Bab 4 pria pengusaha

Pria itu mengangguk. Dan lalu menarik kursi untuk duduk di depan Vira

" Saya sering mengalami hal hal aneh di rumah saya mba. Dan saya juga sering mengalami kecelakaan. Tapi saya masih bisa selamat," kata pria itu mulai bercerita panjang lebar

" Bapak sedang di ganggu arwah hantu. Yang punya kaitan di masa lalu bapak. Sehingga bapak punya karma buruk" kata Vira melihat ke wajah pria itu.

" Hah ...arwah, hantu !! Ngak mungkin !! Karna saya tak merasa punya musuh dan tidak pernah menyakiti orang ," kata pria itu kaget. Karna selama ini ia tak pernah merasa berbuat jahat kepada siapa pun. Apalagi relasi bisnisnya.

" Ya mungkin bukan bapak, bisa juga istri dan orang orang terdekat bapak. Yang membuat bapak ikut terkena dampaknya," jelas Ara yakin.

" Astaga, lalu apa solusi yang akan kalian berikan pada saya,"' kata pria berumur 35 tahunan itu shock.

" Bawa kami kerumah bapak, agar kita bisa melihat arwah hantu itu . Dan apa yang sebenarnya terjadi dengan bapak dan rumah keluarga bapak," kata Vira

" Baik tapi tidak malam ini juga kan, Kalian bisa datang minggu depan ," kata pria itu. Tak habis pikir, sambil memberi kan kartu nama alamat rumahnya pada Vira

Membuat Vira dan Ara saling pandang.

Dan pria itu pun terdiam sejenak. Menatap Vira yang juga ikut diam.

" Lalu masa depan saya bagaimana mba!" kata pria itu bertanya.

" Itu tergantung urusan ini selesai pak. Untuk sekarang rezeki bapak tetap lancar. Walau bapak di hantui dari masa lalu. Tapi seperti nya ada sesuatu yang bapak rahasiakan. Dari anak dan istri bapak," kata Vira lagi.

" Tidak ada mba, saya tak punya masalah dengan istri dan anak saya," kata pria itu Karena selama ini ia hanya fokus bekerja dan mencari uang.

" Bapak yakin?" kata Ara memastikan.

" Ya, " kata angguk pria itu yakin. Sehingga kembali Ara dan Vira saling pandang.

" Astaga pria yang baik tapi aneh. Jelas auranya bukan aura biasa dan tidak baik baik saja.," kata Vira dalam hati. Karna merasa ada sesuatu yang aneh dengan pria di depanya itu

" Baiklah pak, bapak akan baik baik saja dan masih tetap aman. Bila Bapak rajin sholat dan bersholawat. Agar arwah hantu itu tidak menganggu bapak," kata Vira

" Baik apa mba punya sesuatu, seperti jimat dan penangkal arwah hantu itu.Bila saya lupa sholat ," kata pria itu lagi.

" Hah...maaf pak, kami ngak punya itu pak. Karna kami juga baru buka. Beberapa hari ini," kata Vira.

" Ya baiklah, tapi saya dengar kalian sudah banyak meramal orang sukses," kata pria itu.

" Bapak tahu dari mana" kata Vira heran

" Dari nyonya Desi," kata pria itu.

" O.... begitu ya, ya dia relasi saya dan langganan saya pak," kata Vira mengingat nyonya yang pertama kali di ramalnya itu. Sehingga ia banyak di cari cari. Oleh para pasien yang percaya pada ramalannya.

"' Ya sudah , berapa saya harus bayar?" kata pria itu .

" 200rb " kata Ara.

" Baik ini ..." kata pria itu. Setelah itu ia pun pergi meninggalkan ruangan itu . Yang terlihat sedikit remang remang

" Terimakasih pak," teriak Ara senang Karna biasanya tarif mereka hanya berkisar 30-50 ribu saja Sedangkan bagi yang berduit mereka bisa meminta bayaran lebih tinggi

" Aish kau ini ra, senang banget. Jadi ngak enak gue,"' kata Vira.

" Dih ngak usah muna Vir, kita butuh uang banyak. Lumayan nih, lagian orangnya ngak keberatan kok kita minta segitu. Jadi sah sah saya kalo dia tanya gue jawab," kata Ara tersenyum. Sambil mengibaskan uang penghasilan mereka berdua.

" Sudah ayo pulang. Sudah malam nih. Besok malam 1 suro. Kita libur dulu satu malam suro. Agar kita aman, tidak di ganggu arwah gentayangan," kata Vira

" Aish apa kau percaya juga sama ramalan jawa Vir ?" kata Ara

" Bukan percaya tapi menghormati tanah jawa ini. Karna memang malam itu terbilang cukup sakral. Dan biasanya malam itu. Para mahluk halus berkeliaran. Mencari mangsa atau tempat juga wadah raga dan persembunyian," jelas Vira

" Hi ...seram amat, amat aja ngak seram segitunya," kata Ara bergidik ngeri. Karna terbawa suasana mistis.

" Hahaha....lalu kenapa kau mau ikut jadi paranormal ?" kata Vira

" Kan hanya pura pura," kata Ara.

" Tidak ada yang pura pura saat kita mulai terjun untuk meramal ra, karna pada akhir nya kita akan tetap harus terbawa suasana Apa yang harus kita perbuat. Jika para Arwah itu datang. Karna mereka bisa datang pada kita, kapan saja mereka mau," jelas Vira

" Alamak... ah loe Vir, jangan nakutin gue dong. Sudah ayo beres beres, kita pulang," kata Ara. Karna takut mendengar perkataan Vira yang terlihat serius.

Sedangkan Vira hanya tersenyum. Karna ia sudah siap, bila pada akhirnya ia juga akan diganggu dan di usik para hantu.

Lalu keduanya pun bergegas pulang. Keluar dari rumah ramal, yang mereka sewa. Begitu juga dengan para pengunjung wahana di pasar malam itu. Yang mulai sepi dan pada ikut pulang.

Keduanya bergegas menaiki motor Ara yang berada di parkiran. Namun saat Ara naik ke boncengan Ara. Tiba tiba saja bulu kuduk leher Vira merinding.

" Brum........." .

" Aaaa...." teriak Vira kaget. Saat Ara tiba tiba saja ngebut. Membawa motor nya tanpa memberi aba aba pada Vira.

" Apa ...hantu itu mengikuti kita Vir , tadi gue sempat lihat ada sosok mengerikan di belakang loe"' teriak Ara saat mereka berhenti di lampu merah.

" Apa ... loe bisa melihat hantu ra?" tanya Vira kaget. Kalo Ara juga bisa melihat hantu.

" Hi....ngak tahu, tapi gue sempat lihat dia berdiri di belakang lho," kata Ara .

" Yah baiklah, ini tantangan kita jadi peramal ecek ecek. Dan jangan kaget kalo loe lihat yang lain juga," kata Vira

" Huh....berarti kita dalam masalah dong" kata Ara.

" Dih sudah makan tuh duit seminggu ini baru sadar mau dapat masalah ," kata Vira

" Vir....!! jangan bercanda ah," kata Ara berteriak. Sambil kembali melajukan motor Saat lampu hijau sudah menyala.

" Aku tidak bercanda ra, karna itu sudah pasti akan terjadi. Bila kita belajar ilmu mistis. Ujung ujungnya kita harus berani berhadapan dengan hantu, setan dan iblis," kata Vira. Yang sudah siap secara mental. Karna sejak dari ulah Ara dan Aca lah ia mulai bisa meramal nasib dan melihat gambaran masa lalu.

Padahal tadinya Vira tak tahu apa pun. Namun rupanya itu menarik ilmu alam bawah sadar otaknya. Untuk melihat sisi lain kehidupan orang lain. Yang selama ini tersimpan rapi di kepalanya. Namun saat Vira melihat kartu tarot Ara. Seperti ada sesuatu yang membangunkan sisi lain dirinya. Sehingga sekelebat bayangan di otaknya tiba tiba muncul dan mampu melihat misteri yang tak bisa ia tebak Namun Vira bisa melihat itu sangat nyata. Seperti susunan puzzle.

" Vir....bisa ngak jangan di bahas sekarang. Bikin gue takut aja ," teriak Ara

" Ya sudah menginap di kost gue saja," kata Vira

" Hi....ya sudah," kata Ara bergidik ngeri Takut ia di kejar kejar hantu tadi. Membuat perasaan Ara jadi kacau balau.

" Ya dari pada loe kenapa napa di jalan. Biar besok pagi baru loe pulang," kata Vira

Membuat Ara pun melajukan motornya ke kost milik Vira. Dan tak lama mereka pun sampai di jalan sempit pinggiran kali dekat area pasar. Namun pasar masih terlihat sangat ramai. Karena para pedagang sayur sedang mempersiapkan sayur dan dagangan mereka dari kampung dan barang barang yang datang dari luar kota.

" Vira ......!!"sebuah suara bergema terdengar sumbang. Saat Vira dan Ara sampai di depan pintu kontrakan Vira.

" Siapa ??" kata Vira berbalik badan Namun tak ada siapa pun di belakangnya.

" Ada apa?" kata Ara.

" Ah bukan apa apa?" kata Vira dengan bulu kuduk yang mulai berdiri. Lalu cepat cepat membuka kunci pintu kost nya.

Terpopuler

Comments

rhea

rhea

seramm

2024-09-15

1

PUSPA PUSPITASARI

PUSPA PUSPITASARI

takuuuut

2024-07-26

1

neng ade

neng ade

Udh mau mulai kelihatan serem nya nih ..

2024-07-12

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Avira
2 Bab 2 Dapat Ide
3 Bab 3. Merasa Aneh
4 Bab 4 pria pengusaha
5 Bab 5 Penampakan
6 Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7 Bab 7 Arwah Penasaran
8 Bab 8 Mimpi Buruk
9 Bab 9 Tantangan
10 Bab 10 Di kejar Hantu
11 Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12 Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13 Bab 13 Hantu Aneh
14 Bab 14 Alternatif Meramal.
15 Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16 Bab 16 Jebakan Audi
17 Bab 17 Avira
18 Bab 18 Misteri
19 Bab 19 Penolong
20 Bab 20 Terjebak
21 Bab 21 Avira Tenang
22 Bab 22 Teman Lama
23 Bab 23 Dapat Bonus Besar
24 Bab 24 Puncak Kemenangan
25 Bab 25 Di Bangkok
26 Bab 26 Berpikir
27 Bab 27 Menolong
28 Bab 28 Bingung
29 Bab 29 Melihat Sepintas
30 Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31 Bab 31 Aksi Nekad Vira
32 Bab 32 Menang
33 Bab 33 Pertolongan Vira
34 Bab 34 Pilihan
35 Bab 35 Mencari Fakta
36 Bab 36 Persiapan
37 Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38 Bab 38 Ngobrol
39 Bab 39 Ara kaget
40 Bab 40 Rencana Buka Usaha
41 Bab 41 Meramal Helena.
42 Bab 42 Meramal Helena 2
43 Bab 43 Bertemu Audi
44 Bab 44 Vira Menginap
45 Bab 45 Bertemu Pasien
46 Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47 Bab 47 Medis Dan Mistis
48 Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49 Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50 Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51 Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52 Bab 52 Meramal Lagi
53 Bab 53 Bertemu Kunti
54 Bab 54 Mengawasi Vira
55 Bab 55 Meramal Candra
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Ban 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Ekstra part 1
183 Bab ekstra part 2
184 Bab esktra part 3
Episodes

Updated 184 Episodes

1
Bab 1 Avira
2
Bab 2 Dapat Ide
3
Bab 3. Merasa Aneh
4
Bab 4 pria pengusaha
5
Bab 5 Penampakan
6
Bab 6 Berkenalan Dangan Orang Baru
7
Bab 7 Arwah Penasaran
8
Bab 8 Mimpi Buruk
9
Bab 9 Tantangan
10
Bab 10 Di kejar Hantu
11
Bab 11 Mimpi Buruk Masa Lalu
12
Bab 12 Jari Emas Pembawa Rezeki.
13
Bab 13 Hantu Aneh
14
Bab 14 Alternatif Meramal.
15
Bab 15 Pria Itu Bernama Audi.
16
Bab 16 Jebakan Audi
17
Bab 17 Avira
18
Bab 18 Misteri
19
Bab 19 Penolong
20
Bab 20 Terjebak
21
Bab 21 Avira Tenang
22
Bab 22 Teman Lama
23
Bab 23 Dapat Bonus Besar
24
Bab 24 Puncak Kemenangan
25
Bab 25 Di Bangkok
26
Bab 26 Berpikir
27
Bab 27 Menolong
28
Bab 28 Bingung
29
Bab 29 Melihat Sepintas
30
Bab 30 Mencari Celah Keberuntungan.
31
Bab 31 Aksi Nekad Vira
32
Bab 32 Menang
33
Bab 33 Pertolongan Vira
34
Bab 34 Pilihan
35
Bab 35 Mencari Fakta
36
Bab 36 Persiapan
37
Bab 37 Meramal Aunty Jessie
38
Bab 38 Ngobrol
39
Bab 39 Ara kaget
40
Bab 40 Rencana Buka Usaha
41
Bab 41 Meramal Helena.
42
Bab 42 Meramal Helena 2
43
Bab 43 Bertemu Audi
44
Bab 44 Vira Menginap
45
Bab 45 Bertemu Pasien
46
Bab 46 Rezeki Untuk Ara.
47
Bab 47 Medis Dan Mistis
48
Bab 48 Buka Pertama Usaha Vira.
49
Bab 49 Di Ajak Ke Suatu Tempat
50
Bab 50 Bertemu Pengasuh Vira.
51
Bab 51 Berdebat Dan Ramalan
52
Bab 52 Meramal Lagi
53
Bab 53 Bertemu Kunti
54
Bab 54 Mengawasi Vira
55
Bab 55 Meramal Candra
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Ban 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Ekstra part 1
183
Bab ekstra part 2
184
Bab esktra part 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!