi benci yang sangat dalam . Pengorbanan yang Zea lakukan . Tak lagi di hargai oleh Billy .

" Non tidak apa-apa ? " tanya Simbok .

" Simbok ini . Zea tidak apa-apa Simbok . Nih Zea juga tidak nangis . Zea bukan Zea yang dulu mbok . Sekarang Zea mau menata hidup Zea lagi " ucap Zea .

" Non Zea pasti bisa . Non Zea pasti kuat . Non Zea wanita yang cantik . Pasti sangat mudah untuk mendapat yang lebih lagi dari dia ." ucap Simbok .

" Makasih mbok " ucap Zea tersenyum manis .

Simbok tak lagi berbicara . Simbok menahan air matanya untuk tidak menangis . Simbok juga belum memberitahu Mama Zea . Kali ini Simbok menunggu waktu yang pas .

Takut juga jika Mama Zea berbuat sesuatu .

" Kamar Simbok ada di sana . Maaf rumahnya todak seperti yang lama . Tapi di sini lebih nyaman mbok . Dan tolong ya mbok kalau Billy minta alamat aku. Tolong jangan di beritahu ya mbok " ucap Zea .

" Siap bos " ucap Simbok memberi hormat .

Zea tersenyum kepada Simbok .

" Zea ke atas dulu mbok " ucap Zea .

Zea sangat lelah hari ini . Tidak dengan Arton maupun Billy . Tapi Zea tidak habis pikir dengan Billy . Sampai membawa pulang selingkuhannya . Ternyata dua tahun itu singkat . Dan selama pacaran bertahun-tahun tak ada artinya .

" Pak kita bisa bertemu besok siang . Di jam saya istirahat " ucap Zea kepada pengacaranya di sambungan ponselnya .

" Ya " jawab dari seberang sana .

Zea menghela nafasnya lega . Zea tertidur tanpa makan malam. Simbok juga tidak membangunkan Zea . Simbok tahu , pasti Zea lelah saat ini.

" Semoga masalah non segera terselesaikan " ucap Simbok lalu menutup pintu kamar Zea .

Pagi harinya Zea sudah bersiap untuk bekerja . Meskipun ada rasa malas . Tapi Zea harus menyelesaikan masalahnya . Setelah itu Zea akan memilih untuk mengundurkan diri .

Zea sudah berada di lobi perusahaan . Tak sengaja , saat itu Arton juga baru saja keluar dari mobil . Zea langsung pergi begitu saja . Tanpa melihat Arron . Zea berlalu begitu saja .

Arton tidak memaksakan Zea . Apalagi di perusahaan . Zea pasti akan Menemukan masalah baru karenanya .

Zea berpapasan dengan Sarah . Saat Zea pergi ke toilet . Dengan Sengaja Sarah mual di dekat Zea

" Aduh sayang . Anak mama , yang pintar ya . Kita lagi bekerja " ucap Sarah sedikit keras seraya mengelus perutnya yang rata .

Zea sama sekali tak boleh terpancing oleh ucapan Billy . Zea lalu meninggalkan Sarah . Namun dengan sengaja Sarah menabrakkan dirinya kepada Zea .

Hingga membuat Sarah terjatuh

Orang yang melihatnya seakan Zea yang menabrak Sarah .

Zea mengerti jika Sarah sengaja melakukannya .

" Ya ampun , kamu tidak apa-apa Mbak ? Anak kamu baik-baik saja kan ?" ucap Zea sedikit kencang .

Zea sengaja mengatakan itu . Supaya Sarah terkena imbasnya sendiri . Dengan tersenyum tipis Zea membantu Sarah .

Wajah Sarah memerah . Tak percaya Zea akan melakukan itu . Sarah lalu pergi dari sana . Tak menerima bantuan dari Zea .

Zea tersenyum melihat kekesalan Sarah .

" Senang sekali kamu hari ini " ucap Arron .

" Bukan urusan mu " ucap Zea .

Zea tak lagi peduli Arron adalah atasannya . Zea tidak lagi memanggil Arron dengan sopan.

" Itu menjadi urusan ku . Mulai tadi malam " ucap Arron .

" Apa hobimu mengintip di kamar mandi perempuan " ucap Zea dengan kesal

Bisa-bisanya Arron berada di sekitar kamar mandi perempuan .

Perempuan yang hendak ke. Kamar mandi justru tersenyum mendengar ucapan Zea .

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!