Kejam

Sore hari pun tiba.

Shaka baru pulang dari kantor. Dia langsung memasuki kamarnya. Erika sudah mempersiapkan air mandi untuk Shaka. Dia juga sudah menaruh pakaian ganti Shaka di ruang ganti. Shaka langsung menyegarkan diri. Setelah berganti pakaian, dia duduk di balkon kamarnya sambil memainkan ponselnya.

Tiba-tiba raut wajahnya menjadi sedih saat melihat foto Nadia yang tak sengaja dia buka.

"Nadia, mengapa semua ini harus terjadi pada kita. Kenapa kau meninggalkanku.

Shaka mengingat jelas bagaimana saat pertama kali mereka bertemu di sebuah restoran saat hendak di jodohkan. Nadia tampak sedih dengan perjodohan itu begitu juga dengan Shaka. Bagaimana tidak? Mereka bahkan belum mengenal nama masing-masing.

*Flashback On*

Di sebuah restoran mewah.

"Jadi bagaimana Ny. Sarah? Kapan pernikahan mereka kita langsungkan?" tanya Airin, mama Shaka.

"Kenapa buru-buru? Lebih baik mereka tunangan dulu dan mengenal satu sama lain." sahut Sarah, ibu Nadia.

"Baiklah, kita akan langsungkan pertunangan secara keluarga saja ya. Nanti saat mereka menikah baru kita menggelar resepsi." usul Airin yang diikuti anggukan dari Sarah dan Alfian.

"Shaka, ajaklah Nadia ke meja lain agar kalian bisa saling mengobrol." ucap Airin.

"Baik Ma." sahut Shaka yang langsung berdiri.

"Nadia ayo." ajak Shaka.

Nadia menatap wajah lelaki tampan itu. Dia pun berdiri dan berjalan bersama Shaka menuju meja lain.

Setelah keduanya duduk.

"Namaku Shaka Prasetya, umur 27 tahun, pekerjaan CEO." ucap Shaka memperkenalkan diri.

"Namaku Nadia Wijaya, umur 25 tahun, aku tidak bekerja." ucap Nadia pelan.

"Tidak bekerja? Bukannya kau lulusan S2?" tanya Shaka yang sebelum di jodohkan, dia terlebih dahulu mencari tau siapa gadis yang akan dijodohkan dengannya.

"Aku bekerja ketika kantor dalam masalah saja. Karena tugasku adalah menangani setiap ada masalah di kantor Papa." ucap Nadia.

"Apa menurutmu itu bukan pekerjaan?" tanya Shaka yang kini mulai tertarik dengan kepribadian Nadia yang kalem dan lembut.

"Tidak, aku menamakannya membantu. Bukan bekerja." jawab Nadia.

Shaka sedikit kagum dengan Nadia. Dia wanita cerdas yang tidak membanggakan dirinya. Paras Nadia yang begitu cantik membuatnya lebih menarik. Rambut lurus panjang, kulit putih mulus, dan wajah yang sangat cantik. Benar-benar tipe Shaka.

"Baiklah, aku tertarik padamu. Mari jadikan perjodohan ini sebagai awal dari cinta." ucap Shaka tersenyum lembut. Kini wajahnya terlihat lebih tampan lagi.

Setelah makan malam berakhir mereka memulai semuanya hingga akhirnya keduanya jatuh cinta.

*Flashback Off*

Tak terasa air mata Shaka kembali jatuh. Sepertinya dia menjadi cengeng setelah kematian Nadia, wanita yang paling berarti dihidupnya setelah mamanya.

Shaka mengusap air matanya. Dia kembali menutup ponselnya lalu bergegas turun ke bawah. Saat sedang melangkah ke ruang keluarga, tanpa sengaja dia berpas-pasan dengan Alena.

Alena tampak sangat berantakan. Wajah dan bajunya basa. Itu membuat Shaka semakin jijik karena mengira itu adalah keringat.

"Kenapa kau sangat bau sekali? Menjijikkan." Shaka menutup hidungnya.

"Maaf Tuan aku baru saja membersihkan kolam renang dan ini bukan keringat tapi air." ucap Alena sambil tertunduk.

"Apa kau kira hidungku tidak berfungsi lagi?" Shaka menatap tajam.

"Maaf Tuan. Iya aku memang bau." ucap Alena pasrah.

"Minggir." Shaka mendorong tubuh Alena ke samping dan hampir membuat Alena terjatuh. Alena menghapus sudut matanya yang basah. Dia sangat tidak ingin diperlakukan seperti itu. Shaka sama sekali tak mengganggapnya sebagai istri. Bahkan dia di perlakukan lebih buruk dari seorang pelayan.

Shaka sedang menonton TV. Alena terlihat sedang menyapu tak jauh darinya.

"Hei kemari." panggil Shaka.

Alena datang dengan tergopoh-gopoh.

"Iya Tuan." jawab Alena saat sudah berdiri di hadapan Shaka.

"Buatkan aku kopi." ucap Shaka.

(kopi? bukannya Dia tidak mau jika Aku menyentuh apapun untuknya?). Batin Alena.

"Apa kau tuli?" teriakan Shaka terasa seperti suara petasan ditelinga Alena. Sangat bising dan memekakkan.

"Iya Tuan." Alena segera ke dapur dan membuat segelas kopi untuk Shaka. Tak lama kemudian dia kembali dengan secangkir kopi.

Alena meletakkan kopi itu dengan perlahan dan sangat hati-hati. Shaka langsung meminumnya namun dia langsung memuntahkannya lagi karena kopi sangat panas dan membakar mulutnya.

Alena terkejut dengan apa yang terjadi. Seketika rasa terkejutnya berubah menjadi rasa takut yang amat besar. Mata Shaka menatapnya dengan begitu tajam dan menusuk seperti orang yang ingin membunuh. Seketika tangan Alena bergetar, dia meras sangat takut.

Shaka mencengkram kerah baju Alena dengan kuat. "Berani sekali kau melakukan kesalahan padaku dasar bodoh!!! Apa kau sudah bosan hidup??" Shaka terlihat sangat berang. Jika dia harimau maka Alena adalah mangsa yang siap ditelannya.

"Ma...Ma...Maafkan Aku Tuan. Aku tidak sengaja. Kopi itu memang harus panas untuk melarutkan gula di dalamnya." Alena semakin terlihat bergetar. Bahkan untuk berkata saja bibirnya juga bergetar.

"Jadi maksudmu ini adalah salahku?" Shaka mempererat cengkramannya sehingga Alena kesusahan bernafas.

"Akhhh maafkan saya Tuan." Alena mulai merasakan sesak.

Shaka melepas cengkaramannya dan menghempaskan tubuhnya ke lantai. Alena tersungkur ke lantai. Dia memegangi lehernya yang terasa sakit.

Shaka mengambil kopi itu.

"Minum, habiskan dalam satu tegukan!!!" Shaka menyodorkan kopi panas itu ke wajah Alena.

Mata Alena melihat uap panas dari kopi itu. Pertanda bahwa kopi masih sangat panas.

"Tidak Tuan, ampun. Jangan lakukan ini hiks." Alena menangkupkan tangannya di atas kepalanya, memohon belas kasihan dari Shaka. Air matanya terus berderai. Entah kenapa Shaka malah senang melihat pemandangan ini. Dia merasa puas saat melihat pembunuh Nadia bercucuran air mata.

"Minum atau aku akan merendammu di dalam air mendidih." ancam Shaka.

Alena mengambil cangkir itu. Perlahan dia meminum kopi itu. Dia baru menyeruput sedikit tapi Shaka langsung mendorong cangkir itu bermaksud agar dia menelan semuanya. Kopi pun menyiram bagian mulut dan juga mengenai lehernya dan bahunya.

"Aaaaargggghhh." Alena memekik kesakitan. Mulut, leher dan bahunya langsung memerah. Shaka tertawa melihatnya. Rasanya sangat puas melihat orang yang dia benci menderita.

"Sekali lagi kau membuat kesalahan, aku akan melakukan hal yang lebih menyakitkan lagi." Shaka melangkah menuju ke kamarnya.

Alena menangis saat merasakan sakit pada bagian tubuhnya yang tersiram kopi tadi. Dia mencoba berdiri dan berjalan ke kamarnya. Semua pelayan yang melihat kejadian itu merasa iba melihat Alena. Begitu juga dengam Erika. Dia sangat kasihan dengan Alena yang menikah dengan orang yang membencinya. Apalagi Shaka mempunyai sifat yang arogan juga tempramental. Jika dia suka maka dia akan menunjukkan sikap baiknya, namun jika dia benci, maka kekejamannya lah yang akan dia perlihatkan setiap hari. Karena itu penderitaan Alena akan mengisi hari-harinya.

Terpopuler

Comments

Leew

Leew

sialan banget lu om Shaka, akan gua mampus mampusin beberapa chapter kedepan🗿🗿🗿

2024-11-23

0

Ve

Ve

ga "saling" lah .. itu mah Shaka jatuh cinta sndri 😅

2024-03-26

1

zahraky

zahraky

udah di zholimi,di siksa,diperlakukan tidak manusiawi,malah masih bertahan,ujung² nya nnti malah semakin mencintai padahal udah siksa sedemikian rupa..emang harus setolol itu ya Jd wanita 😭😭

2024-03-17

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog & Visual
2 Kecelakaan
3 Pengganti
4 Perlakuan Kasar
5 Kejam
6 Terluka
7 Makan Malam Mendadak
8 Keputusan Kakek
9 Tamu
10 Permintaan Ibu
11 Tentang Kecelakaan Itu
12 Merasa Tersaingi
13 Undangan Kakek
14 Keputusan
15 Kakek
16 Tawaran Shaka
17 Bertemu Fredi
18 Berteman
19 Mengunjungi Kakek
20 Sebatas Kesabaran
21 Drop
22 Kenyataan
23 Wasiat Kakek
24 Kedatangan
25 Rencana
26 Pencarian
27 Ancaman Nadia
28 Sakit
29 Kebenaran
30 Pengakuan
31 Menemukanmu
32 Shaka yang Malang
33 Gotong Royong
34 Sholat Jum'at
35 Usaha Tia
36 Menumpang
37 Diurut
38 Berdebat
39 Jebakan Berbuah Manis
40 Romantis
41 Pulanglah Bersamaku
42 Berpamitan
43 Pulang
44 Sadar
45 Rencana
46 Pulang Ke Rumah
47 Bekerja
48 Kedatangan Fredi
49 Kedatangan Nadia
50 Curiga
51 Ini Mustahil
52 Musuh Dalam Selimut
53 Kembali
54 Resepsi Pernikahan
55 Penculikan
56 Tidak Disangka
57 Berkorban
58 Kesedihan
59 Ternyata Dia Jujur
60 Manja
61 Pernikahan Radit dan Ira
62 Bahagia (Final Episode)
63 Extra CH - Rencana Ke Desa
64 Extra CH - Liburan
65 Extra CH - Best Couple
66 Extra CH - Pulang
67 Extra CH - Semakin Terlihat
68 Season 2 - Prolog
69 Ayo Dukung Author
70 Season 2 - Introvert Girl
71 Season 2 - Teman Baru
72 Season 2 - Teman Sungguhan
73 Season 2 - Baksos
74 Season 2 - Miko Hilang
75 Season 2 - Pertemuan
76 Season 2 - Bertemu Lagi
77 Season 2 - Makan Malam
78 Season 2 - Pergi dengan Reyza
79 Season 2 - Kebaikan Reyza
80 Season 2 - Insiden
81 Season 2 - Obrolan
82 Season 2 - Sama-sama Jujur
83 Season 2 - Hijrah
84 Season 2 - Baksos Lagi
85 Season 2 - Rencana Licik
86 Season 2 - First Night
87 Season 2 - Phobia
88 Season 2 - Mencoba
89 Season 2 - Rumor
90 Season 2 - Kabar Duka
91 Season 2 - Berterus Terang
92 Season 2 - Berkunjung
93 Season 2 - Resepsi Pernikahan
94 Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95 Season 2 - Konferensi Pers
96 Season 2 - Terduga
97 Season 2 - Ternyata Dia adalah
98 Season 2 - Wanita Tua
99 Season 2 - Akhir Kisah
100 Season 2 - Extra Part 1
101 Season 2 - Extra Part 2
102 Pengumuman Novel Terbit
103 Season 2 - Extra Part 3
104 Season 2 - Extra Part 4
105 Season 2 - Extra Part 5
106 Season 2 - Extra Part 6
107 Season 2 - Extra Part 7
108 Season 2 - Extra Part 8
109 Season 2 - Extra Part 9
110 Season 2 - Extra Part 10
111 Season 2 - Extra Part 11
112 Season 2 - Extra Part 12
113 Season 2 - Extra Part 13
114 Season 2 - Extra Part 14
115 Season 2 - Extra Part 15
116 Season 2 - Extra Part 16
117 Season 2 - Extra Part 17
118 Season 2 - Extra Part 18
119 Season 2 - Extra Part 19
120 Season 2 - Extra Part 20
121 Season 2 - Extra Part 21
122 Season 2 - Extra Part 22
123 Season 2 - Extra Part 23
124 Season 2 - Extra Part 24
125 Season 2 - Extra Part 25
126 Season 2 - Extra Part 26
127 Season 2 - Extra Part 27
128 Season 2 - Extra Part 28
129 Season 2 - Extra Part 29
130 Season 2 - Extra Part Ending
131 Terima Kasih
132 Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133 Novel baru
134 Novel Istri Bayangan (Rayden)
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Prolog & Visual
2
Kecelakaan
3
Pengganti
4
Perlakuan Kasar
5
Kejam
6
Terluka
7
Makan Malam Mendadak
8
Keputusan Kakek
9
Tamu
10
Permintaan Ibu
11
Tentang Kecelakaan Itu
12
Merasa Tersaingi
13
Undangan Kakek
14
Keputusan
15
Kakek
16
Tawaran Shaka
17
Bertemu Fredi
18
Berteman
19
Mengunjungi Kakek
20
Sebatas Kesabaran
21
Drop
22
Kenyataan
23
Wasiat Kakek
24
Kedatangan
25
Rencana
26
Pencarian
27
Ancaman Nadia
28
Sakit
29
Kebenaran
30
Pengakuan
31
Menemukanmu
32
Shaka yang Malang
33
Gotong Royong
34
Sholat Jum'at
35
Usaha Tia
36
Menumpang
37
Diurut
38
Berdebat
39
Jebakan Berbuah Manis
40
Romantis
41
Pulanglah Bersamaku
42
Berpamitan
43
Pulang
44
Sadar
45
Rencana
46
Pulang Ke Rumah
47
Bekerja
48
Kedatangan Fredi
49
Kedatangan Nadia
50
Curiga
51
Ini Mustahil
52
Musuh Dalam Selimut
53
Kembali
54
Resepsi Pernikahan
55
Penculikan
56
Tidak Disangka
57
Berkorban
58
Kesedihan
59
Ternyata Dia Jujur
60
Manja
61
Pernikahan Radit dan Ira
62
Bahagia (Final Episode)
63
Extra CH - Rencana Ke Desa
64
Extra CH - Liburan
65
Extra CH - Best Couple
66
Extra CH - Pulang
67
Extra CH - Semakin Terlihat
68
Season 2 - Prolog
69
Ayo Dukung Author
70
Season 2 - Introvert Girl
71
Season 2 - Teman Baru
72
Season 2 - Teman Sungguhan
73
Season 2 - Baksos
74
Season 2 - Miko Hilang
75
Season 2 - Pertemuan
76
Season 2 - Bertemu Lagi
77
Season 2 - Makan Malam
78
Season 2 - Pergi dengan Reyza
79
Season 2 - Kebaikan Reyza
80
Season 2 - Insiden
81
Season 2 - Obrolan
82
Season 2 - Sama-sama Jujur
83
Season 2 - Hijrah
84
Season 2 - Baksos Lagi
85
Season 2 - Rencana Licik
86
Season 2 - First Night
87
Season 2 - Phobia
88
Season 2 - Mencoba
89
Season 2 - Rumor
90
Season 2 - Kabar Duka
91
Season 2 - Berterus Terang
92
Season 2 - Berkunjung
93
Season 2 - Resepsi Pernikahan
94
Season 2 - Sean VS Pak Ngatiran
95
Season 2 - Konferensi Pers
96
Season 2 - Terduga
97
Season 2 - Ternyata Dia adalah
98
Season 2 - Wanita Tua
99
Season 2 - Akhir Kisah
100
Season 2 - Extra Part 1
101
Season 2 - Extra Part 2
102
Pengumuman Novel Terbit
103
Season 2 - Extra Part 3
104
Season 2 - Extra Part 4
105
Season 2 - Extra Part 5
106
Season 2 - Extra Part 6
107
Season 2 - Extra Part 7
108
Season 2 - Extra Part 8
109
Season 2 - Extra Part 9
110
Season 2 - Extra Part 10
111
Season 2 - Extra Part 11
112
Season 2 - Extra Part 12
113
Season 2 - Extra Part 13
114
Season 2 - Extra Part 14
115
Season 2 - Extra Part 15
116
Season 2 - Extra Part 16
117
Season 2 - Extra Part 17
118
Season 2 - Extra Part 18
119
Season 2 - Extra Part 19
120
Season 2 - Extra Part 20
121
Season 2 - Extra Part 21
122
Season 2 - Extra Part 22
123
Season 2 - Extra Part 23
124
Season 2 - Extra Part 24
125
Season 2 - Extra Part 25
126
Season 2 - Extra Part 26
127
Season 2 - Extra Part 27
128
Season 2 - Extra Part 28
129
Season 2 - Extra Part 29
130
Season 2 - Extra Part Ending
131
Terima Kasih
132
Novel Rahasia Pengantin (Alezha Armadja)
133
Novel baru
134
Novel Istri Bayangan (Rayden)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!