Bab.11 Aurora di sakiti

Keesokkan harinya, Aurora sudah berdandan rapi begitu juga ibunya, sesuai ucapan Selina, Aurora akan di daftarkan di sekolah terbaik di kota, yang berjarak 25 km, sekolah itu berbatasan dengan kecamatan dan ibukota provinsi.

Sekolah Tunas Bangsa sangat terkenal di Indonesia, hampir setiap provinsi sekolah itu ada, dsn disinilah mereka sekarang.

"Kakak, sekolahnya sangat besar, ucap Aurora.

"Apa Aurora suka? tanya Selina.

"Kalau teman-teman disini baik, Aurora mau disini terus, tapi kalau tidak, Aurora sekolah di tempat kak Aldi saja, ucap Aurora.

"Ya sudah kita coba dulu, nanti Kalau Aurora rasa tidak nyaman, masih tau kakak bagaimana? tanya Selina.

"Oke kak, jawab Aurora dan mereka ke lobby dan di arahkan ke tempat pendaftaran oleh Security.

"Jadi berapa semuanya, tolong totalnya, biaya masuk, pembangunan, dan SPP selama 1 tahun, tanya Selina.

"Pendaftaran dan biaya masuk, 25 Juta, uang pembangunan selama bersekolah di sini 150 juta, bisa di bayar beberapa kali, sedangkan SPP 7.5 juta free makan siang, ucap Petugas pendaftaran, setelah Aurora lulus test.

"Saya bayar via transfer , ucap Selina dan mentransfer sebesar 265 juta,

"Terimakasih Nona, uang nya sudah masuk, dan ini bukti penerimaan uang serta, jadwal daftar ulang untuk penentuan ruangan dan jadwal masuk serta jadwal pengambilan buku dan seragam serta atribut lainnya, mohon di terima juga buku panduan dari kami, ucap Petugas itu.

"Selina, mahal sekali biayanya, SPP 7.5 juta, hanya untuk SD, bagaimana SMP dan SMA, ucap ibunya Aurora.

"Tidak apa-apa, dengan sekolah yang berkualitas, pasti mampu mendidik dan membina Aurora dengan baik, ucap Selina.

"Nak belajar baik-baik ya, kakakmu menyekolahkan kamu di tempat terbaik agar Aurora makin pintar, jangan nakal di sekolah ya,ucap ibunya Aurora.

"Baik Bu, jawab Aurora singkat, sambil memegang map dari sekolahnya.

Mereka terus ke ibukota Provinsi dan berbelanja, ibunya Aurora di belikan baju yang cukup berkelas agar tidak jadi masalah saat ketemu, ibu-ibu sosialita.

Aurora sungguh bahagia, dia sangat di sayang oleh Selina, sepupu yang lain bahkan kakaknya sendiri ada yang iri, tapi mereka takut nanti malah akan berakhir dengan tidak sekolah.

Selina membawa mereka ke Dealer mobil dan membeli 2 unit unit mobil Range Rover Evoque, dan Land Rover Range Rover Sport, Range Rover Evoque, untuk Aurora pakai kemana saja dia mau untuk yang Sport buat Selina, Sedangkan Toyota Rush buat cadangan di rumah.

Selina sudah mendapatkan 1 calon sopir pribadi wanita, dengan kualifikasi tinggi, bisa beka diri, itu paling untuk penting, gaji 7.5 juta uang makan 100 ribu perhari.

Dia juga wajib merawat Aurora Selian ibunya Aurora, sungguh luar biasa fasilitas buat Aurora.

Selina sudah melihat kedepan bahwa Aurora akan menjadi Gadis yang pintar dan tangguh.

Mereka kembali ke kampung setelah dari Dealer, seperti biasa Aurora akan selalu ceria.

"Halo gadis cantik, sepertinya hari ini sangat gembira, ucap tetangganya yang memang selalu baik sama Aurora.

"Ia dong Tante, Aurora sudah di daftarkan sekolah oleh kak Selina dan ibu, Jawab Aurora.

"Bagus dong, semangat ya, ucap tetangga itu

"Terimakasih Tante, ucap Aurora.

Tiba rumahnya dia memberikan Map itu kepada ayahnya, hingga membuat ayahnya kaget, karena jika di bagi 12 bulan, uang sekolah Aurora perbulan hampir 23 juta perbulan.

"Ma apa segini biaya yang di keluarkan Selina untuk Aurora, ucap Ayahnya Aurora.

"Ya, nanti ada sopir pribadi yang khusus mengantarnya ke sekolah, mobilnya juga sudah di beli, besok juga tiba, jawab ibunya Aurora.

Akhirnya, dimana Aurora akan mulai bersemi tiba, sehari sebelumnya, seluruh keluarga besarnya berkumpul termasuk keluarga besar Ayahnya, mereka melakukan makan bersama, karena yang juga akan masuk sekolah hari pertama.

"Bibi, memangnya adik Aurora sekolah dimana, tanya sepupu Aurora dari ayahnya.

"Sekolah Tunas Bangsa, jawab ibunya Aurora.

"Bibi, itukan sekolah mahal, aku saja tidak mampu sekolah disitu, padahal ayah Dokter, jawab kakak sepupu Aurora mengejek.

"Itu buktinya, bibi sudah siapkan baju seragamnya untuk hari, bukunya sudah dan perlengkapan lainnya, jawab Ibunya Aurora.

Di keluarga ayahnya Aurora, ada 2 orang yang cukup berada, salahsatunya adalah kakak ipar ayahnya Aurora seorang Dokter, dan yang satu lagi Pegawai bank, dan tinggal di ibukota provinsi.

"Berarti paman bibi sudah kaya, hingga Aurora sekolah di tempat yang mahal, terus Aldi bagaimana apakah pindah sekolah juga", lanjut anak gadis itu bersuara.

"Tidak,dia sekolah di tempat yang lama, jawab Ibunya Aurora.

"Oh begitu, jawab anda itu dan berlalu.

Selina tidak ikut acara itu, dia sedang berada dirumahnya dan sedang memantau para pekerja di perusahaan nya, Selina akan meluncurkan produknya sekitar 3 bulan lagi, jadi mereka fokus dalam produksi dan juga mendirikan beberapa klinik kesehatan.

Hingga dia mendapatkan telpon dari pengasuhnya Aurora, karena ada keributan.

"Non, Nona Muda Aurora di dorong oleh saudara sepupunya, dan bajunya di si siram sirup, lapor pengasuh Aurora.

Pengasuh tersebut sedang ke dapur mengambil makanan buat Aurora, yang saat itu sedang bersama Aldi dan Andi.

"Kenapa kamu membiarkannya, kesal Selina dan beranjak ke rumah Aurora.

Tampaklah ibunya Aurora sedang mengamuk, sedangkan kakak suaminya, terus membalas dan menghina istri adilnya.

"Apa keluarga ibu sudah terlalu kaya hingga berani menghina keluarga ku, apa salah adikku hingga anakmu berani mendorong nya, mana anakmu biar ku patahkan tangannya, ucap Selina emosi.

"Kamu siapa, beraninya mencampuri urusan keluarga ku, teriak bibinya Aurora.

"Aurora asik sepupuku, ibunya adalah adik ayahku, kenapa, apa hakmu menghina bibiku, sekaya apa suami kamu, saya tanya, mau jawab atau ku tampar kamu! Bentak Selina.

Plak ... Plak

"Ganti baju Aurora sekarang, kamu lihat ini merek apa, kalau tidak mau patahkan tangan anakmu, ucap Selina.

"Kamu sudah keterlaluan, mereka pantas di katai seperti itu, apa kamu tidak tahu saya siapa dan keluarga saya siapa? Ucap laki-laki bekerja sebagai dokter.

"Hanya sebagai dokter, dan sebagai pengusaha Pompa Bensin, terus apakah sudah berhak menentukan hidup seseorang, ucap Selina.

"Ternyata kamu cukup cerdas juga, keluargaku orang Terkaya di propinsi ini, sadar akan posisi kamu, sekarang tanggung jawab karena sudah menampar istriku, ancam dokter itu.

"Lalu, bagaimana dengan tamparan istrimu kepada bibiku, dan juga penghinaan nya, dan apa tindakan untuk anakmu yang mendorong Aurora? Apa itu tidak di hitung? Tanya Selina.

"Memangnya siapa kalian hanya orang miskin yang tak berguna, ejek Dokter itu.

"Jadi kami diam atas segala tindakan kalian, begitu maksud anda? tanya Selina.

"Jelaslah, dimana-mana, orang miskin harus tunduk kepada yang kaya, apa sampai sini kamu paham, gadis miskin? Ejek dokter.

"Seberapa banyak hartamu, apakah sampai 10 triliun, ataukah 100 triliun ? Tanya Selina.

"Harta keluarga lebih dari 100 triliun, kenapa apa kamu mulai takut? Gertak dokter itu.

"Daftar 100 keluarga terkaya saja di urutan ke 100 hanya 90 triliun, Nah keluarga kamu tidak ada disini, apakah berita ini yang salah atau kamu yang menghayal, ejek Selina balik.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!