BAB 20. KEBENARAN ITU PAHIT

Selama satu hari itu Sila menceritakan semua tentang ke busukan kedua orang tua nya kepada Sari, bahkan Sila juga mengatakan bahwa sebenar nya Tedy bukan lah Ayah biologis dari mereka bertiga dan mereka bertiga memiliki Ayah yang berbeda-beda.

Sebab sebenar nya Tedy tidak bisa memiliki seorang anak dan awal nya tujuan Tedy dan Reni bergabung ke dalam sekte sesat itu hanya untuk mendapat kan seorang anak namun hal itu berubah menjadi memperkaya diri dengan imbalan janin yang harus di persembahkan kepada yang mereka sembah.

" Sampai sini apakah kamu sudah bisa mengetahui kemana janin mu yang baru berusia 6 bulan itu pergi nya Sar? "

Tanya Sila sambil memandang kearah Sari yang tertunduk lemas saat itu.

" Berati bayi ku di jadi kan tumbal oleh mereka hanya demi sebuah kekayaan yang hanya sementara ini Kak? "

Jawab Sari yang kembali bertanya kepada Sila demi meyakinkan hati nya.

" Tidak hanya anak mu tapi anak ku juga dan hal itu akan terjadi juga kepada anak nya Rena suatu saat nanti, "

Ucap Sila sambil memainkan sendok di hadapan nya.

" Kita harus menghentikan semua ini Kak. "

Jawab Sari dengan nada dan tatapan penuh amarah.

Saat itu lagi dan lagi Sila mencoba menenangkan Sari yang kondisi kejiwaan nya belum stabil dan di penuhi dengan amarah, sedang kan di sisi lain ada Rico yang sudah di cuci otak nya oleh kedua orang tua nya sehingga saat ini Rico sangat marah kepada Sari yang pergi meninggalkan rumah tanpa seizin nya.

" Rico, kamu anak lelaki satu-satu nya semua harapan Papa tertuju kepada mu, jadi untuk kali ini menurut lah dengan kata-kata Mama dan Papa, "

Ucap Tedy sambil duduk di ruang makan.

" Benar apa yang di katakan oleh Papa mu, sejak pertama kami sudah kurang suka dengan Sari orang kampung itu dan status sosial kita berbeda jauh, jadi tinggal kan istri mu itu masih banyak wanita di luar sana yang pantas untuk mendampingi mu, "

Imbuh Reni dengan tatapan dan senyum sinis kepada Riko.

" Iya Ma, Pa maaf kan Riko yang selama ini sudah membuat Mama dan Papa kecewa, "

Jawab Riko dengan ekspresi yang datar dan tatapan mata yang kosong.

" Ya sudah nanti setelah istri mu orang kampung itu kembali segera urus perceraian kalian, Papa tidak sudi melihat orang kampung itu tinggal di rumah kita lagi. "

Ucap Tedy sambil bangkit berdiri dari tempat duduk nya lalu meninggalkan meja makan.

Tidak lama kemudian Reni dan Rena pun pergi meninggalkan Riko sendiri di meja makan, memang saat ini pola pikir Riko sudah di pengaruhi guna-guna namun bagaimana pun juga Riko masih memiliki hati nurani yang seakan memberontak dengan semua kata-kata perintah dari kedua orang tua nya.

" Apa salah Sari mengapa aku harus menceraikan dia, sayang di mana kamu saat ini aku sangat merindukan mu. "

Gumam dalam hati Riko sambil membasuh air mata yang tanpa sengaja membasahi pipi nya.

Sedangkan di sisi lain ada Beli Ngurah dan Nilu kadek yang sudah tiba di bandara ibu kota dan akan segera menuju kekediaman milik Tedy dengan tujuan untuk menjenguk kondisi Sari yang sudah beberapa hari tidak ada kabar berita nya, di sisi lain ada Satya yang bertekat untuk menjemput Sari dari kota dan melepaskan dari jeratan mertua nya sendiri.

" Satya, ingat kamu harus waspada sebab yang kamu hadapi nanti ilmu nya lebih tinggi jadi jangan ceroboh, "

Ucap Beli Nyoman bukan lain Aji nya Satya.

" Iya Aji, lagi pula kan aku pergi nya bersama Dadong jadi Aji tidak perlu terlalu khawatir seperti itu, "

Jawab Satya sambil mengemasi baju nya kedalam tas ransel nya.

" Nama nya orang tua itu pasti khawatir kepada anak nya meski anak nya sudah besar tapi tetap saja di mata orang tua kamu masih anak kecil, "

Ucap Nilu Sukma sambil menyerahkan kantong berisi kue untuk di perjalanan Satya ke ibu kota.

" Terima kasih Gusti nu agung sudah memberikan aku orang tua yang sangat sayang kepada ku, "

Ucap Satya sambil memeluk kedua orang tua nya penuh kasih sayang.

" Apakah masih lama derama perpisahan nya, kalau masih lama aku pergi menangkap capung dahulu, "

Celoteh Dadong yang tiba-tiba muncul di ujung kamar Satya sambil mengorek-ngorek hidung nya.

" Kenapa Dadong selalu membuat aku terkejut, untuk apa menangkap capung memang nya Dadong akan membuat capung krispi untuk bekal? "

Ucap Satya dengan sedikit kesal kepada Dadong nya.

" Aku buat mainan penghilang jenuh melihat derama kalian yang terlalu dramatis. "

Jawab Dadong sambil melenggang pergi menembus tembok kamar Satya.

Saat itu pecahlah tawa Satya dan kedua orang tua nya melihat kelakuan Dadong yang tidak sesuai dengan fisik nya, wujud nya saja menyeramkan tubuh tinggi besar, rambut nya gimbal terurai panjang, wajah merah padam, mata bulat terbelalak, taring yang runcing dan kuku tangan yang panjang menjuntai.

Namun hati nya bagaikan hello kitty penuh kasih sayang dan tidak tegaan, akhir nya dua jam kemudian pergilah Satya bersama Dadong menuju bandara dan pasti nya saat itu banyak mata memandang ke arah Satya bukan karena terpesona dengan ketampanan Satya namun semua mata memandang ke arah Satya karena melihat seekor capung yang bertengger tepat diatas kepala nya.

" Bagus kan kamu jadi pusat perhatian, "

Ucap Dadong sambil memegang capung yang di letakkan di atas kepala Satya.

" Bagus dari Hongkong, mereka bukan melihat aku tapi melihat capung yang Dadong letak kan di atas kepala ku, "

Jawab Satya dengan nada kesal kepada Dadong nya.

" Kalau tidak dengan cara seperti ini mana mungkin mereka memperhatikan mu, memang kamu siapa minta di perhatikan, ganteng juga tidak, kaya juga tidak di tambah bukan artis juga, halu minta di perhatikan, "

Ucap Dadong dengan enteng nya sambil masih memainkan capung di tangan nya.

" Buang tidak itu capung Dadong atau Dadong akan aku tinggal disini biar tidak bisa merasakan naik pesawat! "

Ancam Satya dengan nada geram kepada Dadong nya.

" Cieee..., begitu saja marah dasar labil bisa nya mengancam saja. "

Ucap Dadong sambil melepaskan capung dari tangan nya.

Sebenar nya saat itu Satya cukup sebal dengan ulah Dadong yang cukup iseng bagi nya namun di sisi lain Dadong lah yang mengajari Satya ilmu rangdha tingkat tinggi meski ilmu rangdha yang di kuasai oleh Satya belum lah stabil namun itu sudah cukup untuk menghancurkan dan memporak-porandakan satu sekte sesat.

Terpopuler

Comments

☕/arsenlemuel/argyatristan☕

☕/arsenlemuel/argyatristan☕

semua pasti akan terungkap apa yg selama ini menjadi rahasia kejahatan orang tua nya rico.

2024-10-01

1

☕/arsenlemuel/argyatristan☕

☕/arsenlemuel/argyatristan☕

ikuti naluri kt hati mu yg benar rico.

2024-10-01

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!