Bab 20 Terjebak

Pria itu berhenti dan membawa Vira ke sebuah gedung bertingkat. Dan membawa nya masuk ke sebuah kamar.

Paginya Mata Vira terbuka saat merasakan sesuatu menindih tubuhnya.

" Dimana aku ....??" kata Vira saat tersadar dan melihat ada orang tidur di sebelahnya.

" Aaa .... ya tuhan," teriak Vira.

Mata Vira terbelalak. saat ia sadar seorang pria memeluk tubuhnya. Dan Vira ..

" Ya Tuhan dimana ini ?"kata Vira shock. Dan mendorong tubuh pria itu sekuat tenaga. Namun tubuh itu tak bergeming. hanya menggeliat bangun

" Kau sudah bangun cantik," Suara pria itu membuat Vira mendelik. Hingga wajah nya terlihat jelas. Vira pun shock menatap pria itu sinis.

" Kau...!!." mata Vira melotot. Dan makin bertambah kaget lagi . Saat melihat tubuh nya polos tanpa sehelai pakaian..

" Apa yang kau lakukan ..." teriak Vira terkejut. Karna dirinya sedang berada di bawah selimut tebal.

" Kau rasa tak perlu ku jawab," kata pria itu tersenyum tipis.

" Bang Audi apa mau mu sebenarnya" teriak Vira tambah histeris. Dengan mata yang mulai berkaca kaca. Bersama tangan Vira yang mulai gemetar.

" Tidak ada, aku hanya tidur bersama mu ," jawab Audi santai. Membuat Vira bergeser dan menjauh. Namun dengan cepat Audi mengungkungnya.

" Dengar kita bisa bicara baik baik. sekarang mandilah dan keluar untuk sarapan," kata Audi dengan wajah datar

" Tidak kau pria brengsek ," kata Vira marah ...

Plak .....

Sebuah tamparan mendarat di wajah tampan Audi. Yang membuat Audi hanya bisa terdiam. Saat Vira mundur dan turun langsung menangis tersedu sedu. Di sudut ruang kamar nya.

" Pria jahat, bajingan," tangis Vira pecah.

" Aish ...mampus aku. Dia pasti sangat marah," batin Audi beranjak dari tempat tidurnya

" Dengar kita perlu bicara" kata Audi mendekati Vira. Karna merasa bersalah. Sudah membuat Vira menangis.

" Jangan mendekat ....pergi !! pergi menjauh dari ku," teriak Vira bersamaan tangisnya yang semakin deras

" Ok...tenangkan dirimu. Ada pakaian di dalam lemari itu. Lalu mandi dan sarapan kita bicara di meja makan," kata Audi menjauh dari Vira. Menuju pintu keluar.

" Hua.. tuhan apa yang terjadi....tangis Vira makin nyaring. Yang terdengar jelas dari balik pintu kamar.

" Huh....dia garang juga, berarti dia belum tahu apa yang terjadi. Dasar gadis bodoh,!!" batin Audi melangkah menuju dapur. Untuk membuat sarapan pagi.

Sedangkan di kamar Vira mencari cari pakaiannya. Namun tidak ada. Lalu ia pun masuk kekamar mandi dan menangis sejadi jadinya. Cukup lama Vira didalam sana. Lalu keluar untuk mencari pakaian di lemari. Hanya ada gaun putih polos Yang terpaksa harus ia kenakan Vira Lalu ia bergegas keluar dan berlari mencari jalan keluar untuk pulang. Namun nihil, Vira tidak bisa membuka pintu bersandi itu.

" Gila ...apa dia tidak waras ," maki Vira kesal.

" Kau sudah ingin pergi" kata Audi menatap Vira. Yang berusaha membuka paksa pintu apartemennya.

" Buka pintunya, aku mau pulang,!!" kata Vira menatap pria itu dengan rasa marah.

" Tidak bisa , kau harus sarapan dulu Dan kita akan bicara baik baik," kata Audi lembut. Dengan tangan di dalam kedua saku celananya.

" Apa mau mu, kenapa kau seperti iblis !!" kata Vira dengan mata berkaca kaca. Karena masih shock dengan apa yang terjadi .

"'Tenang lah, ayo kita bicara" kata Audi. Mencoba berkata lebih lembut lagi.

" Tidak .. buka pintunya, aku mau pulang," kata Vira menolak.

" Apa kau tak ingin bicara sama sekali ?" kata Audi. Berusaha untuk menenangkan Vira.

" Tidak, aku jijik melihat penjahat seperti mu ," maki Vira dengan mata basah.

" Oke lihat lah ....ini ada foto foto kita berdua saat tidur tadi malam. Bagaimana bila aku meng-upload foto ini di medsos kampus mu. Aku yakin semua orang akan terkejut ," kata Audi memperlihatkan foto di ponselnya.

" Kau ....apa mau mu bajingan !!" teriak Vira marah.

" Mau ku ? Aku hanya ingin kau menurut padaku. Sekarang kita sarapan dulu. Nanti kita akan pergi ke suatu tempat. Dan aku butuh persetujuan mu. Setelah itu kau bebas ," kata Audi

Deg ..

Vira makin terisak keras . Membuat Audi menghela nafas kasarnya berkali kali. Lalu kembali menuju dapur dan duduk di depan meja makan dengan perasaan bingung.

" Ya Tuhan bagaimana ini," kata Vira yang sangat takut dan masih sock. Apalagi ia teringat kejadian tadi malam. Lalu memikir kan kembali ancaman Audi padanya.

" Ya tuhan kenapa ada pria sejahat itu di dunia ini. Dia menjebak ku dan sekarang dia juga mengacam ku," batin Vira bingung Karna tidak tahu harus berbuat apa lagi.

Cukup lama Vira berpikir. Lalu ia pun berhenti menangis. Dan berjalan menuju dapur. Terlihat Audi duduk tenang di sana

Di depan nya ada dua piring nasi goreng Dengan telur mata sapi dan dua gelas susu. Ditambah satu toples kerupuk udang di tengah meja.

" Duduk lah dan makan nasi mu," kata Audi bicara pelan. Tahu Vira sangat sock atas apa yang terjadi.

Selesai makan Audi pun bersiap. Sedang kan Vira hanya diam memakan sarapannya dengan mata sembabnya. Karna tadi ia cukup lama menangis.

" Bagaimana ini bisa terjadi padaku. Kenapa harus aku yang mengalaminya" kata Vira dengan wajah sendu. Melahap nasi goreng buatan Audi.

Tak lama Audi sudah berdiri di samping Vira. " Ayo bangun dan ikut bersama ku," kata Audi yang meraih tangan Vira. Vira berusaha menepisnya. Namun Audi sudah mencengkram lengan nya dengan kuat.

" Tenang lah, bila kau kabur, aku bisa membunuhmu" kata Audi memperlihat pistol di pinggang celananya. Membuat darah Vira berdesir.

Deg ..

" Ya tuhan apa dia juga seorang pembunuh?" Membuat nyali Vira ciut seketika.

Vira pun terpaku dan hanya bisa diam tak berkutik. Saat Audi menarik tangannya membawa Vira keluar dari apartemennya. Lalu menuju mobil di basement Dan pergi ke suatu tempat.

" Apa semua sudah siap Ben?" tanya Audi pada sopirnya

" Sudah tuan , Rendi sudah tiba disana," jawab sang sopir. Ketika mobil mereka menuju sebuah gereja di tengah perkotaan. Dan setibanya disana. Audi kembali turun sambil menggenggam tangan Vira erat.

Di dalam gereja seorang pendeta dan beberapa orang bersiap untuk pemberkatan pernikahan.

" Kita akan menikah di sini. Dan katakan iya, jika pak pendeta bertanya," kata Audi yang membuat Vira kaget.

" Kau...apa yang kau lakukan." kata Vira dengan bibir bergetar Namun ia tak bisa berbuat banyak. Saat Audi kembali memperlihatkan pistolnya.

Sehingga saat pemberkatan semua berjalan lancar. Walau wali Vira hanya di wakilkan pendeta lain. Namun pernikahan dadakan itu terlihat sempurna. Setelah itu Vira hanya bisa menangis tanpa suara. Dengan perasaan hancur.

" Tanda tangani semuanya. Setelah ini kau kan aku antar pulang," kata Audi.

Vira pun menandatangani buku nikah itu dan beberapa berkas pernikahan lain . Yang membuat Audi sangat lega. Walau ada sedikit perasaan bersalah pada Vira yang kini sudah sah menjadi istrinya. Tapi Audi sedikit tenang Setelah ia sah menjadi suami Vira

Tangis Vira kembali pecah saat mereka kembali masuk ke dalam mobil. Dan Audi mengantar Vira sampai kedepan rumah kontrakannya

"' Kita sudah sampai kau bisa pulang, Dan ini ATM untuk mu. Kau bisa memakainya no pin nya ada di dalam ," kata Audi membuka pintu mobil untuk Vira

" Aku tidak butuh uang mu ," kata Vira turun dari mobil Dan Menghempaskan amplop coklat itu Hingga terjatuh ketanah

" Huh baiklah, Ben ayo jalan," kata Audi menutup pintu mobil. Lalu mobil pun mundur . Lalu berputar arah dan hilang di kejauhan

" Hiks....hiks...Vira pun berjongkok lemas di tanah dengan tangis pilu. Yang membuat beberapa orang yang lewat menegurnya.

" Vira ...kenapa nak?" kata si ibu penjual jamu Saat melihat Vira menangis.

" Ah bukan apa apa bu, hanya terpeleset ," Vira lantas cepat berdiri.

" Ya sudah , hati hati ya nak," kata ibu itu

" Ya bu," jawab Vira sembari meraih amplop coklat pemberian Audi . Dan berjalan pelan melangkah ke rumah kontrakannya.

" Astaga kenapa dia bisa tahu rumah kontrakan ku ?" Vira pun baru menyadari nya. Lalu terdiam saat berdiri di depan pintu rumah kontrakannya.

Episodes
1 Bab 1 Avira
2 Bab 2 Dapat Ide
3 Bab 3. Merasa Aneh
4 Bab 4 pria pengusaha
5 Bab 5 Penampakan
6 Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7 Bab 7 Arwah Penasaran
8 Bab 8 Mimpi Buruk
9 Bab 9 Tantangan
10 Bab 10 Di kejar Hantu
11 Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12 Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13 Bab 13 Hantu Aneh
14 Bab 14 Alternatif Meramal.
15 Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16 Bab 16 Jebakan Audi
17 Bab 17 Avira
18 Bab 18 Misteri
19 Bab 19 Penolong
20 Bab 20 Terjebak
21 Bab 21 Avira Tenang
22 Bab 22 Teman Lama
23 Bab 23 Dapat Bonus Besar
24 Bab 24 Puncak Kemenangan
25 Bab 25 Di Bangkok
26 Bab 26 Berpikir
27 Bab 27 Menolong
28 Bab 28 Bingung
29 Bab 29 Melihat Sepintas
30 Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31 Bab 31 Aksi Nekad Vira
32 Bab 32 Menang
33 Bab 33 Pertolongan Vira
34 Bab 34 Pilihan
35 Bab 35 Mencari Fakta
36 Bab 36 Persiapan
37 Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38 Bab 38 Ngobrol
39 Bab 39 Ara kaget
40 Bab 40 Rencana Buka Usaha
41 Bab 41 Meramal Helena.
42 Bab 42 Meramal Helena 2
43 Bab 43 Bertemu Audi
44 Bab 44 Vira Menginap
45 Bab 45 Bertemu Pasien
46 Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47 Bab 47 Medis Dan Mistis
48 Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49 Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50 Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51 Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52 Bab 52 Meramal Lagi
53 Bab 53 Bertemu Kunti
54 Bab 54 Mengawasi Vira
55 Bab 55 Meramal Candra
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Ban 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Ekstra part 1
183 Bab ekstra part 2
184 Bab esktra part 3
Episodes

Updated 184 Episodes

1
Bab 1 Avira
2
Bab 2 Dapat Ide
3
Bab 3. Merasa Aneh
4
Bab 4 pria pengusaha
5
Bab 5 Penampakan
6
Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7
Bab 7 Arwah Penasaran
8
Bab 8 Mimpi Buruk
9
Bab 9 Tantangan
10
Bab 10 Di kejar Hantu
11
Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12
Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13
Bab 13 Hantu Aneh
14
Bab 14 Alternatif Meramal.
15
Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16
Bab 16 Jebakan Audi
17
Bab 17 Avira
18
Bab 18 Misteri
19
Bab 19 Penolong
20
Bab 20 Terjebak
21
Bab 21 Avira Tenang
22
Bab 22 Teman Lama
23
Bab 23 Dapat Bonus Besar
24
Bab 24 Puncak Kemenangan
25
Bab 25 Di Bangkok
26
Bab 26 Berpikir
27
Bab 27 Menolong
28
Bab 28 Bingung
29
Bab 29 Melihat Sepintas
30
Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31
Bab 31 Aksi Nekad Vira
32
Bab 32 Menang
33
Bab 33 Pertolongan Vira
34
Bab 34 Pilihan
35
Bab 35 Mencari Fakta
36
Bab 36 Persiapan
37
Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38
Bab 38 Ngobrol
39
Bab 39 Ara kaget
40
Bab 40 Rencana Buka Usaha
41
Bab 41 Meramal Helena.
42
Bab 42 Meramal Helena 2
43
Bab 43 Bertemu Audi
44
Bab 44 Vira Menginap
45
Bab 45 Bertemu Pasien
46
Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47
Bab 47 Medis Dan Mistis
48
Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49
Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50
Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51
Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52
Bab 52 Meramal Lagi
53
Bab 53 Bertemu Kunti
54
Bab 54 Mengawasi Vira
55
Bab 55 Meramal Candra
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Ban 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Ekstra part 1
183
Bab ekstra part 2
184
Bab esktra part 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!