Vira hanya bisa diam di sepanjang jalan. Entah kemana ia di bawa Audi. Namun Vira cukup familiar dengan tempat itu.
" Ayo turun!!" kata Audi
" Abang mau ngapain?" kata Vira ketus.
" Loe bohong kan tentang ramalan itu, karna tak ada satu pun dari ramalan loe yang benar," kata Audi menarik tangan Vira masuk sebuah lift dan lift pun naik kelantai atas.
Deg ....
Vira langsung terpaku diam. Dan tak bisa berkata apa apa lagi.
Ting....pintu lift terbuka. Dan Audi langsung menyeret tangan Vira menuju sebuah pintu apartemen.
Tit.....masuk ! duduk aku mau bicara!! " kata Audi menatap Vira.
Vira pun menghela nafas kasarnya dan duduk di sofa. Begitu juga dengan Audi yang menghempaskan bokongnya di sofa empuk kesayangannya.
" Bicara apa, bukannya saya sudah bilang sama abang. Saya tidak bisa menerawang dan meramal abang," jawab Vira kesal
" Berarti kau berani menipu ku!!" kata Audi menatap Vira tajam.
" Lalu apa maksud mu meramal garis tangan kemaren. Kau meramal ku dengan gadis di masa lalu karna hutang," kata Audi dengan suara keras.
" Itu fakta yang aku baca, Lagian kalo ngak percaya kenapa minta diramal," jawab Vira makin kesal. Karna pria di depannya itu. Sudah melanggar privasinya.
" Kau tahu, bila kau berbohong. Aku tidak akan melepaskan mu,"kata Audi mengancam.
" Astaga, kenapa abang ingin sekali saya ramal dan ada apa dengan masa depan abang. Kenapa ngak datang ketempat lain. Ngak perlu mengacam saya. Akan aku kembali kan uang abang," kata Vira emosi Lalu mengeluarkan uang ratusan dari dalam tasnya. Dan menghempaskannya di atas meja di depan Audi.
" Kau....!! berani sekali menantang ku. Aku tak butuh uang itu. Aku hanya ingin satu kepastian. Bila tidak, aku akan memberi tahukan semua orang tentang penipuan ini Dan menutup tempat mu itu ," ancam Audi
Deg....
" Apa abang mengacam ku !!" kata Vira kaget.
" Kenapa ? Kau pikir aku tak bisa melakukannya
" Apa mau mu?" tanya Vira merasa jengkel
Karna pria di depannya itu. Sedang mencari cari masalah dengannya.
" Aku ingin tahu masa depan ku," jawab Audi dengan wajah datar.
" Abang gila, Aku tidak bisa meramal Bukannya aku sudah menjelaskan itu kemaren. Abang punya khodam yang menutupi semuanya. Jadi pergi lah ke tempat lain," jelas Vira.
" Aku yakin kau bisa, tapi kau berbohong padaku kan. Aku akan menahan mu disini Bila kau tak mau memberitahuku ," kata Audi ngotot memaksa Vira.
" Aish....ada apa dengan abang?" kata Vira tak habis pikir. Karna ia di paksa meramal orang yang memang tidak bisa ia ramalkan masa depannya
Membuat Vira bingung sendiri . Apalagi hari ini ia ingin berkunjung ke makam orang tuanya. Ulah pria dingin di depannya ini Sekarang Vira terkurung di apartemen pria berhati batu di depannya itu.
" Aku hanya ingin kau meramal tentang diriku. Kau pasti orang pilihan.Aku sudah mencari orang orang hebat ketempat lain. Tapi para peramal itu bilang. Hanya kau orang yang bisa memberitahukan ku apa yang terjadi dalam tiga bulan kedepan," kata Audi bicara Sambil menatap Vira lekat.
Vira mengeleng kan kepala. Karna merasa aneh mendengar perkataan Audi. Karna dirinya juga tidak bisa melihat aura Audi Yang tertutup kabut hitam.
" Apa yang merasuki mu?"tanya Vira
" Hantu gosong ," jawab Audi menyeringai. Membuat Vira memalingkan wajahnya ketempat lain.
" Ck.... dia hanya mengikuti abang. Untuk apa abang berteman dengannya?" kata Vira. Yang melihat sosok hantu berdiri mengawasi mereka berdua.
" Dia kakak angkat ku, Dia meninggal karna korban penculikan tragedi..... " .
" Aku sudah tahu," kata Vira menyela perkataan Audi
" Baguslah, aku ingin hidup bebas. Selama ini aku di bayangi masa lalu. Dan aku bisa melihat hantu. Dan juga sering bermimpi buruk. Itu sebabnya aku ingin kau meramal ku," kata Audi menjelaskan semua tentang apa yang terjadi dengan dirinya.
Membuat Vira terdiam. Menatap pria tampan di depannya itu. Terlihat matanya menghitam jelas, karna kurang tidur. Dan wajahnya sedikit pucat.
" Ok, akan aku usahakan. Tapi tidak sekarang Aku akan minta bantuan pada leluhurku," kata Vira akhirnya punya alasan. Untuk bisa keluar dari apartemen Audi.
" Baik aku tunggu sampai malam?" kata Audi
" Hah, apa maksudnya !!" kata Vira kaget.
" Kenapa,?kau takut tak bisa pulang. Aku akan mengantarmu pulang," kata Audi santai Sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Sembari menelisik wajah Vira.
" Dia lebih cantik dari Luna, bagaimana kalo aku menjebaknya di sini dan ...." batin Audi tersenyum tipis. Sedang memikirkan rencananya
Malamnya Vira bolak balik di ruang tamu Audi. Membuat Vira berpikir keras untuk bisa pulang dan keluar dari kamar Audi.
" Sialan cowok brengsek, masa minta ramal pake drama. Pake acara menculik gue segala. Apa aku telp Ara saja ya, Tapi kasihan Ara," kata Vira mondar mandir di dalam kamar seorang diri. Sedangkan Audi sudah keluar sedari tadi. Audi sengaja mengurung Vira di dalam kamarnya.
" Aish, apa maunya pria gila itu. Apa dia gila di ramal sampai nekat melakukan ini," kata Vira berusaha membuka pintu kamar. Namun beberapa kali Vira mencobanya. Tapi pintunya tetap tak bisa di buka.
" Shit tuh manusia kutub!!" maki Vira yang semakin kesal. Lalu mengambil air mineral diatas nakas dan meminumnya sampai habis
" Aish kenapa kepalaku jadi pusing?" kata Vira. Saat merasakan kepalanya mendadak jadi pusing Setelah meminum air mineral yang berada di atas nakas milik Audi. Karna memang Audi menyuruhnya beristirahat di kamarnya Saat Vira merengek minta pulang.
" Ah ..ya tuhan, kenapa mata ku jadi berat" kata Vira memijat kepalanya yang mulai berkunang kunang. Dan melihat jam di tangannya ke angka 19 20 malam. Lalu Vira pun berbaring di atas tempat tidur.
Jam 9 malam Audi kembali pulang. Setelah menyelesaikan rapatnya. Lalu ia langsung menelpon seseorang saat sudah sampai di apartemennya.
" Ok Lun, kita akan memulainya," seringai Audi tersenyum tipis. Sambil membuka pintu kamarnya. Dan melihat Vira sudah tertidur lelap.
" Bagus anak pintar, kau sangat membantu ku," kata Audi Sembari melepas kemeja dan dasinya. Lalu naik keatas ranjang. Tak lama setelah itu
" Brak......"
" Candra....apa yang kau lakukan!!" teriak seorang wanita terkejut .Saat melihat calon suaminya tidur dengan wanita lain.
" Bukan kah kita hanya bertunangan, untuk apa kau datang menganggu ku," kata Audi sembari memeluk tubuh Vira yang tanpa pakaian.
" Kau bajingan.....kenapa tidak menolak bila kau tidak mau," teriak wanita itu emosi.
" Astaga kenapa kau marah !! Aku sudah biasa hidup seperti ini," kata Audi beranjak dari tempat tidur. Dan memakai pakaiannya.
" Pria menjijikan!!" kata wanita itu pergi dan membanting pintu.
Brak ...
" Bagus, itu yang ku mau,"' kata Audi tersenyum penuh kemenangan. Membuat Audi keluar dari kamarnya. Lalu terdiam saat menatap seorang wanita berdiri mematung di depan kamarnya.
" Mami....!!" kata Audi terkejut.
" Apa ini yang kau inginkan" kata wanita paruh baya itu menatap Audi lekat .
" Hem... apa papi dan mami puas," kata Audi dengan wajah datar. Sedangkan wanita itu bergegas masuk kekamar Audi Ingin melihat siapa wanita yang berani tidur bersama putranya
" Mami jangan sentuh dia!!" kata Audi menahan tangan maminya.
"' Siapa dia !!" kata mami menatap Audi tajam. Saat hampir membuka selimut penutup tubuh Vira dan......
" Wanita ku" kata Audi datar
"Apa kau tahu akibat kelakuan mu ini. Bisnis kita akan tersandung," kata mami Audi menatap putra tunggalnya itu.
" Aku tak perduli, lakukan apa yang kalian mau.," kata Audi menaikan selimut Vira untuk menutupi tubuhnya.
" Kau tanggung sendiri akibatnya Jika papi mu mencoret mu dari daftar ahli waris," kata mami Audi melangkah keluar kamar.
" Aku sudah siap" kata Audi
Brak .......
Jelas terdengar suara pintu di banting keras Membuat Audi langsung bernafas lega. Lalu menatap Vira yang tertidur pulas. Dengan cepat Audi kembali memasang baju Vira yang tadi. Sengaja ia lepaskan yang hampir setengah telanjang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
rhea
wahhh kurang ajar pnya jantan amik kesempatan
2024-09-15
2
neng ade
untung Vira tak sampai di nodai .. ternyata Audi sengaja melakukan itu agar bisa lepas dari tunangan nya .. dan juga dari tekanan kedua ortu nya Audi
2024-07-18
3