PELATIHAN

...09...

Matahari mulai naik, menggantikan bulan untuk menyinari semesta. Pada pagi yang cerah ini, Duchi Ravenscroft kedatangan para desainer terbaik dari Kekaisaran Valoria.

Liora duduk santai di sofa, melipat kakinya sembari menikmati teh. Pandangannya yang tajam terfokus pada deretan desain gaun yang dibawa oleh lima desainer kondang tersebut.

Meski tidak terlalu peduli dengan penampilan, Liora bukanlah orang bodoh yang tidak bisa membedakan gaun yang cocok untuknya. Gaun-gaun yang mereka tampilkan memang indah, namun terlihat berat jika dikenakan, membuat Liora mengernyit. Ia membayangkan nasibnya nanti saat mengenakan gaun yang begitu berat.

"Semua gaun yang kalian bawa ini..." Ucapannya tertahan saat melihat para desainer yang menunduk dengan wajah pucat. Minat Liora hilang sejak awal. "Bawa pergi semuanya, aku tidak membutuhkan gaun-gaun jelek ini!"

Ekspresi keterkejutan tampak di wajah para desainer. Mereka saling berpandangan, seolah bertanya-tanya apa kesalahan mereka dan mengapa Liora menolak semua gaun indah yang mereka bawa.

Gaun-gaun itu dibuat dengan standar tinggi, menggunakan kain dan benang berkualitas pada masa itu. Bahkan seorang putri tidak akan menolak rancangan mewah tersebut, namun Liora sungguh berbeda. Ia menolak tanpa berpikir panjang, tidak tertarik, dan tampak tak acuh.

"Maaf, Tuan Putri, tapi bolehkah saya tahu alasan mengapa Anda menolak semua gaun ini?" Salah satu desainer memberanikan diri untuk bertanya.

Liora menatap desainer itu dengan datar. "Aku tidak tertarik pada gaun-gaun berat kalian. Ini sudah memasuki musim semi, dan kalian mengharapkan ku mengenakan gaun seperti ini?"

Tak ada yang berani berbicara lagi setelah mendengar alasan Liora. Meski terdengar masuk akal, mereka tidak menyangka gaun mewah mereka akan ditolak mentah-mentah. Bagaimanapun, jika gaun tidak nyaman dikenakan, semewah apa pun, itu sia-sia.

"Namun, bukankah para lady bangsawan di luar sana rela menahan ketidaknyamanan demi terlihat indah di pesta?" Salah seorang desainer lainnya mencoba bertanya, tampak tidak mengerti jalan pikiran Liora.

Tatapan Liora semakin tajam, jelas menunjukkan ketidaksukaannya. "Apakah kau ingin berlumuran keringat saat pesta dimulai? Aku benci harus mengulang penjelasan, cepat keluar dari sini. Masih ada desainer lain yang menunggu di luar!" ketus Liora, tak terbantahkan.

"T-tapi, Tuan Putri, mereka hanyalah desainer pemula. Anda jelas tidak boleh naif, mengenakan rancangan dari seseorang yang tidak dikenal," sanggah salah satu desainer dengan sedikit kesombongan.

Liora semakin kesal mendengar alasan mereka. "Keluar!" titahnya dengan tegas. Tanpa pilihan lain, kelima desainer itu pun segera meninggalkan ruangan, membawa kekecewaan.

"Dasar cecunguk! Berani-beraninya kalian adu argumen denganku, sungguh tidak tahu diri!" Liora mendengus kesal, kemudian memerintahkan pelayannya, Saina, untuk memanggil desainer berikutnya.

Setelah dipanggil, pintu perlahan terbuka, menampakkan seorang remaja laki-laki yang nampak gugup. Ia mengenakan kacamata bulat dan membawa beberapa buku serta tas di tangannya. Dengan langkah hati-hati, ia maju ke hadapan Liora yang masih terlihat kesal.

"Hormat saya, Tuan Putri Ravenscroft," ucapnya sambil memberi hormat, suaranya terdengar canggung dan penuh rasa segan.

"Tunjukkan apa yang kau bawa," perintah Liora tanpa basa-basi.

Desainer muda itu terkejut, ia tidak menyangka akan diberi kesempatan. Dalam pikirannya, Liora mungkin akan langsung menolaknya seperti para desainer sebelumnya. Namun, kenyataannya berbeda. Liora terlihat tertarik.

"B-baik, Tuan Putri," jawabnya ragu-ragu.

Dengan hati-hati, ia mulai menampilkan gaun rancangannya di manekin, memperlihatkan setiap detailnya agar dapat dilihat dengan jelas.

"Ini..." Liora berbisik lirih, matanya terpaku. Ia berdiri dari duduknya, mendekati manekin. "Ini benar-benar luar biasa!" serunya dengan kagum.

Gaun yang terlihat ringan dan sejuk itu memancarkan keanggunan seorang bangsawan. Desainnya mencuri perhatian semua orang di ruangan tersebut. Meski sederhana, dari segi warna, detail, serta hiasannya, gaun itu terlihat sangat memukau. Namun, sayangnya, gaun tersebut terbuat dari bahan yang kurang berkualitas, sehingga bisa berakibat fatal jika dipakai pada acara besar.

"Y-ya? Apakah saya tidak salah dengar, Tuan Putri?" tanya desainer muda itu dengan wajah terkejut. Ia takut salah mengartikan pujian Liora.

"Kau tidak salah dengar! Aku ingin gaunmu, dan lebih dari itu, aku ingin dirimu!" ucap Liora dengan mantap.

"Y-ya? Apa yang Anda maksud, Tuan Putri?" Desainer muda itu tergagap, pipinya memerah. Ucapan Liora terdengar seperti rayuan di telinganya.

"Tentu saja, aku ingin mensponsori kariermu! Jadilah desainer hebat dan buktikan bahwa gaunmu layak dikenal!" seru Liora bersemangat. "Setelah kau terkenal, aku akan dengan bangga memperkenalkan mu sebagai desainer berbakat dari Ravenscroft."

Desainer muda itu berdiri dengan mata berbinar, tak percaya dengan keberuntungannya. Hari ini adalah awal dari sebuah peluang besar yang akan mengubah hidupnya.

"Apakah saya pantas mendapatkan kesempatan menakjubkan ini, Yang Mulia?" ujarnya pelan. "Saya masih meragukan diri saya tentang hal ini."

"Apa yang kau katakan! Kau memiliki bakat, bakat yang akan bersinar dalam waktu dekat. Kau harus percaya diri, dan jika aku berkata menginginkanmu, kau tidak boleh menolak!" Terdengar seperti paksaan, namun di balik kata-kata itu, Liora sungguh ingin hal yang baik untuk desainer muda ini.

Mata sang desainer muda langsung berbinar, merasa lebih percaya diri setelah mendengar pujian dari Liora. Ia pun bertekad lebih kuat untuk menjalani kariernya sebagai desainer yang disponsori oleh Tuan Putri dari keluarga agung Grand Duke Ravenscroft.

"Saya akan berusaha keras agar tidak mengecewakan Tuan Putri!" tekadnya.

...****************...

Liora telah melakukan banyak hal belakangan ini. Seusai mencocokkan gaun, ia pergi untuk mengikuti pelajaran etiket bangsawan yang ingin dipelajarinya. Terutama, dia ingin mengetahui cara menghadapi seorang bangsawan yang berusaha memancing pertengkaran tanpa kehilangan kehormatan sebagai seorang Lady.

Dengan ditemani oleh Countess Ariana, Liora belajar banyak hal. Cara berbicara, bermain taktik, bahkan bersikap anggun. Meski terasa menyiksa, ia harus melakukan semua itu demi membungkam mulut orang-orang yang terus meremehkannya.

"Besok malam, Nona Muda akan menghadiri acara yang diadakan oleh Nona Kedua dari keluarga Valenmore, bukan?" tanya Ariana memastikan. "Saya hanya ingin mengingatkan, Nona Muda harus berhati-hati ketika menghadapi Putri Aurelia. Beliau adalah bintang sosialita ibu kota saat ini. Sudah banyak Nona bangsawan yang kehilangan reputasinya dan tak lagi muncul di dunia sosialita setelah berurusan dengan Putri Aurelia Valenmore."

Liora mendengarkan dengan seksama, tidak berbicara, tetapi mengangguk sebagai tanda bahwa ia memahami nasihat yang diberikan oleh Ariana.

"Namun, bukan berarti Nona Muda harus takut," lanjut Ariana sambil tersenyum. "Walaupun kalian berdua sama-sama berasal dari keluarga Duke, Nona Muda berbeda. Keluarga Ravenscroft berada di atas segalanya setelah Kaisar. Jangan lupakan fakta itu!"

"Aku akan selalu mengingat nasehat ini, Countess Ariana."

^^^TO BE CONTINUED^^^

Terpopuler

Comments

Eemlaspanohan Ohan

Eemlaspanohan Ohan

lanjut thor

2025-02-24

1

linanti yani

linanti yani

terus thor

2024-12-11

0

Bzaa

Bzaa

kerennnn

2024-12-04

0

lihat semua
Episodes
1 MERASUK
2 PEMBATALAN PERTUNANGAN
3 KEPINGAN PUZZLE
4 PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5 LATIHAN PEDANG
6 SERANGAN GAGAL
7 KECURIGAAN
8 ACARA VALENMORE
9 PELATIHAN
10 PERSIAPAN
11 PESTA DANSA VALENMORE
12 SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13 TAKUT KETINGGIAN
14 MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15 SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16 PERGI KE LUAR
17 BUDAK
18 PRIA BERJUBAH MERAH
19 DIBALIK PINTU BESI TUA
20 FINNIAN
21 PENGUMUMAN
22 NICHOL MURKA
23 RENCANA PERNIKAHAN
24 RENCANA AURELIA
25 MAKAN SIANG
26 SKEMA
27 KEBIASAAN ANEH
28 Pengumuman libur
29 KEMARAHAN SAINA
30 HUKUMAN
31 KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32 KISAH FINNIAN
33 DENDAM FINNIAN
34 FRANSISCA
35 KONTRAK
36 LADY LORENZO
37 Pengumuman libur
38 LOSE GAME
39 VALERIAN IGNATIUS
40 PEMBICARAAN
41 Pengumuman
42 SADAR
43 PERDEBATAN
44 BUTIK
45 LATIHAN GAGAL
46 PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47 PENAWAR
48 SIAPA KAU?
49 SATU KEDIAMAN HEBOH
50 MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51 PERTEMUAN
52 KERJA SAMA DITETAPKAN
53 KUIL MISTERIUS
54 KEMARAHAN DIMITRI
55 PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56 KABAR PENTING
57 PENJAHAT KECIL
58 PENGAKUAN TIKUS KECIL
59 PESTA
60 PENGUMUMAN VALERIAN
61 PENGUMUMAN
62 BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63 KAISAR
64 Pengumuman
65 INVICTUS CORE
66 RENCANA
67 RAHASIA
68 SIASAT
69 MENJAUH DARI ADIKKU
70 KEMARAHAN NICHOL
71 RENCANA DUA KUBU
72 USAHA VALERIAN
73 PULANG
74 PENYERAHAN TAHTA
75 KEKACAUAN
76 PEMBERONTAKAN
77 KEHANCURAN FELIX
78 THANKS GUYS
79 NAIK TAHTA
80 DEWI APHRODITE
81 KUNJUNGAN
82 KEJADIAN MEMALUKAN
83 VALERIAN PANIK
84 PENGUMUMAN
85 SATU KERETA
86 KERJA SAMA
87 PEMBICARAAN EMPAT MATA
88 AKHIRNYA SUDAH...
89 TERBEBAS
90 RUMOR
91 RENCANA
92 SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93 PROTES PARA BANGSAWAN
94 KE ISTANA
95 SERANGAN PENDUDUK
96 SERANGAN LAGI
97 RENCANA LIORA
98 PENYERANGAN
99 IKAT PINGGANG MISTERIUS
100 OBSESI
101 Pengumuman penting!
102 TAKTIK LICIK
103 BOCORNYA RENCANA MUSUH
104 BUNGA LAYU
105 KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106 TUDUHAN PALSU
107 DUKUNG UNTUK LIORA
108 KEKECEWAAN LIORA
109 PERSIDANGAN
110 KUBU LIORA
111 COME BACK
112 TERUNGKAP
113 TERTANGKAP
114 PUTUS HUBUNGAN
115 CAELUM
116 UTUSAN
117 PRIA MISTERIUS
118 PERTEMUAN KEMBALI
119 MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120 KONDISI VALDORIA
121 KASTIL
122 SADAR
123 2 SAINTESS
124 TAMU TIDAK DIUNDANG
125 TAMU BERHARGA
126 SELAMAT TINGGAL
127 VARIABEL TAK TERDUGA
128 BARON YAKUF
129 Pemberitahuan
130 KESADARAN BARON YAKUF
131 GRAND MASTER
132 AKU MENGINGINKAN NYA
133 BENDERA PERANG
134 KEDATANGAN IBLIS
135 TIBA-TIBA
136 PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137 PENGUMUMAN
138 CHAPTER ENDING
139 CHAPTER ENDING 2
140 CHAPTER ENDING 3
141 CHAPTER ENDING 4
142 CHAPTER ENDING 5
143 CHAPTER ENDING 6
144 ENDING
145 EPISODE SPESIAL
Episodes

Updated 145 Episodes

1
MERASUK
2
PEMBATALAN PERTUNANGAN
3
KEPINGAN PUZZLE
4
PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5
LATIHAN PEDANG
6
SERANGAN GAGAL
7
KECURIGAAN
8
ACARA VALENMORE
9
PELATIHAN
10
PERSIAPAN
11
PESTA DANSA VALENMORE
12
SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13
TAKUT KETINGGIAN
14
MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15
SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16
PERGI KE LUAR
17
BUDAK
18
PRIA BERJUBAH MERAH
19
DIBALIK PINTU BESI TUA
20
FINNIAN
21
PENGUMUMAN
22
NICHOL MURKA
23
RENCANA PERNIKAHAN
24
RENCANA AURELIA
25
MAKAN SIANG
26
SKEMA
27
KEBIASAAN ANEH
28
Pengumuman libur
29
KEMARAHAN SAINA
30
HUKUMAN
31
KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32
KISAH FINNIAN
33
DENDAM FINNIAN
34
FRANSISCA
35
KONTRAK
36
LADY LORENZO
37
Pengumuman libur
38
LOSE GAME
39
VALERIAN IGNATIUS
40
PEMBICARAAN
41
Pengumuman
42
SADAR
43
PERDEBATAN
44
BUTIK
45
LATIHAN GAGAL
46
PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47
PENAWAR
48
SIAPA KAU?
49
SATU KEDIAMAN HEBOH
50
MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51
PERTEMUAN
52
KERJA SAMA DITETAPKAN
53
KUIL MISTERIUS
54
KEMARAHAN DIMITRI
55
PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56
KABAR PENTING
57
PENJAHAT KECIL
58
PENGAKUAN TIKUS KECIL
59
PESTA
60
PENGUMUMAN VALERIAN
61
PENGUMUMAN
62
BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63
KAISAR
64
Pengumuman
65
INVICTUS CORE
66
RENCANA
67
RAHASIA
68
SIASAT
69
MENJAUH DARI ADIKKU
70
KEMARAHAN NICHOL
71
RENCANA DUA KUBU
72
USAHA VALERIAN
73
PULANG
74
PENYERAHAN TAHTA
75
KEKACAUAN
76
PEMBERONTAKAN
77
KEHANCURAN FELIX
78
THANKS GUYS
79
NAIK TAHTA
80
DEWI APHRODITE
81
KUNJUNGAN
82
KEJADIAN MEMALUKAN
83
VALERIAN PANIK
84
PENGUMUMAN
85
SATU KERETA
86
KERJA SAMA
87
PEMBICARAAN EMPAT MATA
88
AKHIRNYA SUDAH...
89
TERBEBAS
90
RUMOR
91
RENCANA
92
SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93
PROTES PARA BANGSAWAN
94
KE ISTANA
95
SERANGAN PENDUDUK
96
SERANGAN LAGI
97
RENCANA LIORA
98
PENYERANGAN
99
IKAT PINGGANG MISTERIUS
100
OBSESI
101
Pengumuman penting!
102
TAKTIK LICIK
103
BOCORNYA RENCANA MUSUH
104
BUNGA LAYU
105
KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106
TUDUHAN PALSU
107
DUKUNG UNTUK LIORA
108
KEKECEWAAN LIORA
109
PERSIDANGAN
110
KUBU LIORA
111
COME BACK
112
TERUNGKAP
113
TERTANGKAP
114
PUTUS HUBUNGAN
115
CAELUM
116
UTUSAN
117
PRIA MISTERIUS
118
PERTEMUAN KEMBALI
119
MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120
KONDISI VALDORIA
121
KASTIL
122
SADAR
123
2 SAINTESS
124
TAMU TIDAK DIUNDANG
125
TAMU BERHARGA
126
SELAMAT TINGGAL
127
VARIABEL TAK TERDUGA
128
BARON YAKUF
129
Pemberitahuan
130
KESADARAN BARON YAKUF
131
GRAND MASTER
132
AKU MENGINGINKAN NYA
133
BENDERA PERANG
134
KEDATANGAN IBLIS
135
TIBA-TIBA
136
PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137
PENGUMUMAN
138
CHAPTER ENDING
139
CHAPTER ENDING 2
140
CHAPTER ENDING 3
141
CHAPTER ENDING 4
142
CHAPTER ENDING 5
143
CHAPTER ENDING 6
144
ENDING
145
EPISODE SPESIAL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!