KECURIGAAN

...07...

Tidak bisa dijelaskan seberapa kesalnya Liora terhadap Nichol karena dengan lancang telah ikut campur dalam urusannya. Langkah kaki cepatnya menimbulkan suara keras, membuat koridor yang sepi itu dipenuhi oleh gema langkahnya.

"Jika saja Nichol tidak menghalangi, setidaknya aku bisa melukai Roberto dengan tanganku sendiri!" gumam Liora dengan nada dingin, menyiratkan dendam yang mendalam atas kejadian yang menimpanya.

Dia terus melangkah, melewati koridor mewah dengan langit-langit tinggi serta lampu gantung kristal yang berkilauan di setiap langkahnya. Dinding-dinding koridor dihiasi oleh lukisan-lukisan indah berbingkai emas, menambah kesan megah kediaman tersebut.

"Duchi ini begitu besar, baru kusadari," bisik Liora, sempat merasa kagum sejenak sebelum suara Nichol tiba-tiba menyahut.

"Ini tidak ada apa-apanya, Liora. Jika kau mau, aku bisa membawamu ke dalam dimensi milikku!" ucap Nichol dengan bangga.

Liora yang mendengar perkataan itu segera memalingkan wajah dan melanjutkan langkahnya, menjauhi Nichol tanpa menoleh. Sikapnya masih seperti biasa dingin dan tak acuh. Namun, Nichol merasakan sesuatu yang berbeda dalam sikap Liora kali ini.

"Liora, tunggu dulu. Maafkan aku! Aku tidak tahu kau akan memenangkan duel itu. Aku hanya merasa terancam oleh serangan yang Roberto lakukan padamu," ucap Nichol, mencoba membujuk Liora.

Liora melirik Nichol dari sudut matanya. "Berisik! Kau sudah merusak rencanaku, Nichol. Tidak mungkin kau tidak melihat serangan terakhirku. Kau itu naif," balas Liora dengan suara dingin dan penuh kekecewaan.

Nichol, yang merasa bersalah, mulai frustasi. Liora tak mau memaafkannya, dan dia berusaha keras memikirkan cara agar bisa menebus kesalahannya. Namun, apa yang harus ia lakukan?

"Aku akan melakukan apa saja asal kau mau memaafkan ku. Apakah kau ingin aku menghabisi semua prajurit itu? Atau... mungkin Putra Mahkota?

"Tutup mulutmu, Nichol Ravenscroft! Apa kau ingin memicu pemberontakan?!" tegas Liora, menghentikan langkahnya seketika.

"Lalu apa yang harus aku lakukan agar kau mau memaafkan aku, Liora Ravenscroft?!"

Liora menarik napas dalam-dalam, menahan dirinya agar tidak meledak di hadapan Nichol yang kini memandangnya dengan tatapan penuh rasa bersalah. Kakinya kembali bergerak maju, namun kali ini lebih perlahan, langkahnya seolah dipandu oleh pikirannya yang sedang bergejolak.

"Liora, katakan sesuatu... aku tidak bisa hanya diam melihatmu marah seperti ini," suara Nichol memecah keheningan, suaranya terdengar ragu.

Liora berhenti di depan jendela besar yang menghadap ke taman istana. Tangannya yang semula mengepal di sisi tubuhnya terulur, menyentuh kaca jendela yang terasa dingin.

Bayangan wajahnya terpantul samar di permukaan kaca, terlihat begitu asing bahkan bagi dirinya sendiri. Perasaan kecewa dan marah yang membuncah di hatinya bergelut dengan rasa bersalah yang ia coba tekan.

"Maaf? Kau pikir kata maaf itu bisa memperbaiki segalanya, Nichol?" Liora akhirnya bersuara, suaranya tenang namun mengandung ancaman yang tersirat.

Nichol terdiam, tak berani menjawab. Dia tahu Liora tidak butuh permintaan maaf yang biasa, dia butuh keadilan untuk perasaan yang dipendamnya. Namun, Nichol juga tidak tahu harus berbuat apa. Apa yang bisa ia lakukan sekarang?"

"Aku sudah berada di ambang kemenangan," Liora melanjutkan, tangannya kini menggenggam erat ujung jendela, "Dan kau... kau datang dan menghancurkan semuanya. Roberto seharusnya merasakan bagaimana rasanya kalah di tanganku! Bagaimana rasanya takut pada seseorang yang telah ia remehkan!"

Nichol akhirnya melangkah mendekat, berdiri tepat di belakang Liora, namun menjaga jarak. "Liora... aku tidak ingin kau terluka. Serangan Roberto terlalu berbahaya. Aku hanya ingin melindungi mu."

Liora memutar tubuhnya, menatap lurus ke arah Nichol dengan mata tajam yang menyiratkan keteguhan dan kekerasan hatinya. "Aku tidak butuh perlindunganmu, Nichol. Aku bukan lagi anak kecil yang harus dilindungi! Jika kau tidak mampu mengerti hal itu, maka tidak ada yang bisa kau lakukan untukku."

Tatapan mereka bertemu dalam keheningan yang menyiksa. Nichol tampak tersiksa oleh rasa bersalah dan kebingungan, sementara Liora berusaha menahan perasaan sakit hati yang mendalam.

"Lalu apa yang kau inginkan dariku, Liora?" Nichol bertanya pelan, suaranya hampir tak terdengar, namun penuh dengan ketulusan.

Liora menghela napas panjang, menatap Nichol sekali lagi sebelum memalingkan wajahnya kembali ke arah jendela. "Aku ingin kau mempercayai kemampuanku. Hanya itu. Jika kau tidak bisa melakukannya, maka lebih baik kita tidak perlu berurusan lagi."

Suasana menjadi begitu hening setelah kata-kata itu keluar dari mulut Liora. Nichol merasakan sebuah jarak yang tiba-tiba terasa begitu lebar antara dirinya dan Liora, jarak yang tak mungkin digapai hanya dengan kata-kata. Dia tahu Liora tidak mengatakan itu untuk menghukumnya, melainkan untuk menunjukkan bahwa dia menginginkan kemandirian, pengakuan atas kekuatannya.

"Liora..." gumam Nichol, namun kata-katanya tertelan oleh keraguan yang mendalam.

Liora, tanpa menoleh lagi, melangkah pergi, meninggalkan Nichol yang berdiri di sana, terpaku. Gema langkah Liora kembali memenuhi koridor panjang itu, dan Nichol hanya bisa menatap punggungnya yang semakin menjauh.

“Kenapa Liora begitu ingin melukai Roberto? Apa yang sebenarnya terjadi padanya di kediaman selama ini? Apa yang terjadi saat aku tidak ada di Duchi?” Sorot mata Nichol menajam, penuh kecurigaan terhadap perlakuan yang selama ini diterima oleh adik bungsunya.

Seakan tidak ada yang boleh menyakiti adik kecilnya, karena bagi Nichol, Liora adalah sumber kekuatannya, sumber semangat yang selalu membuatnya bangkit dan ingin menjadi lebih kuat. Saat ia menyaksikan ibunya, sang Grand Duchess, mempertaruhkan nyawa hanya untuk melahirkan Liora, hatinya tersentuh. Sejak saat itu, ia menganggap Liora sebagai harta berharga yang ditinggalkan ibunya.

“Aku harus mencari tahu semua yang terjadi pada adikku! Aku tidak bisa membiarkan dia kembali dirundung oleh Beans!” tekad Nichol.

Beans Ravenscroft adalah pembenci setia Liora. Dialah yang menganggap jika Liora adalah penyebab terbesar yang membuat Grand Duchess meninggal dunia. Dia juga sumber ketakutan terbesar Liora.

Beans sering kali melontarkan kata-kata kasar dan meracuni pikiran Liora dengan ucapan-ucapan yang tidak pantas. Akibatnya, Liora merasa dirinya tidak layak untuk hidup dan percaya bahwa tidak ada yang akan menyayanginya.

Nichol sebenarnya mengetahui semua ini. Namun, bukan berarti ia menutup mata terhadap perlakuan buruk Beans terhadap Liora. Nichol selalu melindungi adiknya ketika ia tidak disibukkan dengan pendidikannya di menara sihir.

Seiring bertambahnya usia ketiga saudara itu, komunikasi di antara mereka semakin merenggang. Beans yang dulu sering menyakiti Liora dengan kata-kata kini hanya memberikan sikap dingin. Nichol, sibuk dengan tugasnya di menara sihir, tidak lagi mengetahui kabar dari Duchi. Sementara itu, Liora, yang telah kehilangan sesuatu yang berharga, kini mencoba untuk memulai kembali hidupnya.

^^^TO BE CONTINUED^^^

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

menarik

2024-12-04

0

Viona Syafazea

Viona Syafazea

nahhhh ini dia si beans (kacang) orang gilanya.. wkwkwk🤭

2024-10-19

1

Viona Syafazea

Viona Syafazea

baru kali ini baca karakter yang punya pemikiran waras, yg dimana kalo karakter lain mikirnya kalo ibunya pergi saat melahirkan adiknya, malah membenci tapi ini menganggap sebagai harta yg berharga yg ditinggalkan ibunya.. good nichol,.. 👍👍

2024-10-19

8

lihat semua
Episodes
1 MERASUK
2 PEMBATALAN PERTUNANGAN
3 KEPINGAN PUZZLE
4 PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5 LATIHAN PEDANG
6 SERANGAN GAGAL
7 KECURIGAAN
8 ACARA VALENMORE
9 PELATIHAN
10 PERSIAPAN
11 PESTA DANSA VALENMORE
12 SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13 TAKUT KETINGGIAN
14 MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15 SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16 PERGI KE LUAR
17 BUDAK
18 PRIA BERJUBAH MERAH
19 DIBALIK PINTU BESI TUA
20 FINNIAN
21 PENGUMUMAN
22 NICHOL MURKA
23 RENCANA PERNIKAHAN
24 RENCANA AURELIA
25 MAKAN SIANG
26 SKEMA
27 KEBIASAAN ANEH
28 Pengumuman libur
29 KEMARAHAN SAINA
30 HUKUMAN
31 KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32 KISAH FINNIAN
33 DENDAM FINNIAN
34 FRANSISCA
35 KONTRAK
36 LADY LORENZO
37 Pengumuman libur
38 LOSE GAME
39 VALERIAN IGNATIUS
40 PEMBICARAAN
41 Pengumuman
42 SADAR
43 PERDEBATAN
44 BUTIK
45 LATIHAN GAGAL
46 PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47 PENAWAR
48 SIAPA KAU?
49 SATU KEDIAMAN HEBOH
50 MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51 PERTEMUAN
52 KERJA SAMA DITETAPKAN
53 KUIL MISTERIUS
54 KEMARAHAN DIMITRI
55 PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56 KABAR PENTING
57 PENJAHAT KECIL
58 PENGAKUAN TIKUS KECIL
59 PESTA
60 PENGUMUMAN VALERIAN
61 PENGUMUMAN
62 BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63 KAISAR
64 Pengumuman
65 INVICTUS CORE
66 RENCANA
67 RAHASIA
68 SIASAT
69 MENJAUH DARI ADIKKU
70 KEMARAHAN NICHOL
71 RENCANA DUA KUBU
72 USAHA VALERIAN
73 PULANG
74 PENYERAHAN TAHTA
75 KEKACAUAN
76 PEMBERONTAKAN
77 KEHANCURAN FELIX
78 THANKS GUYS
79 NAIK TAHTA
80 DEWI APHRODITE
81 KUNJUNGAN
82 KEJADIAN MEMALUKAN
83 VALERIAN PANIK
84 PENGUMUMAN
85 SATU KERETA
86 KERJA SAMA
87 PEMBICARAAN EMPAT MATA
88 AKHIRNYA SUDAH...
89 TERBEBAS
90 RUMOR
91 RENCANA
92 SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93 PROTES PARA BANGSAWAN
94 KE ISTANA
95 SERANGAN PENDUDUK
96 SERANGAN LAGI
97 RENCANA LIORA
98 PENYERANGAN
99 IKAT PINGGANG MISTERIUS
100 OBSESI
101 Pengumuman penting!
102 TAKTIK LICIK
103 BOCORNYA RENCANA MUSUH
104 BUNGA LAYU
105 KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106 TUDUHAN PALSU
107 DUKUNG UNTUK LIORA
108 KEKECEWAAN LIORA
109 PERSIDANGAN
110 KUBU LIORA
111 COME BACK
112 TERUNGKAP
113 TERTANGKAP
114 PUTUS HUBUNGAN
115 CAELUM
116 UTUSAN
117 PRIA MISTERIUS
118 PERTEMUAN KEMBALI
119 MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120 KONDISI VALDORIA
121 KASTIL
122 SADAR
123 2 SAINTESS
124 TAMU TIDAK DIUNDANG
125 TAMU BERHARGA
126 SELAMAT TINGGAL
127 VARIABEL TAK TERDUGA
128 BARON YAKUF
129 Pemberitahuan
130 KESADARAN BARON YAKUF
131 GRAND MASTER
132 AKU MENGINGINKAN NYA
133 BENDERA PERANG
134 KEDATANGAN IBLIS
135 TIBA-TIBA
136 PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137 PENGUMUMAN
138 CHAPTER ENDING
139 CHAPTER ENDING 2
140 CHAPTER ENDING 3
141 CHAPTER ENDING 4
142 CHAPTER ENDING 5
143 CHAPTER ENDING 6
144 ENDING
145 EPISODE SPESIAL
Episodes

Updated 145 Episodes

1
MERASUK
2
PEMBATALAN PERTUNANGAN
3
KEPINGAN PUZZLE
4
PERTEMUAN LIORA DENGAN LIORA ASLI
5
LATIHAN PEDANG
6
SERANGAN GAGAL
7
KECURIGAAN
8
ACARA VALENMORE
9
PELATIHAN
10
PERSIAPAN
11
PESTA DANSA VALENMORE
12
SINDIRAN DIBALIK BAKWAN
13
TAKUT KETINGGIAN
14
MINUM TEH BERSAMA YANG MULIA
15
SEBUAH TAMPARAN UNTUK MU
16
PERGI KE LUAR
17
BUDAK
18
PRIA BERJUBAH MERAH
19
DIBALIK PINTU BESI TUA
20
FINNIAN
21
PENGUMUMAN
22
NICHOL MURKA
23
RENCANA PERNIKAHAN
24
RENCANA AURELIA
25
MAKAN SIANG
26
SKEMA
27
KEBIASAAN ANEH
28
Pengumuman libur
29
KEMARAHAN SAINA
30
HUKUMAN
31
KEBANGGAAN AYAH UNTUK SANG PUTRI
32
KISAH FINNIAN
33
DENDAM FINNIAN
34
FRANSISCA
35
KONTRAK
36
LADY LORENZO
37
Pengumuman libur
38
LOSE GAME
39
VALERIAN IGNATIUS
40
PEMBICARAAN
41
Pengumuman
42
SADAR
43
PERDEBATAN
44
BUTIK
45
LATIHAN GAGAL
46
PERTEMUAN 2 KALI DALAM SEMINGGU
47
PENAWAR
48
SIAPA KAU?
49
SATU KEDIAMAN HEBOH
50
MEMBUTUHKAN BANTUAN FINNIAN
51
PERTEMUAN
52
KERJA SAMA DITETAPKAN
53
KUIL MISTERIUS
54
KEMARAHAN DIMITRI
55
PERTEMUAN DI TAMAN MAWAR
56
KABAR PENTING
57
PENJAHAT KECIL
58
PENGAKUAN TIKUS KECIL
59
PESTA
60
PENGUMUMAN VALERIAN
61
PENGUMUMAN
62
BIDAK CATUR TERIAK BIDAK CATUR
63
KAISAR
64
Pengumuman
65
INVICTUS CORE
66
RENCANA
67
RAHASIA
68
SIASAT
69
MENJAUH DARI ADIKKU
70
KEMARAHAN NICHOL
71
RENCANA DUA KUBU
72
USAHA VALERIAN
73
PULANG
74
PENYERAHAN TAHTA
75
KEKACAUAN
76
PEMBERONTAKAN
77
KEHANCURAN FELIX
78
THANKS GUYS
79
NAIK TAHTA
80
DEWI APHRODITE
81
KUNJUNGAN
82
KEJADIAN MEMALUKAN
83
VALERIAN PANIK
84
PENGUMUMAN
85
SATU KERETA
86
KERJA SAMA
87
PEMBICARAAN EMPAT MATA
88
AKHIRNYA SUDAH...
89
TERBEBAS
90
RUMOR
91
RENCANA
92
SOSOK TAK TERDUGA HADIR
93
PROTES PARA BANGSAWAN
94
KE ISTANA
95
SERANGAN PENDUDUK
96
SERANGAN LAGI
97
RENCANA LIORA
98
PENYERANGAN
99
IKAT PINGGANG MISTERIUS
100
OBSESI
101
Pengumuman penting!
102
TAKTIK LICIK
103
BOCORNYA RENCANA MUSUH
104
BUNGA LAYU
105
KEBERHASILAN PASUKAN VALORIA
106
TUDUHAN PALSU
107
DUKUNG UNTUK LIORA
108
KEKECEWAAN LIORA
109
PERSIDANGAN
110
KUBU LIORA
111
COME BACK
112
TERUNGKAP
113
TERTANGKAP
114
PUTUS HUBUNGAN
115
CAELUM
116
UTUSAN
117
PRIA MISTERIUS
118
PERTEMUAN KEMBALI
119
MEMUTUSKAN IKATAN : Season dua
120
KONDISI VALDORIA
121
KASTIL
122
SADAR
123
2 SAINTESS
124
TAMU TIDAK DIUNDANG
125
TAMU BERHARGA
126
SELAMAT TINGGAL
127
VARIABEL TAK TERDUGA
128
BARON YAKUF
129
Pemberitahuan
130
KESADARAN BARON YAKUF
131
GRAND MASTER
132
AKU MENGINGINKAN NYA
133
BENDERA PERANG
134
KEDATANGAN IBLIS
135
TIBA-TIBA
136
PEPERANGAN AKAN DIMULAI
137
PENGUMUMAN
138
CHAPTER ENDING
139
CHAPTER ENDING 2
140
CHAPTER ENDING 3
141
CHAPTER ENDING 4
142
CHAPTER ENDING 5
143
CHAPTER ENDING 6
144
ENDING
145
EPISODE SPESIAL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!