Setelah Ricko pergi dari kediaman nya saat itu Sari masih terdiam dan merenungi nasib nya dan tanpa sengaja menetes lah air mata nya membasahi pipi mengenang kejadian saat ia melahirkan dan hal itu membuat emosi nya terbakar api amarah.
" Aku harus bisa menemukan di mana jasad putra ku dan juga goa di malam itu, tapi mengapa aku melihat Satya di sana apakah Satya berkomplot dengan mereka? "
Tanya dalam hati Sari sambil mengusap air mata yang membasahi pipi nya.
Sedangkan di sisi lain ada Beli Ngurah dan Beli Nyoman yang sedang berbincang di teras kediaman Beli Ngurah, tujuan Beli Nyoman mendatangi Beli Ngurah untuk memberi tahu apa yang sebenar nya terjadi kepada Sari juga bayi nya namun semua penjelasan Beli Nyoman di sanggah oleh Nilu Kadek.
" Ada apa kamu datang ke rumah ku Nyoman, apakah kamu dalam masalah? "
Tanya Beli Ngurah sambil mempersilahkan Beli Nyoman duduk.
" Sebenar nya ini bukan lah masalah ku tetapi ini masalah mu dan masalah ini menyangkut tentang keselamatan Sari saat ini, "
Jawab Beli Nyoman dengan nada tenang sambil duduk di sebuah bangku.
" Apa maksud mu, apakah kamu mengetahui apa yang sedang terjadi kepada Sari? "
Tanya Beli Ngurah dengan tatapan tajam kepada Beli Nyoman.
" Bila aku tidak mengetahui dan semalam tidak menyelamatkan Sari mungkin hari ini kamu sudah menyiapkan acara ngaben untuk putri mu itu, "
Jawab Beli Nyoman menatap ke arah Beli Ngurah tidak kalah tajam.
" Kata kan yang kamu tahu Nyoman dan bagaimana sekarang kondisi Sari sebab sedari malam kami tidak bisa menghubungi nya sama sekali, "
Ucap Beli Ngurah dengan nada sedikit penekanan kepada Beli Nyoman.
" Sari selamat tapi tidak dengan putra nya dan saat ini cucu mu sudah di jadikan tumbal oleh kedua orang tua Ricko. "
Jawab Beli Nyoman dengan tatapan mata berkaca-kaca karena menahan emosi.
Saat itu sontak Beli Ngurah lemas mendengar perkataan Beli Nyoman, serasa bibir nya pun keluh untuk berkata-kata dan saat mendengar hal itu tiba-tiba muncul lah Nilu Kadek dari balik pintu dengan nada yang cukup mengejutkan Nilu Kadek menuduh semua itu ulah dari keluarga Beli Ngurah karena merasa tidak senang melihat Sari bahagia.
" Jangan kamu menuduh orang sembarangan Ngurah, mana mungkin orang kota mengenal ilmu seperti itu, aku yakin semua ini adalah ulah mu dan keluarga mu! "
Ucap Nilu Kadek sambil menunjuk ke arah Beli Ngurah.
" Nilu jaga ucapan mu, keluarga ku tidak ada yang mempelajari ilmu rangdha dan semua yang aku kata kan benar ada nya, "
Jawab Beli Ngurah yang tersulut emosi nya karena sudah di fitnah oleh Nilu Kadek.
" Kamu bisa membohongi semua orang tapi kamu tidak bisa membohongi ku Ngurah, aku tahu bahwa selama ini keluarga mu mendalami ilmu rangdha, "
Ucap Nilu Kadek yang terus memojokkan Beli Nyoman.
" Silahkan kamu buktikan sendiri dan kalian lihat bagaimana kondisi Sari saat ini. "
Jawab Beli Nyoman sambil bangkit dari duduk nya lalu melangkah pergi dari kediaman Beli Ngurah.
Saat itu Beli Ngurah hanya mampu menangis mendengar berita bahwa cucu nya di jadikan tumbal sedangkan Nilu Kadek masih mengumpat mengenai berita yang di sampaikan oleh Beli Nyoman kepada nya.
Di sisi lain ada Sari yang mulai mencari bukti dan kembali mendatangi gundukan di bawah pohon beringin untuk memastikan bahwa jasad putra nya terkubur di sana, dengan sekuat tenaga Sari berusaha membongkar gundukan tanah tersebut menggunakan sekop pasir.
Namun sebelum ia mampu membongkar semua nya tiba-tiba Sari merasa ada yang memukul tengkuk nya hingga ia tidak sadarkan diri dan tubuh Sari yang sudah pingsan di bawa masuk kedalam sebuah pintu goa yang letak nya tidak begitu jauh dari semak belukar.
" Berani-berani nya kamu malawan aku anak kampung! "
Ucap Rena sambil memegang wajah Sari yang sedang pingsan.
" Ma, bagaimana selanjut nya, kan tidak mungkin dia kita biarkan di sini terus bisa-bisa kita ketahuan Abang Ricko? "
Tanya Reni sambil mengikat kedua tangan dan kaki Sari.
" Sebentar biarkan mama berfikir, harus nya kita lenyapkan dia agar tidak jadi batu sandungan kita, "
Jawab Rena dengan pandangan sinis ke arah Sari.
" Jangan Ma, jangan terlalu jauh mengambil resiko Mama harus memikirkan hal lain, "
Ucap Reni sambil berdiri di belakang Rena.
" Benar apa yang kamu katakan, lebih baik kita buang saja dia di hutan biar di makan hewan buas di sana, "
Jawab Rena sambil memalingkan tubuh nya menghadap ke arah Sari.
" Nah itu baru benar, ya sudah ayo Ma kita buang sampah ini sekarang. "
Ucap Reni dengan penuh semangat.
Kemudian mereka berdua pun berjalan menuju ke garasi untuk mengeluarkan mobil dan tidak lama kemudian tiba lah mereka di depan pintu goa dan membawa tubuh Sari untuk di buang ke hutan yang letak nya cukup jauh dari kediaman mereka.
Singkat cerita akhir nya Rena, Reni dan Sari tiba lah di tepi hutan dan tanpa menunggu waktu lagi Rena dan Reni menyeret tubuh Sari yang masih belum sadar masuk kedalam hutan dan meletak kan tubuh Sari di bawah sebuah pohon dengan harapan Sari akan di jadikan makan malam bagi binatang buas.
Saat itu sudah menunjukkan pukul 20.00 waktu setempat, maka segeralah Rena dan Reni kembali ke dalam mobil dan memacu mobil nya untuk kembali pulang dan pasti nya sepanjang perjalanan Rena dan Reni menyusun kata-kata jika Ricko mempertanyakan dimana keberadaan Sari.
" Ren, bila nanti Ricko bertanya kemana pergi nya Sari cukup kita jawab bahwa Sari pulang ke kampung halaman nya, "
Ucap Rena dengan tatapan lurus kedepan.
" Iya Ma, kalau perlu kita buat Abang Ricko lupa kepada Sari agar tidak banyak pertanyaan. "
Jawab Reni sambil fokus mengemudikan mobil menuju kediaman nya.
Ternyata semua kelakuan Rena dan Reni di ketahui oleh Sila dan diam-diam Sila mengikuti mereka berdua dan saat mereka membuang tubuh Sari di hutan, saat itu juga Sari melihat nya dan di saat Rena dan Reni pergi meninggalkan Sari, segeralah Sila menyelamatkan Sari.
" Kasihan sekali nasib mu Sar, bodoh nya kamu yang tidak mau mengikuti kata-kata ku selama ini, tapi nasi sudah menjadi bubur. "
Ucap Sila dalam hati sambil membopong tubuh Sari masuk kedalam mobil.
Saat itu Sila akan membawa Sari pergi ke sebuah rumah milik nya pribadi yang keluarga nya pun tidak mengetahui keberadaan nya dan Sila ingin membalaskan sakit hati nya kepada keluarga nya melalui Sari.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Ria Rahman
𝖽𝗂𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗄𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝗎𝗍𝖺𝗇 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
2024-09-13
1
Calista
bikin gedek aja nih nilu kadek bisa ny cuma nuduh tanpa bukti
2024-08-13
6
Calista
satya bukn komplotan mereka sari tp satya ada di situ mau nolong qm
2024-08-13
6