Mereka berpisah saat hari sudah menjelang Magrib, Yohana sangat sulit melepaskan kepergian Selina, dia ingin Selina sering-sering kerumahnya, apa lagi nanti saat kedua anaknya sudah pulang dari Singapura.
"Kan kakak bisa telpon adek, kalau kangen, begitu sebaliknya, kakak juga bisa langsung datang ke perusahaan ku saat aku berada di ibukota atau ke apartemenku, ucap Selina.
"Baiklah, tapi ingat berhati-hati, kakak tidak mau kamu dapat teman seperti teman kakak yang akhirnya berkhianat, ucap Yohana.
"Ia kak, terimakasih sudah mengingatkan, jawab Selina dan akhirnya mereka berpisah.
Anand memberikan Selina mobil Sport, walau harus inden, Yohana bangga dengan suaminya, yang selalu memperlakukan wanita yang di cintainya dengan tulus.
"Terimakasih ya kak, nanti jika mobilnya sudah datang, Selina akan merawatnya dengan baik, karena ini adalah hadiah dari kakak berdua, ucap Selina berterima kasih.
Selina tiba di apartemen miliknya sudah jam 8 malam, pelayan nyaadih menunggu Selina pulang dengan menonton TV.
"Astaga bibi, kenapa belum beristirahat, ucap Selina.
"Baru jam 8 Nona Muda, jadi bibi menunggu sambil nonton, tadi juga abis telpon dengan Nona Kecil yang katanya sudah bersekolah, ucap Pelayan itu.
"Lain kali, kalau sudah capek istirahat saja, lalu apakah bibi sudah makan malam, tanya Selina.
"Sudah Nona Muda, tadi jam 7 , ucap Pelayan itu.
"Ya sudah aku mandi dulu, tolong panaskan makanan, nanti selesai mandi aku akan dan istirahat.
Sementara di rumah Anand dan Yohana, mereka sedang gemetaran melihat isi Kotak pemberian Selina.
Pah, ini berlian banyak banget, mana besar-besar lagi, ucap Yohana.
"Lihat saja, Cincin ini sangat mahal, ternyata adik kita sangat kaya, kita harus menyayanginya dengan tulus, dia Yatim-Piatu, walau banyak harta, tapi dia kurang kasih sayang, ucap Anand.
"Ia pah, kita jangan membuatnya sedih apalagi dia kecewa dengan kita, mama sangat senang bisa punya adik, ucap Yohana.
"Papah juga, mari kita berikan dia kebahagiaan dengan kasih sayang yang kita miliki, ucap Anand.
"Ya sudah ayo kita coba Pill pemberiannya, siapa tahu mana terlihat seperti anak gadis hehehe, ledek Yohana.
"Papa juga, siapa tahu tambah ganteng.
Sejam kemudian sepasang suami istri keluar dari kamar mandi dalam keadaan bahagia, mereka langsung bergumul seolah tidak ada hati esok.
Keesokkan harinya sesuai perjanjian Selina dan Yohana jalan-jalan, penampilan Yohana yang sudah kembali seperti anak gadis, membuatnya semakin percaya diri mendampingi Selina yang masih sangat muda.
"Hai Yohana, ucap seorang wanita seumuran dengan Yohana.
"Oh kamu, masih berani kamu menampakkan diri di hadapan ku, ketus Yohana.
"Hey, kenapa aku tidak berani, memangnya kamu itu siapa hah, kamu sekarang hanya bergantung dari suamimu, beda dengan saya, seorang pengusaha, hahahaha, ucap Wanita yang bernama Riris.
"Ya silahkan saja jadi pengusaha, apa yang kamu ambil dariku, sudah ku ikhlaskan, tapi ingat baik-baik, aku belum miskin, kamu pikir perusahaan ku hanya itu saja, belum lagi perusahaan milik ayahku, silahkan bersenang-senang dulu, sebentar lagi kamu akan jadi gembel, seperti semula dimana dulu aku mengambil kamu.
Riris, jujur saja, perusahaan itu sengaja aku buat untukmu, tapi kamu tidak sabar, dan mengambilnya dengan cara licik, aku menyesal mengambilmu dari jalanan, tapi semuanya sudah tergantikan, aku memiliki suami yang baik dan sekarang aku memiliki adik yang tulus, tidak seperti kamu, yang gila harta, ucap Yohana.
"Silahkan ngomong apa saja, yang penting saat ini, tujuanku sudah tercapai, bye bye bye, ucap Riris.
Ya dia Riris sahabat yang mengkhianati Yohana, dia saat kecil hanyalah pengamen yang pungut Yohana dan menjadikannya teman, orangtua Yohana menyekolahkan nya bahkan hingga ke Jerman, Yohana sangat bahagia bersahabat dengan nya, hingga dua membuatkan perusahaan, untuk di jadikan hadiah, karena Yohana akan segera menikah.
Yohana yang berpikir bahwa nanti Riris kesulitan saat ditinggal menikah Yohana, maka dia membuatkan perusahaan untuknya.
Namun, sebulan setelah Yohana menikah, Riris yang saat itu sebagai sekretaris Perusahaan, memanipulasi semua dokumen, mencaplok Perusahaan Yang sebenarnya memang akan menjadi miliknya.
Sejak saat itu, hubungan mereka putus, tapi Yohana menjadi tertutup, 3 perusahaan miliknya di urus Anand, disamping Anand mengurus perusahaannya sendiri.
Yohana melarang keluarganya untuk mengganggu Riris, makanya Riris merasa dia berada di atas angin, bagi Yohana, anggaplah perusahaan itu bayaran Riris yang telah menemaninya selama 20 tahun, padahal pemberian keluarga Yohana bukan sedikit untuknya.
Rumah, mobil, pendidikan dan tabungan, belum lagi aset yang lain, keluarga Riris di kampungnya hidup sudah seperti sultan, dengan sawah puluhan hektar, belum peternakannya, dia menjelma menjadi orang kaya.
Kakaknya, memiliki 3 toko bangunan yang besar, adik keduanya memiliki Toko sembako dan supermarket, adik bungsunya, punya peternakan Ikan Lele dan Gurame terbesar di Jawa Barat.
Ayah dan ibunya jangan tanya, juragan sawah dan punya peternakan ayam petelur serta daging, juga kambing.
Riris sendiri, sudah memiliki kekayaan yang besar, namun begitu dia tetap di ceraikan suaminya karena sifatnya yang buruk, meninggalkan anak 1.
"Sudahlah kak, suatu saat dia akan sadar, biarkan saja perusahaan itu, kembali ke tujuan awal kakak yang berniat baik untuknya, kelak kedua anak kakak pasti akan membuat kakak lebih bahagia lagi, ucap Selina.
Selina tidak ingin Yohana membalas dendam, yang berdampak pada kebahagiaannya, memang sakit di khianati, tapi lebih baik ikhlaskan saja, Yoh memang awalnya perusahaan itu untuk Riris.
"Baik dek, suatu saat, kakak akan kembali ke perusahaan setelah kedua anakku besar, jujur saja kakak masih memiliki 3 perusahaan yang lebih besar dari yang kakak berikan kepada Riris, tapi Mas Anand yang kelola, namun tidak secara langsung tapi sepupunya, jadi Riris tidak tahu, ucap Yohana.
"Ya sudah ayo kita cari restoran dan nikmati hari dengan senyum, ucap Selina menghibur kakaknya.
"Maafkan kakak ya, ucap Yohana.
"Sudah-sudah, mending makan daripada mikirin orang munafik seperti dia, ucap Selina.
Keduanya memilih restoran Jepang, dan menikmati berbagai menu di Restoran itu.
Sementara menikmati makanannya, Selina ke arah luar restoran, dia melihat seorang wanita seumuran dengannya di tampar seorang Pria dan di tendang, Selina langsung bergegas keluar.
"Hey cukup, apakah kamu tidak punya hati memukul wanita seperti itu, teriak Selina.
"Jangan campuri urusan kami, dia perempuan tak tahu diri, beraninya dia berselingkuh, ucap laki-laki itu.
"Apakah dia istrimu, dan apakah kamu punya bukti dia berselingkuh? Tanya Selina.
"Ibu dan adikku yang melihat dia jalan dengan laki-laki, dia tunangan saya, memangnya kenapa? Ucap laki-laki itu.
"Mbak, apa benar kamu jalan dengan laki-laki? Tanya Selina.
"Dia sepupuku dan baru datang, kebetulan kapalnya sandar di tanjung Priuk, apa salahnya kami berdua jalan, sudah aku jelaskan, bahkan kedua orangtua ku dan pamanku sudah menjelaskannya, tapi dua tidak mau terima, bahkan ini sudah kami ketiga dia memukulku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments