Langkah Baru

Di tempat lain, Mika berbaring di tempat tidur apartemenya, tersenyum puas. Pesan terakhir Antony berbunyi:

"Aku nggak sabar ketemu kamu. Kayaknya kita bakal punya banyak hal seru buat dibahas."

Mika membaca pesan itu berulang-ulang. Dia tahu Antony mulai terikat padanya. Ini bukan hanya soal nostalgia—ada ketertarikan nyata yang Antony tunjukkan, meski dia sudah berstatus suami orang.

"Aku juga nggak sabar," balas Mika singkat namun penuh arti. Ia tahu pesan seperti ini akan membuat Antony semakin gelisah dan penasaran.

Bukan hanya soal balas dendam—Mika ingin melihat Dara merasakan ketidakpastian dan kecemasan yang sama seperti yang pernah ia rasakan dulu. Dara harus tahu bagaimana rasanya melihat hidupnya yang sempurna perlahan-lahan retak.

Sementara itu, Dara tak bisa tidur dengan tenang malam itu. Meski Antony berusaha terlihat santai, ada sesuatu yang mengusik insting Dara.

Antony bukan pria yang pandai berbohong. Cara dia menyembunyikan ponselnya, nada suaranya saat menjelaskan—semua terasa salah di mata Dara.

Saat Antony akhirnya tertidur, Dara diam-diam meraih ponsel suaminya yang tergeletak di meja samping tempat tidur. Namun, ponsel itu terkunci dengan sidik jari. Dara mendecak kesal, merasa usahanya digagalkan.

Dengan perasaan tak tenang, Dara hanya bisa memandangi wajah suaminya yang tertidur pulas. Ada perasaan aneh menyelimutinya, seolah-olah ada sesuatu yang terlepas dari genggamannya.

***

Di kamar apartemenya, Mika duduk termenung sambil memandangi layar laptop. Gagasan untuk membeli rumah di kota lamanya terus bermain-main di pikirannya. Semakin ia memikirkannya, semakin masuk akal ide itu.

Bukan hanya akan mempermudahnya menjalankan rencana balas dendam terhadap Dara, tapi juga membuka peluang bisnisnya berkembang lebih pesat di kota besar ini. Kota ini jauh lebih strategis daripada tempat tinggalnya sekarang, dan keberadaannya di sini akan memungkinkan Mika untuk menjalin koneksi baru yang lebih berpengaruh.

“Ini akan jadi langkah besar,” batin Mika. Tapi setiap langkah besar perlu pengorbanan.

Mika segera membuka situs properti, mencari rumah yang lokasinya strategis. Ia butuh tempat yang bukan hanya nyaman, tetapi juga bisa mendukung gaya hidupnya sebagai pebisnis sekaligus selebgram.

Beberapa rumah mewah di pusat kota menarik perhatiannya. Rumah-rumah itu berada di kawasan elit, tak jauh dari tempat Antony dan Dara tinggal. Semakin dekat, semakin baik, pikir Mika. Lebih mudah untuk memperkuat kendali jika berada di sekitar mereka.

Tak lama kemudian, Mika menjadwalkan kunjungan ke beberapa properti esok hari. Dia sudah bertekad: langkah ini akan melancarkan segalanya.

***

Keesokan harinya, Mika kembali terbang ke kota lamanya, bertekad untuk menemukan rumah yang tepat. Setibanya di sana, ia langsung bertemu agen properti yang sudah menyiapkan beberapa pilihan sesuai keinginannya.

Saat mobil berhenti di depan sebuah rumah berdesain minimalis-modern dengan nuansa aesthetic, Mika langsung merasa ada sesuatu yang istimewa. Fasad rumahnya dominan putih dengan aksen kayu alami, memberikan kesan hangat tapi tetap elegan. Halaman depannya cukup luas, dan ada ruang terbuka di belakang yang sempurna untuk membuat konten outdoor.

Saat memasuki rumah itu, Mika langsung merasa cocok. Setiap sudut rumah memancarkan estetika yang sempurna untuk konten-kontennya—ruang tamu dengan pencahayaan alami, dapur terbuka yang ideal untuk vlog, dan ruangan khusus yang bisa diubah menjadi studio pribadi untuk bisnis kosmetiknya.

“Ini tempat yang aku cari,” gumam Mika, senyum penuh kepuasan menghiasi wajahnya.

Agen properti di sampingnya ikut tersenyum puas. “Sepertinya rumah ini benar-benar cocok untuk Anda, Mbak Mika.”

Mika mengangguk dengan mantap. “Aku mau ambil rumah ini. Segera proses semua dokumen biar aku bisa langsung pindah.”

Agen itu terkejut dengan keputusan cepat Mika tapi senang karena akan mendapat komisi besar. “Tentu! Kami akan pastikan semua beres dalam beberapa hari.”

Setelah mengamankan rumah barunya, Mika berdiri di teras sambil memandangi pemandangan kota yang terbentang di depannya. Angin sejuk berembus, seakan memberi selamat atas keberhasilannya.

“Aku bisa melakukannya. Semua orang yang pernah meremehkanku akan melihat siapa aku sekarang.”

Tak bisa ia pungkiri, ada rasa bangga dalam hatinya. Dari seseorang yang dulu hanya bisa bersembunyi karena rasa malu dan minder, kini ia telah menjadi wanita sukses, kuat, dan mandiri. Keputusan untuk pindah dan mendirikan bisnis di kota besar ini adalah simbol dari perjalanan panjangnya—bukti bahwa ia tak lagi menjadi korban masa lalu.

Dalam perjalanan kembali ke apartemenya, Mika tak bisa berhenti membayangkan semua peluang yang akan datang. Rumah barunya tidak hanya akan menjadi tempat tinggal, tetapi juga markas untuk memperkuat eksistensi bisnis kosmetiknya. Ia sudah merencanakan sesi photoshoot untuk produk-produk baru dan mulai memikirkan strategi konten yang bisa lebih menarik perhatian followers-nya.

“Sekarang aku nggak cuma tinggal di kota besar,” pikir Mika sambil tersenyum puas. “Aku akan menguasainya.”

Rencana balas dendamnya pun terasa semakin nyata. Dengan Antony yang perlahan-lahan mulai terikat padanya dan Dara yang masih tak menyadari ancaman di depan mata, Mika tahu waktunya sudah semakin dekat.

***

Di pesawat dalam perjalanan pulang, Mika membuka ponselnya. Pesan-pesan dari Antony terus masuk, membuatnya tersenyum tipis.

"Kapan kamu kembali ke sini? Aku nggak sabar ketemu kamu," bunyi pesan terbaru dari Antony.

Mika mengetik cepat:

"Secepatnya. Aku juga nggak sabar. Jangan lupa kita punya janji."

Pesan terkirim, dan Mika mematikan ponselnya sebelum pramugari mengingatkan penumpang untuk beralih ke mode penerbangan. Dalam hatinya, ia tahu setiap pesan yang ia kirim membawa Antony semakin dekat dalam jaring permainannya.

Mika menyandarkan tubuhnya di kursi pesawat, mata terpejam, membayangkan bagaimana semuanya akan segera berjalan sesuai rencana.

Kota baru. Rumah baru. Hidup baru. Dan kemenangan yang akhirnya akan ia raih.

Dengan senyum tipis di wajahnya, Mika membisikkan dalam hati: “Ini baru permulaan.”

***

Setelah tiba di apartemennya yang minimalis dan modern, Mika meletakkan koper dan tas di lantai sambil menghela napas panjang. Ia merasa lelah, tetapi puas karena semuanya berjalan sesuai rencana. Namun, di tengah-tengah menikmati rasa tenangnya, Mika tersadar akan satu hal—ia lupa memberi tahu orang tuanya soal kepindahannya ke kota lamanya.

"Astaga, aku belum ngomong apa-apa ke Mama dan Papa," gumamnya, menatap ponselnya dengan perasaan bersalah.

Malam semakin larut, namun rasa bersalah itu semakin mendesaknya untuk segera menemui orang tuanya. Mereka sudah cukup sering mengkhawatirkannya sejak dulu—khawatir Mika terjebak dalam trauma masa lalu. Sekarang, dengan dirinya kembali ke kota ini, ia tahu bahwa orang tuanya harus diberi penjelasan.

"Oke, aku harus kesana sekarang," putusnya, sembari mengambil kunci mobil. Tanpa membuang waktu, Mika meninggalkan apartemennya menuju rumah orang tuanya.

Episodes
1 Luka yang mengakar
2 Kepergian yang membekas
3 Mulai dari awal
4 Wajah Lama
5 Iri dengki
6 Malam Reuni
7 Momen pertemuan yang dinanti
8 Pertemuan Pandang
9 Bara Kecemburuan di Tengah Kemewahan
10 Tatapan dan Senyuman yang Mengusik
11 Di Balik Kehidupan yang Sempurna
12 Membangun Jembatan
13 Langkah Baru
14 Izin orang tua
15 Pesan yang mengganggu
16 Pertemuan yang Tak Terelakkan
17 Malam Mewah dan Godaan Halus
18 Malam yang berapi api
19 Rencana apa yang dia pikirkan
20 Kebimbangan Raka dan Ambisi Mika
21 Di Antara Keraguan dan Kejujuran
22 Pertemuan Tak Terduga dengan Raka
23 Pesan yang Mengusik
24 Godaan Berbahaya
25 Debar yang Tak Terhindarkan
26 Kebenaran yang Mengintai
27 Kehadiran Tak Terduga
28 Bukan sembarangan pria
29 Gosip Panas di Malam yang Larut
30 Kecemburuan
31 Kecurigaan yang membuat terpecah
32 Mengabaikan semuanya demi bersamanya
33 Di abaikan
34 Pengintaian
35 Berjanji
36 Malam mengesankan
37 Kebimbangan Hati
38 Tidak terduga
39 Tidak Percaya Diri
40 Kau tidak akan lepas dariku
41 Rayuan maut
42 Kegelisahan
43 Kecurigaan yang mudah di tutupi
44 Kecemburuan yang salah
45 Liburan
46 Bermain Belakang
47 Gangguan
48 Kepedulian
49 Kau sangat penting
50 Bertemu Teman Lama
51 Makan Malam Berkesan
52 Permainan Antony
53 Rasa penasaran Raka
54 Raka mengetahui ?
55 Meminta penjelasan
56 Kekhawatiran
57 Coklat yang sama
58 Melanggar perjanjian
59 Kesedihan di atas kebahagiaan
60 Perhatian Raka
61 Kepingan Rahasia
62 Penghianatan
63 Rayuan Maut Lelaki
64 Kebetulan yang bagus
65 Makan Malam Menegangkan
66 Janji Kosong
67 Jejak Lipstik
68 Melabrak
69 Pembelaan
70 Terulang Kembali
71 Menusuk Teman
72 Kepalsuan
73 Permintaan Maaf
74 Penolakan
75 Siapa Itu?
76 Menyelidiki
77 citra keluarga no 1
78 Celah Kecil
79 Malam Terakhir
80 Berbalik Arah
81 Selalu ada
82 Semakin Rumit
83 Mencari Celah
84 Menyusun Rencana
85 Langkah selanjutnya
86 Mulai!
87 Masuk Perangkap
88 Ketegangan
89 Situasi yang rumit
90 Pendekatan
91 Ancaman
92 Menyelidiki
93 Kesepakatan
94 DI Bawah Kendali
95 Eksekusi
96 Siaran Langsung
97 PENGHIANAT!
98 Terbalaskan
99 Dunia penuh kejutan
100 Menyadari
101 Kenyataan menyakitkan
102 Menggores Kepercayaan Diri
103 Tidak Pernah Ada di Dalam Hatimu...
104 Bukti Masa Lalu
105 Pengaruh
106 Lepaskanlah!
107 Apa Tujuanmu?
108 Melabrak
109 Pertengkaran
110 Sekutu yang berbahaya
111 Kecurigaan Raka
112 Kekecewaan
113 Awal Kehancuran Dara
114 Dara Terjebbak
115 Apa Yang Dia Rencanakan?
116 Adu Domba
117 Kegilaan Nisa
118 Manipulatif
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Luka yang mengakar
2
Kepergian yang membekas
3
Mulai dari awal
4
Wajah Lama
5
Iri dengki
6
Malam Reuni
7
Momen pertemuan yang dinanti
8
Pertemuan Pandang
9
Bara Kecemburuan di Tengah Kemewahan
10
Tatapan dan Senyuman yang Mengusik
11
Di Balik Kehidupan yang Sempurna
12
Membangun Jembatan
13
Langkah Baru
14
Izin orang tua
15
Pesan yang mengganggu
16
Pertemuan yang Tak Terelakkan
17
Malam Mewah dan Godaan Halus
18
Malam yang berapi api
19
Rencana apa yang dia pikirkan
20
Kebimbangan Raka dan Ambisi Mika
21
Di Antara Keraguan dan Kejujuran
22
Pertemuan Tak Terduga dengan Raka
23
Pesan yang Mengusik
24
Godaan Berbahaya
25
Debar yang Tak Terhindarkan
26
Kebenaran yang Mengintai
27
Kehadiran Tak Terduga
28
Bukan sembarangan pria
29
Gosip Panas di Malam yang Larut
30
Kecemburuan
31
Kecurigaan yang membuat terpecah
32
Mengabaikan semuanya demi bersamanya
33
Di abaikan
34
Pengintaian
35
Berjanji
36
Malam mengesankan
37
Kebimbangan Hati
38
Tidak terduga
39
Tidak Percaya Diri
40
Kau tidak akan lepas dariku
41
Rayuan maut
42
Kegelisahan
43
Kecurigaan yang mudah di tutupi
44
Kecemburuan yang salah
45
Liburan
46
Bermain Belakang
47
Gangguan
48
Kepedulian
49
Kau sangat penting
50
Bertemu Teman Lama
51
Makan Malam Berkesan
52
Permainan Antony
53
Rasa penasaran Raka
54
Raka mengetahui ?
55
Meminta penjelasan
56
Kekhawatiran
57
Coklat yang sama
58
Melanggar perjanjian
59
Kesedihan di atas kebahagiaan
60
Perhatian Raka
61
Kepingan Rahasia
62
Penghianatan
63
Rayuan Maut Lelaki
64
Kebetulan yang bagus
65
Makan Malam Menegangkan
66
Janji Kosong
67
Jejak Lipstik
68
Melabrak
69
Pembelaan
70
Terulang Kembali
71
Menusuk Teman
72
Kepalsuan
73
Permintaan Maaf
74
Penolakan
75
Siapa Itu?
76
Menyelidiki
77
citra keluarga no 1
78
Celah Kecil
79
Malam Terakhir
80
Berbalik Arah
81
Selalu ada
82
Semakin Rumit
83
Mencari Celah
84
Menyusun Rencana
85
Langkah selanjutnya
86
Mulai!
87
Masuk Perangkap
88
Ketegangan
89
Situasi yang rumit
90
Pendekatan
91
Ancaman
92
Menyelidiki
93
Kesepakatan
94
DI Bawah Kendali
95
Eksekusi
96
Siaran Langsung
97
PENGHIANAT!
98
Terbalaskan
99
Dunia penuh kejutan
100
Menyadari
101
Kenyataan menyakitkan
102
Menggores Kepercayaan Diri
103
Tidak Pernah Ada di Dalam Hatimu...
104
Bukti Masa Lalu
105
Pengaruh
106
Lepaskanlah!
107
Apa Tujuanmu?
108
Melabrak
109
Pertengkaran
110
Sekutu yang berbahaya
111
Kecurigaan Raka
112
Kekecewaan
113
Awal Kehancuran Dara
114
Dara Terjebbak
115
Apa Yang Dia Rencanakan?
116
Adu Domba
117
Kegilaan Nisa
118
Manipulatif

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!