LUAPAN ISI HATI ANTAGONIS

Happy reading semua

Jangan lupa vote and komen ya 😄

Areya pikir acara minum teh dengan sang ratu berjalan singkat mengingat mereka yang tidak begitu akrab, namun siapa sangka sampai hari menuju sore sang ratu masih belum melepasnya. Ingat Areya untuk menolak ajakan minum teh putri maupun ratu yang ternyata sangat memakan waktunya.

Untung saja ratu Seraen membiarkan Areya pamit untuk pulang lantaran hari juga sudah sangat sore, dengan alasan dia takut jika ibunya khawatir sebab pergi tanpa memberitahu.

Memang benar ia ke sini tanpa memberi tahu siapapun yang ada di mansion kecuali para pelayan yang bersama nya tadi pagi, lantaran sudah kepalang kesal dengan sikap pangeran Lordias yang menyebalkan itu. Seraen yang dengan terpaksa melepas Areya untuk kembali, jujur ternyata berbincang dengan Ranhy cukup menyenangkan hingga ia tak sadar sudah menahan gadis Marquise Seagyr itu terlalu lama.

Lain kali mungkin ia kan mengundang Ranhy untuk minum teh bersama dan kembali melakukan pembicaraan dengan gadis Marquise Seagyr itu.

Baru saja Areya akan naik ke dalam keretanya, tapi sedikit terkejut karena tiba-tiba saja ada seseorang yang menahan tangannya lalu menarik Areya menjauh dari keretanya.

"Yang mulia, apa yang anda lakukan? Tolong lepaskan saya!" Protes Areya yang berusaha melepaskan tangan nya yang ditarik paksa oleh Lordias yang mendadak tuli dan terus menarik Areya membawanya entah kemana.

Areya menyentak kasar tangan Lordias yang sejak tadi menarik pergelangan tangan, keduanya kini tepat berada di taman sebelah barat, di bawah patung air mancur dengan dikelilingi pohon yang cukup rimbun.

"Aku ingin bicara padamu."

"Jika anda ingin bicara, bicara saja, tidak perlu sampai menarik saya seperti ini!"

"Kenapa kau mengembalikan semua hadiah yang aku berikan? Apakah jumlahnya kurang? Apa kau tidak menyukai satupun benda yang ada di dalam peti tersebut?" Tuntut Lordias yang menatap tepat pada manik binar Areya

Ingin sekali Areya mendengus bahkan mengumpati sikap Lordias yang seperti ini.

Lagi pula bagaimana dia bisa tahu apakah dia suka atau tidak, jika dirinya saja belum membuka satupun hadiah yang datang ke mansion hari ini tapi langsung mengembalikannya saat itu juga.

Bukankah Areya sendiri sudah menjelaskan semuanya tadi kenapa ia mengembalikan semua pemberian Lordias? Lalu Kenapa Lordias bersikap seperti ini?

"Saya sudah bilang, saya berterimakasih atas hadiah yang anda kirim, bahkan sangat amat berterimakasih namun saya tidak bisa menerimanya karena itu membebani saya." Jelas Areya kembali

"Bukankah kau selalu menginginkan hadiah dari ku? Sekarang aku sudah memberikannya! Tapi kenapa kau justru mengembalikannya padaku?! Jika kau memang tidak suka, harusnya kau simpan saja atau berikan pada orang lain bahkan jika perlu kau buang menjauh dari mu, bukan malah mengembalikan nya!, setidaknya aku tidak akan merasa kau menginjak ketulusanku." Ungkap Lordias dengan sorot mata yang terlihat kecewa entah karena apa; entah karena sosok Ranhy yang menolak hadiahnya atau karena Ranhy benar-benar sudah tidak menginginkannya.

Areya tertawa sumbang, "Wah, saya baru tahu anda bisa tulus juga terhadap saya, tapi sejak kapan pangeran tulus pada saya?!" Areya bertanya dengan sorot mengejek.

"Bukankah Selama ini anda hanya menganggap saya sebagai pengganggu, hama kotor menjijikkan yang harus segera disingkirkan! Sekarang, saya sudah melakukan apa yang anda inginkan, lantas kenapa anda bersikap seperti ini?! Bersikap seolah anda enggan untuk melepas Saya!!" Areya menaikkan nada bicara, emosinya tiba-tiba menguap kepermukaan.

"A.. Aku.. Aku menyesal, tidak bisakah kau tetap berada disisi ku?"

Areya tertawa keras, seolah mengolok olok ucapan Lordias. Meminta nya untuk bertahan ? Cih omong kosong apa yang sedang dibicarakan oleh Lordias!!, setelah dia memperlakukan Ranhy dengan begitu buruk, kini dia menginginkan Ranhy tetap berada disisinya? Dasar orang gila!

"Anda ingin saya tetap tinggal disisi anda seperti orang bodoh, supaya anda tidak diganggu oleh para lady yang sangat merepotkan itu, begitu?"

Dengan cepat Lordias menyanggah, "Tidak, bukan begitu maksudku."

"SAYA TIDAK MAU KEMBALI KE SISI ANDA!" Pekik Areya dengan mata yang berkaca-kaca dan senyum yang terlihat menyedihkan,

" 4 tahun, Selama lebih dari 4 tahun saya selalu berada disisi anda, mengejar anda seperti orang bodoh, membuang seluruh ego , rasa malu bahkan harga diri saya hanya demi bisa bersama dengan anda, menjadi musuh seluruh lady hanya demi anda. Namun, apa yang saya dapat? Jangankan cinta, anda justru ikut menabur garam di atas luka saya. Membentak dan mempermalukan saya di depan umum seolah itu adalah hal biasa, menatap saya dengan tatapan paling hina dan menutup mata serta telinga ketika saya dipermalukan serta disakiti oleh para lady lain! Benar memang benar Saya yang sangat bodoh karena terlalu mencintai anda yang bahkan tidak pernah sekalipun melihat ke arah saya!! Lalu apa anda pikir selama ini saya tidak terluka?!" Teriak Areya dengan air mata yang tidak berhenti meluapkan seluruh keluhnya.

kalimat demi kalimat itu keluar dengan sendirinya seolah Ranhy sendiri yang ingin Lordias tahu seberapa banyak luka yang dia dapat selama ini. Seberapa terlukanya dirinya hanya untuk mengejar sosok yang begitu sempurna hingga menatapnya saja enggan.

Areya tersenyum getir dengan wajah yang penuh lelehan air mata, ketika Lordias menatapnya dengan sorot mata sedih, namun Areya justru menghujaninya dengan sorot mata paling terluka,

"Saya mohon, cukup, cukup sampai disini saja, Yang mulia anda terlalu sempurna hingga saya selalu terluka untuk bisa memiliki anda.." ungkap Areya lalu pergi meninggalkan Lordias yang terdiam membisu atas pengakuan yang diberi Ranhy.

Lordias menatap sosok Ranhy yang menjauh dengan tatapan nanar. Apa sebegitu dalamnya luka yang ia toreh hingga ia tidak sadar tengah menaburkan garam diatas luka basah milik Ranhy? Jika sudah begini apa akan ada kesempatan untuk nya?

Areya sendiri tersenyum miris, Ranhy bagaimana bisa kau menahan semuanya seorang diri dan selalu menampilkan wajah pongah dan bersikap menyebalkan seolah kau baik-baik saja? Sebenarnya, sudah berapa banyak luka yang kau pendam, sejauh apa kau terluka karena Lordias? entah terbuat dari apa hatimu hingga kau acuh akan lukamu.

Sesampainya di dalam kereta kuda, sendu berubah seketika menjadi kesal, Areya menyeka air mata dengan telunjuk lentiknya, sorot juga menjadi datar

"Merepotkan sekali hingga aku harus sampai mengeluarkan air mata ku yang sangat berharga ini , tapi biarlah jika itu bisa membuat narsis itu sadar diri betapa brengsek dirinya yang selalu meremehkan perasaan seseorang, dan menjadi pelajaran agar tidak bermain-main dengan perasaan seseorang"

Kemudian, Areya menengadah lalu memejamkan mata, kemudian menyeringai dengan salah satu sudut bibirnya,

"Ranhy, pesan mu sudah tersampaikan, bukan? Tenanglah biarkan aku yang membalas semua penderitaan mu"

Terpopuler

Comments

𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄

𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄

ehhh aku kira beneran dari hati loh... 🤣🤣🤣

2025-03-02

0

mommy lala

mommy lala

tu pangeran jangan keedeaan😏😏

2025-01-30

0

Buke Chika

Buke Chika

kira2 siapa nih jodohnya reya atau kembali ke dunia modern

2024-10-20

0

lihat semua
Episodes
1 TERJEBAK DALAM TUBUH SANG ANTAGONIS
2 BERUBAH
3 SI MUKA DUA
4 EKSPETASI SESEORANG
5 TAK DISANGKA
6 AJAKAN PESTA
7 BADUT DAN DEWI
8 ANTAGONIS YANG SESUNGGUHNYA
9 SI LUGU DAN RASA CINTA
10 SOSOK YANG BERBEDA
11 SEMUA DADAKAN
12 RASA KECEWA
13 PERBINCANGAN SANG RATU
14 LUAPAN ISI HATI ANTAGONIS
15 DENAS SEAGYR
16 TERJEBAK BERSAMA PENCURI KECIL
17 PERMAINAN SI ANTAGONIS
18 RASA BERSALAH
19 BERITA BARU
20 WILAYAH UTARA
21 DIA SEMPURNA
22 SEBENCI ITUKAH?
23 KABURNYA SI GADIS
24 SURAT NAPIOS
25 SELAMAT DATANG DI HIDUP SANG ANTAGONIS
26 perhatian kecil
27 KELICIKAN DI BALAS LICIK
28 TULISAN TAKDIR
29 KEDATANGAN TAMU?
30 KEMATIAN YANG DI SENGAJA?
31 RACUN
32 BIDAK TAK BERSALAH
33 KEBOHONGAN KAIYL
34 DRAMA SAMPAH
35 BARANG ILEGAL
36 BARANG YANG DI INCAR
37 MENGHILANG?
38 FESTIVAL PARA KSATRIA
39 DRAMA YANG DI TUNGGU AREYA
40 CITRA YANG RUSAK
41 DIJEBAK?
42 PERTARUNGAN KETIGANYA
43 RASA CEMAS
44 PIOS
45 SURAT LORDIAS
46 KEBUSUKAN KAIYL
47 MENUNGGU KEHANCURAN KAIYL
48 TERBONGKAR
49 LAWAN RASA KECEWA
50 HUKUMAN
51 TAKDIR AREYA
52 KESADARAN AREYA
53 KEMATIAN KAIYL
54 KESEDIHAN TYRESE
55 ULAH TATIS
56 rencana busuk Tyrese
57 TUDUHAN
58 TAMAN KOTA
59 KERAJAAN SEBERANG
60 KESEMPATAN?
61 RANTAI EMAS
62 MASIH ADA JARAK
63 PUDING LORDIAS
64 TERJANGAN BADAI
65 SAKITNYA SI PANGERAN
66 SAKIT RAJA
67 GADIS YANG MIRIP AREYA
68 LUKA PANGERAN LORDIAS
69 FIRASAT
70 KEJANGGALAN
71 BERTAHAN HIDUP
72 APAKAH INI TAKDIR?
73 INI KAH YANG SESUNGGUHNYA?
74 KESADARAN
75 BERTAHAN
76 SUAMI?
77 PERJALANAN MENUJU KERAJAAN LATAS
78 PERTEMUAN KEMBALI
79 DALANG
80 PANTAI DAN SENJA
81 PERJALANAN PULANG
82 KHAWATIR TAHTA
83 TERLUKA
84 PENGOBATAN LORDIAS
85 DIELIMINASI?
86 KESADARAN PANGERAN
87 MENYERAH?
88 HUJAN DAN RIANG ANAK ANAK
89 PENOLAKAN AREYA
90 RENCANA PENYUSUPAN
91 KETAHUAN?
92 TERTANGKAP?
93 PENOBATAN PUTRA MAHKOTA
94 TERSUDUT
95 SENJATA MAKAN TUAN
96 BUKAN HAK AREYA
97 CINTA ITU ANTAGONIS
98 NEW INFORMATION
Episodes

Updated 98 Episodes

1
TERJEBAK DALAM TUBUH SANG ANTAGONIS
2
BERUBAH
3
SI MUKA DUA
4
EKSPETASI SESEORANG
5
TAK DISANGKA
6
AJAKAN PESTA
7
BADUT DAN DEWI
8
ANTAGONIS YANG SESUNGGUHNYA
9
SI LUGU DAN RASA CINTA
10
SOSOK YANG BERBEDA
11
SEMUA DADAKAN
12
RASA KECEWA
13
PERBINCANGAN SANG RATU
14
LUAPAN ISI HATI ANTAGONIS
15
DENAS SEAGYR
16
TERJEBAK BERSAMA PENCURI KECIL
17
PERMAINAN SI ANTAGONIS
18
RASA BERSALAH
19
BERITA BARU
20
WILAYAH UTARA
21
DIA SEMPURNA
22
SEBENCI ITUKAH?
23
KABURNYA SI GADIS
24
SURAT NAPIOS
25
SELAMAT DATANG DI HIDUP SANG ANTAGONIS
26
perhatian kecil
27
KELICIKAN DI BALAS LICIK
28
TULISAN TAKDIR
29
KEDATANGAN TAMU?
30
KEMATIAN YANG DI SENGAJA?
31
RACUN
32
BIDAK TAK BERSALAH
33
KEBOHONGAN KAIYL
34
DRAMA SAMPAH
35
BARANG ILEGAL
36
BARANG YANG DI INCAR
37
MENGHILANG?
38
FESTIVAL PARA KSATRIA
39
DRAMA YANG DI TUNGGU AREYA
40
CITRA YANG RUSAK
41
DIJEBAK?
42
PERTARUNGAN KETIGANYA
43
RASA CEMAS
44
PIOS
45
SURAT LORDIAS
46
KEBUSUKAN KAIYL
47
MENUNGGU KEHANCURAN KAIYL
48
TERBONGKAR
49
LAWAN RASA KECEWA
50
HUKUMAN
51
TAKDIR AREYA
52
KESADARAN AREYA
53
KEMATIAN KAIYL
54
KESEDIHAN TYRESE
55
ULAH TATIS
56
rencana busuk Tyrese
57
TUDUHAN
58
TAMAN KOTA
59
KERAJAAN SEBERANG
60
KESEMPATAN?
61
RANTAI EMAS
62
MASIH ADA JARAK
63
PUDING LORDIAS
64
TERJANGAN BADAI
65
SAKITNYA SI PANGERAN
66
SAKIT RAJA
67
GADIS YANG MIRIP AREYA
68
LUKA PANGERAN LORDIAS
69
FIRASAT
70
KEJANGGALAN
71
BERTAHAN HIDUP
72
APAKAH INI TAKDIR?
73
INI KAH YANG SESUNGGUHNYA?
74
KESADARAN
75
BERTAHAN
76
SUAMI?
77
PERJALANAN MENUJU KERAJAAN LATAS
78
PERTEMUAN KEMBALI
79
DALANG
80
PANTAI DAN SENJA
81
PERJALANAN PULANG
82
KHAWATIR TAHTA
83
TERLUKA
84
PENGOBATAN LORDIAS
85
DIELIMINASI?
86
KESADARAN PANGERAN
87
MENYERAH?
88
HUJAN DAN RIANG ANAK ANAK
89
PENOLAKAN AREYA
90
RENCANA PENYUSUPAN
91
KETAHUAN?
92
TERTANGKAP?
93
PENOBATAN PUTRA MAHKOTA
94
TERSUDUT
95
SENJATA MAKAN TUAN
96
BUKAN HAK AREYA
97
CINTA ITU ANTAGONIS
98
NEW INFORMATION

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!