Akhir nya mereka berdua bukan lain Rico dan Satya mampu di tenangkan oleh Beli Ngurah yang cukup di buat sport jantung oleh ulah mereka yang memperebutkan Sari, sambil menunggu Sari selesai mandi Beli Ngurah dan Nilu Kadek pun menasehati Rico dan Satya agar mereka berlapang dada menerima keputusan yang di buat oleh Sari.
Tidak lama kemudian Sari pun keluar dari rumah dan bergabung dengan mereka di teras dan awal nya Sari cukup terkejut saat melihat ada Satya di teras rumah nya dengan raut wajah menahan amarah.
" Ada apa kamu kemari pagi buta seperti ini, apakah kamu tidak ada pekerjaan pagi- pagi sudah berada di rumah ku? "
Tanya Sari dengan nada ketus kepada Satya yang duduk berseberangan dengan Rico.
" Awal nya aku hanya melintas di depan rumah mu tapi ternyata di sini ada orang kota yang sombong ini di sini, maka aku kemari untuk memastikan untuk apa dia di sini, "
Jawab Rico dengan ekspresi wajah kesal.
" Kamu tidak berhak ikut campur dalam kehidupan ku dan lagi kita tidak pernah memiliki hubungan spesial dan asal kamu tahu bahwa aku akan segera menikah dengan dia, jadi sebaik nya kamu segera pulang untuk mengadu kepada Ibu mu, "
Ucap Sari dengan tegas kepada Satya dan pasti nya bagaikan di sambar petir di pagi hari Satya mendengar hal itu.
" Sudah ku duga kamu tidak akan menerima lamaran ku sebab ada lelaki ini jadi selama ini hanya akal bulus keluarga mu saja yang selalu menolak lamaran ku dengan berbagai alasan, "
Jawab Satya dengan mata berkaca-kaca dan wajah memerah karena menahan amarah yang semakin memuncak.
" Segera kamu pergi dari rumah ku jangan membuat mood ku buruk. "
Ucap Sari sambil memalingkan wajah nya.
Maka dengan perasaan yang berkecamuk Satya pun bangkit dari duduk nya lalu melangkah pergi dari rumah Sari, saat itu suasana menjadi hening dan berbagai pertanyaan muncul di dalam pikiran dan hati masing-masing orang.
Untuk memecahkan keheningan akhir nya Nilu Kadek mengajak mereka untuk sarapan pagi dan akhir nya mereka berempat masuk kedalam rumah menuju meja makan untuk sarapan menu khas Bali, sedangkan Beli Ngurah semakin merasa khawatir saat melihat perlakuan Sari kepada Satya.
" Gusti nu agung ampuni dosa anak ku dan semoga tidak terjadi apa-apa kepada Sari atas sikap nya itu tadi. "
Gumam dalam hati Beli Ngurah sambil duduk di depan meja makan.
Sarapan pagi pun di mulai dengan percakapan ringan yang terjadi di sana, saat itu Beli Ngurah dan Nilu Kadek bergantian menasehati dan menjelaskan bagaimana adat Bali bila akan menikah dengan beda agama pasti nya mereka harus melewati berapa rangkaian acara adat untuk menghormati leluhur.
" Nak Rico, apakah sudah di pikir dengan matang niatan Nak Rico akan mempersunting Sari, sedangkan Nak Rico pasti nya tahu perbedaan antra kalian yang begitu jauh, "
Ucap Beli Ngurah sambil sesekali melihat ke arah Rico.
" Benar apa yang di ucap kan Aji nya Sari, lalu bagaimana dengan kedua orang tua mu dan saudara-saudara mu Nak? "
Imbuh Nilu Kadek sambil menyendok nasi di hadapan nya.
" Aji dan Ibu tidak perlu khawatir tentang hal itu sebab kedua orang tua ku yang meminta ku untuk segera menikahi Sari dan untuk masalah saudara-saudara ku tidak perlu di khawatirkan sebab kakak tertua ku sudah menikah sedang kan adik ku terakhir tidak pernah ikut campur urusan ku, "
Jawab Rico meyakin kan kedua orang tua Sari yang terlihat ragu dan khawatir.
" Benar apa yang di kata kan Rico itu tadi, sebab beberapa hari yang lalu kedua orang tua Rico mengajak ku bicara melalui Video call, "
Imbuh Sari membantu Rico untuk meyakinkan kedua orang tua nya.
" Baik lah kalau kalian sudah sepakat ingin menikah namun kalian berdua harus melewati beberapa proses acara adat yang pertama kita sebagai pihak perempuan harus mengadakan acara dharma suaka dan setelah itu acara mepamit, "
Ucap Beli Ngurah kepada Rico yang akan menjadi anak mantu nya.
" Itu acara apa Aji dan saya serta keluarga harus bagaiman? "
Tanya Rico yang jelas-jelas tidak tahu sebab Rico bukan lah orang Bali.
Saat itu Nilu Kadek dan Beli Ngurah menjelaskan apa itu dharma suaka dan apa itu mepamit kepada Rico, dharma suaka sejenis lamaran yang bertujuan untuk memastikan hubungan ke jenjang yang lebih serius sedangkan mepamit adalah sebuah ritual adat yang bertujuan untuk berpamitan kepada leluhur dan sanak keluarga dari pihak perempuan.
Saat itu Rico mendengarkan dan mencoba memahami adat istiadat di daerah tersebut dan hal itu cukup di hargai oleh Rico, maka setelah Rico merasa paham dengan penjelasan dari kedua orang tua Sari maka Rico pun segera menghubungi kedua orang tua nya mengenai acara yang harus mereka lewati sebelum menikah.
Sedangkan di sisi lain ada Satya dan kedua orang tua nya sedang berbincang mengenai penolakan Sari, tentu nya Beli Nyoman dan Nilu Sukma tidak bisa terima dengan sikap Sari dan kedua orang tua nya sebab mereka rasa keluarga nya Sari sudah mempermainkan mereka selama ini.
" Seperti nya semakin aku diam mereka semakin menginjak keluarga kita, "
Ucap Beli Nyoman yang merasa sakit hati setelah mendengar cerita dari Satya.
" Dari kemaren aku juga berkata apa tapi Beli selalu saja melarang ku untuk membuka kotak itu, kalau sudah seperti ini kita juga kan yang di permalukan, "
Sahut Nilu Sukma dengan sorot mata tajam penuh amarah.
" Yang pasti aku benar-benar tidak terima dengan ucapan Sari dan sampai kapan pun aku akan mengejar dia bahkan kalau perlu sampai alam kematian pun aku akan mengejar nya! "
Ucap Satya yang masih terbakar emosi saat ini.
" Aku tidak mau membuka masa kelam ku dahulu, sudah cukup hal itu teradi kepada kedua orang tua ku dan saudara-saudara ku tapi jangan sampai menimpa keluarga kita, "
Sahut Beli Nyoman sambil menahan amarah.
" Lalu Beli akan melakukan apa setelah keluarga kita di injak-injak dan di remeh kan seperti ini, apa Beli hanya diam saja melihat anak kita di seperti itu kan?"
Tanya Nilu Sukma dengan ekspresi geram kepada suami nya.
" Aku akan mendatangi kediaman Beli Ngurah untuk berbicara baik-baik, mengingat Beli Ngurah adalah kakak mu meski beda Ayah, "
Jawab Beli Nyoman mencoba menenangkan hati nya sendiri.
" PERSETAN DENGAN SAUDARA, gara-gara ulah dia Ibu ku meninggal dan gara-gara dia juga hidup kita menjadi di kucil kan warga desa! "
Ucap Nilu Sukma yang sudah tidak mampu menahan amarah nya.
Saat seperti itu amarah Satya semakin memuncak saat mendengar ucapan dari Ibu nya dan ternyata semua yang di alami oleh keluarga nya Satya semua itu ulah dari Beli Ngurah pikir Satya yang tidak mengetahui kisah sebenar nya mengapa keluarga nya di kucil kan oleh warga sekitar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Calista
semoga aja bnr seperti itu,jngn sampai nanti sari udh nikah sm rico saudara ny merecoki rumh tangga mereka.
2024-12-12
4
Calista
nilu sukma kyk ny benci bngt sm beli ngurah pdhl mereka msh saudara.
2024-12-12
4
Calista
apa sih sbnr ny isi dr kotak itu, knp nilu sukma ingin skli buka kotak itu.
2024-12-12
4