Undangan Kakek

Shaka sudah kembali ke kantornya. Dia sedang berkutat dengan laptopnya. Namun tiba-tiba sebuah dering telepon membuyarkan konsentrasinya.

Shaka mengangkat teleponnya. "Iya Kek ada apa?"

"Datanglah bersama istrimu malam nanti." ucap kakek.

"Kenapa buru-buru kek, kami.....Halo...Halo."

Kakek Shaka mematikan panggilannya. Shaka mengusap wajahnya kasar. "Astaga kakek tidak bisakah kakek membiarkanku menyelesaikan kalimatku?" Shaka beranjak dari kursinya dan menatap keluar melalui kaca jendela besarnya diruangan itu. Dia melihat pemandangan kota yang penuh dengan kendaraan dan kesibukan dimana-mana.

Shaka menelpon Alena.

"Halo." jawab Alena.

"Persiapkan dirimu untuk nanti malam, kita akan pergi ke rumah kakek." Shaka langsung mematikan panggilannya.

Alena menghela nafas panjang. "Ya Allah ada apalagi ini." Alena menjatuhkan tubuhnya ke sofa ruangannya. Matanya menatap dinding berwarna kuning yang merupakan warna kesukaannya.

Alena pergi dan mengambil sebuah dress yang akan dia pakai malam nanti. Pilihannya jatuh kepada sebuah dress tertutup berwarna gold.

Jam pulang pun tiba. Alena bergegas hendak pulang namun langkahnya terhenti kala melihat seseorang berhenti tepat didepannya. Dia adalah Sammy, seorang pengusaha muda yang sejak sebulan lalu terus mengganggu Alena.

Bram tersenyum lembut kepada Alena. "Hai Alena, kau mau kemana?" sapa Sammy.

"Aku ingin pulang." jawab Alena datar.

"Bagaimana kalau aku antar." tawar Sammy.

"Tidak, aku membawa mobil." tolak Alena.

"Apa kau sibuk malam ini?" tanya Sammy lagi.

"Aku sangat sibuk. Maaf." Alena meneruskan langkahnya menuju mobilnya. Sammy tersenyum melihat penolakan Alena. "Kau berhasil membuatku penasaran. Aku akan berusaha mendapatkanmu."

Alena melajukan mobilnya pulang kerumah. Sesampainya dirumah, ternyata Shaka juga sudah pulang. Dia sedang duduk diruang keluarga. Tangannya sedang mengotak-atik ponselnya. Alena mencoba untuk tidak menghiraukannya. Dia berjalan perlahan menuju kamarnya.

"Jangan berpura-pura tidak melihat." Suara Shaka mengagetkannya. Alena langsung menghentikan langkahnya.

"Kemarilah." ucap Shaka tanpa menoleh.

Alena menghembuskan nafas pelan. Kenapa tidak kau saja yang kemari. Apa kau tidak punya kaki untuk berjalan. Gerutu Alena dalam hati. Dengan langkah gontai dia menghampiri Shaka.

"Ada apa Shaka." Alena sudah berdiri didepan Shaka.

"Duduk." perintah Shaka. Alena langsung mendudukkan dirinya diatas sofa tepat didepan Shaka.

Mata setajam elang, wajah sangar, suara seram. Kau lebih mirip monster. Batin Alena. Diam-diam dia memperhatikan wajah Shaka yang sebenarnya sangat tampan itu. Namun kesangarannya menutupi ketampanannya.

"Ingat, bersikaplah seolah kita adalah pasangan yang harmonis. Jangan banyak bicara dan jawab sekadarnya saja." ucap Shaka.

"Baik." jawab Alena.

"Pergilah, aku muak melihat wajahmu." usir Shaka.

Alena segera beranjak dari sofa. Sepanjang berjalan dia terus mengepalkan tangannya. Aku jauh lebih muak melihat wajahmu dasar laki-laki tidak berhati. Batin Alena.

Malam pun tiba. Alena sudah bersiap. Dia menuruni anak tangga satu persatu. Shaka yang menunggunya dibawah menatapnya sampai melongo karena Alena benar-benar cantik dan anggun dengan dress tertutup berwarna gold. Dia tidak terlihat seksi, tapi sungguh menawan.

Cih, tatapan apa itu. Apa sekarang kau sudah tergoda padaku? Apa kau kira aku akan memaafkan semua kesalahanmu selama ini? Tunggu sampai kau tau kebenaran itu sendiri dan kau akan bertekuk lutut dihadapanku dan memohon maaf dariku. Ingat Shaka, karma terus berjalan. Dan aku tidak akan semudah itu memaafkanmu. Batin Alena.

Sesampainya Alena dibawah.

"Kenapa lama sekali. Apa kau kira aku disini hanya untuk menunggumu?" tegur Shaka.

"Maaf." ucap Alena dengan wajah datar. Entah kenapa melihat Shaka marah seperti itu membuatnya semakin muak, bukan semakin takut.

"Ya sudah ayo." Shaka merapikan jasnya dan berjalan menuju mobil diikuti oleh Alena.

Sesampainya dirumah kakek. Semua pengawal rumah itu menyambut mereka. Dua orang pengawal membukakan pintu untuk mereka.

"Pegang lenganku." ucap Shaka. Dengan berat Hati Alena memegang lengan Shaka dan mereka berjalan memasuki rumah mewah itu. Kakek tengah berdiri menyambut mereka dengan senyuman.

Kini mereka semua sudah duduk dimeja makan. Tak lama kemudian, Shaka mendengar derap langkah kaki di belakangnya. Dia menoleh dan terkejut saat melihat bahwa yang datang Adalah Fredi sang adik tiri dan Felly ibunya. Shaka menatap kakek dengan tatapan kecewa. Tidak dia sangka, ternyata kakek juga mengundang mereka.

Setelah Fredi dan ibunya, mata shaka terus menatap tajam ke arah Fredi. Adik tirinya ini sangatlah tampan sama sepertinya, namun wajahnya terlihat lebih ramah dan hangat. Fredi tak henti-hentinya melirik Alena yang terlihat sangat cantik. Ternyata ini Istri Shaka. Aku tidak tau kalau Nadia punya adik secantik ini. Batin Fredi.

Tak lama kemudian, mereka juga mendengar derap langkah seseorang. Semua menoleh, dan ternyata itu adalah ibu Shaka. Dia juga terlihat kaget karena sang pelakor ada disini.

Ibu Shaka berjalan menuju meja makan dan menyilangkan tangannya. "Ayah kenapa sang pelakor dan anak haramnya ada disini?" ucap ibu Shaka sambil tersenyum sinis.

Ibu Fredi tampak emosi mendengar kalimat ibu Shaka. "Jagalah bicaramu." balas ibu Fredi.

"Masih mending aku hanya tidak bisa menjaga mulut. Daripada kau tidak bisa menjaga dirimu dan menggoda suami orang." Tersenyum mengejek.

"Kau...."

"Diaammm!!!!" Kakek menggebrak meja dengan tangannya. Membuat kedua wanita itu langsunh terdiam.

"Rika, dudukah." ujar kakek.

Ibu Shaka langsung duduk dengan raut wajah kesal. Dia masih menatap sinis ke arah Felly. Alena melihat kebencian dimata ibu mertuanya.

"Apa kalian tau kenapa saya mengumpulkan kalian disini?" Mata kakek melihat wajah mereka satu persatu. Semua menggeleng.

"Tujuanku adalah.....Menyatukan kalian." ucap Kakek. Semua terkejut mendengar pernyataan kakek.

"Apa? Ayah apa aku tidak salah dengar? Tidak mungkin kami berbaikan dengan mereka." ucap ibu Shaka.

"Tutup mulutmu. Siapa juga yang mau berbaikan denganmu." Ibu Fredi tak mau kalah.

Sedangkan Shaka dan Fredi hanya saling memandang tajam tanpa berbicara sepatah kata pun. Alena merasa tegang dalam situasi ini. Dia tidak pernah berada diantara orang yang sedang bertengkar.

"Sudah hentikan. Rika!!! Felly!!!" Suara bentakan kakek kembali menghentikan ocehan mereka. Semua kembali terdiam.

"Sekarang semua ada ditangan kalian. Jika kalian tetap berseteru maka semua harta warisan akan aku sumbangkan ke Negara ini agar disalurkan kepada rakyat yang membutuhkan."

Kalimat kakek Shaka mampu membuat mereka semua melongo. "Apa????" Kedua pasangan ibu dan anak itu sama-sama terkejut dengan ucapan kakek. Hanya Alena yang bersikap biasa saja. Dia bahkan tidak mau berada disini hanya untuk menyaksikan pertengkaran dua keluarga itu.

"Aku tidak main-main dengan ucapanku. Jika kalian tidak bisa berbaikan dalam 1 bulan, maka aku akan menarik semua aset yang kalian miliki dan ucapkan selamat tinggal pada semua harta kalian. Kecuali butik milik Alena yang memang kerja kerasnya sendiri." tutur kakek.

Semua saling melempar tatapan tajam dan sumpah serapa dalam hati masing-masing.

.

.

.

Jangan lupa follow instagram @yenitawati24 ya biar nggak ketinggalan informasi terupdate dari author 😊

Terpopuler

Comments

Isabella Huang

Isabella Huang

Kakek yg bijaksana...😃👍🏻👍🏻👍🏻

2022-08-20

0

Isabella Huang

Isabella Huang

👍🏻👍🏻👍🏻👏🏻👏🏻👏🏻

2022-08-20

1

Bunga Angkasa 🪐🪐🪐🪐

Bunga Angkasa 🪐🪐🪐🪐

bijak alena 👍👍

2022-06-06

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog & Visual
2 Kecelakaan
3 Pengganti
4 Perlakuan Kasar
5 Kejam
6 Terluka
7 Makan Malam Mendadak
8 Keputusan Kakek
9 Tamu
10 Permintaan Ibu
11 Tentang Kecelakaan Itu
12 Merasa Tersaingi
13 Undangan Kakek
14 Keputusan
15 Kakek
16 Tawaran Shaka
17 Bertemu Fredi
18 Berteman
19 Mengunjungi Kakek
20 Sebatas Kesabaran
21 Drop
22 Kenyataan
23 Wasiat Kakek
24 Kedatangan
25 Rencana
26 Pencarian
27 Ancaman Nadia
28 Sakit
29 Kebenaran
30 Pengakuan
31 Menemukanmu
32 Shaka yang Malang
33 Gotong Royong
34 Sholat Jum'at
35 Usaha Tia
36 Menumpang
37 Diurut
38 Berdebat
39 Jebakan Berbuah Manis
40 Romantis
41 Pulanglah Bersamaku
42 Berpamitan
43 Pulang
44 Sadar
45 Rencana
46 Pulang Ke Rumah
47 Bekerja
48 Kedatangan Fredi
49 Kedatangan Nadia
50 Curiga
51 Ini Mustahil
52 Musuh Dalam Selimut
53 Kembali
54 Resepsi Pernikahan
55 Penculikan
56 Tidak Disangka
57 Berkorban
58 Kesedihan
59 Ternyata Dia Jujur
60 Manja
61 Pernikahan Radit dan Ira
62 Bahagia (Final Episode)
63 Extra CH - Rencana Ke Desa
64 Extra CH - Liburan
65 Extra CH - Best Couple
66 Extra CH - Pulang
67 Extra CH - Semakin Terlihat
68 Season 2 - Prolog
69 Ayo Dukung Author
70 Season 2 - Introvert Girl
71 Season 2 - Teman Baru
72 Season 2 - Teman Sungguhan
73 Season 2 - Baksos
74 Season 2 - Miko Hilang
75 Season 2 - Pertemuan
76 Season 2 - Bertemu Lagi
77 Season 2 - Makan Malam
78 Season 2 - Pergi dengan Reyza
79 Season 2 - Kebaikan Reyza
80 Season 2 - Insiden
81 Season 2 - Obrolan
82 Season 2 - Sama-sama Jujur
83 Season 2 - Hijrah
84 Season 2 - Baksos Lagi
85 Season 2 - Rencana Licik
86 Season 2 - First Night
87 Season 2 - Phobia
88 Season 2 - Mencoba
89 Season 2 - Rumor
90 Season 2 - Kabar Duka
91 Season 2 - Berterus Terang
92 Season 2 - Berkunjung
93 Season 2 - Resepsi Pernikahan
94 Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95 Season 2 - Konferensi Pers
96 Season 2 - Terduga
97 Season 2 - Ternyata Dia adalah
98 Season 2 - Wanita Tua
99 Season 2 - Akhir Kisah
100 Season 2 - Extra Part 1
101 Season 2 - Extra Part 2
102 Pengumuman Novel Terbit
103 Season 2 - Extra Part 3
104 Season 2 - Extra Part 4
105 Season 2 - Extra Part 5
106 Season 2 - Extra Part 6
107 Season 2 - Extra Part 7
108 Season 2 - Extra Part 8
109 Season 2 - Extra Part 9
110 Season 2 - Extra Part 10
111 Season 2 - Extra Part 11
112 Season 2 - Extra Part 12
113 Season 2 - Extra Part 13
114 Season 2 - Extra Part 14
115 Season 2 - Extra Part 15
116 Season 2 - Extra Part 16
117 Season 2 - Extra Part 17
118 Season 2 - Extra Part 18
119 Season 2 - Extra Part 19
120 Season 2 - Extra Part 20
121 Season 2 - Extra Part 21
122 Season 2 - Extra Part 22
123 Season 2 - Extra Part 23
124 Season 2 - Extra Part 24
125 Season 2 - Extra Part 25
126 Season 2 - Extra Part 26
127 Season 2 - Extra Part 27
128 Season 2 - Extra Part 28
129 Season 2 - Extra Part 29
130 Season 2 - Extra Part Ending
131 Terima Kasih
132 Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133 Novel baru
134 Novel Istri Bayangan (Rayden)
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Prolog & Visual
2
Kecelakaan
3
Pengganti
4
Perlakuan Kasar
5
Kejam
6
Terluka
7
Makan Malam Mendadak
8
Keputusan Kakek
9
Tamu
10
Permintaan Ibu
11
Tentang Kecelakaan Itu
12
Merasa Tersaingi
13
Undangan Kakek
14
Keputusan
15
Kakek
16
Tawaran Shaka
17
Bertemu Fredi
18
Berteman
19
Mengunjungi Kakek
20
Sebatas Kesabaran
21
Drop
22
Kenyataan
23
Wasiat Kakek
24
Kedatangan
25
Rencana
26
Pencarian
27
Ancaman Nadia
28
Sakit
29
Kebenaran
30
Pengakuan
31
Menemukanmu
32
Shaka yang Malang
33
Gotong Royong
34
Sholat Jum'at
35
Usaha Tia
36
Menumpang
37
Diurut
38
Berdebat
39
Jebakan Berbuah Manis
40
Romantis
41
Pulanglah Bersamaku
42
Berpamitan
43
Pulang
44
Sadar
45
Rencana
46
Pulang Ke Rumah
47
Bekerja
48
Kedatangan Fredi
49
Kedatangan Nadia
50
Curiga
51
Ini Mustahil
52
Musuh Dalam Selimut
53
Kembali
54
Resepsi Pernikahan
55
Penculikan
56
Tidak Disangka
57
Berkorban
58
Kesedihan
59
Ternyata Dia Jujur
60
Manja
61
Pernikahan Radit dan Ira
62
Bahagia (Final Episode)
63
Extra CH - Rencana Ke Desa
64
Extra CH - Liburan
65
Extra CH - Best Couple
66
Extra CH - Pulang
67
Extra CH - Semakin Terlihat
68
Season 2 - Prolog
69
Ayo Dukung Author
70
Season 2 - Introvert Girl
71
Season 2 - Teman Baru
72
Season 2 - Teman Sungguhan
73
Season 2 - Baksos
74
Season 2 - Miko Hilang
75
Season 2 - Pertemuan
76
Season 2 - Bertemu Lagi
77
Season 2 - Makan Malam
78
Season 2 - Pergi dengan Reyza
79
Season 2 - Kebaikan Reyza
80
Season 2 - Insiden
81
Season 2 - Obrolan
82
Season 2 - Sama-sama Jujur
83
Season 2 - Hijrah
84
Season 2 - Baksos Lagi
85
Season 2 - Rencana Licik
86
Season 2 - First Night
87
Season 2 - Phobia
88
Season 2 - Mencoba
89
Season 2 - Rumor
90
Season 2 - Kabar Duka
91
Season 2 - Berterus Terang
92
Season 2 - Berkunjung
93
Season 2 - Resepsi Pernikahan
94
Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95
Season 2 - Konferensi Pers
96
Season 2 - Terduga
97
Season 2 - Ternyata Dia adalah
98
Season 2 - Wanita Tua
99
Season 2 - Akhir Kisah
100
Season 2 - Extra Part 1
101
Season 2 - Extra Part 2
102
Pengumuman Novel Terbit
103
Season 2 - Extra Part 3
104
Season 2 - Extra Part 4
105
Season 2 - Extra Part 5
106
Season 2 - Extra Part 6
107
Season 2 - Extra Part 7
108
Season 2 - Extra Part 8
109
Season 2 - Extra Part 9
110
Season 2 - Extra Part 10
111
Season 2 - Extra Part 11
112
Season 2 - Extra Part 12
113
Season 2 - Extra Part 13
114
Season 2 - Extra Part 14
115
Season 2 - Extra Part 15
116
Season 2 - Extra Part 16
117
Season 2 - Extra Part 17
118
Season 2 - Extra Part 18
119
Season 2 - Extra Part 19
120
Season 2 - Extra Part 20
121
Season 2 - Extra Part 21
122
Season 2 - Extra Part 22
123
Season 2 - Extra Part 23
124
Season 2 - Extra Part 24
125
Season 2 - Extra Part 25
126
Season 2 - Extra Part 26
127
Season 2 - Extra Part 27
128
Season 2 - Extra Part 28
129
Season 2 - Extra Part 29
130
Season 2 - Extra Part Ending
131
Terima Kasih
132
Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133
Novel baru
134
Novel Istri Bayangan (Rayden)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!