Namun Vira cepat cepat mengalihkan pandangannya. Karna hantu itu sudah tahu. Hantu itu lalu mendekati Vira. Membuat bulu kuduk Vira berdiri. Karna tiba tiba saja, hantu itu sudah berdiri di sampingnya.
" Rumahnya cukup besar , Vir apa benaran ada hantu?" kata Ara
" Hem....sepertinya," kata Vira
" Bagaimana ? apa kalian benaran bisa mengusir hantu itu.!!" kata pak Agus
Prank.......
" Tidak ......!!" teriak si hantu.
" Astaga " kata Vira dan Ara kaget Begitu pula pak Agus. Saat asbak melayang dari atas meja. Dan beberapa benda lain juga ikut bergerak.
" Vir ....apa itu."
Vira mengeleng dan menatap pak Agus membeli kode dengan tangannya. Agar pak Agus sedikit menjauh darinya. Yang di iyakan pak Agus.
" Jangan berani mengusik ku, kalian lah yang harus pergi !!" kata hantu wanita itu menatap Vira tajam.
" Maaf ,kami tidak bermaksud mengusik mu. Tapi bisakah kah kau berdamai dengan mereka. Karena keluarga ini tidak tahu apa apa," kata Vira.
" Hihihi......aku tidak menganggu mereka Tapi ada hantu lain yang dikirim datang ke sini. Untuk membunuh istri pria itu ," kata hantu itu menunjuk pak Agus.
" Hah.....hantu kiriman maksudnya!!" kata Vira kaget. Membuat Ara dan pak Agus hanya diam. Memperhatikan Vira bicara pada hantu penghuni rumah.
" Ya" kata hantu itu.
" Ok kita bicara baik baik. Begini saja, apa kau penunggu rumah ini?" kata Vira
" Ya ini rumah ku" kata hantu itu, yang terlihat pucat dan sedikit mengerikan.
" Ok bantu kami, untuk mengusir hantu jahat itu. Agar tidak menganggu pak Agus dan keluarganya. Apa kau bisa?" kata Vira.
" Apa itu harus, ini rumah ku" kata hantu itu seperti tak senang. Menatap Vira dengan mata tajam.
" Aku tahu, tapi pak Agus sudah membeli nya dari papi mu. Apa kau ini hantu arwah penasaran. Sehingga masih gentayangan di alam dunia," kata Vira.
" Kau...!! apa mau mu?" kata hantu itu seperti marah.
" Aku berjanji menolong pak Agus mengusir hantu jahat itu. Bila kau membantu kami. Aku akan memberi tahu pak Agus kau hantu yang baik. Dan kau bisa tinggal di sini dengan rasa aman. Asal kan hantu jahat itu tidak menganggu mereka," kata Vira mengajak berdiskusi dengan hantu itu
" Bagaimana aku bisa membantu mu. Mereka itu hanya hantu kiriman yang di suruh para dukun. Dan aku tak mungkin bisa membantu mu," kata hantu itu.
Sedangkan pak Agus dan Ara. Hanya diam melihat Vira bicara sendiri. Karna mereka tahu Vira sedang berkomunikasi dengan hantu di rumah itu.
Brak....
Tiba tiba semua kursi dan meja bergerak Membuat Ara dan pak Agus mundur menjauh dari Vira.
" Ada apa ini?" kata pak Agus.
" Bapak tenang dulu, sepertinya Vira belum bisa membujuknya. Kita harus menunggu," kata Ara. Sembari melihat Vira masih berdiri di dekat pintu
" Ya tapi apa benar, dia bisa mengusir hantu jahat itu.?" tanya pak Agus.
" Kita akan bekerja tengah malam nanti pak, kita harus menunggu. Karna mereka hantu kiriman para dukun. Dulu Istri bapak pernah berteman dengan seseorang Dan ia sakit hati dan dendam pada istri bapak. Entah apa masalahnya, saya tidak tahu pasti ," kata Vira sudah berdiri di dekat pak Agus dan Ara
" Astaga Vir, lho ngagetin kita,"kata Ara
" Bagaimana nak, apa roh jahat itu bisa di usir. Lalu tadi nak Vira bicara dengan siapa ?" tanya pak Agus.
" Saya bicara dengan hantu penunggu rumah ini, tapi dia tidak jahat pak" kata Vira menjelaskan panjang lebar.
" Baik lah, dengar dulu istriku memang punya masalah dengan seseorang. Karena warisan orang tuanya. Untuk itu kami sekeluarga sudah tahu.Karna itu sudah sangat lama sekali. Karna istri saya sudah mengikhlaskan semuanya. Tapi kenapa orang itu masih menganggunya?" kata pak Agus tak habis pikir.
Prank ......
Terdengar benda jatuh di kamar belakang. Membuat pak Agus menatap Vira lekat.
" Hantu itu hanya sedang kesal, biarkan saja dulu. Kita tunggu sampai ia tenang," Kata Vira menerawang rumah yang terlihat tua itu. Namun cukup kokoh.
************
Malamnya Vira dan Ara menyiapkan sesajen di tengah ruangan. Setelah hantu wanita itu tenang. Hantu itu pun masuk ke kamar dan berjanji tidak akan menganggu Vira. Karna Vira sendiri yang ingin menghadapi hantu jahat itu. Entah dari mana kekuatan Vira untuk melawan roh jahat itu. Namun yang pasti di otaknya Semuanya sudah terencana dengan baik.
" Vir loe gila, apa loe benar benar mau jadi peramal sungguhan?" tanya Ara takut.
" Apa selama ini loe kira aku berpura pura ? Kal aku berpura pura. Mana mungkin aku bisa bicara dengan arwah penasaran," kata Vira.
" Astaga...." kata Ara. Yang tak menyangka. Vira benar benar ingin menjadi peramal sungguhan untuk mencari uang.
" Jangan bertanya lagi. Rasakan hawa dinginnya. Bila roh itu datang. Akan ada sinar merah atau bola merah yang masuk. Itu berarti kiriman nya sudah datang.," kata Vira sambil mengamati sekeliling rumah. Sedangkan pak Agus sudah tidur di kamarnya
" Mungkin sebentar lagi, apa begini rasanya jadi peramal.? Kata Ara mencoba untuk merasakan sesuatu. Sedangkan Vira sudah mulai merasakan hawa mistis yang mulai masuk kedalam rumah itu.
"Wus.... wus...wus
Angin semilir mulai terasa sangat dingin. Membuat Vira langsung menyenggol Ara Saat melihat cahaya merah mulai terlihat dari kegelapan di luar rumah.
"Wahai leluhur bantu aku," kata Vira dalam hati sambil matanya terpejam. Dan cahaya merah itu mulai masuk mencari sesuatu . Dan saat ingin masuk ke kamar pak Agus
" Hei kemari lah !! teriak Vira. Membuat cahaya itu berbalik. Lalu menyerang Vira dengan cepat
" Aku tidak takut dengan mu dukun cabul . Di kampungku para leluhurku lebih mengerikan dari ini," kata Vira menantang cahaya merah itu.
Pyar. ...pyar.....
Dua cahaya merah berbenturan di depan mata Vira. Membuat Vira kaget..Karna tahu itu bantuan dari leluhurnya.
" Aaa.. .awas Vir," teriak Ara kaget. Mencoba menghindari ledakan cahaya merah kiriman dukun itu
" Jedar . .. pyar.."
Debu hitam berterbangan kesana kemari Bersamaan seseorang terbanting dari tempat duduknya. Dari depan perapian, di tempat lain.
" Aaa ....sialan ...." teriaknya. Debu hitam dan darah merah terlihat di wajah pias nya. Karna hantu yang di kirimnya kini sudah mati dan ia merasakan kutukan itu sedang berbalik arah padanya
" Aaa ...sial, bagaimana ini bisa terjadi," kata pria tua itu sangat kaget.
Sedangkan Vira terpaku menatap cahaya itu sudah lenyap. Begitu juga Ara. Dan bersamaan dengan itu. Sosok hantu cantik itu muncul di dekat keduanya.
" Kau berhasil, aku juga tidak suka hantu jahat itu," kata hantu itu. Membuat Vira menoleh pada sumber suara. Dan Ara langsung menutup mulutnya. Saat melihat ada sosok hantu menampakan diri di depan mereka.
" Pergilah !! kami sudah aman kau bisa beristirahat," kata Vira Sambil melihat sesajen sudah habis di makan si hantu cantik
" Astaga ,.apa dia mengawasi kita , dia ...."
" Dia hantu baik ra," Vira pun menatap hantu yang terlihat cantik itu.
" Biar baik, dia tetap hantu Vir," kata Ara bergidik ngeri. Karena baru kali ini Ara. Melihat langsung penampakan hantu benaran
" Hihihi.....apa kalian takut ?" kata hantu itu tertawa seperti kunti
" Tidak ," jawab Vira..
" Hah.. !!.kalian tidak takut pada ku?" kata hantu itu heran.
Sedangkan Ara yang mendengar tawa hantu itu. Langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya karna takut
**** Maaf baru update karna kemaren kehabisan kuota lantaran buat nonton Netflix sama anak anak ****
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 184 Episodes
Comments
RJ 💜🐑
ceritanya bagus banget
2024-10-06
1
S_romant
ceritanya kerenn, dulu waktu aku kuliah di malang aku juga punya temen yg bisa lihat hantu dan meramal dia berasal dari bima NTB
2024-09-21
2
rhea
ada yaa hantu baik
2024-09-15
1