15. Bersuami, Tapi Perawan

Elin mengendarai mobilnya keluar dari rumah megah nan mewah milik suaminya. Ia melajukan mobilnya menuju toko kue miliknya. Toko yang diberi nama "Toko Kue Aprilia". Nama toko kue ini diambil dari nama belakang Elin yang memiliki nama lengkap Elina Aprilia. Hingga sekarang Elin lebih dikenal dengan nama Aprilia.

Nama Elin seolah tenggelam, bahkan para karyawannya pun tak tahu nama panjang Elin. Belum lagi sejak Elin terjun di dunia bisnis, Pak Hadi memanggil Elin dengan nama Aprilia. Bu Heni juga memperkenalkan Elin pada teman-teman sosialitanya dengan nama Aprilia.

Elin memarkirkan mobilnya di garasi toko kuenya. Ia langsung masuk ke toko kuenya dan memeriksa kue-kue yang sudah diletakkan di etalase.

"Kak Lia," panggil Dona, salah satu karyawan kepercayaan Elin.

Elin menoleh ke samping dan melihat Dona menghampirinya," Ada apa, Don?" tanyanya.

"Kak Febri menelpon, katanya ia akan datang bersama seorang wanita yang ingin bertemu dengan kakak. Katanya wanita itu ingin mencari kue untuk acara pernikahan putranya," sahut Dona dengan senyuman di bibirnya dan mata yang terlihat berbinar-binar.

Jika ada pesanan besar, maka para karyawan akan mendapatkan bonus yang besar pula dari Elin, karena itulah Dona terlihat sangat senang.

"Okey, siapkan semua contoh kue yang kita jual," sahut Elin seraya berjalan menuju ruangannya.

"Siap, Kak!" sahut Dona penuh semangat.

*

Di sebuah mobil yang sedang melaju, seorang wanita bernama Febri yang merupakan pemilik WO (wedding organizer) terkenal sedang bersama seorang wanita paruh baya yang merupakan kliennya.

"Beneran, kue di toko kenalan kamu itu enak? Soalnya saya merasa toko kue langganan saya adalah toko kue yang paling enak," tanya sang wanita paruh baya.

"Nyonya bisa mencicipi sendiri kue yang ingin nyonya gunakan untuk resepsi nanti. Toko kue ini sudah menjadi langganan saya semenjak buka empat tahun yang lalu. Dijamin higienis, menggugah selera dan menggoyang lidah. Toko kue ini sudah memiliki empat cabang di kota lain, nyonya. Tapi kalau nyonya tidak cocok dengan cita rasa dan tampilannya, nyonya bisa memilih toko kue langganan nyonya," sahut Febri.

"Jadi penasaran," sahut sang wanita paruh baya.

Tak lama kemudian mereka tiba di toko kue milik Elin. Seorang pelayan yang sudah mengenal Febri langsung mengarahkan Febri dan sang wanita paruh baya ke ruangan Elin.

"Hai, Lia!" sapa Febri dengan senyuman ramah saat memasuki ruangan Elin. Ia dan Elin sudah akrab karena Febri selalu memesan kue dari toko Elin saat ada yang memakai jasa WO-nya.

"Hai, Kak! Mari duduk! Silahkan duduk, nyonya!" sambut Elin tersenyum ramah.

"Kenalkan, ini Nyonya Shiva. Beliau ingin mencoba kue di toko kamu. Siapa tahu cocok," ucap Febri memperkenalkan kliennya pada Elin.

"Shiva," ucap nyonya Shiva mengulurkan tangannya dengan senyuman ramah.

"Saya Aprilia, pemilik toko kue ini," Elin menjabat tangan Nyonya Shiva dengan seulas senyum, "saya akan menunjukkan berbagai macam kue yang kami jual di toko kami. Kami menyediakan kue tradisional, kue kekinian, dan juga kue low sugar," ujar Elin mempromosikan kue di tokonya dengan lancar.

Mereka bertiga akhirnya duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Mereka berbincang sambil menunggu kue tester yang akan dicicipi Nyonya Shiva.

Tak lama kemudian berbagai macam kue tester sudah datang. Nyonya Shiva mencicipi satu persatu kue di hadapannya dan mengecap setiap rasanya.

Elin menunjukkan katalog untuk memberitahu Nyonya Shiva, kue mana yang sedang ia cicip untuk melihat bagaimana penampilan kue yang dicicipi Nyonya Shiva.

Dona nampak melayani Nyonya Shiva. Menyingkirkan kue yang sudah dicicipi Nyonya Shiva. Sedangkan Elin menunjukkan katalog seraya mencatat kue yang ingin dipesan Nyonya Shiva.

"Ternyata kue di toko Nak Lia memang enak," puji Nyonya Shiva.

"Semua kue ini adalah resep Lia sendiri, loh, Nyonya," sahut Febri.

"Benarkah? Wah.. kamu hebat, ya? Masih muda sudah sangat berbakat dan memiliki usaha sendiri," puji Nyonya Shiva menatap Elin dengan tatapan kagum.

"Ah, Nyonya terlalu memuji," sahut Elin tersenyum tipis.

"Mulai sekarang panggil saja Tante, biar lebih akrab. Tante suka dengan anak muda seperti kalian. By the way, Nak Lia sudah punya pacar belum? Tante masih punya anak bujang satu lagi yang sedang nyari jodoh. Siapa tahu cocok dengan Nak Lia," tanya Nyonya Shiva yang langsung suka pada Elin.

"Sayang sekali, aku sudah menikah, Tan," ucap Elin tak lagi menggunakan bahasa formal agar lebih akrab, sesuai keinginan Nyonya Shiva. Ia tersenyum tipis seraya menunjukkan cincin kawin di jari manisnya. Cincin yang dulu kebesaran itu sekarang sudah pas di jari Elin.

Ya, Elin tidak pernah melepaskan cincin kawinnya bersama Zion. Bahkan dulu saat cincin itu masih kebesaran, Elin melilitkan benang pada cincin itu agar pas di jarinya.

Lalu.. dimana cincin kawin Zion yang dilemparkan Zion waktu itu? Cincin itu sekarang dijadikan sebagai bandul kalung Elin. Ia masih berharap suatu hari nanti Zion kembali memakai cincin itu.

"Aihh.. sayang sekali," gumam Nyonya Shiva nampak kecewa.

Sedangkan Febri nampak tertawa tanpa suara, "Jangan percaya, Tante! Selama empat tahun aku mengenal Lia, ia mengaku sudah menikah, tapi belum pernah sekalipun aku melihat suaminya. Aku nggak percaya dia sudah menikah." celetuk Febri juga tak lagi memakai bahasa formal.

"Benar Nyonya, saya sudah empat tahun bekerja dengan Kak Lia, tapi saya belum pernah sekalipun melihat suami Kak Lia," imbuh Dona.

Elin hanya tersenyum masam dan menghela napas yang terasa sesak mendengar perkataan tiga orang yang bersamanya di dalam ruangan itu. Dirinya sudah bersuami, tapi belum pernah merasakan menjadi seorang istri, apalagi menjadi istri seutuhnya. Sudah lima tahun menikah, tapi masih perawan. Entah Elin harus menangis' ataukah harus menertawakan dirinya sendiri.

"Nanti datang, ya, ke pesta pernikahan putra Tante. Ntar Tante kenalkan sama anak Tante. Dijamin nggak bakal kecewa, deh! Anak Tante ganteng, pekerja keras, jabatannya adalah wakil CEO, alias Chief Operating Officer (COO). Anaknya pengertian dan sayang sama Tante, jadi sudah pasti kalau punya istri nanti bakal pengertian dan sayang sama istrinya. Dia tipikal cowok setia," ujar Nyonya Shiva mempromosikan putranya dengan lancar di luar kepala. Ia jadi ikut tidak percaya kalau Elin sudah menikah.

"Duh, sayang sekali aku udah nikah, Tan. Kalau enggak, aku pasti mau dijodohin sama putra Tante," canda Febri.

"Setia dalam artian apa, nih, Tan? Setia tidak akan mendua, atau setia dalam artian setiap tikungan ada?" canda Elin terkekeh kecil.

"Setia dalam artian tidak akan pernah mendua, dong!" sahut Nyonya Shiva yakin.

Elin tersenyum tipis menghela napas panjang. Selama ini ia selalu menutup diri dan menjaga jarak dari pria manapun karena statusnya sebagai seorang wanita yang sudah bersuami, meskipun menjadi istri yang tak dianggap.

"Datang, ya! Ini undangan untuk kalian berdua," pinta Nyonya Shiva seraya mengeluarkan undangan dari dalam shoulder bag-nya.

Setelah Febri dan Nyonya Shiva pergi dan Dona sudah keluar dari ruangannya, Elin menatap keluar jendela ruangannya. Kesepian. Itulah yang sering kali dirasakan Elin saat sendiri, apalagi saat malam hari dan semua karyawannya sudah pulang.

"Kakek, apa yang harus aku lakukan? Apakah aku harus menyusul Kak Zion ke luar negeri? Apakah di sana dia sudah memiliki wanita yang disukainya?"gumam Elin, kemudian memegang dan menatap cincin kawin Zion yang menjadi bandul kalungnya.

*

Hari terus berlalu. Malam ini Elin sudah siap pergi ke pesta pernikahan putra Nyonya Shiva. Ia mengenakan gaun tertutup berwarna biru yang tidak terlalu ketat, namun mampu menonjolkan bentuk tubuhnya yang aduhai. Sapuan make-up tipis di wajahnya membuat kecantikannya terlihat natural.

Empat puluh menit kemudian, wanita yang sudah tidak gadis, sudah bersuami, tapi masih perawan itu masuk ke ballroom hotel dan langsung menjadi pusat perhatian. Namun karena sudah banyak di gembleng oleh Bu Heni, Elin terlihat percaya diri meskipun menjadi pusat perhatian. Ia melangkah dengan gaya yang anggun dan elegan, membuat semua mata terpesona.

Nyonya Shiva yang mengundangnya pun bergegas menghampirinya, karena melihat para pria yang mulai merapat ke arah Elin.

"Deg"

Tiba-tiba saja Elin merasa jantungnya seperti berhenti berdetak dan langkah kakinya tiba-tiba terhenti.

...🌸❤️🌸...

.

To be continued

Terpopuler

Comments

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

elin... wanita setia dalam kesepian. 🥺

2024-09-26

3

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

apa ada seseorang yang Elin kenal diantara para undangan, atau bahkan dia lihat sosok suaminya di situ

2024-09-05

2

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Elin berharap suatu hari nanti zion akan kembali walaupin dianggap Istri diatas kertas dan istri pajangan aja,,,,
Sayang skl zion menyia2kan batu berlin seperti elin dan memilih batu kali seperti kl..
Kayaknya elin bertemu dgn zion....

2024-09-04

3

lihat semua
Episodes
1 1. Persyaratan
2 2. Tidak Setuju
3 3. Cinta Dan Kewajiban
4 4. Cincin Kebesaran
5 5. Dingin
6 6. Minder
7 7. Syok Hemoragik
8 8. Jatuh
9 9. Tuduhan
10 10. Di Bawah Kamboja
11 11. Hilang
12 12. Menutupi
13 13. Metamorfosis
14 14. Merasa Bersalah
15 15. Bersuami, Tapi Perawan
16 16. Nekat
17 17. Dianggap Drama
18 18. Lupa
19 19. Gegana
20 20. Begitu Benci kah?
21 21. Berlawanan
22 22. Apa Keberatan?
23 23. Mengingatkan
24 24. Kasmaran
25 25. Pasang Surut
26 26. Ada Yang Kurang
27 27. Penasaran
28 28. Suram
29 29. Lalat Sampah
30 30. Meminta Pulang
31 31. Alasan Bertahan
32 32. Resah
33 33. Digulung Ombak
34 34. Janji
35 35. Susah Dinasehati
36 36. Risau
37 37. Tahu Semuanya
38 38. Poster
39 39. Terpaksa
40 40. Bimbang
41 41. Ingin Menceraikan
42 42. Benar-benar Melupakan
43 43. Pelarian Farah
44 44. Curiga
45 45. Manipulatif
46 46. Nekat
47 47. Tanpa Kabar
48 48. Merasa Lega
49 49. Keputusan
50 50. Menghampiri
51 51. Ke Luar Kota
52 52. Ada yang Janggal
53 53. Setengah Berbohong
54 54. Bertemu Lagi
55 55. Mengizinkan
56 56. Pertemuan Tak Terduga
57 57. Interaksi Adik-kakak
58 58. Untungnya
59 59. Benar-benar Berusaha
60 60. Yang kedua
61 61. Adik Manis Salah Masuk
62 62. Diawasi
63 63. Kekanak-kanakan
64 63. Bukan Sister Complex
65 65. Hampa
66 66. Memotivasi
67 67. Lupa Janji
68 68. Mengurus Perceraian
69 69. Di Ambang Kebenaran
70 70. Perasaan Terpendam Antara Mereka
71 71. Keterangan Emosi Elin - Zion
72 72. Dilema Hati
73 73. Harga dari Sebuah Kesalahan
74 74. Pelajaran Hidup
75 75. Mencintai Diri Sebelum Cinta
76 76. Ikatan Keluarga
77 77. Antara Masa Lalu dan Masa Depan
78 78. Kebenaran yang Diungkapkan
79 79. Hal yang Tak Dapat Diungkap
80 80. Cintamu Ugal-ugalan
81 81. Konfrontasi Zion dan Franky
82 82. Perpisahan di Bandara
83 83. Canda dan Tawa Sebelum Badai Menerpa
84 84. Malam Sempurna Sebelum Badai Menerpa.
85 85. Dokumen Penting
86 86. Pertanyaan yang Menganggu
87 87. Ditampar Kenyataan
88 88. Kebenaran yang Menyakitkan
89 89. Jujur atau Tetap Diam?
90 90. Rasa Bersalah, karena Kebencian yang Salah Arah
91 91. Cerita di Balik Keputusan Kakek Zhafran
92 92. Pengakuan Dosa
93 93. Kabar Keberadaan
94 94. Sebuah Amplop
95 95. Tidak Tahu Apa-apa
96 96. Kesuksesan yang Hampa
97 97. Penyanderaan
98 98. Sesuatu yang Familiar
99 99. Lebih dari Rekan Bisnis
100 100. Penyelidikan
101 101. Ranjang Panas Ibu Mertua
102 102. Lebih dari Sekadar Pengakuan
103 103. Runtuh dan Hancur
104 104. Perasaan Lega
105 105. Terima Kasih untuk Pak Hadi
106 106. Momen yang Terulang
107 107. Jodoh Pilihan Bocil
Episodes

Updated 107 Episodes

1
1. Persyaratan
2
2. Tidak Setuju
3
3. Cinta Dan Kewajiban
4
4. Cincin Kebesaran
5
5. Dingin
6
6. Minder
7
7. Syok Hemoragik
8
8. Jatuh
9
9. Tuduhan
10
10. Di Bawah Kamboja
11
11. Hilang
12
12. Menutupi
13
13. Metamorfosis
14
14. Merasa Bersalah
15
15. Bersuami, Tapi Perawan
16
16. Nekat
17
17. Dianggap Drama
18
18. Lupa
19
19. Gegana
20
20. Begitu Benci kah?
21
21. Berlawanan
22
22. Apa Keberatan?
23
23. Mengingatkan
24
24. Kasmaran
25
25. Pasang Surut
26
26. Ada Yang Kurang
27
27. Penasaran
28
28. Suram
29
29. Lalat Sampah
30
30. Meminta Pulang
31
31. Alasan Bertahan
32
32. Resah
33
33. Digulung Ombak
34
34. Janji
35
35. Susah Dinasehati
36
36. Risau
37
37. Tahu Semuanya
38
38. Poster
39
39. Terpaksa
40
40. Bimbang
41
41. Ingin Menceraikan
42
42. Benar-benar Melupakan
43
43. Pelarian Farah
44
44. Curiga
45
45. Manipulatif
46
46. Nekat
47
47. Tanpa Kabar
48
48. Merasa Lega
49
49. Keputusan
50
50. Menghampiri
51
51. Ke Luar Kota
52
52. Ada yang Janggal
53
53. Setengah Berbohong
54
54. Bertemu Lagi
55
55. Mengizinkan
56
56. Pertemuan Tak Terduga
57
57. Interaksi Adik-kakak
58
58. Untungnya
59
59. Benar-benar Berusaha
60
60. Yang kedua
61
61. Adik Manis Salah Masuk
62
62. Diawasi
63
63. Kekanak-kanakan
64
63. Bukan Sister Complex
65
65. Hampa
66
66. Memotivasi
67
67. Lupa Janji
68
68. Mengurus Perceraian
69
69. Di Ambang Kebenaran
70
70. Perasaan Terpendam Antara Mereka
71
71. Keterangan Emosi Elin - Zion
72
72. Dilema Hati
73
73. Harga dari Sebuah Kesalahan
74
74. Pelajaran Hidup
75
75. Mencintai Diri Sebelum Cinta
76
76. Ikatan Keluarga
77
77. Antara Masa Lalu dan Masa Depan
78
78. Kebenaran yang Diungkapkan
79
79. Hal yang Tak Dapat Diungkap
80
80. Cintamu Ugal-ugalan
81
81. Konfrontasi Zion dan Franky
82
82. Perpisahan di Bandara
83
83. Canda dan Tawa Sebelum Badai Menerpa
84
84. Malam Sempurna Sebelum Badai Menerpa.
85
85. Dokumen Penting
86
86. Pertanyaan yang Menganggu
87
87. Ditampar Kenyataan
88
88. Kebenaran yang Menyakitkan
89
89. Jujur atau Tetap Diam?
90
90. Rasa Bersalah, karena Kebencian yang Salah Arah
91
91. Cerita di Balik Keputusan Kakek Zhafran
92
92. Pengakuan Dosa
93
93. Kabar Keberadaan
94
94. Sebuah Amplop
95
95. Tidak Tahu Apa-apa
96
96. Kesuksesan yang Hampa
97
97. Penyanderaan
98
98. Sesuatu yang Familiar
99
99. Lebih dari Rekan Bisnis
100
100. Penyelidikan
101
101. Ranjang Panas Ibu Mertua
102
102. Lebih dari Sekadar Pengakuan
103
103. Runtuh dan Hancur
104
104. Perasaan Lega
105
105. Terima Kasih untuk Pak Hadi
106
106. Momen yang Terulang
107
107. Jodoh Pilihan Bocil

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!