Teman Kantor Ayah dan Dua Orang Polisi yang Datang.

Pagi nya, seluruh tetangga mulai berdatangan kerumah nenek, mereka dengan sukarela datang untuk mengantarkan ayahku ke peristirahatan terakhirnya. 

Teman-teman kantor ayah juga sudah datang, mas Kharis bersama ke lima orang lainnya sekaligus menjadi perwakilan dari kantor ayah untuk ikut mengantar ayahku ke peristirahatannya.

Ayahku di makamkan di samping kuburan nenek. Semoga saja mereka bertemu dan bahagia disana. 

Selama prosesi pemakaman, mas Kharis selalu berdiri di sampingku, menemani aku yang sebenarnya sudah cukup tegar. Air mataku sudah habis, apalagi yang bisa ku perbuat selain hanya mendoakan ayah. 

"Yang sabar Riska " berkali-kali mas Kharis mengusap punggungku, sesekali memeluk menguatkanku selama prosesi pemakaman sampai dengan kami kembali lagi ke rumah nenek. 

"Terimakasih mas, sudah menyempatkan datang." Ucapku pada mas Kharis, sesaat setelah kami baru sampai di rumah nenek setelah pemakaman.

Mas Kharis yang sudah duduk dengan teman-teman kantor nya di kursi plastik yang disiapkan warga sekitar di depan rumah, tersenyum sembari memasang wajah cemas dan mungkin kasian melihatku.

"Aku ambilin minum dulu ya mas." Ucapku sembari pamit pergi ke dalam.

Semua keluarga ayahku berkumpul di ruang tamu, bibi dan suaminya, ibu, om baskara dan istri, mereka semua duduk melingkar di area ruang tamu, aku harus sedikit membungkuk permisi saat melewati mereka.

Sudut mata ku melihat om baskara dan istrinya yang memasang wajah sedikit sinis saat aku masuk dan lewat. Entah kenapa.

"Aku tau, ini terlalu awal, tapi kita tetap harus membicarakan ini." Om Baskara memulai obrolan. Sementara aku menguping sembari mempersiapkan lima gelas minuman untuk teman ayah dari kantor.

"Masalah warisan itu, karena mas Raka sudah tidak ada, ada baiknya kita kembali membicarakannya." Ucap om baskara lagi.

Hati ku meradang mendengar semua yang diucapkan om baskara, entahlah, tapi, ini benar-benar keterlaluan.

Tamu yang mengantar ayah ke pemakaman saja masih ada di luar. Apa yang ada di fikiran om baskara sampai harus membicarakan masalah warisan ini sekarang?.

Aku cepat-cepat keluar dari dapur. Dengan membawa lima gelas teh hangat di atas nampan, aku sengaja melewati om baskara tanpa permisi sembari melirik sinis dan sedikit mengeluarkan kalimat yang akhirnya menjadi sebuah keributan pagi itu.

"Gak tahan banget pengen warisan om?! Ayah baru saja di makamkan loh!" Ucapku sinis sembari berjalan melewati mereka.

"Hey! Jaga cara bicara kamu sama orang tua ya!" Tante sari mengurku. Padahal aku berharap om baskara yang akan memarahiku.

Aku berhenti tepat di depan pintu, masih memegang nampan yang berisi lima gelas di atasnya.

Ibuku sempat melirik menatapku. Memberi kode untuk meminta maaf. Tapi, amarahku sudah memuncak saat ini.

"Yang gak sopan itu kalian! Masih banyak tamu, sudah ngomongin warisan!" Bentakku sembari meninggalkan ruang tamu, dan pergi menuju mas Kharis dan teman ayahku yang lainnya.

Mas Kharis terlihat ingin bertanya, ia sepertinya mendengar suara bentakan kuat di ambang pintu tadi. Tapi, ia menahan dirinya untuk menyeruput teh yang aku bawa terlebih dahulu.

"Mas turut berduka cita ya ka, sekali lagi mas mewakili teman-teman kantor turut berduka cita." Ucap mas Kharis.

Aku tersenyum lemas. Perasaan kesal masih mengganjal di tenggorokanku. Aku sangat ingin membuktikan kalau Om Baskara dan Istrinya mungkin terlibat di kematian ayahku, tapi entahlah aku tidak tahu bagaimana caranya.

Untuk sementara waktu, aku mengabaikan kekesalanku, karena mau tidak mau aku harus menampilkan wajah biasa saja di depan mas Kharis dan teman-teman kantor ayahku.

Sampai tidak lama kemudian, sebuah mobil polisi masuk ke latar rumah nenek dan berhenti parkir.

Dua orang polisi datang menghampiri ku.

"Permisi, selamat siang. Apa benar ini kediaman dari keluarga Pak Raka?" tanya salah seorang polisi yang aku belum mengenal nya. Bukan polisi yang kemarin menangani kasus ayah ku.

"iya benar pak, saya anaknya." Jawabku.

"Maaf, bisa kami minta waktunya sebentar." Ucap pak polisi itu lagi.

Aku terdiam sejenak, lalu tidak lama, ibu dan bibi ku yang tadi sedang berunding di ruang tamu, keluar menghampiri ku dan mengajak kedua polisi itu masuk ke dalam.

...****************...

Terpopuler

Comments

Ray

Ray

Semoga polisi bisa memberikan bukti siapa tersangka.

2024-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 TAROT
2 Ten of Pentacles
3 The Tower
4 THE DEVIL
5 Bingkai Foto Keluarga Baskara
6 Tante Sari dan Om Baskara
7 Kematian Mendadak
8 Autopsi
9 Pemeriksaan Saksi
10 Kembali ke Rumah Nenek
11 Teman Kantor Ayah dan Dua Orang Polisi yang Datang.
12 Bantuan Mas Kharis
13 THE DEATH
14 FIVE OF A CUPS
15 THREE OF SWORDS
16 THE JUDGEMENT
17 Akhir Kasus.
18 Kembali ke Sekolah
19 Perselingkuhan
20 Efek Samping
21 RENCANA AMAYA
22 Panggilan dari Kepolisian
23 Kehebohan di Kelasku
24 TEN OF SWORDS
25 THE LOVERS
26 Investigasi Sekolah
27 Interogasi Kepolisian
28 Bukti Foto Devina
29 Surat Kaleng
30 DEATH
31 Penyelamatan Sita
32 TEROR KELUARGA AMAYA
33 X 2836 ABC
34 Ancaman Arno di Koridor Sekolah.
35 Aku yang saat ini sedang di pelukan seorang Mathew.
36 CERITA MATHEW
37 THE SUN
38 Turun Temurun.
39 BUKU CATATAN NENEK.
40 Serangan Om Baskara.
41 KETAKUTAN AMAYA DAN SITA
42 Dibalik Kematian Devina
43 Kaos Hitam Polos Mathew.
44 Kembali ke Kamar Hotel.
45 SIX OF WANDS
46 PENCULIKAN KEDUA
47 THE HERMIT
48 KAMBING HITAM
49 Rencana Brutal
50 Makan Malam yang Terganggu.
51 TIGA HARI
52 Di Balik Mata Bengep Kak Mathew
53 Kebohongan
54 ACE OF WANDS
55 LAGI-LAGI BANTUAN MAS KHARIS
56 BRIPTU TONI
57 SITA DI JAKARTA UTARA
58 NESSA JET
59 FAKTA YANG DISEMBUNYIKAN RAKA
60 SEMUANYA RUNTUH. HANCUR!
61 JUSTICE FOR MATHEW
62 Rumah Baru Ayah.
63 Aku Terbangun dari Kematian.
64 .. Yang Terjadi Seteah Aku Mati Suri
65 KASUS WANITA YANG MATI TENGGELAM
66 SOSOK HITAM YANG MASUK KE TUBUH NENEK
67 TIGA ANAK GADIS YANG TERJEBUR DI DANAU
68 THE STAR
69 MATHEW DAN AMAYA MELIHAT SOSOK ITU
70 TUMI, SUCI DAN NANI
71 THE MAGICIAN
72 PERJALAN MENCARI KEBENARAN
73 RATU TRIBUANA TUNGGADEWI
74 Nenek, Danau dan Pohon Beringin
75 Seorang Lelaki yang Membawa Arit Tajam
76 Beringin Tumi
77 Tumbal
78 Kembali Ke Kerajaan
79 Makhluk hitam dengan mata merah menyala
80 IBLIS
81 SEASON DUA
82 TRIO DETEKTIF PEMBASMI IBLIS
83 Makhluk Dengan Mata Seperti Seekor Kucing.
84 IBU
85 Mereka Membakar Hidup-hidup para Korbannya.
86 THE CHARIOT
87 SITA KEMBALI
88 BANYAK DAN BAHAYA
89 SOSOK YANG TERIKAT TIANG TINGGI YANG MENEMBUS LANGIT
90 ZHAMIRI
91 KILATAN MASA DEPAN KAK MATHEW
92 Waktu yang Berhenti
93 TERPISAH DI PINTU RUANG TAMU
94 THE WORLD
95 RUMAH SITA
96 LIMA ORANG DENGAN KEPALA TERTUTUP
97 BERPULUH KALI LIPAT LEBIH MENGERIKAN
98 GANINDRA DAN KELUARGA PAK SANTO
99 Amaya yang Tengah Kejang-kejang dengan kulit terbakar.
100 AKU MELIHAT KEPALA TANTE SARI TERLEPAS DARI BADANNYA
101 KERASUKAN
102 GUBUK KECIL, DI TENGAH HUTAN ANTAH BERANTAH DI KOTA BANYUWANGI.
103 GELANG NAGA YANG HILANG
104 PENTAGRAM
105 IBU DAN AMAYA TERTANGKAP
106 AKU TERGANTUNG, TERIKAT, TERBALIK.
107 INANG BARU IBLIS AZAZIL
108 RAMALAN JAYABAYA DAN RADEN PRAWIRA
109 GULUNGAN KERTAS DARI KULIT SAPI
110 RUANG MAKAN ISTANA RATU
111 AKU IKHLAS
112 SEPERTI MAYAT HIDUP DENGAN WUJUD YANG AKU KENAL.
113 DUNIA AMBANG BATAS ANTARA HIDUP DAN MATI
114 Aku sudah berada di dalam tanah, terkubur dengan kain kafan.
115 YUDHIS ANGGARA
116 SAMPAI TERIAKANKU KEHABISAN SUARA
117 MENJELANG AKHIR BAB NOVEL MATA BATIN SANG PERAMAL TAROT
118 "BAIK MAS, AKU SIAP MATI"
119 Rinduku akan menjadi rindu yang paling sakit, ibu.
120 RADEN PRAWIRA DAN JANJI SANG RATU
121 PERJALANAN RUH KETURUNAN SANG PERAMAL AGUNG
Episodes

Updated 121 Episodes

1
TAROT
2
Ten of Pentacles
3
The Tower
4
THE DEVIL
5
Bingkai Foto Keluarga Baskara
6
Tante Sari dan Om Baskara
7
Kematian Mendadak
8
Autopsi
9
Pemeriksaan Saksi
10
Kembali ke Rumah Nenek
11
Teman Kantor Ayah dan Dua Orang Polisi yang Datang.
12
Bantuan Mas Kharis
13
THE DEATH
14
FIVE OF A CUPS
15
THREE OF SWORDS
16
THE JUDGEMENT
17
Akhir Kasus.
18
Kembali ke Sekolah
19
Perselingkuhan
20
Efek Samping
21
RENCANA AMAYA
22
Panggilan dari Kepolisian
23
Kehebohan di Kelasku
24
TEN OF SWORDS
25
THE LOVERS
26
Investigasi Sekolah
27
Interogasi Kepolisian
28
Bukti Foto Devina
29
Surat Kaleng
30
DEATH
31
Penyelamatan Sita
32
TEROR KELUARGA AMAYA
33
X 2836 ABC
34
Ancaman Arno di Koridor Sekolah.
35
Aku yang saat ini sedang di pelukan seorang Mathew.
36
CERITA MATHEW
37
THE SUN
38
Turun Temurun.
39
BUKU CATATAN NENEK.
40
Serangan Om Baskara.
41
KETAKUTAN AMAYA DAN SITA
42
Dibalik Kematian Devina
43
Kaos Hitam Polos Mathew.
44
Kembali ke Kamar Hotel.
45
SIX OF WANDS
46
PENCULIKAN KEDUA
47
THE HERMIT
48
KAMBING HITAM
49
Rencana Brutal
50
Makan Malam yang Terganggu.
51
TIGA HARI
52
Di Balik Mata Bengep Kak Mathew
53
Kebohongan
54
ACE OF WANDS
55
LAGI-LAGI BANTUAN MAS KHARIS
56
BRIPTU TONI
57
SITA DI JAKARTA UTARA
58
NESSA JET
59
FAKTA YANG DISEMBUNYIKAN RAKA
60
SEMUANYA RUNTUH. HANCUR!
61
JUSTICE FOR MATHEW
62
Rumah Baru Ayah.
63
Aku Terbangun dari Kematian.
64
.. Yang Terjadi Seteah Aku Mati Suri
65
KASUS WANITA YANG MATI TENGGELAM
66
SOSOK HITAM YANG MASUK KE TUBUH NENEK
67
TIGA ANAK GADIS YANG TERJEBUR DI DANAU
68
THE STAR
69
MATHEW DAN AMAYA MELIHAT SOSOK ITU
70
TUMI, SUCI DAN NANI
71
THE MAGICIAN
72
PERJALAN MENCARI KEBENARAN
73
RATU TRIBUANA TUNGGADEWI
74
Nenek, Danau dan Pohon Beringin
75
Seorang Lelaki yang Membawa Arit Tajam
76
Beringin Tumi
77
Tumbal
78
Kembali Ke Kerajaan
79
Makhluk hitam dengan mata merah menyala
80
IBLIS
81
SEASON DUA
82
TRIO DETEKTIF PEMBASMI IBLIS
83
Makhluk Dengan Mata Seperti Seekor Kucing.
84
IBU
85
Mereka Membakar Hidup-hidup para Korbannya.
86
THE CHARIOT
87
SITA KEMBALI
88
BANYAK DAN BAHAYA
89
SOSOK YANG TERIKAT TIANG TINGGI YANG MENEMBUS LANGIT
90
ZHAMIRI
91
KILATAN MASA DEPAN KAK MATHEW
92
Waktu yang Berhenti
93
TERPISAH DI PINTU RUANG TAMU
94
THE WORLD
95
RUMAH SITA
96
LIMA ORANG DENGAN KEPALA TERTUTUP
97
BERPULUH KALI LIPAT LEBIH MENGERIKAN
98
GANINDRA DAN KELUARGA PAK SANTO
99
Amaya yang Tengah Kejang-kejang dengan kulit terbakar.
100
AKU MELIHAT KEPALA TANTE SARI TERLEPAS DARI BADANNYA
101
KERASUKAN
102
GUBUK KECIL, DI TENGAH HUTAN ANTAH BERANTAH DI KOTA BANYUWANGI.
103
GELANG NAGA YANG HILANG
104
PENTAGRAM
105
IBU DAN AMAYA TERTANGKAP
106
AKU TERGANTUNG, TERIKAT, TERBALIK.
107
INANG BARU IBLIS AZAZIL
108
RAMALAN JAYABAYA DAN RADEN PRAWIRA
109
GULUNGAN KERTAS DARI KULIT SAPI
110
RUANG MAKAN ISTANA RATU
111
AKU IKHLAS
112
SEPERTI MAYAT HIDUP DENGAN WUJUD YANG AKU KENAL.
113
DUNIA AMBANG BATAS ANTARA HIDUP DAN MATI
114
Aku sudah berada di dalam tanah, terkubur dengan kain kafan.
115
YUDHIS ANGGARA
116
SAMPAI TERIAKANKU KEHABISAN SUARA
117
MENJELANG AKHIR BAB NOVEL MATA BATIN SANG PERAMAL TAROT
118
"BAIK MAS, AKU SIAP MATI"
119
Rinduku akan menjadi rindu yang paling sakit, ibu.
120
RADEN PRAWIRA DAN JANJI SANG RATU
121
PERJALANAN RUH KETURUNAN SANG PERAMAL AGUNG

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!