FINNIAN

...20...

Tatapan Liora menipis, ia maju mendekati pria berjubah merah itu. Pancaran amarah terlihat, mengambang di udara sehingga terasa menyesakkan. Liora mencekik pria tersebut, mengangkat ke atas sehingga kaki pria itu tak lagi menapak di lantai.

"Diam atau ku bunuh!" bentak Liora lalu menghempas tubuh pria itu ke dekat Putra Mahkota, "Urus tikus itu!" suruhnya pada Putra Mahkota.

Masih dalam keadaan bingung dan terkejut, Putra Mahkota menjawab, "Disepanjang sejarah kekaisaran, hanya kau yang berani memerintah seorang Putra Mahkota!" sindirnya.

Liora hanya diam, ia memilih untuk membuka pintu besi tua itu karena penasaran dengan apa yang terdapat di baliknya. Perlahan tangan itu mendorong pintu besi tua sehingga terdengar suara deritan pintu usang.

"Aku mohon, jangan masuk... " pria berjubah merah terus memohon dengan tidak berdaya.

Namun, Liora mengacuhkan ucapan pria tersebut seolah angin lalu yang tidak penting. Kakinya membawanya semakin dalam sehingga perlahan mulai terlihat sesuatu yang mencengangkan yang selama ini tersembunyi di balik pintu besi tua.

"Bajingan tercela..." tajam Liora, saat melihat sesosok elf muda dalam kondisi prihatin. kedua tangannya tergantung sehingga membuat tubuhnya melayang.

Liora menatap elf muda yang tergeletak tak sadarkan diri, rasa prihatin meluap dalam dadanya. Finnian tampak lemah, tubuhnya terkulai dalam kegelapan ruangan.

Putra Mahkota mengamati situasi tersebut dengan tatapan bingung, sementara pria berjubah merah yang terjatuh di lantai kini mencoba bangkit.

"Apa yang kau lakukan padanya!" desak Liora, mengacungkan pedang ke arah leher pria berjubah merah, "Mengapa ada elf di sini!" lanjutnya.

Pria itu mengusap wajahnya, lalu menatap mereka berdua dengan tatapan penuh kemarahan. “Kalian tidak mengerti,” katanya dengan suara rendah, namun jelas terdengar. “Dia tidak seharusnya berada di sini!”

Mendengar omong kosong itu, Putra Mahkota menipiskan matanya sehingga tatapannya semakin menajam, "Aku tidak peduli dengan omong kosong mu! Cepat katakan, mengapa ada elf di sini."

Pria berjubah merah nampak frustasi. Ia bangkit dengan tubuh yang masih bergetar. Di wajahnya tergambar jelas sebuah emosi yang sudah lama terpendam. Ditengah rasa marahnya, tatapan itu tertuju pada Putra Mahkota.

Bukannya menunjukkan amarahnya, pria tersebut malah tertawa terbahak-bahak, "Hahahahahahaha! Aku bahkan harus menjelaskan ini pada kalian! Para bangsawan yang menyebalkan! Seharusnya kalian semua mati saja... " ucapnya penuh penekanan.

Putra mahkota menarik pedangnya lalu mengarahkan pedang itu ke leher pria berjubah merah,"Apa maksud mu!" tajam Putra Mahkota.

“Karena kesalahan yang dilakukan oleh saudaramu,” jawab pria itu, suaranya tertekan. “Dia menculiknya dari tempat perlindungan lalu melecehkan guru ku yang tidak berdaya. Sehingga, guru ku mengalami trauma berat akibat siksaan yang diberikan oleh pangeran kedua! Sebagi saudaranya, kau harus menjadi tumbal untuk menyadarkan kembali guru ku yang berharga!” lanjutnya penuh amarah yang menggebu-gebu.

"Felix... " gumam Putra Mahkota sempat tidak percaya sebelum ia mengingat kembali perbuatan Felix yang sering merugikan orang lain. "Lalu, apa mau mu?"

"Aku... " ucapannya terhenti, memperhatikan Liora dan Putra Mahkota sejenak dengan penuh dendam ia melanjutkan, "Aku ingin kalian berdua mati!" tajamnya, diakhiri oleh tawanya yang begitu keras

Hal itu terdengar tidak masuk akal. Liora dan Putra Mahkota yang mendengarnya merasa muak dan ingin cepat-cepat mengakhiri drama tersebut.

"Coba saja... " ucap Liora datar, " Dalam mimpimu." lanjutnya, menarik gagang pedang lalu mulai menebas leher pria berjubah merah itu tanpa ampun.

Slash...

Darah muncrat kemana-mana hingga mengenai pakaian dirinya dan Putra Mahkota. Meski terkena darah dari pria berjubah merah itu, mereka berdua sama sekali tak terpengaruh dan malah kembali berfokus pada elf kecil yang sedang tergantung.

"Kapan kau belajar berpedang?" tanya Putra Mahkota tanpa menatap ke arah Liora.

Liora sempat terdiam sebelum akhirnya ia menjawab, "Barusan."

Meski terdengar seperti lelucon, Putra Mahkota memilih untuk tidak memperdebatkan masalah ini. Ia memilih untuk menyerah dan berfokus pada elf kecil tersebut.

Tatapannya terfokus pada elf muda yang terikat di dinding. Wajah elf itu terlihat pucat, rambut panjangnya kusut.

"Apa kau bisa menjaga elf ini?" tanya Putra Mahkota, lebih terdengar seperti sebuah perintah.

"Apa ini adalah perintah?" tanya Liora.

Putra Mahkota menatap Liora dengan sudut bibir terangkat sedikit, "Tergantung pada bagaimana kau mengartikannya... "

Liora terdiam sejenak, nampak masih memikirkan tawaran Putra Mahkota. Begitu berat rasanya jika harus merawat seorang elf di saat posisinya belum kuat di kediaman Ravenscroft.

Akan ada banyak rumor yang tidak penting tersebar. Pun, akan banyak tolakan dari para pengikut Ravenscroft karena Liora harus membawa sesuatu yang bukan dari ras manusia di kediaman.

Putra Mahkota cukup mengerti posisi Liora, "Aku akan bertanggung jawab tentang masalah ini." ucapnya.

"Baiklah, saya akan berusaha menjaga elf ini agar tetap aman hingga ia sadar nanti." dengan terpaksa Liora menerima tawaran tersebut. Ia menatap Finnian lalu mulai menebas tali yang selama ini mengikat kedua tangan Finnian.

"Bajingan itu tidak waras. Jika dia menghormati elf ini, dia tidak akan menggantung elf ini seperti tadi!" ucap Liora kesal, "Ia hanya bajingan yang sedang terobsesi!" lanjutnya semakin kesal.

Semakin banyak ia berbicara, semakin kesal rasanya. Hal itu bahkan tidak luput dari tatapan Putra Mahkota yang masih terheran pada sifat Liora yang baru ia ketahui.

Liora yang ia tahu adalah orang yang sedikit berbicara, tidak responsif dan cenderung mudah terprovokasi.

Namun, sosok Liora saat menghadapi bajingan pria berjubah merah tadi telah membuka pandangannya tentang Liora. Namun sayangnya, hubungan mereka sudah rusak sejak awal.

Meski ada sedikit niat untuk memperbaiki hubungan yang rusak itu, ia terus menepisnya dengan alasan ego yang begitu besar.

"Apa yang aku pikirkan! Ingatlah, aku di sini karena tugas yang harus aku jalankan sebagai Putra Mahkota!!" benak Putra Mahkota berusaha menyadarkan dirinya sendiri.

Sementara itu, Liora yang telah berhasil menurunkan elf kecil segera mengangkat elf kecil itu berada di pelukannya.

Elf yang berubah menjadi kecil terlihat begitu menggemaskan sehingga Liora berkali-kali hampir lepas kendali untuk mencubit pipinya.

"Lucu sekali... " gumamnya namun jelas terdengar, "tapi, kapan ia bangun?" tanya dirinya pada Putra Mahkota.

Putra Mahkota yang turut bingung juga bertanya-tanya. Ia penasaran, sudah berapa lama elf ini melakukan hibernasi.

Ia bahkan menganggap jika elf kecil itu cukup imut. Namun, pikiran itu segera ia tepis saat mengingat kembali alasan mengapa elf kecil ini bisa tidak sadarkan diri.

"Apa yang dilakukan oleh Felix, dan apakah benar jika Felix yang melakukan ini semua?" benak Putra Mahkota, menggenggam erat-erat jari-jemarinya.

"Kita harus segera membawa elf kecil ini agar mendapatkan pengobatan secepatnya." ucap Liora terlihat khawatir pada kondisi elf kecil tersebut.

Putra Mahkota mengangguk setuju. Dengan segera mereka pergi meninggalkan tempat tersebut untuk membawa elf kecil agar mendapatkan pengobatan segera.

...^^To be Continued^^...

Terpopuler

Comments

lily

lily

tiba2 aku penasaran siapa kekasih putra mahkota

2025-03-22

0

Bzaa

Bzaa

mengagumkan

2024-12-04

0

lihat semua
Episodes
1 MERASUK
2 PEMBATALAN PERTUNANGAN
3 KEPINGAN PUZZLE
4 PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5 LATIHAN PEDANG
6 SERANGAN GAGAL
7 KECURIGAAN
8 ACARA VALENMORE
9 PELATIHAN
10 PERSIAPAN
11 PESTA DANSA VALENMORE
12 SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13 TAKUT KETINGGIAN
14 MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15 SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16 PERGI KE LUAR
17 BUDAK
18 PRIA BERJUBAH MERAH
19 DIBALIK PINTU BESI TUA
20 FINNIAN
21 PENGUMUMAN
22 NICHOL MURKA
23 RENCANA PERNIKAHAN
24 RENCANA AURELIA
25 MAKAN SIANG
26 SKEMA
27 KEBIASAAN ANEH
28 Pengumuman libur
29 KEMARAHAN SAINA
30 HUKUMAN
31 KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32 KISAH FINNIAN
33 DENDAM FINNIAN
34 FRANSISCA
35 KONTRAK
36 LADY LORENZO
37 Pengumuman libur
38 LOSE GAME
39 VALERIAN IGNATIUS
40 PEMBICARAAN
41 Pengumuman
42 SADAR
43 PERDEBATAN
44 BUTIK
45 LATIHAN GAGAL
46 PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47 PENAWAR
48 SIAPA KAU?
49 SATU KEDIAMAN HEBOH
50 MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51 PERTEMUAN
52 KERJA SAMA DITETAPKAN
53 KUIL MISTERIUS
54 KEMARAHAN DIMITRI
55 PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56 KABAR PENTING
57 PENJAHAT KECIL
58 PENGAKUAN TIKUS KECIL
59 PESTA
60 PENGUMUMAN VALERIAN
61 PENGUMUMAN
62 BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63 KAISAR
64 Pengumuman
65 INVICTUS CORE
66 RENCANA
67 RAHASIA
68 SIASAT
69 MENJAUH DARI ADIKKU
70 KEMARAHAN NICHOL
71 RENCANA DUA KUBU
72 USAHA VALERIAN
73 PULANG
74 PENYERAHAN TAHTA
75 KEKACAUAN
76 PEMBERONTAKAN
77 KEHANCURAN FELIX
78 THANKS GUYS
79 NAIK TAHTA
80 DEWI APHRODITE
81 KUNJUNGAN
82 KEJADIAN MEMALUKAN
83 VALERIAN PANIK
84 PENGUMUMAN
85 SATU KERETA
86 KERJA SAMA
87 PEMBICARAAN EMPAT MATA
88 AKHIRNYA SUDAH...
89 TERBEBAS
90 RUMOR
91 RENCANA
92 SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93 PROTES PARA BANGSAWAN
94 KE ISTANA
95 SERANGAN PENDUDUK
96 SERANGAN LAGI
97 RENCANA LIORA
98 PENYERANGAN
99 IKAT PINGGANG MISTERIUS
100 OBSESI
101 Pengumuman penting!
102 TAKTIK LICIK
103 BOCORNYA RENCANA MUSUH
104 BUNGA LAYU
105 KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106 TUDUHAN PALSU
107 DUKUNG UNTUK LIORA
108 KEKECEWAAN LIORA
109 PERSIDANGAN
110 KUBU LIORA
111 COME BACK
112 TERUNGKAP
113 TERTANGKAP
114 PUTUS HUBUNGAN
115 CAELUM
116 UTUSAN
117 PRIA MISTERIUS
118 PERTEMUAN KEMBALI
119 MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120 KONDISI VALDORIA
121 KASTIL
122 SADAR
123 2 SAINTESS
124 TAMU TIDAK DIUNDANG
125 TAMU BERHARGA
126 SELAMAT TINGGAL
127 VARIABEL TAK TERDUGA
128 BARON YAKUF
129 Pemberitahuan
130 KESADARAN BARON YAKUF
131 GRAND MASTER
132 AKU MENGINGINKAN NYA
133 BENDERA PERANG
134 KEDATANGAN IBLIS
135 TIBA-TIBA
136 PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137 PENGUMUMAN
138 CHAPTER ENDING
139 CHAPTER ENDING 2
140 CHAPTER ENDING 3
141 CHAPTER ENDING 4
142 CHAPTER ENDING 5
143 CHAPTER ENDING 6
144 ENDING
145 EPISODE SPESIAL
Episodes

Updated 145 Episodes

1
MERASUK
2
PEMBATALAN PERTUNANGAN
3
KEPINGAN PUZZLE
4
PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5
LATIHAN PEDANG
6
SERANGAN GAGAL
7
KECURIGAAN
8
ACARA VALENMORE
9
PELATIHAN
10
PERSIAPAN
11
PESTA DANSA VALENMORE
12
SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13
TAKUT KETINGGIAN
14
MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15
SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16
PERGI KE LUAR
17
BUDAK
18
PRIA BERJUBAH MERAH
19
DIBALIK PINTU BESI TUA
20
FINNIAN
21
PENGUMUMAN
22
NICHOL MURKA
23
RENCANA PERNIKAHAN
24
RENCANA AURELIA
25
MAKAN SIANG
26
SKEMA
27
KEBIASAAN ANEH
28
Pengumuman libur
29
KEMARAHAN SAINA
30
HUKUMAN
31
KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32
KISAH FINNIAN
33
DENDAM FINNIAN
34
FRANSISCA
35
KONTRAK
36
LADY LORENZO
37
Pengumuman libur
38
LOSE GAME
39
VALERIAN IGNATIUS
40
PEMBICARAAN
41
Pengumuman
42
SADAR
43
PERDEBATAN
44
BUTIK
45
LATIHAN GAGAL
46
PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47
PENAWAR
48
SIAPA KAU?
49
SATU KEDIAMAN HEBOH
50
MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51
PERTEMUAN
52
KERJA SAMA DITETAPKAN
53
KUIL MISTERIUS
54
KEMARAHAN DIMITRI
55
PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56
KABAR PENTING
57
PENJAHAT KECIL
58
PENGAKUAN TIKUS KECIL
59
PESTA
60
PENGUMUMAN VALERIAN
61
PENGUMUMAN
62
BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63
KAISAR
64
Pengumuman
65
INVICTUS CORE
66
RENCANA
67
RAHASIA
68
SIASAT
69
MENJAUH DARI ADIKKU
70
KEMARAHAN NICHOL
71
RENCANA DUA KUBU
72
USAHA VALERIAN
73
PULANG
74
PENYERAHAN TAHTA
75
KEKACAUAN
76
PEMBERONTAKAN
77
KEHANCURAN FELIX
78
THANKS GUYS
79
NAIK TAHTA
80
DEWI APHRODITE
81
KUNJUNGAN
82
KEJADIAN MEMALUKAN
83
VALERIAN PANIK
84
PENGUMUMAN
85
SATU KERETA
86
KERJA SAMA
87
PEMBICARAAN EMPAT MATA
88
AKHIRNYA SUDAH...
89
TERBEBAS
90
RUMOR
91
RENCANA
92
SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93
PROTES PARA BANGSAWAN
94
KE ISTANA
95
SERANGAN PENDUDUK
96
SERANGAN LAGI
97
RENCANA LIORA
98
PENYERANGAN
99
IKAT PINGGANG MISTERIUS
100
OBSESI
101
Pengumuman penting!
102
TAKTIK LICIK
103
BOCORNYA RENCANA MUSUH
104
BUNGA LAYU
105
KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106
TUDUHAN PALSU
107
DUKUNG UNTUK LIORA
108
KEKECEWAAN LIORA
109
PERSIDANGAN
110
KUBU LIORA
111
COME BACK
112
TERUNGKAP
113
TERTANGKAP
114
PUTUS HUBUNGAN
115
CAELUM
116
UTUSAN
117
PRIA MISTERIUS
118
PERTEMUAN KEMBALI
119
MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120
KONDISI VALDORIA
121
KASTIL
122
SADAR
123
2 SAINTESS
124
TAMU TIDAK DIUNDANG
125
TAMU BERHARGA
126
SELAMAT TINGGAL
127
VARIABEL TAK TERDUGA
128
BARON YAKUF
129
Pemberitahuan
130
KESADARAN BARON YAKUF
131
GRAND MASTER
132
AKU MENGINGINKAN NYA
133
BENDERA PERANG
134
KEDATANGAN IBLIS
135
TIBA-TIBA
136
PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137
PENGUMUMAN
138
CHAPTER ENDING
139
CHAPTER ENDING 2
140
CHAPTER ENDING 3
141
CHAPTER ENDING 4
142
CHAPTER ENDING 5
143
CHAPTER ENDING 6
144
ENDING
145
EPISODE SPESIAL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!