Aku sudah tidak lelah

Jasson berjalan menuju ke kamar saat dirinya baru saja tiba di rumah. Kamar itu terlihat sepi saat ia memasukinya. “Di mana Kimmy?” Jasson melemparkan tas kerja miliknya di atas tempat tidur. Menanggalkan jas. Menarik dasi yang melingkar di lehernya, dan meletakan seutas kain panjang bercorak itu ke tempat yang  seharusnya. Ia mencoba mencari Kimmy di dapur, namun tidak menemukan wanita itu di sana. Di ruang tengah pun tidak ada.

“Ke mana dia?”

“Kimmy ....”

“Kimmy ....” Jasson memanggil nama itu berulang kali. Ia kembali ke kamarnya, mencoba memeriksa kamar mandi, barangkali istrinya ada di sana. Namun, seseorang menghentikan langkahnya.  Tubuh Jasson  seketika menghangat saat kedua tangan yang tak asing terlihat menangkup dada bidangnya yang masih dibalut oleh kemeja. Seulas senyuman Jasson kembangkan saat mengetahui Kimmy memeluknya dari belakang.

Jasson meraih tangan Kimmy dan menciumnya, sebelum kemudian,  ia berbalik badan dan bisa lebih  leluasa melihat wajah cantik istrinya yang polos dengan rambut dikuncir kuda; mirip sekali dengan Elga. Jasson menarik tubuh Kimmy, ia menuangkan kerinduan dengan memeluknya cukup lama. “Kau dari mana? Apa kau tau aku mencarimu.” Sebuah ciuman Jasson  daratkan di puncak kepala istrinya itu.

“Aku baru saja bersembunyi, sengaja ingin mengagetkanmu.”

“Sengaja ingin membuat jantung suamimu bermasalah?”

“Tidak.” Kimmy terkekeh hingga membuat Jasson gemas untuk memberikan ciuman singkat di bibirnya yang berwarna merah jambu.

“Kenapa kau pulang lama sekali?” Semburat senyuman yang melukis di raut wajah Kimmy seakan  memudarkan rasa lelah Jasson  akan pekerjaannya yang hampir seharian penuh.

“Iya, maafkan aku, aku tadi banyak pekerjaan.” Guratan kasar yang nampak di telapak tangan laki-laki itu membelai dengan lembut wajah Kimmy hingga turun ke dagu runcingnya.

“Apa pekerjaanmu sangat melelahkan sekali? Dan  apa Jesslyn tadi tidak membantumu selama di kantor?” Tatapan mata dan suara polos itu membuat Jasson tidak tega. Ingin sekali dirinya berterus terang. Namun, rasaanya sulit.

“Iya, pekerjaanku sangat melelahkan sekali,” jawabnya setelah beberapa saat. “Jesslyn masih belum paham betul dengan pekerjaan barunya jadi dia belum terbiasa.”

“Oh.” Kimmy mengangguk-anggukan kepalanya. “Kau harus memakluminya.”

“Kimmy.” Kedua mata perak Jasson menatap Kimmy dengan dalam, ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.

“Iya?”

“Aku mau bilang sesuatu.”

Kimmy mengerutkan keningnya. “Apa?”

Jasson sejenak diam, bingung menyusun perkataan untuk memberitahu yang sebenarnya kepada Kimmy tentang Alea yang masih membantunya dalam kelangungsungan proyek barunya.

Senyuman Kimmy tiba-tiba menyurut saat melihat kebisuan Jasson. Seolah bisa membaca tatapan mata suaminya. “Kau tidak bertemu dengan Nona Alea, kan?” Pertanyaan itu menggagalkan keberanian Jasson untuk berbicara yang sebenarnya.  Bahkan Jasson belum berbicara saja raut wajah Kimmy sudah menunjukan kekecewaannya seperti ini.

“Jasson?”

“Tidak.” Jawaban itu seketika membuat Kimmy lega.

“Aku hanya mau bilang, besok Jesslyn akan menginap di sini.”

“Benarkah Jesslyn akan menginap di sini?” Jasson menganggukan kepalanya sebagai jawaban. Kimmy seketika kegirangan. “Apa Alana dan Elga juga akan menginap di sini?”

“Aku  rasa hanya Jesslyn saja.”

“Yah, padahal aku ingin sekali Alana dan Elga menginap di sini. Tetapi tidak apa-apa.” Kimmy tak henti-hentinya mengembangkan senyuman di wajah cantiknya.

“Ya sudah,kalau begitu kau cepat mandilah. Lalu kita makan malam bersama,” tutur Kimmy seraya menepu-nepuk dada Jasson.

“Iya, tunggu sebentar.”

“Entah apa jadinya rumah ini jika dijadikan perkumpulan para wanita cerewet.” Jasson menanggalkan pakaiannya dan segera masuk ke dalam kamar mandi.

 

 

**

 

 

 

 

Jasson menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur, setelah beberapa saat  yang lalu, dirinya dan Kimmy menyelesaikan makan malam. Rasa lelah seakan menyemat di sekujur tubuhnya. Rasanya ia ingin istirahat malam ini.

Tak lama kemudian, Kimmy pun terlihat masuk ke dalam kamar. Menutup rapat pintu kamar itu dan segera merangkak naik ke atas tempat tidur untuk menyusul Jasson yang baru saja memejamkan kedua matanya.

Salah satu tangan Kimmy melingkar di tabuh Jasson, menciptakan guncangan kecil hingga membuat kedua mata suaminya itu terbuka kembali.

“Jasson, kenapa kau sudah tidur? Kau lelah?” tanya Kimmy dengan tatapan polosnya.

“Iya, aku lelah sekali. Ayo tidurlah.” Jasson mengubah posisi tidurnya, mendekap tubuh Kimmy dan kembali memejamkan kedua matanya. Wanita itu nampak kecewa.

Kimmy tak langsung tidur. Ia berlama-lama menatap wajah suaminya dengan tatapan penuh kekesalan.

”Jasson ....” Kimmy memainkan kancing yang mengait di bagian atas kaus yang dikenakan oleh suaminya tersebut.

“Hmm?” sahutnya tanpa membuka mata.

“Jasson ....”

“Ada apa?” Kali ini Jasson terpaksa membuka kembali kedua matanya.

“Aku sudah tidak lelah.” Kimmy masih sibuk memainkan kancing.

Jasson menarik salah satu sudut bibirnya. Kini ia  mengerti  apa yang tengah diinginkan oleh istrinya. “Baguslah kalau tidak lelah.  Sekarang tidur dan perbanyak istirahat, simpan tenagamu untuk bekerja besok.”

“Kau mau tidur?”

“Tentu saja, memangnya mau apa lagi? Ini sudah malam, ayo tidur.” Kimmy menghindar saat tangan Jasson nyaris memeluknya.

“Menyebalkan!” Bibir Kimmy berkerut. Ia semakin dibuat kesal saat Jasson dengan mudahnya memejamkan mata.

“Dia benar-benar tidur?”

“Jasson ....” Kimmy menepuk-nepuk pipi Jasson. Namun, Jasson tak mengindahkannya.

“Menyebalkan, awas saja nanti. Jika dia membangunkanku malam hari, aku tidak akan memberikannya. Tidak akan kuberikan.” Bibir mungil Kimmy menggerutu. Tangannya menarik selimut untuk menyembunyikan tubuhnya. Namun, ia dibuat terkesiap ketika Jasson tiba-tiba menerkam tubuhnya.

"Kenapa kau bangun? Sudah sana tidurlah!" cebik Kimmy. Tatapannya kesal. Tidak peduli.

"Kau masih bertanya kenapa aku bangun?" Jasson menatap lekat-lekat  setiap bagian-bagian wajah Kimmy yang sama sekali tidak membosankan dengan tatapan penuh mendamba. "Kau yang membangunkanku." Tangan lelaki itu berusaha merebut selimut yang sudah berani mendekap tubuh istrinya. Namun, Kimmy tak membiarkan Jasson merebutnya.

Kimmy malah menarik selimut itu menutupi sebagian wajahnya; hanya memperlihatkan kedua mata peraknya yang masih memantulkan wajah Jasson yang kini tepat  di atas wajahnya. Rona merah yang menyembur di kedua pipi wanita itu.

Jasson tersenyum saat berhasil menyingkirkan pertahanan Kimmy yang masih berusaha bersembunyi dari balik selimut tersebut.

Kimmy menggeliat saat sentuhan-sentuhan  tangan Jasson mulai membakar setiap inchi tubuhnya. Suaminya itu kini telah berhasil melucuti kancing piyama yang ia kenakan.

"Jika mengingankannya bilang saja."  Bisikan Jasson begitu menggelitik di telinga Kimmy, disusul dengan ciuman yang cukup lama sebelum akhirnya melakkan pergumulan malam itu.

"Hah, sungguh memalukan."

 

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Rafalia Azain

Rafalia Azain

Kimmy KLO mau jujur aja dh sah suami istri GK udh malu malu

2025-02-06

0

Hera Puspita

Hera Puspita

mgkin kimmy dah mulai hamil 🤔🤔

2024-06-18

0

Mimilngemil

Mimilngemil

.

2023-11-23

0

lihat semua
Episodes
1 Oh My Jasson
2 Menanyakan kembali
3 Menemukan sebuah kertas
4 Terpaksa memberitahu
5 Maafkan aku
6 Jauhi istriku!
7 Jangan terobsesi
8 Tidak memberitahu
9 Hanya Kimmy
10 Aku sudah tidak lelah
11 Kecurigaan Kimmy
12 Rekaman CCTV
13 Apakah akan terulang?
14 Pengakuan Alea
15 Dia membohongiku
16 Kimmy menghilang
17 Penerror yang sebenarnya
18 Sebilah pisau
19 Kimmy?
20 Sedikit terlambat
21 Senyuman yang menyakitkan
22 Marahi saja
23 Menenangkan diri
24 Aku akan membantumu
25 Membiarkan Tersiksa
26 Sungguh tidak tau malu
27 Hanya menginginkan Kimmy
28 Semakin tersiksa
29 Meminjam Elga
30 Tidak akan melepaskannya
31 Biar cepat sembuh
32 Hanya dia wanitaku
33 Aku sangat merindukanmu
34 Memangnya kau berani?
35 Jasson pulang
36 Kau adalah milikku
37 (Buku Diary) Jasson cemburu
38 My Little Fox
39 (Buku Diary) Oh My Jasson
40 (Buku Diary) Sungguh memalukan
41 Hari Yang Menyenangkan
42 Aku Si Pencemburu
43 Aku lebih menyukaimu
44 Penolakan Jasson
45 Kau milikku
46 Bernyawa dan menggemaskan
47 Wanita memang menyebalkan
48 Tidak baik-baik saja
49 Apa yang kau benci?
50 Tidak sadarkan diri
51 EPILOG (ENDING)
52 Extra Part 1
53 Extra Part 2
54 Extra Part 3
55 Extra Part 4
56 Extra Part 5
57 Bonus Chapter (Baby Moon)
58 Bonus Chapter (Aku menginginkamu)
59 Bonus Chapter (Therapist Andal)
60 Bonus Chapter (Menikahlah)
61 Bonus Chapter (Mencemaskan)
62 Bonus Chapter (Melepaskan Rindu)
63 Bonus Chapter (Kekecewaan Kimmy)
64 Bonus Chapter (Menyalahkan Jasson)
65 Bonus Chapter (Mengakhiri salah paham)
66 Bonus Chapter - See You Next story
67 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Oh My Jasson
2
Menanyakan kembali
3
Menemukan sebuah kertas
4
Terpaksa memberitahu
5
Maafkan aku
6
Jauhi istriku!
7
Jangan terobsesi
8
Tidak memberitahu
9
Hanya Kimmy
10
Aku sudah tidak lelah
11
Kecurigaan Kimmy
12
Rekaman CCTV
13
Apakah akan terulang?
14
Pengakuan Alea
15
Dia membohongiku
16
Kimmy menghilang
17
Penerror yang sebenarnya
18
Sebilah pisau
19
Kimmy?
20
Sedikit terlambat
21
Senyuman yang menyakitkan
22
Marahi saja
23
Menenangkan diri
24
Aku akan membantumu
25
Membiarkan Tersiksa
26
Sungguh tidak tau malu
27
Hanya menginginkan Kimmy
28
Semakin tersiksa
29
Meminjam Elga
30
Tidak akan melepaskannya
31
Biar cepat sembuh
32
Hanya dia wanitaku
33
Aku sangat merindukanmu
34
Memangnya kau berani?
35
Jasson pulang
36
Kau adalah milikku
37
(Buku Diary) Jasson cemburu
38
My Little Fox
39
(Buku Diary) Oh My Jasson
40
(Buku Diary) Sungguh memalukan
41
Hari Yang Menyenangkan
42
Aku Si Pencemburu
43
Aku lebih menyukaimu
44
Penolakan Jasson
45
Kau milikku
46
Bernyawa dan menggemaskan
47
Wanita memang menyebalkan
48
Tidak baik-baik saja
49
Apa yang kau benci?
50
Tidak sadarkan diri
51
EPILOG (ENDING)
52
Extra Part 1
53
Extra Part 2
54
Extra Part 3
55
Extra Part 4
56
Extra Part 5
57
Bonus Chapter (Baby Moon)
58
Bonus Chapter (Aku menginginkamu)
59
Bonus Chapter (Therapist Andal)
60
Bonus Chapter (Menikahlah)
61
Bonus Chapter (Mencemaskan)
62
Bonus Chapter (Melepaskan Rindu)
63
Bonus Chapter (Kekecewaan Kimmy)
64
Bonus Chapter (Menyalahkan Jasson)
65
Bonus Chapter (Mengakhiri salah paham)
66
Bonus Chapter - See You Next story
67
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!