Bab 16 Jebakan Audi

Vira hanya bisa diam di sepanjang jalan. Entah kemana ia di bawa Audi. Namun Vira cukup familiar dengan tempat itu.

" Ayo turun!!" kata Audi

" Abang mau ngapain?" kata Vira ketus.

" Loe bohong kan tentang ramalan itu, karna tak ada satu pun dari ramalan loe yang benar," kata Audi menarik tangan Vira masuk sebuah lift dan lift pun naik kelantai atas.

Deg ....

Vira langsung terpaku diam. Dan tak bisa berkata apa apa lagi.

Ting....pintu lift terbuka. Dan Audi langsung menyeret tangan Vira menuju sebuah pintu apartemen.

Tit.....masuk ! duduk aku mau bicara!! " kata Audi menatap Vira.

Vira pun menghela nafas kasarnya dan duduk di sofa. Begitu juga dengan Audi yang menghempaskan bokongnya di sofa empuk kesayangannya.

" Bicara apa, bukannya saya sudah bilang sama abang. Saya tidak bisa menerawang dan meramal abang," jawab Vira kesal

" Berarti kau berani menipu ku!!" kata Audi menatap Vira tajam.

" Lalu apa maksud mu meramal garis tangan kemaren. Kau meramal ku dengan gadis di masa lalu karna hutang," kata Audi dengan suara keras.

" Itu fakta yang aku baca, Lagian kalo ngak percaya kenapa minta diramal," jawab Vira makin kesal. Karna pria di depannya itu. Sudah melanggar privasinya.

" Kau tahu, bila kau berbohong. Aku tidak akan melepaskan mu,"kata Audi mengancam.

" Astaga, kenapa abang ingin sekali saya ramal dan ada apa dengan masa depan abang. Kenapa ngak datang ketempat lain. Ngak perlu mengacam saya. Akan aku kembali kan uang abang," kata Vira emosi Lalu mengeluarkan uang ratusan dari dalam tasnya. Dan menghempaskannya di atas meja di depan Audi.

" Kau....!! berani sekali menantang ku. Aku tak butuh uang itu. Aku hanya ingin satu kepastian. Bila tidak, aku akan memberi tahukan semua orang tentang penipuan ini Dan menutup tempat mu itu ," ancam Audi

Deg....

" Apa abang mengacam ku !!" kata Vira kaget.

" Kenapa ? Kau pikir aku tak bisa melakukannya

" Apa mau mu?" tanya Vira merasa jengkel

Karna pria di depannya itu. Sedang mencari cari masalah dengannya.

" Aku ingin tahu masa depan ku," jawab Audi dengan wajah datar.

" Abang gila, Aku tidak bisa meramal Bukannya aku sudah menjelaskan itu kemaren. Abang punya khodam yang menutupi semuanya. Jadi pergi lah ke tempat lain," jelas Vira.

" Aku yakin kau bisa, tapi kau berbohong padaku kan. Aku akan menahan mu disini Bila kau tak mau memberitahuku ," kata Audi ngotot memaksa Vira.

" Aish....ada apa dengan abang?" kata Vira tak habis pikir. Karna ia di paksa meramal orang yang memang tidak bisa ia ramalkan masa depannya

Membuat Vira bingung sendiri . Apalagi hari ini ia ingin berkunjung ke makam orang tuanya. Ulah pria dingin di depannya ini Sekarang Vira terkurung di apartemen pria berhati batu di depannya itu.

" Aku hanya ingin kau meramal tentang diriku. Kau pasti orang pilihan.Aku sudah mencari orang orang hebat ketempat lain. Tapi para peramal itu bilang. Hanya kau orang yang bisa memberitahukan ku apa yang terjadi dalam tiga bulan kedepan," kata Audi bicara Sambil menatap Vira lekat.

Vira mengeleng kan kepala. Karna merasa aneh mendengar perkataan Audi. Karna dirinya juga tidak bisa melihat aura Audi Yang tertutup kabut hitam.

" Apa yang merasuki mu?"tanya Vira

" Hantu gosong ," jawab Audi menyeringai. Membuat Vira memalingkan wajahnya ketempat lain.

" Ck.... dia hanya mengikuti abang. Untuk apa abang berteman dengannya?" kata Vira. Yang melihat sosok hantu berdiri mengawasi mereka berdua.

" Dia kakak angkat ku, Dia meninggal karna korban penculikan tragedi..... " .

" Aku sudah tahu," kata Vira menyela perkataan Audi

" Baguslah, aku ingin hidup bebas. Selama ini aku di bayangi masa lalu. Dan aku bisa melihat hantu. Dan juga sering bermimpi buruk. Itu sebabnya aku ingin kau meramal ku," kata Audi menjelaskan semua tentang apa yang terjadi dengan dirinya.

Membuat Vira terdiam. Menatap pria tampan di depannya itu. Terlihat matanya menghitam jelas, karna kurang tidur. Dan wajahnya sedikit pucat.

" Ok, akan aku usahakan. Tapi tidak sekarang Aku akan minta bantuan pada leluhurku," kata Vira akhirnya punya alasan. Untuk bisa keluar dari apartemen Audi.

" Baik aku tunggu sampai malam?" kata Audi

" Hah, apa maksudnya !!" kata Vira kaget.

" Kenapa,?kau takut tak bisa pulang. Aku akan mengantarmu pulang," kata Audi santai Sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Sembari menelisik wajah Vira.

" Dia lebih cantik dari Luna, bagaimana kalo aku menjebaknya di sini dan ...." batin Audi tersenyum tipis. Sedang memikirkan rencananya

Malamnya Vira bolak balik di ruang tamu Audi. Membuat Vira berpikir keras untuk bisa pulang dan keluar dari kamar Audi.

" Sialan cowok brengsek, masa minta ramal pake drama. Pake acara menculik gue segala. Apa aku telp Ara saja ya, Tapi kasihan Ara," kata Vira mondar mandir di dalam kamar seorang diri. Sedangkan Audi sudah keluar sedari tadi. Audi sengaja mengurung Vira di dalam kamarnya.

" Aish, apa maunya pria gila itu. Apa dia gila di ramal sampai nekat melakukan ini," kata Vira berusaha membuka pintu kamar. Namun beberapa kali Vira mencobanya. Tapi pintunya tetap tak bisa di buka.

" Shit tuh manusia kutub!!" maki Vira yang semakin kesal. Lalu mengambil air mineral diatas nakas dan meminumnya sampai habis

" Aish kenapa kepalaku jadi pusing?" kata Vira. Saat merasakan kepalanya mendadak jadi pusing Setelah meminum air mineral yang berada di atas nakas milik Audi. Karna memang Audi menyuruhnya beristirahat di kamarnya Saat Vira merengek minta pulang.

" Ah ..ya tuhan, kenapa mata ku jadi berat" kata Vira memijat kepalanya yang mulai berkunang kunang. Dan melihat jam di tangannya ke angka 19 20 malam. Lalu Vira pun berbaring di atas tempat tidur.

Jam 9 malam Audi kembali pulang. Setelah menyelesaikan rapatnya. Lalu ia langsung menelpon seseorang saat sudah sampai di apartemennya.

" Ok Lun, kita akan memulainya," seringai Audi tersenyum tipis. Sambil membuka pintu kamarnya. Dan melihat Vira sudah tertidur lelap.

" Bagus anak pintar, kau sangat membantu ku," kata Audi Sembari melepas kemeja dan dasinya. Lalu naik keatas ranjang. Tak lama setelah itu

" Brak......"

" Candra....apa yang kau lakukan!!" teriak seorang wanita terkejut .Saat melihat calon suaminya tidur dengan wanita lain.

" Bukan kah kita hanya bertunangan, untuk apa kau datang menganggu ku," kata Audi sembari memeluk tubuh Vira yang tanpa pakaian.

" Kau bajingan.....kenapa tidak menolak bila kau tidak mau," teriak wanita itu emosi.

" Astaga kenapa kau marah !! Aku sudah biasa hidup seperti ini," kata Audi beranjak dari tempat tidur. Dan memakai pakaiannya.

" Pria menjijikan!!" kata wanita itu pergi dan membanting pintu.

Brak ...

" Bagus, itu yang ku mau,"' kata Audi tersenyum penuh kemenangan. Membuat Audi keluar dari kamarnya. Lalu terdiam saat menatap seorang wanita berdiri mematung di depan kamarnya.

" Mami....!!" kata Audi terkejut.

" Apa ini yang kau inginkan" kata wanita paruh baya itu menatap Audi lekat .

" Hem... apa papi dan mami puas," kata Audi dengan wajah datar. Sedangkan wanita itu bergegas masuk kekamar Audi Ingin melihat siapa wanita yang berani tidur bersama putranya

" Mami jangan sentuh dia!!" kata Audi menahan tangan maminya.

"' Siapa dia !!" kata mami menatap Audi tajam. Saat hampir membuka selimut penutup tubuh Vira dan......

" Wanita ku" kata Audi datar

"Apa kau tahu akibat kelakuan mu ini. Bisnis kita akan tersandung," kata mami Audi menatap putra tunggalnya itu.

" Aku tak perduli, lakukan apa yang kalian mau.," kata Audi menaikan selimut Vira untuk menutupi tubuhnya.

" Kau tanggung sendiri akibatnya Jika papi mu mencoret mu dari daftar ahli waris," kata mami Audi melangkah keluar kamar.

" Aku sudah siap" kata Audi

Brak .......

Jelas terdengar suara pintu di banting keras Membuat Audi langsung bernafas lega. Lalu menatap Vira yang tertidur pulas. Dengan cepat Audi kembali memasang baju Vira yang tadi. Sengaja ia lepaskan yang hampir setengah telanjang.

Terpopuler

Comments

rhea

rhea

wahhh kurang ajar pnya jantan amik kesempatan

2024-09-15

2

neng ade

neng ade

untung Vira tak sampai di nodai .. ternyata Audi sengaja melakukan itu agar bisa lepas dari tunangan nya .. dan juga dari tekanan kedua ortu nya Audi

2024-07-18

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Avira
2 Bab 2 Dapat Ide
3 Bab 3. Merasa Aneh
4 Bab 4 pria pengusaha
5 Bab 5 Penampakan
6 Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7 Bab 7 Arwah Penasaran
8 Bab 8 Mimpi Buruk
9 Bab 9 Tantangan
10 Bab 10 Di kejar Hantu
11 Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12 Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13 Bab 13 Hantu Aneh
14 Bab 14 Alternatif Meramal.
15 Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16 Bab 16 Jebakan Audi
17 Bab 17 Avira
18 Bab 18 Misteri
19 Bab 19 Penolong
20 Bab 20 Terjebak
21 Bab 21 Avira Tenang
22 Bab 22 Teman Lama
23 Bab 23 Dapat Bonus Besar
24 Bab 24 Puncak Kemenangan
25 Bab 25 Di Bangkok
26 Bab 26 Berpikir
27 Bab 27 Menolong
28 Bab 28 Bingung
29 Bab 29 Melihat Sepintas
30 Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31 Bab 31 Aksi Nekad Vira
32 Bab 32 Menang
33 Bab 33 Pertolongan Vira
34 Bab 34 Pilihan
35 Bab 35 Mencari Fakta
36 Bab 36 Persiapan
37 Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38 Bab 38 Ngobrol
39 Bab 39 Ara kaget
40 Bab 40 Rencana Buka Usaha
41 Bab 41 Meramal Helena.
42 Bab 42 Meramal Helena 2
43 Bab 43 Bertemu Audi
44 Bab 44 Vira Menginap
45 Bab 45 Bertemu Pasien
46 Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47 Bab 47 Medis Dan Mistis
48 Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49 Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50 Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51 Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52 Bab 52 Meramal Lagi
53 Bab 53 Bertemu Kunti
54 Bab 54 Mengawasi Vira
55 Bab 55 Meramal Candra
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Ban 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Ekstra part 1
183 Bab ekstra part 2
184 Bab esktra part 3
Episodes

Updated 184 Episodes

1
Bab 1 Avira
2
Bab 2 Dapat Ide
3
Bab 3. Merasa Aneh
4
Bab 4 pria pengusaha
5
Bab 5 Penampakan
6
Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7
Bab 7 Arwah Penasaran
8
Bab 8 Mimpi Buruk
9
Bab 9 Tantangan
10
Bab 10 Di kejar Hantu
11
Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12
Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13
Bab 13 Hantu Aneh
14
Bab 14 Alternatif Meramal.
15
Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16
Bab 16 Jebakan Audi
17
Bab 17 Avira
18
Bab 18 Misteri
19
Bab 19 Penolong
20
Bab 20 Terjebak
21
Bab 21 Avira Tenang
22
Bab 22 Teman Lama
23
Bab 23 Dapat Bonus Besar
24
Bab 24 Puncak Kemenangan
25
Bab 25 Di Bangkok
26
Bab 26 Berpikir
27
Bab 27 Menolong
28
Bab 28 Bingung
29
Bab 29 Melihat Sepintas
30
Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31
Bab 31 Aksi Nekad Vira
32
Bab 32 Menang
33
Bab 33 Pertolongan Vira
34
Bab 34 Pilihan
35
Bab 35 Mencari Fakta
36
Bab 36 Persiapan
37
Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38
Bab 38 Ngobrol
39
Bab 39 Ara kaget
40
Bab 40 Rencana Buka Usaha
41
Bab 41 Meramal Helena.
42
Bab 42 Meramal Helena 2
43
Bab 43 Bertemu Audi
44
Bab 44 Vira Menginap
45
Bab 45 Bertemu Pasien
46
Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47
Bab 47 Medis Dan Mistis
48
Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49
Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50
Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51
Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52
Bab 52 Meramal Lagi
53
Bab 53 Bertemu Kunti
54
Bab 54 Mengawasi Vira
55
Bab 55 Meramal Candra
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Ban 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Ekstra part 1
183
Bab ekstra part 2
184
Bab esktra part 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!