Keputusan

Kakek menatap mereka satu persatu. "Bagaimana? Apa kalian keberatan dengan keputusanku ini?"

Semua menatap kakek dan menggeleng.

"Bagus, mulai sekarang kalian akan menjadi tetangga. Aku sudah menyewa sebuah rumah disamping rumah Shaka untuk Fredi dan Felly. Didepan rumah kalian ada beberapa orang suruhanku yang akan mengawasi kalian. Aku ingin kalian saling berkunjung dan CCTV di masing-masing rumah kalian akan terhubung denganku." tutur kakek.

Semua terbelalak mendengar kalimat kakek. Bagaimana mungkin mereka yang saling membenci malah bersilatuhrahmi seakan tidak ada masalah.

"Ayah apa harus begitu? Dia ini pelakor Ayah." ucap ibu Shaka.

"Rika, hentikanlah. Jika kau tidak mau berbaikan dengannya dalam sebulan. Ucapkan selamat tinggal pada kehidupan mewah kalian." ucap kakek.

Ibu Shaka langsung terdiam. Semua masih saling memandang.

"Baiklah kek, kami akan mencoba untuk berbaikan." ucap Rika. Shaka yang juga tidak bisa melakukan apapun hanya diam dan pasrah dengan keputusan kakek. Matanya terus menatap tajam ke arah Fredi.

"Baiklah kita mulai dengan saling berjabat tangan." ucap kakek.

Mereka semua mengangguk dan saling berjabat tangan begitu juga dengan Alena. Saat tangannya menjabat tangan Fredi, terlihat senyum lembut yang terpancar dari wajahnya. Itu jelas, karena dia tidak punya masalah apapun dengan Fredi.

Shaka menurunkan tangan Alena setelah melihat mereka saling melempar senyuman.

Cih menjijikkan. Batin Shaka.

"Baiklah karena semua sudah berbaikan, ayo kita mulai makan malam ini. Dan selama sebulan ini kita akan makan malam 5 hari sekali." ucap kakek Shaka.

Semua mengangguk. Mereka memulai makan malamnya. Setelah selesai, mereka semua berpamitan untuk pulang. Rika, ibu Shaka ikut ke rumah Shaka karena dia akan tinggal disana dan semua perlengkapannya akan diantar pelayan rumahnya. Sedangkan Fredi dan ibunya akan tinggal disamping rumah Shaka besok.

Sesampainya dirumah.

"Aaaarrrrghhh, kenapa jadi begini!!!" Shaka berteriak sambil menjatuhkan tubuhnya di sofa ruang keluarga.

"Kita harus menuruti keinginan kakek jika ingin mempertahankan harta kita." ucap ibu Shaka.

Alena hanya diam mendengarkan percakapan antara ibu dan anak itu. Ini aneh, kakek tiba-tiba menginginkan mereka damai. Dan apa ini, bahkan ibu dan Shaka tidak memikirkan alasan keputusan kakek yang terkesan mendadak. Yang mereka pikirkan hanya harta dan harta saja. Astaga. Batin Alena.

"Tapi aku tidak sudih beramah tamah dengan Fredi Bu, dia....." Shaka menatap Alena. "Pergilah ke kamarmu." ucap Shaka. Alena melangkah menuju kamarnya.

Memangnya apa yang mau dia katakan sehingga aku tidak boleh dengar. Batin Alena.

Setelah kepergian Alena.

"Apa Ibu tidak lihat bagaimana tatapan Fredi pada Istriku? Dia terlihat menyukainya." ucap Shaka dengan raut wajah kesal.

"Apa kau cemburu?" tanya ibu.

"Apa? Cemburu? Oh lupakan lah Bu. Mana mungkin aku cemburu pada wanita pembawa sial sepertinya." ucap Shaka.

"Dia tidak membawa sial. Lihatlah dia sekarang, butiknya begitu terkenal. Dia mendulang sukses dalam waktu 2 bulan. Apa itu yang kau sebut pembawa sial?" Ibu Shaka berusaha memprovokasi Shaka agar dia tetap bertahan bersama Alena. Karena kalau mereka sampai bercerai atau bertengkar, maka dia bisa mengucapkan selamat tinggal pada seluruh harta warisan dari kakek Shaka.

"Sudahlah Bu, aku hanya tidak suka jika wanita bersuami dekat dengan pria lain. Itu akan menurunkan harga diriku sebagai suami." ucap Shaka.

"Ya sudah, kalau begitu kenapa kau sewot. Kau cukup memberitahu Alena kalau dia tidak boleh dekat dengan Fredi." ujar ibu.

"Tidak, Ibu saja yang mengatakannya. Jika aku yang mengatakannya maka dia akan besar kepala." Shaka melangkah meninggalkan ibu yang sedang tersenyum melihat kecemburuan puteranya. Itu terlihat jelas dari sikap dan kekesalannya tadi. Bahkan akhir-akhir ini dia tidak pernah memikirkan Nadia lagi. Raut wajahnya juga tidak tampak sedih dan murung lagi.

Shaka sudah sampai diatas. Saat dia hendak kekamarnya, dia melewati kamar Alena dan melihat pintu tidak ditutup rapat.

"Dasar ceroboh." Shaka mendekati pintu kamarnya dan hendak menggapai handle pintu itu. Namun dia menghentikan gerakan tangannya saat mendengar suara Alena yang sedang menelepon seseorang.

"Maaf Sam, aku tidak bisa menerimamu. Berhentilah menggangguku. Aku sudah bilang kalau aku sudah punya suami."

.............

"Tidak Sam, aku tidak bohong. Berhentilah mengganti kartumu dan menerorku dengan semua panggilanmu."

...........

Sahka terlihat geram mendengar itu. Tanpa permisi, dia masuk ke dalam kamar Alena dan merebut ponselnya. "Hei kau yang dipanggil Sam, berhentilah mengganggu Istriku atau aku akan menggorok lehermu dan menjadikannya umpan untuk memancing Hiu." Shaka mematikan panggilan itu. Dia menatap Alena dengan tatapan kesal.

"Sudah berapa kali dia menelponmu?" tanya Shaka.

"Sepuluh hingga dua puluh kali dalam sehari." jawab Alena.

"Apa kau tidak menyadari statusmu? Apa kau sengaja menggodanya dan membiarkannya mengganggumu?" Shaka semakin kesal.

"Bukan begitu, aku sudah mengatakan padanya bahwa aku adalah wanita bersuami tapi dia tidak percaya." Alena mencoba menjelaskan. Oh Ayolah Shaka hentikan omong kosong ini. Urusilah urusanmu sendiri. Batin Alena.

"Lalu kenapa dia masih tetap mengganggumu?"

"Dia tidak percaya bahwa aku sudah bersuami karena tidak pernah melihatmu bersamaku. Tapi sepertinya sekarang dia percaya setelah berbicara denganmu tadi." ucap Alena.

"Bagus, sini berikan sim cardmu padaku agar aku bisa memakinya jika dia menghubungimu lagi."

"Tidak, semua pelangganku selalu menghubungiku ke nomor ini." tolak Alena.

"Kalau begitu suruh mereka menghubungimu ke nomor barumu." ucap Shaka.

Alena menatap kesal. Ingin rasanya dia melawan tapi dia takut si gila akan mengamuk dan menyakitinya.

"Baiklah, aku akan menyalinnya dulu." ucap Alena. Dia menyalin semua nomor yang ada di sim cardnya lalu membuka sim card itu dan menyerahkannya kepada Shaka.

"Ambil sim card di laci lemari itu. Ada banyak disitu. Dan orang pertama yang harus kau hubungi adalah aku." Shaka melangkah pergi ke kamarnya.

Alena menatap kesal, dia melangkah ke lemari yang ditunjuk Shaka tadi dan mengambil salah satu sim card yang ada disitu. Dia memilih nomor yang cantik dan mudah diingat. Setelah itu, dia memberitahukan nomor barunya kepada semua pelanggannya termasuk Viana Armadja yang kini sudah menjadi temannya.

Alena meletakkan ponselnya dan segera mengambil wudhu karena dia belum melaksanakan sholat Isya. Selesai sholat, dia pun segera tidur karena besok pagi ada pertemuan dengan kliennya.

.

.

.

YUK BACA KARYA DIBAWAH INI. SERU LOH

Terpopuler

Comments

gue mencium aroma² kecemburuan di sini wkwkwk 🙈

2023-01-04

0

Yasni Nellu

Yasni Nellu

janga hanya ingat harta warisan woiiii...ingat tu istri.

2022-07-04

0

Benyamin Ninggeding

Benyamin Ninggeding

dasar laki-laki gila orang istrinya TDK di sayang tapi kalau ada yg goda dia marah

2022-05-05

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog & Visual
2 Kecelakaan
3 Pengganti
4 Perlakuan Kasar
5 Kejam
6 Terluka
7 Makan Malam Mendadak
8 Keputusan Kakek
9 Tamu
10 Permintaan Ibu
11 Tentang Kecelakaan Itu
12 Merasa Tersaingi
13 Undangan Kakek
14 Keputusan
15 Kakek
16 Tawaran Shaka
17 Bertemu Fredi
18 Berteman
19 Mengunjungi Kakek
20 Sebatas Kesabaran
21 Drop
22 Kenyataan
23 Wasiat Kakek
24 Kedatangan
25 Rencana
26 Pencarian
27 Ancaman Nadia
28 Sakit
29 Kebenaran
30 Pengakuan
31 Menemukanmu
32 Shaka yang Malang
33 Gotong Royong
34 Sholat Jum'at
35 Usaha Tia
36 Menumpang
37 Diurut
38 Berdebat
39 Jebakan Berbuah Manis
40 Romantis
41 Pulanglah Bersamaku
42 Berpamitan
43 Pulang
44 Sadar
45 Rencana
46 Pulang Ke Rumah
47 Bekerja
48 Kedatangan Fredi
49 Kedatangan Nadia
50 Curiga
51 Ini Mustahil
52 Musuh Dalam Selimut
53 Kembali
54 Resepsi Pernikahan
55 Penculikan
56 Tidak Disangka
57 Berkorban
58 Kesedihan
59 Ternyata Dia Jujur
60 Manja
61 Pernikahan Radit dan Ira
62 Bahagia (Final Episode)
63 Extra CH - Rencana Ke Desa
64 Extra CH - Liburan
65 Extra CH - Best Couple
66 Extra CH - Pulang
67 Extra CH - Semakin Terlihat
68 Season 2 - Prolog
69 Ayo Dukung Author
70 Season 2 - Introvert Girl
71 Season 2 - Teman Baru
72 Season 2 - Teman Sungguhan
73 Season 2 - Baksos
74 Season 2 - Miko Hilang
75 Season 2 - Pertemuan
76 Season 2 - Bertemu Lagi
77 Season 2 - Makan Malam
78 Season 2 - Pergi dengan Reyza
79 Season 2 - Kebaikan Reyza
80 Season 2 - Insiden
81 Season 2 - Obrolan
82 Season 2 - Sama-sama Jujur
83 Season 2 - Hijrah
84 Season 2 - Baksos Lagi
85 Season 2 - Rencana Licik
86 Season 2 - First Night
87 Season 2 - Phobia
88 Season 2 - Mencoba
89 Season 2 - Rumor
90 Season 2 - Kabar Duka
91 Season 2 - Berterus Terang
92 Season 2 - Berkunjung
93 Season 2 - Resepsi Pernikahan
94 Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95 Season 2 - Konferensi Pers
96 Season 2 - Terduga
97 Season 2 - Ternyata Dia adalah
98 Season 2 - Wanita Tua
99 Season 2 - Akhir Kisah
100 Season 2 - Extra Part 1
101 Season 2 - Extra Part 2
102 Pengumuman Novel Terbit
103 Season 2 - Extra Part 3
104 Season 2 - Extra Part 4
105 Season 2 - Extra Part 5
106 Season 2 - Extra Part 6
107 Season 2 - Extra Part 7
108 Season 2 - Extra Part 8
109 Season 2 - Extra Part 9
110 Season 2 - Extra Part 10
111 Season 2 - Extra Part 11
112 Season 2 - Extra Part 12
113 Season 2 - Extra Part 13
114 Season 2 - Extra Part 14
115 Season 2 - Extra Part 15
116 Season 2 - Extra Part 16
117 Season 2 - Extra Part 17
118 Season 2 - Extra Part 18
119 Season 2 - Extra Part 19
120 Season 2 - Extra Part 20
121 Season 2 - Extra Part 21
122 Season 2 - Extra Part 22
123 Season 2 - Extra Part 23
124 Season 2 - Extra Part 24
125 Season 2 - Extra Part 25
126 Season 2 - Extra Part 26
127 Season 2 - Extra Part 27
128 Season 2 - Extra Part 28
129 Season 2 - Extra Part 29
130 Season 2 - Extra Part Ending
131 Terima Kasih
132 Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133 Novel baru
134 Novel Istri Bayangan (Rayden)
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Prolog & Visual
2
Kecelakaan
3
Pengganti
4
Perlakuan Kasar
5
Kejam
6
Terluka
7
Makan Malam Mendadak
8
Keputusan Kakek
9
Tamu
10
Permintaan Ibu
11
Tentang Kecelakaan Itu
12
Merasa Tersaingi
13
Undangan Kakek
14
Keputusan
15
Kakek
16
Tawaran Shaka
17
Bertemu Fredi
18
Berteman
19
Mengunjungi Kakek
20
Sebatas Kesabaran
21
Drop
22
Kenyataan
23
Wasiat Kakek
24
Kedatangan
25
Rencana
26
Pencarian
27
Ancaman Nadia
28
Sakit
29
Kebenaran
30
Pengakuan
31
Menemukanmu
32
Shaka yang Malang
33
Gotong Royong
34
Sholat Jum'at
35
Usaha Tia
36
Menumpang
37
Diurut
38
Berdebat
39
Jebakan Berbuah Manis
40
Romantis
41
Pulanglah Bersamaku
42
Berpamitan
43
Pulang
44
Sadar
45
Rencana
46
Pulang Ke Rumah
47
Bekerja
48
Kedatangan Fredi
49
Kedatangan Nadia
50
Curiga
51
Ini Mustahil
52
Musuh Dalam Selimut
53
Kembali
54
Resepsi Pernikahan
55
Penculikan
56
Tidak Disangka
57
Berkorban
58
Kesedihan
59
Ternyata Dia Jujur
60
Manja
61
Pernikahan Radit dan Ira
62
Bahagia (Final Episode)
63
Extra CH - Rencana Ke Desa
64
Extra CH - Liburan
65
Extra CH - Best Couple
66
Extra CH - Pulang
67
Extra CH - Semakin Terlihat
68
Season 2 - Prolog
69
Ayo Dukung Author
70
Season 2 - Introvert Girl
71
Season 2 - Teman Baru
72
Season 2 - Teman Sungguhan
73
Season 2 - Baksos
74
Season 2 - Miko Hilang
75
Season 2 - Pertemuan
76
Season 2 - Bertemu Lagi
77
Season 2 - Makan Malam
78
Season 2 - Pergi dengan Reyza
79
Season 2 - Kebaikan Reyza
80
Season 2 - Insiden
81
Season 2 - Obrolan
82
Season 2 - Sama-sama Jujur
83
Season 2 - Hijrah
84
Season 2 - Baksos Lagi
85
Season 2 - Rencana Licik
86
Season 2 - First Night
87
Season 2 - Phobia
88
Season 2 - Mencoba
89
Season 2 - Rumor
90
Season 2 - Kabar Duka
91
Season 2 - Berterus Terang
92
Season 2 - Berkunjung
93
Season 2 - Resepsi Pernikahan
94
Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95
Season 2 - Konferensi Pers
96
Season 2 - Terduga
97
Season 2 - Ternyata Dia adalah
98
Season 2 - Wanita Tua
99
Season 2 - Akhir Kisah
100
Season 2 - Extra Part 1
101
Season 2 - Extra Part 2
102
Pengumuman Novel Terbit
103
Season 2 - Extra Part 3
104
Season 2 - Extra Part 4
105
Season 2 - Extra Part 5
106
Season 2 - Extra Part 6
107
Season 2 - Extra Part 7
108
Season 2 - Extra Part 8
109
Season 2 - Extra Part 9
110
Season 2 - Extra Part 10
111
Season 2 - Extra Part 11
112
Season 2 - Extra Part 12
113
Season 2 - Extra Part 13
114
Season 2 - Extra Part 14
115
Season 2 - Extra Part 15
116
Season 2 - Extra Part 16
117
Season 2 - Extra Part 17
118
Season 2 - Extra Part 18
119
Season 2 - Extra Part 19
120
Season 2 - Extra Part 20
121
Season 2 - Extra Part 21
122
Season 2 - Extra Part 22
123
Season 2 - Extra Part 23
124
Season 2 - Extra Part 24
125
Season 2 - Extra Part 25
126
Season 2 - Extra Part 26
127
Season 2 - Extra Part 27
128
Season 2 - Extra Part 28
129
Season 2 - Extra Part 29
130
Season 2 - Extra Part Ending
131
Terima Kasih
132
Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133
Novel baru
134
Novel Istri Bayangan (Rayden)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!