PEMBATALAN PERTUNANGAN

...02...

Kamar yang semula hancur lebur akibat amukan seseorang kini telah mengalami perubahan drastis. Kekacauan yang menyelimuti ruangan, barang-barang berserakan, lemari yang terbuka, dan meja yang tertutup oleh tumpukan barang, satu per satu disingkirkan dengan cekatan. Pelayan yang telaten bekerja tanpa henti, mengembalikan kondisi kamar ke keadaan yang tertata rapi.

Perabotan yang sebelumnya berantakan kini diletakkan kembali pada tempatnya, dan lantai yang tertutup oleh barang-barang kini bersih, menyisakan permukaan yang mengkilap.

Tirai yang berantakan kini terpasang dengan rapi, membiarkan cahaya matahari pagi menyinari ruangan. Buku-buku yang berserakan di lantai telah dikembalikan ke raknya dengan tertib. Meja yang sebelumnya penuh dengan barang-barang yang tidak pada tempatnya kini tertata bersih, dengan dokumen-dokumen tersusun rapi.

Di balik perubahan ini, kerja keras pelayan yang penuh perhatian dan dedikasi terlihat jelas. Mereka telah berhasil mengubah kekacauan menjadi ketertiban dengan tangan mereka yang cekatan dan mata yang tajam. Ruangan yang tadinya hancur kini menampilkan ketenangan dan kerapian, berkat upaya tanpa lelah mereka.

Liora Ravenscroft duduk di sofa kamarnya, merenungi semua hal yang terjadi padanya hingga mengubah hidupnya dalam sekejap. Tatapan matanya kosong, tertuju pada buku tebal dengan sampul berwarna hijau tua.

Buku itu mengisahkan tentang sejarah Kerajaan Valoria, tempatnya menjalani kehidupan keduanya. Liora berniat untuk mengulik semua informasi yang ada, agar dia tidak terlihat seperti orang bodoh yang baru melihat dunia.

"Sialan, di kehidupan pertamaku, aku terlalu banyak belajar dan bekerja hingga meninggal dunia. Jangan sampai di sini aku meninggal lagi karena banyak belajar!" ucapnya pelan dengan frustrasi.

Gila rasanya, tiba-tiba terlempar ke dunia yang berbeda dan menjadi seorang putri bungsu dari Grand Duke yang agung.

"Saina sudah menjelaskan semuanya padaku. Rupanya aku memiliki sifat yang sangat buruk. Tapi... Tidak ada alasan bahwa aku pantas diselingkuhi! Wajar saja jika Liora kesal, tunangannya saja memiliki kekasih lain selain dirinya! Dasar berandal bajingan, aku akan memukulmu di tempat yang tepat sehingga masa depanmu terganggu!" kesal Liora, melampiaskan kekesalannya pada sebuah cangkir teh di meja.

KRAK!!

Cangkir teh itu secara mengejutkan retak hanya karena Liora meremasnya dengan sedikit tenaga. Tidak bisa dijelaskan betapa terkejutnya dia.

"Apa-apaan... Kenapa cangkir ini mudah pecah?" gumam Liora heran. "Hah, semakin lama semakin aneh tempat ini!" lanjutnya.

Dia kembali bersandar di sofa dengan perasaan yang semakin frustrasi. Berharap dengan bersandar, perasaannya akan semakin membaik. Namun, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan memperlihatkan butler (kepala pelayan) memasuki kamarnya.

"Nona Muda, saya datang untuk menyampaikan pesan dari Baginda Grand Duke, bahwa Nona Muda diminta untuk menghadap beliau," ucap sang butler sedikit tidak sopan.

Tanpa mengetuk pintu, tanpa menunduk memberi salam, dan berani mengarahkan tatapan kepada Liora, sungguh tidak sopan. Liora yang berasal dari dunia modern saja tahu bahwa sikap itu tidak sopan. Dia memicingkan tatapannya pada sang butler.

Tersenyum sinis, Liora berkata sarkastis, "Sungguh sikap yang sangat sopan, ya, Butler. Sepertinya pengajaran yang kau terima benar-benar yang terbaik."

Butler hanya diam dengan wajah datarnya. Bukan berarti ia tidak paham maksud Liora, namun butler pribadi Grand Duke yang terkenal memiliki kepribadian tenang dan tajam itu memilih untuk diam dan tidak terpengaruh.

"Ck! Baiklah, pergi saja duluan. Aku akan menyusul nanti," ucap Liora pasrah menghadapi butler yang sulit untuk dihadapi ini.

"Kalau begitu, saya pamit undur diri, Nona Muda."

Liora hanya menatap punggung sang butler yang kini perlahan menghilang, ditelan oleh ambang pintu. Perasaan kesal, heran, dan bingung telah ia rasakan. Bagaimana caranya menghadapi Grand Duke nanti? Karena dia tidak mengetahui hubungan sebenarnya antara Liora dan Dimitri.

Hubungan seperti apa yang mereka miliki sehingga membuat Liora ragu untuk menghadapinya? Apakah dia harus bersikap sok akrab atau hormat layaknya seorang bangsawan?

"Aku harus memberikan reaksi seadanya demi melindungi nyawaku. Aku tidak tahu, orang seperti apa Grand Duke itu, aku tidak boleh salah langkah," ucapnya hampir berbisik.

...****************...

Di dalam kediaman Grand Duke, suasana ruangan tampak damai dan teratur. Langit-langit yang tinggi dihiasi dengan ukiran indah, dan sinar matahari yang lembut masuk melalui jendela-jendela besar, menciptakan permainan cahaya yang menenangkan di atas lantai marmer yang berkilauan.

Di sepanjang dinding, rak-rak buku penuh dengan karya-karya klasik dan manuskrip berharga, menambah nuansa tenang namun sarat dengan pengetahuan.

Namun, di balik ketenangan yang tampak, terdapat aura ketegasan yang tak bisa diabaikan. Ruangan itu seolah memancarkan sebuah kekuatan dan kepemimpinan yang menggetarkan, membuat setiap benda di dalamnya seakan berdiri tegak dalam hormat.

Grand Duke sendiri, meskipun berusia lebih dari empat puluh tahun, memiliki wajah yang tampak seperti pemuda berusia dua puluh lima tahun. Ciri-ciri wajahnya tetap tajam dan tampan, dengan mata yang tajam dan penuh wibawa, dan kulit yang tampak awet muda.

Aura yang tak terbatas yang mengelilinginya membuatnya seolah tidak mengalami penuaan. Setiap gerakan dan tatapan yang dikeluarkannya memancarkan kekuatan dan kebijaksanaan yang mengesankan.

Di meja besar yang terletak di tengah ruangan, tumpukan dokumen dan berkas yang menumpuk menunjukkan betapa sibuknya Grand Duke. Dia dengan tekun memeriksa setiap lembaran, tangan terampilnya bergerak cepat dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

Setiap detik berharga bagi Grand Duke, dan meskipun tampaknya terbenam dalam pekerjaan, keberadaan dan karismanya tidak pernah meredup.

Ruangan ini, meskipun tenang, adalah tempat di mana kekuatan dan kecerdasan bersatu dalam harmoni yang sempurna, mencerminkan sosok Grand Duke yang memimpin dengan tangan yang kuat namun penuh kebijaksanaan.

Suasana ruangan yang sunyi tiba-tiba dipecahkan oleh suara ketukan pintu.

Tok Tok Tok...

"Masuklah," ucap Dimitri dengan suara pelan namun tegas.

Pintu ruangan terbuka perlahan, memperlihatkan Liora yang sedang mengintip sebelum akhirnya masuk ke dalam. Dengan sikap canggung, Liora membungkuk sedikit untuk memberikan hormat.

"Selamat siang, Yang Mulia," ucapnya dengan keanggunan khas seorang bangsawan.

Namun, sapaan tersebut tidak mendapatkan balasan. Dimitri tetap sibuk dengan berkas-berkasnya. Liora, yang merasakan ketidakpedulian itu, memutuskan untuk berbicara lagi.

"Saya di sini—" namun ia belum sempat menyelesaikan ucapannya ketika Dimitri menyela.

"Ini adalah surat pembatalan pertunangan," ucap Dimitri dengan nada berat. "Kau dan Putra Mahkota resmi berpisah."

Liora terpaku, menatap surat itu dengan tatapan kosong. Meskipun di dalam hatinya ia bersorak gembira karena perpisahan ini menguntungkannya, penampilannya justru menunjukkan kesedihan dan frustasi. Dimitri, yang melihat ekspresi Liora, mengira putrinya sedang patah hati.

"Liora?" panggil Dimitri, membuat lamunan Liora buyar.

"I, iya, Yang Mulia?" jawab Liora, masih berusaha mempertahankan ekspresi wajahnya.

Dimitri terdiam sejenak, melihat putrinya dalam kondisi yang tampak berantakan. Dia merasa khawatir dengan perasaan putri bungsunya, namun dia tidak punya pilihan selain memisahkan Liora dari Putra Mahkota yang terang-terangan berselingkuh.

"Lupakan saja, dan kembali ke ruangan mu," ucap Dimitri.

"Baiklah, Yang Mulia. Jika begitu, saya pamit undur diri," jawab Liora sebelum meninggalkan ruangan.

Dimitri menatap punggung putrinya saat ia pergi, perasaan bertanya-tanya mengisi pikirannya.

"Mengapa Liora memanggilku 'Yang Mulia' dan bukan 'Ayah,' seperti biasanya?" gumam Dimitri dengan penuh rasa ingin tahu, seolah dirinya baru saja kehilangan sesuatu.

Penampilan Grand Duke Dimitri Ravenscroft :

^^^TO BE CONTINUED^^^

Terpopuler

Comments

forgetmenot87

forgetmenot87

masih belum ada penjelasan tentang liora di dunia modern ada keluarga atau tidak ya?hanya menerangkan dia meninggalnya saja.Tapi tetap suka cerita yang alurnya begini dan penyampaian kalimatnya juga bagus.semangat kak author.

2025-03-06

1

xiang tan

xiang tan

adoeehh, kalo ayahnya seperti ini aku mau jadi ibu nya 😂

2025-01-13

1

Cha Sumuk

Cha Sumuk

ap ga ada ingatan yg tertinggal dr yg punya tubuh hemmm

2024-11-17

1

lihat semua
Episodes
1 MERASUK
2 PEMBATALAN PERTUNANGAN
3 KEPINGAN PUZZLE
4 PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5 LATIHAN PEDANG
6 SERANGAN GAGAL
7 KECURIGAAN
8 ACARA VALENMORE
9 PELATIHAN
10 PERSIAPAN
11 PESTA DANSA VALENMORE
12 SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13 TAKUT KETINGGIAN
14 MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15 SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16 PERGI KE LUAR
17 BUDAK
18 PRIA BERJUBAH MERAH
19 DIBALIK PINTU BESI TUA
20 FINNIAN
21 PENGUMUMAN
22 NICHOL MURKA
23 RENCANA PERNIKAHAN
24 RENCANA AURELIA
25 MAKAN SIANG
26 SKEMA
27 KEBIASAAN ANEH
28 Pengumuman libur
29 KEMARAHAN SAINA
30 HUKUMAN
31 KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32 KISAH FINNIAN
33 DENDAM FINNIAN
34 FRANSISCA
35 KONTRAK
36 LADY LORENZO
37 Pengumuman libur
38 LOSE GAME
39 VALERIAN IGNATIUS
40 PEMBICARAAN
41 Pengumuman
42 SADAR
43 PERDEBATAN
44 BUTIK
45 LATIHAN GAGAL
46 PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47 PENAWAR
48 SIAPA KAU?
49 SATU KEDIAMAN HEBOH
50 MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51 PERTEMUAN
52 KERJA SAMA DITETAPKAN
53 KUIL MISTERIUS
54 KEMARAHAN DIMITRI
55 PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56 KABAR PENTING
57 PENJAHAT KECIL
58 PENGAKUAN TIKUS KECIL
59 PESTA
60 PENGUMUMAN VALERIAN
61 PENGUMUMAN
62 BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63 KAISAR
64 Pengumuman
65 INVICTUS CORE
66 RENCANA
67 RAHASIA
68 SIASAT
69 MENJAUH DARI ADIKKU
70 KEMARAHAN NICHOL
71 RENCANA DUA KUBU
72 USAHA VALERIAN
73 PULANG
74 PENYERAHAN TAHTA
75 KEKACAUAN
76 PEMBERONTAKAN
77 KEHANCURAN FELIX
78 THANKS GUYS
79 NAIK TAHTA
80 DEWI APHRODITE
81 KUNJUNGAN
82 KEJADIAN MEMALUKAN
83 VALERIAN PANIK
84 PENGUMUMAN
85 SATU KERETA
86 KERJA SAMA
87 PEMBICARAAN EMPAT MATA
88 AKHIRNYA SUDAH...
89 TERBEBAS
90 RUMOR
91 RENCANA
92 SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93 PROTES PARA BANGSAWAN
94 KE ISTANA
95 SERANGAN PENDUDUK
96 SERANGAN LAGI
97 RENCANA LIORA
98 PENYERANGAN
99 IKAT PINGGANG MISTERIUS
100 OBSESI
101 Pengumuman penting!
102 TAKTIK LICIK
103 BOCORNYA RENCANA MUSUH
104 BUNGA LAYU
105 KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106 TUDUHAN PALSU
107 DUKUNG UNTUK LIORA
108 KEKECEWAAN LIORA
109 PERSIDANGAN
110 KUBU LIORA
111 COME BACK
112 TERUNGKAP
113 TERTANGKAP
114 PUTUS HUBUNGAN
115 CAELUM
116 UTUSAN
117 PRIA MISTERIUS
118 PERTEMUAN KEMBALI
119 MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120 KONDISI VALDORIA
121 KASTIL
122 SADAR
123 2 SAINTESS
124 TAMU TIDAK DIUNDANG
125 TAMU BERHARGA
126 SELAMAT TINGGAL
127 VARIABEL TAK TERDUGA
128 BARON YAKUF
129 Pemberitahuan
130 KESADARAN BARON YAKUF
131 GRAND MASTER
132 AKU MENGINGINKAN NYA
133 BENDERA PERANG
134 KEDATANGAN IBLIS
135 TIBA-TIBA
136 PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137 PENGUMUMAN
138 CHAPTER ENDING
139 CHAPTER ENDING 2
140 CHAPTER ENDING 3
141 CHAPTER ENDING 4
142 CHAPTER ENDING 5
143 CHAPTER ENDING 6
144 ENDING
145 EPISODE SPESIAL
Episodes

Updated 145 Episodes

1
MERASUK
2
PEMBATALAN PERTUNANGAN
3
KEPINGAN PUZZLE
4
PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5
LATIHAN PEDANG
6
SERANGAN GAGAL
7
KECURIGAAN
8
ACARA VALENMORE
9
PELATIHAN
10
PERSIAPAN
11
PESTA DANSA VALENMORE
12
SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13
TAKUT KETINGGIAN
14
MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15
SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16
PERGI KE LUAR
17
BUDAK
18
PRIA BERJUBAH MERAH
19
DIBALIK PINTU BESI TUA
20
FINNIAN
21
PENGUMUMAN
22
NICHOL MURKA
23
RENCANA PERNIKAHAN
24
RENCANA AURELIA
25
MAKAN SIANG
26
SKEMA
27
KEBIASAAN ANEH
28
Pengumuman libur
29
KEMARAHAN SAINA
30
HUKUMAN
31
KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32
KISAH FINNIAN
33
DENDAM FINNIAN
34
FRANSISCA
35
KONTRAK
36
LADY LORENZO
37
Pengumuman libur
38
LOSE GAME
39
VALERIAN IGNATIUS
40
PEMBICARAAN
41
Pengumuman
42
SADAR
43
PERDEBATAN
44
BUTIK
45
LATIHAN GAGAL
46
PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47
PENAWAR
48
SIAPA KAU?
49
SATU KEDIAMAN HEBOH
50
MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51
PERTEMUAN
52
KERJA SAMA DITETAPKAN
53
KUIL MISTERIUS
54
KEMARAHAN DIMITRI
55
PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56
KABAR PENTING
57
PENJAHAT KECIL
58
PENGAKUAN TIKUS KECIL
59
PESTA
60
PENGUMUMAN VALERIAN
61
PENGUMUMAN
62
BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63
KAISAR
64
Pengumuman
65
INVICTUS CORE
66
RENCANA
67
RAHASIA
68
SIASAT
69
MENJAUH DARI ADIKKU
70
KEMARAHAN NICHOL
71
RENCANA DUA KUBU
72
USAHA VALERIAN
73
PULANG
74
PENYERAHAN TAHTA
75
KEKACAUAN
76
PEMBERONTAKAN
77
KEHANCURAN FELIX
78
THANKS GUYS
79
NAIK TAHTA
80
DEWI APHRODITE
81
KUNJUNGAN
82
KEJADIAN MEMALUKAN
83
VALERIAN PANIK
84
PENGUMUMAN
85
SATU KERETA
86
KERJA SAMA
87
PEMBICARAAN EMPAT MATA
88
AKHIRNYA SUDAH...
89
TERBEBAS
90
RUMOR
91
RENCANA
92
SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93
PROTES PARA BANGSAWAN
94
KE ISTANA
95
SERANGAN PENDUDUK
96
SERANGAN LAGI
97
RENCANA LIORA
98
PENYERANGAN
99
IKAT PINGGANG MISTERIUS
100
OBSESI
101
Pengumuman penting!
102
TAKTIK LICIK
103
BOCORNYA RENCANA MUSUH
104
BUNGA LAYU
105
KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106
TUDUHAN PALSU
107
DUKUNG UNTUK LIORA
108
KEKECEWAAN LIORA
109
PERSIDANGAN
110
KUBU LIORA
111
COME BACK
112
TERUNGKAP
113
TERTANGKAP
114
PUTUS HUBUNGAN
115
CAELUM
116
UTUSAN
117
PRIA MISTERIUS
118
PERTEMUAN KEMBALI
119
MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120
KONDISI VALDORIA
121
KASTIL
122
SADAR
123
2 SAINTESS
124
TAMU TIDAK DIUNDANG
125
TAMU BERHARGA
126
SELAMAT TINGGAL
127
VARIABEL TAK TERDUGA
128
BARON YAKUF
129
Pemberitahuan
130
KESADARAN BARON YAKUF
131
GRAND MASTER
132
AKU MENGINGINKAN NYA
133
BENDERA PERANG
134
KEDATANGAN IBLIS
135
TIBA-TIBA
136
PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137
PENGUMUMAN
138
CHAPTER ENDING
139
CHAPTER ENDING 2
140
CHAPTER ENDING 3
141
CHAPTER ENDING 4
142
CHAPTER ENDING 5
143
CHAPTER ENDING 6
144
ENDING
145
EPISODE SPESIAL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!