Bab.02. Kaisar dan Permaisuri

Darahku menetes dan jatuh di kedua benda bulat dan tiba-tiba kedua benda bulat itu melayang, berputar mengelilingi tubuhku yang sudah diam mematung.

Nsu bergerak tidak, mau berteriak juga tidak bisa, pagi yang awal hanya gerimis, kini hujan semakin lebat dan bunyi petir bertalu-talu, dengan suara menggelegar.

Kedua benda itu masih terus berputar, petir pun terus berbunyi dan bahkan semakin kencang, dengan mata terbelalak aku melihat petir itu menyambar kedua bola dan bercahaya sangat terang.

Sinarnya mengenai tubuhku, dan kali ini sangat sakit, hingga membuat ku berteriak, karena sakit yang sangat tak terkira.

Lubang pori-pori ku seolah menyedot sesuatu dari dalam tubuhku, menambah kesakitan ku.

Dan selama itu mataku tidak bisa ku buka, dan akhirnya perlahan-lahan rasa sakitnya berkurang sedikit demi sedikit, rangakaian ingatan masuk ke otak ku, aku tak menolak, dan mencoba menerima nya, pengetahuan yang masuk kubiarkan masuk.

Kurang lebih sejam aku terdiam, aku akhirnya aku sudah bisa bergerak., namun kedua kedua benda bulat masih berputar mengelilingi tubuhku.

Hingga akhirnya aku melihat 2 Cincin keluar dari dalam benda bulat itu beserta seluet laki-laki dan perempuan paruh baya.

Yang laki-laki keluar dari bola berwarna Merah, sedangkan yang perempuan keluar dari warna biru.

mereka memegang cincin itu masing-masing kemudian Cincin itu bersinar dan masuk ke dahiku,

Kedua Cincin itu mulai menyatu, begitu juga dengan bola itu menyatu dan kini terlihat 2 warna berbeda dalam satu bola, cincin juga sama, terdapat 2 warna dalam cincin itu, dan memaksaku mengulurkan tangan, hingga Cincin itu melingkar di jariku.

"Nak, maafkan kami karena telah membuat mu, jangan takut, kami tidak akan menyakiti mu, kami sudah melihatmu beberapa bulan ini, kamu gadis yang ulet dan tabah.

Kami adalah orang yang hidup di masa lampau, raga kami sudah meninggal ribuan tahun lalu di hutan ini, dan sekarang menjadi ladang.

Kami tinggal di Goa yang ada atas bukit itu, kiranya kamu datang kesana dan menguburkan kami dengan layak.

kami akan memberikan seluruh harta dan kekuatan kami kepada mu.

Besok adalah waktu terakhir bagi kami untuk kembali ke alam kami, tutur seluet wanita itu.

"Baiklah saya akan membantu kalian, tapi mohon jelaskan, apa yang terjadi padaku? Tanya Selina.

"Mati ikut Goa kami, dan akan kami ceritakan siapa kami, tutup lah mataku, ucap Seluet seorang Pria.

Singkat cerita, ketika aku membuka mata, ternyata aku sudah berada di Goa tempat tinggal mereka.

"Masuklah ke Kolam dan bersihkan tubuhmu, setelah itu gunakan lah bajuku ini, kami akan menunggu mu di luar, ucap Seluet wanita itu.

Selesai membersihkan tubuhku dan berganti pakaian, aku duduk di sebuah batu, bersama kedua seluet berwujud manusia itu.

"Kami adalah Kaisar dan Permaisuri di sebuah alam yang berbeda dengan Dunia ini, suatu ketika, Kekaisaran kami di serang dan pada akhirnya hancur.

Kami Di jatuhi hukuman mati, karena kami tidak memberitahukan dimana harta dan kedua pusaka ini berada, pusaka ini bermanfaat sebagai tempat menyimpan inti Jiwa bagi orang yang meninggal.

Setelah raga mati, akhirnya kami bisa masuk kedalam inti pusaka ini, dan hanya terbebas jika menemukan orang yang berhati Tulus dan bersih.

Ikan dan udang yang kamu tangkap, adalah milik kami, air sungai itu berasal dari kolam yang yang berada di si ujung bagian dalam Goa ini.

Kejadian yang kamu alami adalah ritual memindahkan kekuatan dan pengetahuan serta keterampilan kami.

Tubuhmu saat ini sudah beregenerasi, dan akan seperti setiap 100 tahun, dan akan seperti ini kembali saat 100 tahun dan lewat 1 hari maka tubuhmu akan kembali di umur saat ini, yang sudah genap 15 tahun ler hari ini, benar bukan.

Keuntungan lain adalah, dalam Cincin Dimensi itu, telah tersimpan seluruh harta Kekaisaran kami, yang telah berdiri ribuan tahun, karena dalam Cincin Dimensi sejatinya adalah Ruang Harta Kekaisaran yang di cari para penyerang.

Cincin Dimensi itu, layaknya sebuah dunia, dimana seluruh makhluk hidup bisa hidup, tapi tidak menciptakan mahkluk hidup.

Kamu sendiri bisa membuat apa saja yang kamu mau, Sungai, daratan, laut dan gunung dan pepohonan, bahkan Istana, tapi hewan dan manusia tidak bisa.

Tapi tenang saja,dalam Cincin Dimensi itu semua telah tersedia, Istana, lautan beserta isinya, danau beserta isinya, Pengubah hutan dan hewan-hewan bahkan ada 1 wilayah yang khusus untuk hewan buas, semuanya berada dalam kekuasaan kamu.

"Kami juga bisa mengatur waktu sesukamu, tapi untuk saat ini kami hanya mengatur 1 hari di dunia ini, dalam Cincin Dimensi sama dengan 7 hari.

kami juga memberikan kamu Kekuatan yang besar, ketrampilan yang kuat biasa, dan semuanya akan kami sempurnakan setelah kamu mengubur jasad kami, tutur Seluet Pria itu, menjelaskan apa yang telah terjadi.

"Saya kembali ke gubuk dulu untuk mengambil peralatanku, ucap Selina.

"Kamu memiliki seluruh Elemen yang di dunia ini, dan kamu bisa mengendalikan nya dengan pikiranmu, gunakan Elemen dan kendalikan sesuai yang kamu inginkan, ucap Seluet wanita itu.

"Maaf saya belum bisa, ucap Selina jujur,

"Baiklah, pejamkan matamu, fokuskan pikiranmu pada lembaran - lembaran pengetahuan yang telah kami berikan kepadamu, ucap Seluet wanita itu

Selina, mengikuti arahan dari wanita itu dan jutaan lembaran berputar dalam pikiran Selina, ketika di fokuskan ke hal yang di maksud, lembaran itu berhenti, tulisan bersinar dan memasuki seluruh Meridien Selina, tubuhnya bersinar coklat keemasan, pertambangan Elemen Tanah telah bangkit, beberapa saat kemudian sinar itu itu menghilang dan mata Selina pun terbuka.

Dia berjalan ke tengah ruangan, dimana terdapat 2 tengkorak manusia.

"Atas perintah hai penguasa Bumi, terimalah kedua jasad ini, buatlah 2 lobang, perintah Selina.

Tanah Bergetar dan perlahan terjadilah 2 lobang yang cukup untuk mengubur 2 jasad Kaisar dan Permaisuri.

Selina mengangkat kedua jasad itu lalu memasukkan nya kedalam lubang, "tutuplah" perintah Selina, dan perlahan tanah itu menutup dan terbentuk 2 gundukkan.

Selina menulis 2 kata. Kaisar dan Permaisuri. Membuat Kedua Seluet itu tersenyum bahagia.

"Nak sebagai hadiah kami terakhir, ambilah botol ini dan teteskan darahmu, Ucap seluet wanita itu.

Setelah darah Selina meresap kedalam 2 tetes darah yang sudah membeku itu, kembali lagi Selina terkena sinar dari dalam botol itu dan masuk ke Dahinya, keringat dingin membasahi bajunya dan tubuhnya kini bersinar dalam berbagai warna, menandakan seluruh Elemen nya telah bangkit.

Dan sinar berwarna warni itu masuk masuk kembali ke dalam tubuhnya, tersisa bola kecil dan masuk ke Cincin nya.

Didalam Cincin Dimensi terjadi perubahan besar, dan semuanya kini hidup pertanda energi kehidupan telah kembali sempurna.

Terpopuler

Comments

D'ken Nicko

D'ken Nicko

super thor ..

2024-08-28

1

Narimah Ahmad

Narimah Ahmad

mulai

2024-08-21

1

Leni Ani

Leni Ani

wauuoo mantap

2024-08-19

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!