Sejam kemudian Aurora akhirnya. bangun, dia mencari orang yang sangat dia sayang selain kedua orang tuanya dan kakaknya.
"Kak Selina, apakah kakak sudah memaafkannya mereka? tanya Aurora.
"Kakak sudah menyuruh mereka pergi dari dari sini, ucap Selina
"Terimakasih kak, maafkan Aurora, ucap gadis kecil itu.
"Bukan Aurora yang salah, tapi mereka yang terlalu sombong, dimasa depan, orang seperti jangan sungkan di hadapi dengan sombong juga, teruslah istirahat mu, nanti kakak bangunkan saat sudah sore, kita jalan-jalan, ucap Selina.
"Maaf, tolong biarkan Aurora istirahat dulu, ucap ibunya Aurora.
"Terimakasih Selina, ucap Ucap ibunya Aurora.
"Harta hanya segitu saja sudah sombong, lain kali jangan pernah mengundang mereka lagi, tak perlu akrab dengan manusia seperti itu.
Paman juga harus tegas, benar mereka adalah kakaknya Paman, tapi apa yang mereka lakukan itu sudah tidak memandang keluarga, jika bukan karena Aurora, sudah kupatahkan tangan itu, masih kecil sudah sombong seperti seperti itu, ucap Selina.
"Ambil uang ini dan bayar hutang Paman ke mereka, dan jangan lagi bergantung kepada mereka, sekarang kelola baik-baik tanah yang ada, agar tidak lagi kesulitan, jangan pikirkan lagi masa depan Aurora, semuanya sudah aku atur, ucap Selina, kemudian dia masuk kamarnya.
Sedangkan keluarga itu, hanya diam tidak ada yang bersuara, mereka bingung dengan apa yang terjadi, biasanya mereka bebas melakukan apapun, dan mereka di puja - puja karena yang paling kaya, kini mereka yang berlutut minta ampun.
"Kamu Olive, robah tingkah mu, jika bukan Aurora yang meminta ke kakak sepupunya, bisa-bisa tangan kamu patah beneran, nasehat Ibunya.
"Memangnya kakaknya Aurora itu bisa mengalahkan harta Kakek, sampai rumah Olive akan telpon Kakek, biar anak buah kakek patahkan tangan gadis itu, ucap Olive tak tak paham jika dia akan celaka.
"Olive jika ayah dengar terjadi sesuatu, maka ayah tidak akan membelamu, mobil kakekmu saja hanya 1 milyar paling mahal, sedangkan mobilnya 3 dan 6 milyar, rumah kita Saja hanya berapa ratus juta, sedangkan rumah Aurora 1 milyar, apa kamu tau itu artinya apa ? bentak Pak Dokter itu.
"Di propinsi ini siapa yang tak kenal kakek, sebagai orang terkaya, sedangkan dia, hanya punya uang beberapa triliun saja sudah belagu.
Kakek saja punya harta puluhan triliun, tidak seperti dia, ucap Olive merasa kakeknya tetap lebih kaya.
Jika Olive terus menggerutu, berbeda dengan Selina, dia sedang sibuk membuat serum untuk segala jenis penyakit kulit.
Tiba-tiba dia mendapatkan ide untuk membuka usaha pabrik sabun mandi, pasta gigi dan shampo .
Selina langsung menghubungi orang perusahaan nya agar segera mencari lahan untuk pembangunan pabrik sabun.
Keinginannya di sambut oleh para petinggi perusahaan, karena masih nyambung dengan produk kecantikan mereka.
Pagi telah menyingsing dengan cahaya matahari cerah.
Dengan penuh kasih sayang, Selina mengurus Aurora, hingga membuat kedua orangtuanya terharu.
Selesai sarapan dan minum, Selina bersama bibinya dan juga pengasuh Aurora, berangkat mengantar Aurora ke sekolah.
Land Rover Range Rover Sport, keluar dari pekarangan rumah Selina, banyak terlihat anak-anak sekolah yang menunggu angkutan, khususnya para anak SMA.
Menempuh 30 menit perjalanan, mereka tiba di Sekolah, dan benar saja, banyak siswa yang di antar pakai mobil dari berbagai merek, hingga ada yang merek dan tipe nya sama dengan milik Selina hanya beda warna
Aurora sangat bahagia dengan spa yang di berikan Selina, hingga berjanji akan membuat Selina bangga.
Aldi kakaknya, hanya bisa manyun melihat adiknya yang di perlakukan istimewa oleh Selina.
"Jangan iri dengan adikmu, kakakmu Selina yang membiayai semuanya, jadi kamu tidak boleh seperti itu, harus kamu senang, bahwa adikmu banyak yang menyayanginya, kamu belajar baik-baik agar kakakmu Selina bisa membantu mu, ayahnya Aurora.
"Aurora, belajar yang baik, kalau ada orang yang sombong, jangan di ladeni, menghindar saja, kalau mereka sudah keterlaluan, lapor sama Bu Guru atau pak Guru, ucap Selina.
Terdengar suara bell berbunyi, dan seluruh siswa baru berkumpul di lapangan bersama para wali murid.
"Bibi, mulai besok, biarkan saja pengasuh yang menunggu Aurora hingga selesai, bibi tolong bantu di toko saya saja, biar paman yang mengurus kebun, jangan sungkan lagi.
Masa lalu biarlah berlalu, biar bagaimanapun kalian adalah adik ayahku, aku juga tidak mau, gara-gara masalah kita, Aurora terganggu dalam belajarnya, ucap Selina.
"Terimakasih sudah menyayangi Aurora, dan juga memaafkan kami semua, ucap bibinya Selina.
"Jangan di pikirkan lagi, singkat Selina.
"Selamat pagi Nona Muda, kami mendapatkan informasi, bahwa ada lahan yang sangat cocok untuk di bangun pabrik, luasnya 3 hektar di daerah Karawang Jawa Barat, harganya 250 milyar, ucap staff perusahaan Selina.
"Bilang sama pemiliknya, Minggu hari Sabtu pagi jam 10 saya ingin bertemu, dan bilang ke mereka bawa seluruh dokumen nya tanah itu, jawab Selina.
"Baik Nona Muda, dan selamat untuk Nona Kecil Aurora yang sudah mulai bersekolah hati ini, ucap staf itu.
"Terimakasih, singkat Selina dan menutup panggilan.
Saat Selina dan bibinya serta pengasuh asik berbincang, datang 3 ibu-ibu Dengan pakaian yang glamor, perhiasan yang di gunakan sudah seperti toko perhiasan.
"Hey kalian bertiga para pengasuh anak, tolong dong pindah dari tempat itu, perintah seorang ibu-ibu.
"Oh kenapa kami harus pindah, sedangkan kami duluan duduk di tempat ini", jawab Selina.
"Kalian hanya babu, jadi tidak layak duduk berdekatan dengan kami, di sana tempat para pengasuh duduk, Jawab ibu yang satu lagi.
" Oh begitu, setahu saya di sekolah ini tidak ada perbedaan tempat duduk.jawab Selina.
"Tapi kami tidak suka berdekatan dengan para babu seperti seperti kalian,bentak ibu yang ketiga.
"Kalau kalian tidak suka berdekatan dengan kami, ya kalian cari tempat lain, kami yang duluan duduk, seenaknya kalian mengusir kami, sengit Selina.
"Mau pergi kalian dari sini, bentak seorang ibu pertama.
"Tidak, memangnya hanya kalian yang berhak duduk disini, balas Selina dengan sengitnya.
"Hey apa kamu tau sedang berhadapan dengan siapa, anak kecil bau kencur mau melawan kami, dasar tidak tahu diri, katakan siapa majikan kalian ? hardik ibu kedua.
"Majikan ! Hey Bu.. Kami tidak punya majikan, adik saya bersekolah disini, dan inj bibi saya yang anak nya sekolah disini, sedangkan yang ini adalah pengasuh adikku, Dasar bodoh? Ejek Selina.
"Kamu yang bodoh, mengaku-ngaku adik mu sekolah disini, apa kamu tidak tahu berapa biaya sekali masuk di sekolah ini dan SPP bulanannya, kalau uang hanya pas-pasan jangan sekolah disini, ejek ibu-ibu itu.
"Hahahaha, mobil kalian saja, hanya 400 jutaan, gabung mobil kalian Bertiga, tidak cukup membayar mobilku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Inyoman Raka
ini selena juga ikut sombong
2024-08-15
1