Bab.17. Membantu seorang Gadis

Orangtuaku punya hutang kepada keluarganya, makanya aku terima pertunangan kami, saya tidak tahan di perlakukan seperti binatang oleh nya, ucap wanita itu sambil menangis.

"Berapa banyak hutang kalian kepada keluarga nya, tanya Selina.

"1.5 milyar, padahal kemarin rumah kami sudah di sita, oleh mereka, tapi hutangnya tetap segitu tidak berkurang, ucap gadis itu.

"Mari ikut saya, ucap Selina sambil memberikan air minum, hingga membuat gadis itu segar dengan seketika.

"Hey gadis busuk, kamu mau bawa kemana tunanganku, teriak laki-laki itu.

"Menjauhkan dari laki-laki bejad sepertimu, ucap Selina.

"Kalian semua hajar gadis busuk itu, ucap laki-laki tak tahu diri itu.

Dengan seketika 10 orang laki-laki berwajah garang dan berbadan besar segera mengeroyok Selina.

Plak... plak bughhh bughh

Terdengar bunyi tamparan dan orang tendangan, Yohana terkejut saat melihat Selina dari balik kaca restoran, dan bergegas keluar dan langsung menarik Gadis yang di pukul itu.

Dengan cepat Selina bergerak dan menendang kaki satu persatu preman itu hingga mereka tumbang.

Orang-orang yang menonton perkelahian itu, bergidik negeri melihat kecepatan Selina.

Kina orang yang tersisa lanjut menyerang dengan kayu, Selina menangkap ayunan kayu dari salah satu preman dan mengajar balik ke pahanya hingga kayu itu hancur dan preman itu ambruk.

Dengan cepat Selina menembak Pill pelumpuh saraf pada keenam orang itu, agar tidak bisa bangkit untuk melawan.

Keempat preman dan laki-laki itu, terdiam, dengan tubuh gemetaran, melihat Selina terus melangkah maju, dan tanpa di duga Selina menampar ke empat orang da saat mulut mereka terbuka, Pill pelumpuh saraf langsung masuk ke mulut dan tumbang seketika.

"Sekarang tinggal kamu, ucap Selina.

"Kamu pikir setelah mengalahkan mereka lantas kamu bisa membawa Tunanganku, kamu tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa, ancam laki-laki.

Plak... Plak,

Masih berani mengancam ku, kamu pikir aku takut, sebutkan alamat markas kalian, biar aku datang bertamu di tempat mu, ucap Selina tak kalah garang.

Datang lah ke alamat ini nanti malam, ucap laki-laki itu.

"Oh baiklah, ucap Selina.

Saat laki-laki itu lengah, Selina mengambil Handphone laki-laki itu dan memasukkan nya ke Cincin Dimensi.

"Bawa orang-orang tak berguna ini, ucap Selina.

Laki-laki itu pergi dengan beberapa mobil yang mengangkut anak buahnya.

"Sudah mbak, jangan kuatir, mulai besok mereka tidak akan mengganggumu, hubungi keluargamu sekarang, tinggallah dulu di Hotel, beberapa hari lagi baru kalian pindah kerumah kalian, ucap Selina.

"Baik Nona, terimakasih, nama saya Novita, ucap Gadis itu.

"Nama saya Selina, berikan nomor telpon kamu dan nomor rekening, aku bantu kamu walau hanya sedikit.

Setelah mentransfer uang, Selina menyuruh gadis itu agar mencari Hotel atau penginapan, Selina dan Yohana kembali ke restoran.

Jam 4 sore, mereka berpisah, Selina kembali ke apartemen nya, kemudian lanjut dia mengutak-atik handphone laki-laki itu.

Selina masuk ke data handphone laki-laki itu dan meretas rekening Banknya.

Setelah itu, dia meretas Perusahaan keluarga laki-laki itu dan mengambil uang Perusahaan mereka, selanjutnya data-data penting, total uang yang Selina dapat 150 milyar, milik laki-laki itu, sedangkan perusahaan sekitar 360 milyar. Selina hanya mengambil setengah dari uang perusahaan itu.

Lebih sadis lagi, Selina menggoyang saham perusahaan itu, agar besok pagi saat pembukaan pasar saham, perusahaan itu langsung terseok-seok.

Malam jam 12, Selina berangkat ke alamat markas para preman itu dengan menggunakan taksi, dengan langkah gontai dia masuk ke ke gerbang sebuah kompleks pergudangan yang sudah lama di tinggalkan.

Dia melihat sebuah bangunan yang terang benderang, mata langitnya melihat jelas dan menghitung jumlah preman yang ada, dan laki-laki itu ada disana, sekitar 200 preman, sudah siap menunggunya.

"Wow, kamu sungguh berani datang sendirian, ucap Laki-laki itu.

Hanya segini kekuatan mu, jangan salahkan, kalau kamu tidak bisa melihat hari esok, jawab Selina dengan lantang.

"Gadis cantik, saya Bimbim, lebih baik kamu menyerah dan layani kami, setelah itu, kami lepaskan kamu, ucap Bimbim yang ternyata kepala preman.

"Menyerah, hahahaha, kamu pilih matamu yang buta atau kedua kakimu yang patah sebelum aku membunuh mu, sengit Selina.

"Bimbim, serang dia, kita tidak punya banyak waktu, perintah laki-laki itu yang bernama Wayan.

Terjadilah pertempuran yang tidak seimbang itu, Selina bagiamana malaikat pencabut nyawa, dengan kecepatan tinggi mulai menghajar satu persatu preman itu

Dengan cepat dia membuat Formasi agar tidak ada yang lolos, terdengar jeritan pilu kesakitan saat tulang mereka di patahkan, satu persatu preman itu tumbang, dalam kondisi lemas, apalagi Pill tersebut mengandung racun, yang akan bereaksi seminggu kemudian, mereka akan mati dan membusuk.

2 Jam pertempuran itu akhir selesai, bagaimana Bimbim, apa hanya segini pasukan kamu, semuanya telah pingsan, tinggal kamu dan laki-laki brengsek itu.

"Aku berikan kamu kesempatan, asalkan kamu mau menjadi bawahan ku, seluruh anggotamu akan saya obati, dan kalian semua harus jadi bawahan ku, jika tidak mau, maka hukumnya mati membusuk setelah seminggu tanpa kalian tahu siapa yang membunuh kalian, ucap Selina.

"Saya Bimbim, bersumpah, akan menjadi bawahan Anda, ucap Bimbim yang ketakutan.

"Telan Pill ini, dan berikan ini kepada seluruh anggotamu, ucap Selina.

"Sekarang kamu, bagaimana Tuan Wayan yang terhormat, kalau kamu, tidak akan ku beto ampun, silahkan pilih mati disini atau di rumahmu, ucap Selina.

"Ampuni saya Nona, apapun yang kamu inginkan, akan saya berikan, ucap Wayan ketakutan.

"Oh baiklah, saya minta nyawamu, bagaimana? tekan Selina

"Ampuni saya Nona, lepaskan saya kali ini, saya tidak akan pernah mengganggu kamu dan Novita lagi, ucap Selina.

"Apakah kamu tadi siang memberi ampun kepada Novita yang sudah memohon kepada mu, tanya Selina.

Wayan terdiam tidak mampu menjawab pertanyaan Selina, dari teringat kejamnya terhadap orang-orang yang berhutang kepadanya, mereka membangun perusahaan dengan hasil rentenir.

"Nona Muda, semua sudah saya bagikan, ucap Bimbim.

Kamu tunggu 1 jam mereka akan kembali seperti semula, tapi ingat baik-baik, Pill itu adalah Pill Pengikat Jiwa, jika kalian berkhianat, maka saat juga kalian akan kesakitan, sejam kemudian kalian lebur tak bersisa, ucap Selina

Wayan sudah berlutut memohon ampun, tapi sayang Selina tidak mengampuninya, dan langsung menembak jarum ke beberapa titik vital nya.

Seketika tubuh Wayan mulai terasa panas dan mulai terbakar perlahan-lahan.

"Ini peringatan buat Kalian semua, jika ada di antara kalian yang berkhianat, rasakan akibatnya, jika masalah ini tersebar keluar, maka selain kalian yang mati, maka keluarga kalian tak satupun kubiarkan hidup, Ancam Selina.

Aku ingin, kalian berlatih, dan buka jasa pengaman dan pengawalan, akan aku beli area ini untuk markas latihan kalian, buat ini. Resmi agar kalian bisa berusaha dengan baik, tidak perlu menjadi sampah masyarakat, lihat tubuh kalian yang saat ini sudah sangat bagus untuk menjadi pengawal pribadi atau Security di di perusahaan.

Aku tidak mencampuri urusan kalian, tapi jika aku dengar kalian masih berbuat kejahatan, saat itu juga aku datang membawa bunga kuburan untuk kalian.

Ambil uang ini dan belilah lahan ini, dalam ATM itu ada 360 milyar, beli dan kelola dengan baik uang itu baik, jika sudah bawa dokumen nya kesaya, anggap ini ujian kejujuran dan ketulusan kalian, ucap Selina.

"Baik pemimpin, kami berjanji akan merubah perilaku hidup kami, terimakasih sudah memberikan kami kesempatan kedua untuk bertobat.

"Bagus, bubarlah, seminggu dari sekarang, saya ingin lahan ini sudah selesai, ucap Selina dan beranjak pergi.

Terpopuler

Comments

Ipit Pugar

Ipit Pugar

di tunggu kelanjutannya Thor 😁

2024-07-15

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!