Mengunjungi Kakek

Setelah bosan melihat jam, akhirnya jam pulang kantor pun tiba. Shaka bergegas turun ke bawah dan pergi ke butik Alena. Sesampainya disana, Alena tengah sibuk melayani kliennya. Shaka duduk disebuah sofa dan menunggu Alena selesai berbincang dengan kliennya. Alena sendiri tidak tau bahwa Shaka sudah berada disana. Shaka terus memperhatikan Alena sambil sesekali tersenyum. Dia baru menyadari bahwa Alena sangatlah cantik.

Setelah lama menunggu, akhirnya kliennya pulang. Alena berdiri dan hendak berbalik ke ruangannya namun dia terkejut melihat seseorang sedang duduk disudut ruangan sambil terus menatapnya. Alena segera melangkahkan kakinya menemui seseorang yang tak lain adalah Shaka.

"Shaka, maaf telah membuatmu menunggu." ucap Alena yang kini telah berdiri dihadapan Shaka.

Shaka beranjak dari tempat duduknya. "Sudahlah, kita kan sudah berdamai. Untuk apa merasa takut. Ayo pergi ke rumah kakek." ucap Shaka.

Alena mengangguk. Dia pergi ke ruangannya dan mengambil tasnya lalu kembali menghampiri Shaka. Mereka berdua keluar lalu meluncur ke rumah kakek.

Sepanjang perjalanan, mereka hanya diam-diaman saja. Shaka mencoba membuka pembicaraan. "Bagaimana butikmu?" tanya Shaka.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar." ucap Alena.

"Apakah klienmu yang bernama Viana masih sering mengunjungimu?" tanya Shaka.

"Ya, Nona Viana selalu datang seminggu sekali untuk mengajakku ngopi." ucap Alena.

"Dia sangat baik bukan? Dia juga istri yang sangat baik. Sean selalu memujinya ketika bersamaku." ucap Shaka. Sepertinya dia ingin memancing Alena dengan kalimat istri yang baik.

"Nona Viana memang luar biasa. Bahkan dia jago bela diri. Aku sangat kagum padanya." ucap Alena sambil tersenyum.

"Ya, dia memang istri yang sangat baik untuk Sean. Dia selalu melakukann kewajibannya sebagai istri." Balas Shaka.

"Dia bisa memasak dan mengurus anak-anaknya dengan baik. Tentu dia disebut istri yang baik." Tambah Alena.

Shaka kehabisan kata. Alena selalu bisa membalikkan kata-katanya. Padahal dia ingin Alena menanyakan bagaimana cara menjadi istri yang baik.

Alena tersenyum saat Shaka tidak menanyakan apa-apa lagi. Aku tau arah tujuanmu menanyakan itu Shaka. Tapi maaf aku tidak tertarik untuk membicarakannya denganmu. Batin Alena.

Sementara itu.

"Sayang, ada apa?" tanya Sean saat melihat Viana bersin sejak tadi.

"Entahlah, tiba-tiba saja aku bersin. Tapi aku tidak sakit." ucap Viana.

"Kalau kata Tante Celin, mungkin sedang ada yang membicarakanmu. Tapi aku yakin itu hal baik karena kau kan orang yang sangat baik." Sean tersenyum dan sambil mengelus kepala Viana.

"Semoga saja sayang." Viana juga tersenyum.

Shaka dan Alena sudah sampai dipekarangan rumah kakek. Kakek sendiri terkejut saat ada seorang pengawal rumahnya yang memberitahukan perihal kedatangan Shaka dan Alena.

Kakek pun bergegas kedepan pintu dan menemui mereka. Wajah kakek terlihat sangat senang. Dia terus mengembangkan senyuman dan memeluk Shaka erat. Shaka heran dengan perlakuan kakek yang tidak biasanya seperti itu. Kakek yang keras dan tegas tiba-tiba berubah menjadi lembut dan hangat. Dan pelukan ini adalah pelukan pertama kakek untuk Shaka. Terakhir kakek memeluk Shaka saat dia berusia 10 tahun. Shaka juga memeluk erat kakek. Dia juga sangat rindu dengan pelukan hangat kakeknya selama 17 tahun ini.

Alena terharu melihat kakek yang begitu menyayangi Shaka. Namun dia bersedih karena dugaannya benar. Sedang terjadi sesuatu pada kakek namun beliau tidak mau mengatakannya kepada siapapun.

Kakek mempersilahkan Shaka dan Alena untuk duduk diruang keluarga. Mereka mengobrol ringan sore itu. Kakek terlihat sangat bahagia. Sesekali dia tertawa ketika menceritakan masa-masa saat Shaka masih kecil. Shaka yang begitu nakal dan galak. Dia sering membuat semua orang kerepotan oleh tingkah nakalnya. Shaka sendiri hanya cengengesan mendengar cerita kakek. Sedangkan Alena selalu tersenyum sepanjang kakek bercerita.

Tiba-tiba Hp Shaka berdering. Shaka melihat dilayar hpnya bahwa yang memanggil adalah Sean. Shaka langsung mengangkatnya. "Halo." jawab Shaka.

"Shaka, bisakah kita bertemu sekarang. Aku akan melakukan perjalanan bisnis besok pagi. Jadi waktu meeting kita dimajukan sore ini." ucap Sean.

"Baiklah, dimana kita bertemu?" tanya Shaka.

"Di hotel milik Papaku saja. Aku akan pergi kesana sekarang." ucap Sean.

"Baiklah sampai jumpa." Shaka mematikan hpnya.

"Kakek, Alena aku akan pergi meeting dengan Sean sebentar. Tetaplah mengobrol disini. Aku akan segera kembali." ucap Shaka.

Alena dan kakek pun mengangguk. Shaka melangkah meninggalkan Alena dan Kakek. Alena menatap serius ke arah kakek. Perlahan dia memegang tangan kakek. Kakek menatapnya dan melihat mata Alena yang sedang berkaca-kaca.

"Alena ada apa?" tanya kakek dengan raut wajah khawatir.

"Shaka tidak disini. Sekarang katakanlah kek, apa yang terjadi pada kakek? Apa kakek sedang menyembunyikan sesuatu dari kami?" Kini air mata Alena jatuh membasahi pipinya.

"Apa maksudmu, kakek tidak menyembunyikan apa-apa. Memangnya apa yang harus kakek sembunyikan dari kalian?" Kakek berusaha menyangkal tuduhan Alena.

"Kakek jangan berbohong, kakek bisa membohongi mereka. Tapi tidak kepadaku kek. Aku tau tujuan kakek ingin menyatukan mereka bukan hanya untuk warisan saja." ucap Alena disela isak tangisnya.

Kakek terdiam. Dia menatap lekat wajah cucu menantunya itu. Matanya memancarkan ketulusan dan kebaikan dalam dirinya. Perlahan dia menghapus air mata Alena dan mengusap kepalanya. "Kau sangat baik Nak. Aku bahagia bisa meninggalkan cucuku bersamamu." Tanpa terasa air mata kakek juga jatuh membasahi pipinya.

Alena terkejut dengan kalimat kakek. "Apa maksud kakek meninggalkan?"

Kakek menghela nafas berat. Air matanya kembali mengalir. "Jangan katakan ini pada siapapun." ucap kakek.

Alena terdiam. Jantungnya terus berdebar menantikan jawaban kakek. "Kakek di vonis meningidap penyakit kanker paru-paru dan kakek hanya bisa bertahan selama sebulan sejak kakek divonis. Itu artinya kakek hanya memiliki waktu 2 minggu lagi untuk bersama kalian." ucap kakek.

Alena menutup mulutnya. Dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Kakek akan meninggalkan mereka selamanya. "Kakek, kita masih bisa melakukan pengobatan untuk kakek bukan?" Alena mencoba berharap.

"Tidak ada harapan untuk kakek. Karena sudah stadium akhir dan sudah sangat parah. Melakukan tindakan operasi atau melakukan pengobatan tidak akan berhasil. Bahkan rumah sakit terbaik diluar Negeri pun menyerah oleh penyakit kakek karena kakek terlambat mengetahui penyakit ini." ucap kakek.

"Tapi kakek masih terlihat sehat. Ini pasti bohong kan." Mata Alena menatap serius.

"Kakek terlihat seperti ini karena semangat kakek saat melihat kalian. Kakek sangat bahagia melihat Shaka yang sudah menemukan istri sebaik dirimu. Alena, berjanjilah untuk selalu disamping Shaka. Walaupun dia orang yang arogan, tapi dia mempunyai sisi yang lembut. Kakek mohon tetaplah disampingnya apapun yang terjadi. Besumpahlah untuk senantiasa bersamanya." Kakek memegang tangan Alena dengan raut wajah penuh harap.

Terpopuler

Comments

SənyaMikū Wangy ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)

SənyaMikū Wangy ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)

500

2023-04-02

0

Vivia

Vivia

😭😭😭sediiiih"""

2022-05-23

0

Vivia

Vivia

😭😭😭sediiiih"""..

2022-05-23

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog & Visual
2 Kecelakaan
3 Pengganti
4 Perlakuan Kasar
5 Kejam
6 Terluka
7 Makan Malam Mendadak
8 Keputusan Kakek
9 Tamu
10 Permintaan Ibu
11 Tentang Kecelakaan Itu
12 Merasa Tersaingi
13 Undangan Kakek
14 Keputusan
15 Kakek
16 Tawaran Shaka
17 Bertemu Fredi
18 Berteman
19 Mengunjungi Kakek
20 Sebatas Kesabaran
21 Drop
22 Kenyataan
23 Wasiat Kakek
24 Kedatangan
25 Rencana
26 Pencarian
27 Ancaman Nadia
28 Sakit
29 Kebenaran
30 Pengakuan
31 Menemukanmu
32 Shaka yang Malang
33 Gotong Royong
34 Sholat Jum'at
35 Usaha Tia
36 Menumpang
37 Diurut
38 Berdebat
39 Jebakan Berbuah Manis
40 Romantis
41 Pulanglah Bersamaku
42 Berpamitan
43 Pulang
44 Sadar
45 Rencana
46 Pulang Ke Rumah
47 Bekerja
48 Kedatangan Fredi
49 Kedatangan Nadia
50 Curiga
51 Ini Mustahil
52 Musuh Dalam Selimut
53 Kembali
54 Resepsi Pernikahan
55 Penculikan
56 Tidak Disangka
57 Berkorban
58 Kesedihan
59 Ternyata Dia Jujur
60 Manja
61 Pernikahan Radit dan Ira
62 Bahagia (Final Episode)
63 Extra CH - Rencana Ke Desa
64 Extra CH - Liburan
65 Extra CH - Best Couple
66 Extra CH - Pulang
67 Extra CH - Semakin Terlihat
68 Season 2 - Prolog
69 Ayo Dukung Author
70 Season 2 - Introvert Girl
71 Season 2 - Teman Baru
72 Season 2 - Teman Sungguhan
73 Season 2 - Baksos
74 Season 2 - Miko Hilang
75 Season 2 - Pertemuan
76 Season 2 - Bertemu Lagi
77 Season 2 - Makan Malam
78 Season 2 - Pergi dengan Reyza
79 Season 2 - Kebaikan Reyza
80 Season 2 - Insiden
81 Season 2 - Obrolan
82 Season 2 - Sama-sama Jujur
83 Season 2 - Hijrah
84 Season 2 - Baksos Lagi
85 Season 2 - Rencana Licik
86 Season 2 - First Night
87 Season 2 - Phobia
88 Season 2 - Mencoba
89 Season 2 - Rumor
90 Season 2 - Kabar Duka
91 Season 2 - Berterus Terang
92 Season 2 - Berkunjung
93 Season 2 - Resepsi Pernikahan
94 Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95 Season 2 - Konferensi Pers
96 Season 2 - Terduga
97 Season 2 - Ternyata Dia adalah
98 Season 2 - Wanita Tua
99 Season 2 - Akhir Kisah
100 Season 2 - Extra Part 1
101 Season 2 - Extra Part 2
102 Pengumuman Novel Terbit
103 Season 2 - Extra Part 3
104 Season 2 - Extra Part 4
105 Season 2 - Extra Part 5
106 Season 2 - Extra Part 6
107 Season 2 - Extra Part 7
108 Season 2 - Extra Part 8
109 Season 2 - Extra Part 9
110 Season 2 - Extra Part 10
111 Season 2 - Extra Part 11
112 Season 2 - Extra Part 12
113 Season 2 - Extra Part 13
114 Season 2 - Extra Part 14
115 Season 2 - Extra Part 15
116 Season 2 - Extra Part 16
117 Season 2 - Extra Part 17
118 Season 2 - Extra Part 18
119 Season 2 - Extra Part 19
120 Season 2 - Extra Part 20
121 Season 2 - Extra Part 21
122 Season 2 - Extra Part 22
123 Season 2 - Extra Part 23
124 Season 2 - Extra Part 24
125 Season 2 - Extra Part 25
126 Season 2 - Extra Part 26
127 Season 2 - Extra Part 27
128 Season 2 - Extra Part 28
129 Season 2 - Extra Part 29
130 Season 2 - Extra Part Ending
131 Terima Kasih
132 Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133 Novel baru
134 Novel Istri Bayangan (Rayden)
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Prolog & Visual
2
Kecelakaan
3
Pengganti
4
Perlakuan Kasar
5
Kejam
6
Terluka
7
Makan Malam Mendadak
8
Keputusan Kakek
9
Tamu
10
Permintaan Ibu
11
Tentang Kecelakaan Itu
12
Merasa Tersaingi
13
Undangan Kakek
14
Keputusan
15
Kakek
16
Tawaran Shaka
17
Bertemu Fredi
18
Berteman
19
Mengunjungi Kakek
20
Sebatas Kesabaran
21
Drop
22
Kenyataan
23
Wasiat Kakek
24
Kedatangan
25
Rencana
26
Pencarian
27
Ancaman Nadia
28
Sakit
29
Kebenaran
30
Pengakuan
31
Menemukanmu
32
Shaka yang Malang
33
Gotong Royong
34
Sholat Jum'at
35
Usaha Tia
36
Menumpang
37
Diurut
38
Berdebat
39
Jebakan Berbuah Manis
40
Romantis
41
Pulanglah Bersamaku
42
Berpamitan
43
Pulang
44
Sadar
45
Rencana
46
Pulang Ke Rumah
47
Bekerja
48
Kedatangan Fredi
49
Kedatangan Nadia
50
Curiga
51
Ini Mustahil
52
Musuh Dalam Selimut
53
Kembali
54
Resepsi Pernikahan
55
Penculikan
56
Tidak Disangka
57
Berkorban
58
Kesedihan
59
Ternyata Dia Jujur
60
Manja
61
Pernikahan Radit dan Ira
62
Bahagia (Final Episode)
63
Extra CH - Rencana Ke Desa
64
Extra CH - Liburan
65
Extra CH - Best Couple
66
Extra CH - Pulang
67
Extra CH - Semakin Terlihat
68
Season 2 - Prolog
69
Ayo Dukung Author
70
Season 2 - Introvert Girl
71
Season 2 - Teman Baru
72
Season 2 - Teman Sungguhan
73
Season 2 - Baksos
74
Season 2 - Miko Hilang
75
Season 2 - Pertemuan
76
Season 2 - Bertemu Lagi
77
Season 2 - Makan Malam
78
Season 2 - Pergi dengan Reyza
79
Season 2 - Kebaikan Reyza
80
Season 2 - Insiden
81
Season 2 - Obrolan
82
Season 2 - Sama-sama Jujur
83
Season 2 - Hijrah
84
Season 2 - Baksos Lagi
85
Season 2 - Rencana Licik
86
Season 2 - First Night
87
Season 2 - Phobia
88
Season 2 - Mencoba
89
Season 2 - Rumor
90
Season 2 - Kabar Duka
91
Season 2 - Berterus Terang
92
Season 2 - Berkunjung
93
Season 2 - Resepsi Pernikahan
94
Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95
Season 2 - Konferensi Pers
96
Season 2 - Terduga
97
Season 2 - Ternyata Dia adalah
98
Season 2 - Wanita Tua
99
Season 2 - Akhir Kisah
100
Season 2 - Extra Part 1
101
Season 2 - Extra Part 2
102
Pengumuman Novel Terbit
103
Season 2 - Extra Part 3
104
Season 2 - Extra Part 4
105
Season 2 - Extra Part 5
106
Season 2 - Extra Part 6
107
Season 2 - Extra Part 7
108
Season 2 - Extra Part 8
109
Season 2 - Extra Part 9
110
Season 2 - Extra Part 10
111
Season 2 - Extra Part 11
112
Season 2 - Extra Part 12
113
Season 2 - Extra Part 13
114
Season 2 - Extra Part 14
115
Season 2 - Extra Part 15
116
Season 2 - Extra Part 16
117
Season 2 - Extra Part 17
118
Season 2 - Extra Part 18
119
Season 2 - Extra Part 19
120
Season 2 - Extra Part 20
121
Season 2 - Extra Part 21
122
Season 2 - Extra Part 22
123
Season 2 - Extra Part 23
124
Season 2 - Extra Part 24
125
Season 2 - Extra Part 25
126
Season 2 - Extra Part 26
127
Season 2 - Extra Part 27
128
Season 2 - Extra Part 28
129
Season 2 - Extra Part 29
130
Season 2 - Extra Part Ending
131
Terima Kasih
132
Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133
Novel baru
134
Novel Istri Bayangan (Rayden)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!