THE JUDGEMENT

"Kamu yakin?" Tanya mas Kharis yang saat ini sedang berjalan bersamaku di sebuah taman dekat rumah om Baskara.

Aku mengangguk pelan. 

Aku Baru saja menceritakan semua yang aku tahu dari penglihatanku soal barang bukti yang di kubur Tante sari di depan rumahnya. 

Mas Kharis berkali-kali menatapku dan mengerutkan keningnya. Aku tahu, ia mungkin bertanya-tanya dari mana aku bisa mengetahui semua hal yang baru saja aku ceritakan itu. Aku juga yakin, dia tidak akan langsung percaya dengan semua ceritaku.

"Riska, kamu sudah yakin betul dengan apa yang akan kita lakukan ini kan?" Tanya mas Kharis lagi sembari menjatuhkan dirinya ke sebuah kursi kayu panjang di sekitaran taman itu. 

"Aku, harus mendapatkan keadilan untuk ayahku mas." Jawabku sambil ikut duduk di sampingnya.

"Tapi, dari mana kamu bisa mengetahui semua hal ini? Dan gimana cara kita menjelaskan ke penyidik nantinya?" Mas Kharis masih mencoba meyakinkan ku.

Aku terdiam sebentar. "Mas Kharis percaya hal-hal gaib?" Tanya ku pelan.

Wajah mas Kharis semakin bingung. Ia tidak menjawab pertanyaan ku.

"Anggaplah aku melihat semua nya dari bantuan gaib." Jawabku pelan.

Mas Kharis menggeleng. "Tidak masuk akal ka." Jawabnya pelan. "Kita tidak bisa menjelaskan ke penyidik kalau kamu mendapatkan petunjuk ini dari hal gaib. Aku takut nanti mereka malah mencurigai kita." 

Aku mengerti betul maksud mas Kharis. Aku terdiam sebentar. Lalu, aku keluarkan tumpukkan kartu tarot yang sengaja kubawa.

Mata mas Kharis melotot ke arah tanganku.

"Tarot?" Bisiknya ragu.

Aku mengangguk. "Aku... Awalnya aku tidak mempercayai, tapi, setelah beberapa kali aku melihat semuanya, akhirnya mau tidak mau aku mempercayainya." 

Mas Kharis mengambil kartu-kartu itu dari tanganku. "Kamu serius mempercayai hal ini?" Tanyanya meragukanku.

Aku menarik nafas pelan. "Aku tidak ingin percaya mas, tapi semuanya begitu nyata dan banyak bukti yang akhirnya menyadarkanku kalau kartu-kartu itu ingin membantuku." Jawabku.

Mas Kharis mengerutkan kening lalu menatap kartu itu lagi. "Kalau begitu, aku ingin bukti." Ucapnya.

"Bukti?" Aku tidak mengerti apa yang dimaksud mas Kharis.

"Ya, bukti kalau memang kartu ini benar. Coba kamu lihat aku, apapun, rahasiaku yang kamu lihat dari kartu ini." Ucap mas Kharis dengan wajah yakin.

"Apa boleh mas? Aku ngelihat rahasia mas Kharis?" Tanyaku ragu.

Mas Kharis tersenyum kecil. "Pertanyaannya, bukan apa boleh, tapi apa bisa." Ucapnya belum mempercayai.

Lalu, aku menarik nafasku pelan. "Baiklah, kalau begitu, aku minta maaf Kharis acak kartu-kartu itu lalu ambil satu kartu untukku." 

Mas Kharis mengikuti semua panduanku.

Setelah selesai mengacak kartu-kartu itu, ia memberikan satu kartu yang masih dalam keadaan tertutup. 

Aku mengambilnya perlahan dari tangan mas kharis, lalu, sebelum aku membuka kartu itu. Kepalaku kembali ditarik oleh sesuatu. Aku diperlihatkan semua kejadian-kejadian yang pernah terjadi di hidup mas Kharis.

"Mas Kharis pernah mencuri beberapa kaset PS milik sahabat mas Kharis sendiri waktu mas Kharis berusia 10 tahun mungkin. Aku lihat, sahabat mas Kharis yang tinggal di perumahan elit itu memang orang kaya, dan sering memamerkan mainan dan barang-barang mahal pada mas Kharis. Mas Kharis sebenarnya tidak tulus berteman dengan anak yang bernama Arya ini."

Deg...

Aku melihat wajah mas Kharis seperti kaget saat kujelaskan satu rahasia masa kecilnya. Mas Kharis terdiam.

"Lalu, saat mas Kharis SMP, diam-diam mas Kharis memacari pacar sahabat mas Kharis sendiri, seorang gadis bernama Amalia." Ucapku lagi.

"Lalu saat mas Kharis SMA..."

"Sudah-sudah cukup Riska... Cukup... Sudah." Mas Kharis panik. Suaranya bergetar. Matanya menatap wajahku. 

Aku sebenarnya tidak enak harus melihat semua rahasia mas Kharis dari kecil. Tapi, mau gimana lagi. 

"Gimana kamu tahu itu semua..?" Tanya mas Kharis dengan suara bergetar. 

"Aku cuma di perlihatkan oleh kartu ini." Jawabku sembari membuka kartu yang ada di tanganku.

Sebuah kartu dengan gambar seperti seorang malaikat yang terbang di tengah-tengah beberapa anak kecil bersayap dengan membawa terompet di tangan mereka yang memiliki nama kartu THE JUDGEMENT.

Entahlah kenapa kartu itu yang muncul. Yang jelas kartu itu telah menunjukkan semua rahasia mas Kharis di penglihatanku.

***

Kami kembali ke rumah om Baskara. Aku segera menemui ibu ku. Sebenarnya aku ingin menceritakan semuanya. Tapi, aku merasa tidak tega kalau harus menceritakan apa yang sudah kulihat pada ibu ku.

Sebelum kami pulang, mas Kharis akhirnya bersedia menelepon tim penyidik kepolisian untuk secepatnya memeriksa rumah om baskara. 

"Bu, aku yakin Tante sari ada hubungannya dengan kematian ayah." Ucap ku saat aku sudah di dalam kamar bersama ibu yang sedang membereskan beberapa pakaian.

"Sudah ka, sudah ya. Kasian ayah kamu." Ucap ibu sambil melirik lemas ke wajahku.

"Justru karena aku kasian dengan ayah Bu." Ucap ku sedikit menaikan volume suara.

Ibuku terdiam lalu berdiri menghampiriku. "Riska, kalau kamu kasihan sama ayah mu. Ibu mohon, kita gak perlu ikut terlalu dalam pada penyelidikan kepolisian. Biar itu jadi urusan kepolisian saja nak." Ibu ku mengelus rambutku pelan.

"Ta-tapi Bu, itu juga jadi urusan kita. Karena ayah adalah keluarga kita Bu." Ucap ku melemah. "Aku punya bukti yang memperkuat dugaanku, kalau Tante sari terlibat." Ucapku sambil berdiri.

Ibu menatapku sembari mengerutkan keningnya.

"Tunggu saja bu."

Baru saja aku menyelesaikan kalimatku. Dari arah luar, aku mendengar suara sirine mobil polisi yang masuk ke dalam halaman rumah om Baskara dan Tante sari. 

Aku melirik ke wajah ibuku. Lalu kami berdua cepat-cepat keluar dari kamar dan menuju ke arah luar.

***

"Apa-apaan ini mas?" Teriak tante sari yang sudah terlihat panik saat ini.

Aku, ibu dan mas Kharis hanya berdiri di ambang pintu melihat para polisi yang sedang menggali sesuatu di halaman rumah Tante sari. Aku yakin mas Kharis sudah memberikan info yang aku berikan tadi secara detail.

Aku berpura-pura tidak tahu.

"Pak! Ini tidak boleh dilakukan tanpa alasan jelas dan surat yang jelas kan?" Om Baskara yang berdiri bersisian dengan Tante sari di depan halaman rumput, berusaha memberikan protesnya kepada salah seorang kepala polisi yang belum aku kenal, sementara, pak Hendrawan polisi yang menuliskan BAP kami, sedang bersama ke tiga polisi lainnya menggali kebun rumput di depan rumah om Baskara.

"Kami membawa surat penggeledahan pak. Ini kami lakukan berdasarkan informasi para saksi yang kemarin-kemarin telah kami tanyai keterangannya, lalu kami menemukan sebuah kejanggalan atas kesaksian yang diberikan oleh bapak dan istri bapak." Ucap pak kepala polisi tadi tegas.

"Kejanggalan bagaimana pak! Kami sudah memberikan informasi se detail mungkin kan.!" Protes om baskara.

Aku hanya terdiam sesekali menundukkan wajahku.

"Silahkan bapak baca kembali keterangan ini, lalu kita bicarakan dengan baik-baik di dalam, sementara tim kami bekerja disini." Ucap pak polisi tadi lagi.

Om baskara membaca surat itu lalu terdiam sebentar. Akhirnya, ia setuju untuk berbicara secara tenang di ruang tamunya.

Mereka bertiga masuk ke dalam Ruang tamu rumah om Baskara. 

Wajah Tante sari dan om Baskara melirik sinis saat melewati kami yang berdiri di ambang Pintu. 

***

IG : @dimas.yudhistira_

Terpopuler

Comments

Ray

Ray

Coba gali lagi yg untuk mengubur plastik hitam, apakah benar itu racun dan bisa dibuktikan? Bagaimana kelanjutan ceritanya?🤔

2024-12-18

0

MasWan

MasWan

mungkin kah secepat itu terungkap?

2024-08-17

0

lihat semua
Episodes
1 TAROT
2 Ten of Pentacles
3 The Tower
4 THE DEVIL
5 Bingkai Foto Keluarga Baskara
6 Tante Sari dan Om Baskara
7 Kematian Mendadak
8 Autopsi
9 Pemeriksaan Saksi
10 Kembali ke Rumah Nenek
11 Teman Kantor Ayah dan Dua Orang Polisi yang Datang.
12 Bantuan Mas Kharis
13 THE DEATH
14 FIVE OF A CUPS
15 THREE OF SWORDS
16 THE JUDGEMENT
17 Akhir Kasus.
18 Kembali ke Sekolah
19 Perselingkuhan
20 Efek Samping
21 RENCANA AMAYA
22 Panggilan dari Kepolisian
23 Kehebohan di Kelasku
24 TEN OF SWORDS
25 THE LOVERS
26 Investigasi Sekolah
27 Interogasi Kepolisian
28 Bukti Foto Devina
29 Surat Kaleng
30 DEATH
31 Penyelamatan Sita
32 TEROR KELUARGA AMAYA
33 X 2836 ABC
34 Ancaman Arno di Koridor Sekolah.
35 Aku yang saat ini sedang di pelukan seorang Mathew.
36 CERITA MATHEW
37 THE SUN
38 Turun Temurun.
39 BUKU CATATAN NENEK.
40 Serangan Om Baskara.
41 KETAKUTAN AMAYA DAN SITA
42 Dibalik Kematian Devina
43 Kaos Hitam Polos Mathew.
44 Kembali ke Kamar Hotel.
45 SIX OF WANDS
46 PENCULIKAN KEDUA
47 THE HERMIT
48 KAMBING HITAM
49 Rencana Brutal
50 Makan Malam yang Terganggu.
51 TIGA HARI
52 Di Balik Mata Bengep Kak Mathew
53 Kebohongan
54 ACE OF WANDS
55 LAGI-LAGI BANTUAN MAS KHARIS
56 BRIPTU TONI
57 SITA DI JAKARTA UTARA
58 NESSA JET
59 FAKTA YANG DISEMBUNYIKAN RAKA
60 SEMUANYA RUNTUH. HANCUR!
61 JUSTICE FOR MATHEW
62 Rumah Baru Ayah.
63 Aku Terbangun dari Kematian.
64 .. Yang Terjadi Seteah Aku Mati Suri
65 KASUS WANITA YANG MATI TENGGELAM
66 SOSOK HITAM YANG MASUK KE TUBUH NENEK
67 TIGA ANAK GADIS YANG TERJEBUR DI DANAU
68 THE STAR
69 MATHEW DAN AMAYA MELIHAT SOSOK ITU
70 TUMI, SUCI DAN NANI
71 THE MAGICIAN
72 PERJALAN MENCARI KEBENARAN
73 RATU TRIBUANA TUNGGADEWI
74 Nenek, Danau dan Pohon Beringin
75 Seorang Lelaki yang Membawa Arit Tajam
76 Beringin Tumi
77 Tumbal
78 Kembali Ke Kerajaan
79 Makhluk hitam dengan mata merah menyala
80 IBLIS
81 SEASON DUA
82 TRIO DETEKTIF PEMBASMI IBLIS
83 Makhluk Dengan Mata Seperti Seekor Kucing.
84 IBU
85 Mereka Membakar Hidup-hidup para Korbannya.
86 THE CHARIOT
87 SITA KEMBALI
88 BANYAK DAN BAHAYA
89 SOSOK YANG TERIKAT TIANG TINGGI YANG MENEMBUS LANGIT
90 ZHAMIRI
91 KILATAN MASA DEPAN KAK MATHEW
92 Waktu yang Berhenti
93 TERPISAH DI PINTU RUANG TAMU
94 THE WORLD
95 RUMAH SITA
96 LIMA ORANG DENGAN KEPALA TERTUTUP
97 BERPULUH KALI LIPAT LEBIH MENGERIKAN
98 GANINDRA DAN KELUARGA PAK SANTO
99 Amaya yang Tengah Kejang-kejang dengan kulit terbakar.
100 AKU MELIHAT KEPALA TANTE SARI TERLEPAS DARI BADANNYA
101 KERASUKAN
102 GUBUK KECIL, DI TENGAH HUTAN ANTAH BERANTAH DI KOTA BANYUWANGI.
103 GELANG NAGA YANG HILANG
104 PENTAGRAM
105 IBU DAN AMAYA TERTANGKAP
106 AKU TERGANTUNG, TERIKAT, TERBALIK.
107 INANG BARU IBLIS AZAZIL
108 RAMALAN JAYABAYA DAN RADEN PRAWIRA
109 GULUNGAN KERTAS DARI KULIT SAPI
110 RUANG MAKAN ISTANA RATU
111 AKU IKHLAS
112 SEPERTI MAYAT HIDUP DENGAN WUJUD YANG AKU KENAL.
113 DUNIA AMBANG BATAS ANTARA HIDUP DAN MATI
114 Aku sudah berada di dalam tanah, terkubur dengan kain kafan.
115 YUDHIS ANGGARA
116 SAMPAI TERIAKANKU KEHABISAN SUARA
117 MENJELANG AKHIR BAB NOVEL MATA BATIN SANG PERAMAL TAROT
118 "BAIK MAS, AKU SIAP MATI"
119 Rinduku akan menjadi rindu yang paling sakit, ibu.
120 RADEN PRAWIRA DAN JANJI SANG RATU
121 PERJALANAN RUH KETURUNAN SANG PERAMAL AGUNG
Episodes

Updated 121 Episodes

1
TAROT
2
Ten of Pentacles
3
The Tower
4
THE DEVIL
5
Bingkai Foto Keluarga Baskara
6
Tante Sari dan Om Baskara
7
Kematian Mendadak
8
Autopsi
9
Pemeriksaan Saksi
10
Kembali ke Rumah Nenek
11
Teman Kantor Ayah dan Dua Orang Polisi yang Datang.
12
Bantuan Mas Kharis
13
THE DEATH
14
FIVE OF A CUPS
15
THREE OF SWORDS
16
THE JUDGEMENT
17
Akhir Kasus.
18
Kembali ke Sekolah
19
Perselingkuhan
20
Efek Samping
21
RENCANA AMAYA
22
Panggilan dari Kepolisian
23
Kehebohan di Kelasku
24
TEN OF SWORDS
25
THE LOVERS
26
Investigasi Sekolah
27
Interogasi Kepolisian
28
Bukti Foto Devina
29
Surat Kaleng
30
DEATH
31
Penyelamatan Sita
32
TEROR KELUARGA AMAYA
33
X 2836 ABC
34
Ancaman Arno di Koridor Sekolah.
35
Aku yang saat ini sedang di pelukan seorang Mathew.
36
CERITA MATHEW
37
THE SUN
38
Turun Temurun.
39
BUKU CATATAN NENEK.
40
Serangan Om Baskara.
41
KETAKUTAN AMAYA DAN SITA
42
Dibalik Kematian Devina
43
Kaos Hitam Polos Mathew.
44
Kembali ke Kamar Hotel.
45
SIX OF WANDS
46
PENCULIKAN KEDUA
47
THE HERMIT
48
KAMBING HITAM
49
Rencana Brutal
50
Makan Malam yang Terganggu.
51
TIGA HARI
52
Di Balik Mata Bengep Kak Mathew
53
Kebohongan
54
ACE OF WANDS
55
LAGI-LAGI BANTUAN MAS KHARIS
56
BRIPTU TONI
57
SITA DI JAKARTA UTARA
58
NESSA JET
59
FAKTA YANG DISEMBUNYIKAN RAKA
60
SEMUANYA RUNTUH. HANCUR!
61
JUSTICE FOR MATHEW
62
Rumah Baru Ayah.
63
Aku Terbangun dari Kematian.
64
.. Yang Terjadi Seteah Aku Mati Suri
65
KASUS WANITA YANG MATI TENGGELAM
66
SOSOK HITAM YANG MASUK KE TUBUH NENEK
67
TIGA ANAK GADIS YANG TERJEBUR DI DANAU
68
THE STAR
69
MATHEW DAN AMAYA MELIHAT SOSOK ITU
70
TUMI, SUCI DAN NANI
71
THE MAGICIAN
72
PERJALAN MENCARI KEBENARAN
73
RATU TRIBUANA TUNGGADEWI
74
Nenek, Danau dan Pohon Beringin
75
Seorang Lelaki yang Membawa Arit Tajam
76
Beringin Tumi
77
Tumbal
78
Kembali Ke Kerajaan
79
Makhluk hitam dengan mata merah menyala
80
IBLIS
81
SEASON DUA
82
TRIO DETEKTIF PEMBASMI IBLIS
83
Makhluk Dengan Mata Seperti Seekor Kucing.
84
IBU
85
Mereka Membakar Hidup-hidup para Korbannya.
86
THE CHARIOT
87
SITA KEMBALI
88
BANYAK DAN BAHAYA
89
SOSOK YANG TERIKAT TIANG TINGGI YANG MENEMBUS LANGIT
90
ZHAMIRI
91
KILATAN MASA DEPAN KAK MATHEW
92
Waktu yang Berhenti
93
TERPISAH DI PINTU RUANG TAMU
94
THE WORLD
95
RUMAH SITA
96
LIMA ORANG DENGAN KEPALA TERTUTUP
97
BERPULUH KALI LIPAT LEBIH MENGERIKAN
98
GANINDRA DAN KELUARGA PAK SANTO
99
Amaya yang Tengah Kejang-kejang dengan kulit terbakar.
100
AKU MELIHAT KEPALA TANTE SARI TERLEPAS DARI BADANNYA
101
KERASUKAN
102
GUBUK KECIL, DI TENGAH HUTAN ANTAH BERANTAH DI KOTA BANYUWANGI.
103
GELANG NAGA YANG HILANG
104
PENTAGRAM
105
IBU DAN AMAYA TERTANGKAP
106
AKU TERGANTUNG, TERIKAT, TERBALIK.
107
INANG BARU IBLIS AZAZIL
108
RAMALAN JAYABAYA DAN RADEN PRAWIRA
109
GULUNGAN KERTAS DARI KULIT SAPI
110
RUANG MAKAN ISTANA RATU
111
AKU IKHLAS
112
SEPERTI MAYAT HIDUP DENGAN WUJUD YANG AKU KENAL.
113
DUNIA AMBANG BATAS ANTARA HIDUP DAN MATI
114
Aku sudah berada di dalam tanah, terkubur dengan kain kafan.
115
YUDHIS ANGGARA
116
SAMPAI TERIAKANKU KEHABISAN SUARA
117
MENJELANG AKHIR BAB NOVEL MATA BATIN SANG PERAMAL TAROT
118
"BAIK MAS, AKU SIAP MATI"
119
Rinduku akan menjadi rindu yang paling sakit, ibu.
120
RADEN PRAWIRA DAN JANJI SANG RATU
121
PERJALANAN RUH KETURUNAN SANG PERAMAL AGUNG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!