Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.

Ara membayar uang bakso yang mereka makan. Lalu menarik tangan Aca. Agar bisa cepat cepat meninggalkan kantin. Karna tak mau bicara pada pria itu.

" Ara...tunggu!!" panggil pria itu.

" Jangan mencari ku, kita sudah tak punya hubungan apapun," jawab Ara ketus. Pada mantan pacar semasa SMA nya itu. Yang juga kuliah di kampus yang sama.

Membuat pria itu terdiam. Dan hanya bisa menatap punggung Ara dan Aca yang berjalan melewatinya begitu saja. Lalu menjauh dan hilang di lorong kampus.

" Ah sial, dia belum memaafkan ku," guman pria itu. Lalu ia pun masuk ke dalam kantin.

**************

Pulangnya dari kampus Vira menuju rumah seseorang. Karna tadi bu Dewi menelponnya Karna ada seorang temannya yang minta di ramal oleh Vira hari ini.

" Kok lama ?" kata wanita paruh baya itu gelisah menunggu Vira

" Tenang jeng, biasa jalanan macet begini. Biasanya jadi kendala buat tuh gadis ," kata bu Dewi santai.

" Astaga, kenapa ngak di beli motor saja," kata wanita paruh baya itu. Yang masih terlihat cantik dan seksi.

" Kau saja yang belikan mobil untuknya, uang mu kan banyak jeng. Kalo ramalannya bagus. Itu akan menguntungkan mu. Lagi pula warisan mu cukup banyak. Tujuh turunan juga ngak bakal habis. Kenapa pelit cuma untuk beli mobil. Yang murah paling ngak seberapa," kata bu Dewi memancing nurani wanita itu. Karna bu Dewi saja sering di beri berlian oleh temannya itu.

" Ok ngak masalah, kalo memang dia bisa melihat masa depan ku dengan baik ke depannya nanti. Aku akan membelikannya mobil pajero sport baru untuknya.,"kata wanita itu. Yang merupakan salah satu pengusaha terkaya di indonesia. Bahkan orang tuanya juga. Banyak mempunyai perusahaan. Bahkan hampir di seluruh tiap negara diluar negri.

" Baguslah, derma mu pasti akan di amin kan tuhan. Tidak seperti diri ku. Suami ku usaha nya masih dalam masa transisi," kata bu Dewi.

Tak lama seorang pelayan datang bersama Vira. Karna bu Dewi sudah meminta pelayan nya. Untuk mengantar Vira langsung keruang tengah. Bila Vira sudah datang.

" Siang tante, maaf saya terlambat. Karna tadi sedikit macet di jalan.," kata Vira

" Tidak masalah, ini kenalkan teman tante jeng Ana dia pengusaha besar di kota ini. Ayo duduk Vir, jeng ini anaknya. Mudahan saja ramalannya bisa membuat jeng puas," kata bu Dewi. Bersamaan Vira duduk di depan kedua wanita paruh baya itu.

" Baiklah, tak perlu basa basi. Aku ingin melihat masa depanku sekarang juga. Apa kau bisa melihatnya dengan jelas," kata jeng Ana menaruh tangannya.

" Baik lah, akan saya lihat dulu. Semoga nyonya beruntung hari ini," kata Vira yang mengambil kartu tarotnya. Lalu meminta wanita itu mengambilnya satu persatu. Untuk melihat nasib wanita cantik itu.

Vira pun tersenyum melihat tujuh kartu itu tersusun rapi di atas meja. Lalu menatap wanita itu dengan lekat.

" Apa keinginan nyonya tahun ini?" tanya Vira melihat lekat wanita itu.

" Aku ingin semua bisnis dan saham ku berjalan lancar dan putraku juga. Akan punya keturunan di tahun ini ," kata wanita itu berharap ramalan Vira bisa membawa kabar baik untuknya. Karna sudah tiga kali Menantunya itu keguguran.

" Saya doakan putranya nyonya bahagia dan saat ini istrinya akan segera hamil. Saya berikan jimat keberuntungan untuknya. Agar ia selamat sampai waktu ia akan melahir kan ," kata Vira. Memberikan sebuah batu giok hijau. Pada jeng Ana di depannya.

" Terimakasih, apa kau yakin ia akan hamil lagi?" kata wanita itu ingin kepastian.

" Ya nyonya. Dan itu akan membawa kemakmuran untuk keluarga nyonya," kata Vira. Sembari membuka sebuah kartu.

" Usaha nyonya akan berjalan lancar seperti harapan nyonya. Dan nyonya akan berjaya di 5 tahun kedepan," kata Vira.

" Hah ...!! Apa kau serius?" kata wanita itu kaget tak percaya.

" Ya nyonya," kata Vira yakin saat melihat kartu yang dibukanya semua penuh dengan tanda keberuntungan dobel.

" Tuh jeng, apa kataku. Dia benar benar hebat kan," kata bu Dewi tersenyum. Senang temannya itu pasti akan memberinya hadiah besar. Karna sudah membuat Vira meramal hal baik tentang temannya itu.

" Apa kau yakin anak muda?, tahun tahun ini cukup berat untuk kami," kata wanita itu menatap Vira lekat.

" Saya tidak berbohong nyonya. Mungkin ini buah kesabaran nyonya. Jadi di tahun ke depannya. Anda akan semakin berjaya, Tapi nyonya juga harus berhati hati. Karna akan banyak pesaing pesaing bisnis nyonya akan menaruh rasa iri pada nyonya. Dengan segala apa yang nyonya dapat.,"kata Vira.

" Aku sudah tahu itu, terimakasih. Lalu bagaimana kesehatan ku?" kata wanita itu lagi menelisik Vira.

" Anda akan baik baik saja, sedikit pusing akan sering menyerang anda karna terlalu stress memikirkan bisnis. Beristirahat lah untuk beberapa hari. Agar pikiran anda tenang.," kata Vira.

" Baik, ok ramalan mu cukup membuat ku puas. Aku akan memberimu hadiah nanti Jika bulan depan, tender ku berjalan lancar ," kata wanita itu.

" Terimakasih nyonya, semoga anda berlimpah rahmat dari tuhan," kata Vira tersenyum. Lalu merapikan kartunya dengan cepat Saat sekelebat pikiran buruk terlintas di pikiran Vira. Namun di tepis kan nya.

" Terimakasih ya Vir, ayo minum dulu. Apa kau masih kuliah," kata bu Dewi. Ber basa basi. Yang sudah banyak mengenalkan Vira pada teman temannya dari bu Desi.

" Ya tante," jawab Vira tersenyum.

" Baguslah, Vira ini masih kuliah jeng. Dia anak yatim piatu. Bahkan dia merantau di kota ini," kata bu Dewi memberitahu teman nya itu. Tentang siapa Vira sebenarnya.

" Oh ya, baguslah bila kau masih kuliah. Apa kau mencari uang dengan meramal?" kata wanita itu.

" Ya nyonya, hanya sebagai sampingan. Karna saya butuh makan," jawab Vira jujur.

" Baguslah, aku akan memanggil mu lagi nanti. Bila aku membutuhkan mu. Dan ini untuk mu.," kata wanita itu mengeluarkan sebuah bungkusan coklat dengan isi tebal.

" Apa ini untuk saya nyonya," kata Vira kaget Karna pastinya uang di dalamnya tidak berjumlah sedikit. Karna terlihat sangat tebal.

" Ya, simpanlah !! karna aku senang dengan ramalan mu. Dan aku juga berharap itu akan menjadi kenyataan. Jika itu nyata, kau akan dapat bonus dari ku. Jika ramalan mu itu benar benar terbukti untuk beberapa bulan ke depan," kata wanita itu serius.

" Ya nyonya, terimakasih," kata Vira sembari menghela nafasnya. Karena memang Vira bisa melihat jelas. Karier wanita itu sedang berada diatas puncak.

" Ya sama sama, ayo minum !! Jangan sungkan pada bu Dewi. Dia ini sahabat ku," kata wanita itu tersenyum.

" Ya nyonya," kata Vira yang menerima bungkusan itu dan menyimpannya di dalam tas ranselnya. Lalu meminum minuman yang sudah tersedia di meja. Sebelum Vira datang.

Setelah itu Vira pun pamit pulang. Vira langsung mampir ke bank. Untuk menyimpan uangnya. Mumpung masih jam 2 siang. Karena pastinya uang itu, tidak aman bila Vira simpan di dalam lemari.

" Astaga, dua puluh juta ...!!, nyonya itu baik sekali," kata Vira senang. Saat Vira membuka bungkusan uang di dalam tasnya. Sambil menunggu antrian di kursi tunggu.

" Ya tuhan, apa menjadi peramal jadi jalan hidup ku. Bahkan saat aku meramal orang orang kaya, tidak sedikit yang aku dapat kan. Ini seperti air bah yang datang begitu saja," kata Vira bicara dalam hati. Karna sepertinya nya nasib nya cukup beruntung akhir akhir ini. Apalagi rezekinya lancar tanpa berhenti. Ketika Vira sudah mulai bekerja menjadi peramal.

" No antrian 130 ," kata suara teller memangil. Membuat Vira beranjak dari kursinya. Menuju teller untuk menyerahkan uangnya. Untuk Vira simpan di tabungan. Agar saat butuh saja ia mengambilnya lewat ATM.

" Vira...." bisik sebuah suara di dekat telinga Vira. Mengangetkan Vira, saat teller bank sedang menghitung uangnya.

" Siapa ?" kata Vira menoleh. Namun tak ada seorang pun ada di belakangnya.

" Ada apa?" kata mba teller mengira Vira bicara padanya.

" Ah bukan apa apa mba," kata Vira lalu diam. Mengamati di sekelilingnya. Namun dari sudut ruangan terlihat ada sosok bayangan hitam. sedang mengawasi Vira Membuat Vira cepat cepat melihat arah lain. Karna ada rasa takut di hatinya

" Siapa dia? apa dia mengenaliku?" batin Vira merasa seperti di ikuti hantu.

*** Maaf kemaren tidak update, sekarang author tambah. Karna kemaren ada zoom meeting dari kantor. Yang buat author ngak bisa menulis. Terimakasih masih setia menunggu.***

Terpopuler

Comments

rhea

rhea

ngak apa2 rezeki jgn ditolak.

2024-09-15

1

neng ade

neng ade

tak apa2 Vit jika dngn meramal bisa mendapatkan penghasilan utk menyambung hidup mu dan biaya kuliah mu yang terpenting tak menyalahi aturan

2024-07-18

1

Nita Anita

Nita Anita

lanjut Thor

2024-07-16

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Avira
2 Bab 2 Dapat Ide
3 Bab 3. Merasa Aneh
4 Bab 4 pria pengusaha
5 Bab 5 Penampakan
6 Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7 Bab 7 Arwah Penasaran
8 Bab 8 Mimpi Buruk
9 Bab 9 Tantangan
10 Bab 10 Di kejar Hantu
11 Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12 Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13 Bab 13 Hantu Aneh
14 Bab 14 Alternatif Meramal.
15 Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16 Bab 16 Jebakan Audi
17 Bab 17 Avira
18 Bab 18 Misteri
19 Bab 19 Penolong
20 Bab 20 Terjebak
21 Bab 21 Avira Tenang
22 Bab 22 Teman Lama
23 Bab 23 Dapat Bonus Besar
24 Bab 24 Puncak Kemenangan
25 Bab 25 Di Bangkok
26 Bab 26 Berpikir
27 Bab 27 Menolong
28 Bab 28 Bingung
29 Bab 29 Melihat Sepintas
30 Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31 Bab 31 Aksi Nekad Vira
32 Bab 32 Menang
33 Bab 33 Pertolongan Vira
34 Bab 34 Pilihan
35 Bab 35 Mencari Fakta
36 Bab 36 Persiapan
37 Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38 Bab 38 Ngobrol
39 Bab 39 Ara kaget
40 Bab 40 Rencana Buka Usaha
41 Bab 41 Meramal Helena.
42 Bab 42 Meramal Helena 2
43 Bab 43 Bertemu Audi
44 Bab 44 Vira Menginap
45 Bab 45 Bertemu Pasien
46 Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47 Bab 47 Medis Dan Mistis
48 Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49 Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50 Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51 Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52 Bab 52 Meramal Lagi
53 Bab 53 Bertemu Kunti
54 Bab 54 Mengawasi Vira
55 Bab 55 Meramal Candra
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Ban 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Ekstra part 1
183 Bab ekstra part 2
184 Bab esktra part 3
Episodes

Updated 184 Episodes

1
Bab 1 Avira
2
Bab 2 Dapat Ide
3
Bab 3. Merasa Aneh
4
Bab 4 pria pengusaha
5
Bab 5 Penampakan
6
Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7
Bab 7 Arwah Penasaran
8
Bab 8 Mimpi Buruk
9
Bab 9 Tantangan
10
Bab 10 Di kejar Hantu
11
Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12
Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13
Bab 13 Hantu Aneh
14
Bab 14 Alternatif Meramal.
15
Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16
Bab 16 Jebakan Audi
17
Bab 17 Avira
18
Bab 18 Misteri
19
Bab 19 Penolong
20
Bab 20 Terjebak
21
Bab 21 Avira Tenang
22
Bab 22 Teman Lama
23
Bab 23 Dapat Bonus Besar
24
Bab 24 Puncak Kemenangan
25
Bab 25 Di Bangkok
26
Bab 26 Berpikir
27
Bab 27 Menolong
28
Bab 28 Bingung
29
Bab 29 Melihat Sepintas
30
Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31
Bab 31 Aksi Nekad Vira
32
Bab 32 Menang
33
Bab 33 Pertolongan Vira
34
Bab 34 Pilihan
35
Bab 35 Mencari Fakta
36
Bab 36 Persiapan
37
Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38
Bab 38 Ngobrol
39
Bab 39 Ara kaget
40
Bab 40 Rencana Buka Usaha
41
Bab 41 Meramal Helena.
42
Bab 42 Meramal Helena 2
43
Bab 43 Bertemu Audi
44
Bab 44 Vira Menginap
45
Bab 45 Bertemu Pasien
46
Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47
Bab 47 Medis Dan Mistis
48
Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49
Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50
Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51
Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52
Bab 52 Meramal Lagi
53
Bab 53 Bertemu Kunti
54
Bab 54 Mengawasi Vira
55
Bab 55 Meramal Candra
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Ban 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Ekstra part 1
183
Bab ekstra part 2
184
Bab esktra part 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!