"Aku turut berduka--" bisik mas Yudhis sembari melepas pegangan tangannya.
Air mataku tidak berhenti menetes. Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa. Rasanya duniaku runtuh. Hancur berkeping-keping. Sudah tidak ada lagi semangat yang bisa membuat ku bertahan.
Pertama ayah. Lalu, sekarang ibu. Apa...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Mata Batin Sang Peramal Tarot
"BAIK MAS, AKU SIAP MATI"
Comments