Bab 19. Kata-kata Alma

“Mas Irfan!” panggil Sofia, ia tidak terima ditegur seperti itu. Dan, satu lagi di hati Sofia sangat cemburu dengan perkataan yang Irfan lontarkan padanya.

Sofia menyusul Irfan yang kini sedang menaiki anak tangga, lalu setibanya di lantai dua, ia kembali menahan lengan suaminya agar menghentikan langkahnya.

Berhentilah langkah Irfan, kemudian Sofia berdiri di hadapan suaminya dengan raut wajahnya yang memerah.

“Mengapa berkata seperti itu? Apa Mas sekarang menyudutku karena tidak bisa hamil ... mengandung anakmu, lantas Mas dengan seenaknya bisa memarahiku karena masalah sepele! Terus semua ini jadi kesalahanku karena mengambil anak dari wanita lain ini? Memangnya hanya wanita itu saja yang tersakiti! Aku juga sakit Mas, sangat sakit! Karena gara-gara Mas, rahimku tidak ada!” sentak Sofia menggebu-gebu.

“Hanya karena aku memukul anak dari wanita lain ini, kamu menegurku dengan kasar, lalu bajuku Mas bakar! Apa Mas lupa, aku ini istrimu Mas! Kenapa sekarang malah Mas mengungkit wanita yang tidak aku kenal itu!” lanjut kata Sofia masih menunjukkan amarahnya.

Noah yang mendengar suara Sofia yang masih meninggi merangkul leher papinya dan menenggelamkan wajahnya ke pundak Irfan, seakan ada rasa takut menyelusup di relung hatinya. Irfan menyadari hal itu, lantas ia mengusap punggung anaknya.

“Sejak awal kamu memaksaku untuk menikahi wanita lain agar aku memiliki anak. Aku sudah wanti-wanti Sofia, padahal aku sudah ikhlas jika memang tidak memiliki anak dan menerima keadaanmu. Noah pun hadir karena keegoisan kita berdua, dan kamu tidak menerima teguranku barusan. Kamu berpikir selama ini kamu yang paling tersakiti? Coba kamu berada di posisi wanita yang melahirkan Noah, wanita itu aku tipu habis-habisan semuanya demi kamu, Sofia! Aku bertahan bersamamu, aku hidup bahagia bersamamu di atas penderitaan wanita yang telah melahirkan Noah!” tegas Irfan.

Sofia bergeming, tangannya yang sempat mencekal lengan Irfan terlepas.

“Jika kamu tidak suka melihat aku sayang dengan Noah dan tidak menganggap Noah sebagai anakmu sesuai dengan janjimu, silakan! Tapi sekali lagi aku melihat kamu berani memukul anakku, aku sebagai papinya tidak terima!” pungkas Irfan, setelah itu ia kembali melangkah cepat menuju kamar Noah.

Sofia termangu melihat punggung suaminya. “Kenapa Mas Irfan seperti itu? biasanya tidak pernah mengungkit wanita yang melahirkan Noah,” gumam Sofia bertanya-tanya.

Malam itu Irfan memutuskan tidur di kamar Noah, ia kembali ke kamar utama hanya untuk mengambil baju gantinya dan tidak peduli dengan panggilan istrinya yang masih saja mencecar pertanyaan.

“Papi, ecok Noah au temu Ante Antik agi ya ... oleh ya Papi,” rengek Noah dalam pelukan Irfan.

Sejenak Irfan diam saja, tidak menjawab, kemudian mengusap rambut putranya. “Sudah malam Noah, waktunya bobo,” pinta Irfan pelan.

***

Keesokan hari, di rumah sakit.

Keadaan Naura pagi ini sudah lebih baik, dadanya tidak sesak. Tinggal menunggu kedatangan dokter untuk mengecek keadaannya, setelah itu ia akan meminta keluar dari rumah sakit, menurutnya sudah tidak perlu berlama-lama di rawat.

“Naura, aku lupa bilang semalam bu Ajeng kasih kabar kalau motor kamu ada yang tertarik. Tinggal harganya aja nih nunggu ketemu sama kamu,” ujar Alma. Semalam sahabatnya menginap menemani Naura setelah dapat kabar jika wanita itu masuk rumah sakit.

Naura meletakkan alat makannya ke atas piring, kemudian memandang Alma yang kini berjalan menuju ranjangnya. “Aku sih tetap mau jual dengan harga 12 juta, Al. Kalau mintanya jauh di bawahnya, mungkin aku tunggu pembeli yang lainnya saja,” balas Naura.

“Ya, kalau kurangnya cuma 500 ribu gak pa-pa'lah, Naura. Memangnya kamu gak ke pengen apa buru-buru resign dari tempat kerja kamu itu. Atau kamu sudah bisa bertahan melihat laki-laki yang telah mempermainkan dan menipu kamu itu?” cecar Alma sembari menjatuhkan bobotnya di tepi ranjang.

“Bu-bukan begitu juga Alma, aku juga mau buru-buru out dari sana, hanya saja kalau uangnya kurang banyak payah pula nanti aku cari pinjamannya, setidaknya aku pinjam uangnya tidak terlalu banyak'lah,” balas Naura, dengan pemikirannya yang realistis setelah sebelumnya ia mengkalkulasikan.

“Ya, kali aja kamu setelah bertemu lagi dengan mas Irfan, apalagi dia ‘kan yang bawa kamu ke rumah sakit jadi jatuh cinta lagi,” sindir Alma dengan santainya.

Naura tersenyum hambar. “Kata-kata jatuh cinta sepertinya tidak ada di kamusku lagi Alma, apalagi dengan dia yang sudah menipuku. Kurasa cukup,” balas Naura seraya memalingkan wajahnya ke jendela.

“Kalau begitu biar lebih cepat urusannya, pakailah uang tabunganku dulu. Bayarlah penaltinya, jangan berlama-lama di sana, karena hati terkadang cepat berubah Naura. Dengan kamu menjauh dari mantan suamimu, hatimu tidak akan sakit dan tidak kena tipu lagi, apalagi ternyata mas Irfan pewaris perusahaan tempat kamu bekerja. Aku takut kamu berubah pikiran,” saran Alma.

Tanpa sepengetahuan Naura dan Alma, Adiba telah berada di sana, berdiri di balik tembok pemisah ruang kamar mandi dan kamar. Dalam keadaan pintu masih terbuka wanita paruh baya itu masuk dengan langkah kaki tak bersuara.

“Ingat Naura, mas Irfan adalah pria brengsek, mantan suami yang harus dijauhkan! Dia tega menceraikan kamu setelah kamu melahirkan anaknya bersamaan anakmu itu meninggal saat itu juga! Pria kejam, pria yang gak punya hati nurani! Sebelum kamu resmi resign tanyakan pusara anakmu ada di mana!” lanjut kata Alma dengan tegasnya.

Dibalik tembok, tubuh Adiba gemetaran. “I-Irfan ... Naura?”

Bersambung ... ✍️

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terpopuler

Comments

Puji Ustariana

Puji Ustariana

iya betul kata alma naura tanyakan pusara putramu ada dimn? semoga si irvan kadut gak ngebohongi kamu lagi

2025-03-14

0

Sweet Girl

Sweet Girl

Karena sekarang suami sudah bertemu dengan Mami kandung nya Noah...
jadi hati hati dengan kelakuan mu....

2024-12-11

0

Vera Wilda

Vera Wilda

Nah hayooo bu bongkar kejahatan anak mu, jahat memisahkan anak dg ibunya

2025-01-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Jatuh Talak
2 Bab 2. Empat Tahun Kemudian
3 Bab 3. Kenyataan Yang Menyakitkan
4 Bab 4. Sambutan Irfan
5 Bab 5. Sikap Irfan
6 Bab 6. Perdana Kedekatan Naura Dan Noah
7 Bab 7. Perkara Pengunduran Naura
8 Bab 8. Curhatan Naura
9 Bab 9. Telepon Dari Irfan
10 Bab 10. Permintaan Sofia
11 Bab 11. Bertemu Kembali Dengan Noah
12 Bab 12. Terjebak Di Lift
13 Bab 13. Masih Terjebak Di Lift
14 Bab 14. Naura Pingsan
15 Bab 15. Adiba Curiga
16 Bab 16. Kebencian Irfan
17 Bab 17. Keinginan Adiba
18 Bab 18. Amarah Irfan
19 Bab 19. Kata-kata Alma
20 Bab 20. Adiba Tahu Rahasia Naura
21 Bab 21. Tolong Jaga Rahasia, Bu!
22 Bab 22. Sering Dipukul Dan Dicubit
23 Bab 23. Tante Sayang Sama Noah
24 Bab 24. Tukang Bohong
25 Bab 25. Menyambangi Sofia
26 Bab 26. Mengajak Noah Bermain
27 Bab 27. Jangan Campuri Urusanku!
28 Bab 28. Makan Bersama
29 Bab 29. Ketemu Sofia Lagi
30 Bab 30. Dasar Istri Matre
31 Bab 31. Ribut Di Dalam Mobil
32 Bab 32. Pisah Ranjang!
33 Bab 33. Mengundurkan Diri
34 Bab 34. Perlawanan Naura
35 Info sejenak : Penyesalan Suami-Mengejar Cinta Istri
36 Bab 35. Api Jangan Dilawan Dengan Api
37 Bab 36. Dirumahkan!
38 Bab 37. Noah Rewel
39 Bab 38. Mulai Terkuak
40 Bab 39. Keputusan Irfan
41 Bab 40. Bukti Yang Lain
42 Bab 41. Noah Sakit
43 Bab 42. Hasil Tes DNA
44 Bab 43. Meminta Bantuan Alma
45 Bab 44. Kedatangan Adiba, Damar Dan Noah
46 Bab 45. Anakku Belum Meninggal, Bu!!
47 Bab 46. Noah Harus Bersamaku!
48 Bab 47. Rembukan Atas Permintaan Adiba
49 Bab 48. Bukan Akhir Nasib Sofia Dan Deni
50 Bab 49. Warisan Irfan Ditarik
51 Bab 50. Mengalihkan Permintaan Noah
52 Bab 51. Pertemuan Yang Tak Teduga
53 Bab 52. Luka Lama Belum Sembuh
54 Bab 53. Penyesalan Yang Terlambat
55 Bab 54. Papi Mana, Mami?
56 Bab 55. Penculikan Noah
57 Bab 56. Di Bawah Bayang Gelap
58 Bab 57. Saran Dari Sahabat
59 Bab 58. Masa Kritis Irfan
60 Bab 59. Mami, Apan Kita Lihat Papi?
61 Bab 60. Harapan di Tengah Duka
62 Bab 61. Keajaiban Di Tengah Keputusasaan
63 Bab 62. Kebangkitan Irfan
64 Bab 63. Meniti Luka, Membangun Harapan
65 Bab 64. Penyesalan Yang Tiada Akhir
66 Bab 65. Tinggal Di Mansion Mahesa
67 Bab 66. Lembaran Baru
68 Bab 67. Menjalani Takdir Baru
69 Bab 68. T a m p a ran Untuk Naura
70 Curhat Dulu
71 Bab 69. Boleh Aku Bicara, Naura?
72 Bab 70. Meluapkan Isi Hati
73 Bab 71. Kala Rindu Terobati
74 Bab 72. Aku Mencintaimu, Naura
75 Bab 73. Adakah Kesempatan Kedua?
76 Bab 74. Permintaan Noah
77 Bab 75. Restu Adiba
78 Bab 76. Pertemuan Tak Terduga di Ruang Rawat
79 Bab 77. Mulai Melangkah Maju
80 Bab 78. Melamar Naura Kembali
81 Bab 79. Kejutan Untuk Naura
82 Bab 80. Jawaban Naura
83 Bab 81. Pengakuan Bagas
84 Bab 82. Maukah Jadi Istri Mas?
85 Bab 83. Naura Dikeroyok
86 Bab 84. Hari Yang Di Nanti
87 Bab 85. Happy Ending
88 Promo Karya Santi Suki
89 Promosi: Pembalasan Istri: Aku Yang Dianggap Boneka
90 Promosi: Belenggu Pernikahan Dengan Pria Narsistik
91 PROMOSI KARYA TERBARU MOMMY GHINA
92 Promosi: Pesona Istri Yang Haram Disentuh
93 Promosi Karya Terbaru Mommy Ghina
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Bab 1. Jatuh Talak
2
Bab 2. Empat Tahun Kemudian
3
Bab 3. Kenyataan Yang Menyakitkan
4
Bab 4. Sambutan Irfan
5
Bab 5. Sikap Irfan
6
Bab 6. Perdana Kedekatan Naura Dan Noah
7
Bab 7. Perkara Pengunduran Naura
8
Bab 8. Curhatan Naura
9
Bab 9. Telepon Dari Irfan
10
Bab 10. Permintaan Sofia
11
Bab 11. Bertemu Kembali Dengan Noah
12
Bab 12. Terjebak Di Lift
13
Bab 13. Masih Terjebak Di Lift
14
Bab 14. Naura Pingsan
15
Bab 15. Adiba Curiga
16
Bab 16. Kebencian Irfan
17
Bab 17. Keinginan Adiba
18
Bab 18. Amarah Irfan
19
Bab 19. Kata-kata Alma
20
Bab 20. Adiba Tahu Rahasia Naura
21
Bab 21. Tolong Jaga Rahasia, Bu!
22
Bab 22. Sering Dipukul Dan Dicubit
23
Bab 23. Tante Sayang Sama Noah
24
Bab 24. Tukang Bohong
25
Bab 25. Menyambangi Sofia
26
Bab 26. Mengajak Noah Bermain
27
Bab 27. Jangan Campuri Urusanku!
28
Bab 28. Makan Bersama
29
Bab 29. Ketemu Sofia Lagi
30
Bab 30. Dasar Istri Matre
31
Bab 31. Ribut Di Dalam Mobil
32
Bab 32. Pisah Ranjang!
33
Bab 33. Mengundurkan Diri
34
Bab 34. Perlawanan Naura
35
Info sejenak : Penyesalan Suami-Mengejar Cinta Istri
36
Bab 35. Api Jangan Dilawan Dengan Api
37
Bab 36. Dirumahkan!
38
Bab 37. Noah Rewel
39
Bab 38. Mulai Terkuak
40
Bab 39. Keputusan Irfan
41
Bab 40. Bukti Yang Lain
42
Bab 41. Noah Sakit
43
Bab 42. Hasil Tes DNA
44
Bab 43. Meminta Bantuan Alma
45
Bab 44. Kedatangan Adiba, Damar Dan Noah
46
Bab 45. Anakku Belum Meninggal, Bu!!
47
Bab 46. Noah Harus Bersamaku!
48
Bab 47. Rembukan Atas Permintaan Adiba
49
Bab 48. Bukan Akhir Nasib Sofia Dan Deni
50
Bab 49. Warisan Irfan Ditarik
51
Bab 50. Mengalihkan Permintaan Noah
52
Bab 51. Pertemuan Yang Tak Teduga
53
Bab 52. Luka Lama Belum Sembuh
54
Bab 53. Penyesalan Yang Terlambat
55
Bab 54. Papi Mana, Mami?
56
Bab 55. Penculikan Noah
57
Bab 56. Di Bawah Bayang Gelap
58
Bab 57. Saran Dari Sahabat
59
Bab 58. Masa Kritis Irfan
60
Bab 59. Mami, Apan Kita Lihat Papi?
61
Bab 60. Harapan di Tengah Duka
62
Bab 61. Keajaiban Di Tengah Keputusasaan
63
Bab 62. Kebangkitan Irfan
64
Bab 63. Meniti Luka, Membangun Harapan
65
Bab 64. Penyesalan Yang Tiada Akhir
66
Bab 65. Tinggal Di Mansion Mahesa
67
Bab 66. Lembaran Baru
68
Bab 67. Menjalani Takdir Baru
69
Bab 68. T a m p a ran Untuk Naura
70
Curhat Dulu
71
Bab 69. Boleh Aku Bicara, Naura?
72
Bab 70. Meluapkan Isi Hati
73
Bab 71. Kala Rindu Terobati
74
Bab 72. Aku Mencintaimu, Naura
75
Bab 73. Adakah Kesempatan Kedua?
76
Bab 74. Permintaan Noah
77
Bab 75. Restu Adiba
78
Bab 76. Pertemuan Tak Terduga di Ruang Rawat
79
Bab 77. Mulai Melangkah Maju
80
Bab 78. Melamar Naura Kembali
81
Bab 79. Kejutan Untuk Naura
82
Bab 80. Jawaban Naura
83
Bab 81. Pengakuan Bagas
84
Bab 82. Maukah Jadi Istri Mas?
85
Bab 83. Naura Dikeroyok
86
Bab 84. Hari Yang Di Nanti
87
Bab 85. Happy Ending
88
Promo Karya Santi Suki
89
Promosi: Pembalasan Istri: Aku Yang Dianggap Boneka
90
Promosi: Belenggu Pernikahan Dengan Pria Narsistik
91
PROMOSI KARYA TERBARU MOMMY GHINA
92
Promosi: Pesona Istri Yang Haram Disentuh
93
Promosi Karya Terbaru Mommy Ghina

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!