Bab. 19 Mencari pekerjaan

Saat ini Airin masuk kedalam kamarnya, dan menguncinya. Dia meregangkan otot- ototnya sambil berjalan menuju lemari.

Dia membuka lemari, mengeluarkan laptop dan peralatan lainnya. Dia mulai mengumpulkan satu- satu peralatan canggihnya

Sidik jari yang dia dapat, dia teliti, diperbaharui menjadi lebih terang dan membuat gambar tiga dimensinya.

Besok dia akan menemui seseorang, untuk menginstruksikan agar mencetak sidik jari tersebut menjadi kulit palsu yang bisa di tempelkan di jari- jari.

Kemudian Airin mengotak atik laptopnya. Mencari data- data dari kedua orang itu, berdasarkan informasi yang terbaru.

Dia tidak memakai data lama karena dulu, temannya mengambil misi untuk mendekati Robert, tapi ujung- ujungnya dia hilang, tidak di temukan sampai sekarang.

"Sebaiknya aku ganti komputer terbaru dulu nih, agar lebih cepat. Tapi apa alasan aku untuk bisa keluar tiap hari ya...?" Dia merebahkan tubuhnya di atas kasur, memikirkan alasan yang tepat agar bisa keluar rumah.

"Apa aku minta izin saja, untuk pergi bekerja..? Dia juga tidak pernah memberi uang belanja kepadaku. Entah pelit, entah pikun, aku juga tidak faham."

Akhirnya tanpa sadar, Airin tertidur malam itu dengan laptop yang masih menyala.

Ketika dia terbangun, dia sangat terkejut melihat laptop itu masih nyala kejap kejap.

"Sial..!" Umpatnya, dia mengira lokasinya akan di ketahui para Hacker, tapi untungnya dia sempat mematikan sambungan internetnya tadi malam.

Hanya saja beberapa emile ada yang masuk. Dia mulai cek satu persatu. Rata- rata dari mantan satu kerjanya, bertanya apakah masih hidup atau orang lain yang meretas komputernya.

Dia tidak tanggapi, hanya ada satu yang menarik perhatiannya. Pesan dari seorang Anonim, yang menyebutkan panggilan masa lajangnya.

Mawar hitam, aku tahu kamu masih hidup, aku ingin bertemu.

Dia tidak menyebutkan namanya, tapi ada nomor yang tertera.

Airin sangat gambang menelusuri nomor itu, dia sudah mendapatkan alamatnya. Tapi dia berencana tidak ingin menemuinya langsung. Dia harus memantau terlebih dahulu.

Dia sengaja turun terlambat pagi ini, ketika dia di bawah kedua pria itu sudah tidak ada di rumah.

Airin pamit dengan Mbok Asih seperti kemaren, dia tidak pergi ke apartemennya, melainkan menuju alamat yang dia dapat dalam pencariannya tadi.

Menyuruh taxi berhenti sedikit lebih jauh dari alamat, aga dia bisa melihat siapa orang yang mengetahui keberadaanya setelah dia bereinkarnasi.

Dia mengerutkan dahinya, seperti tidak masuk akal, ini kawasan kumuh. Siapa yang bersembunyi di sini?

Dia memperhatikan orang yang lalu lalang, melihat siapa gerangan yang menghubunginya secara sembunyi -sembunyi dari lokasi ini.

Tapi dia sedikit pusing, karena terlalu banyak orang di sekitar sini. Jalan satu- satunya harus langsung masuk kedalam rumahnya.

Tapi, jika dia menunjukkan diri, penyamarannya akan terbongkar. Dia terdiam sebentar, 'oh...hanya seorang kurir yang tidak akan di curigai.'gumamnya pelan.

"Pak, kita kembali lagi." Pintanya kepada supir taxi tersebut.

Sesampai di rumah dia menghidupkan ponselnya dan mencari lowongan kerja sebagai kurir makanan. Dan ada beberapa restoran yang mencari tenaga kerja sebagai kurir.

Dia memilih kurir makanan cepat saji, dengan cepat di terima, besok akan wawancara dan jika lolos dia bisa langsung bekerja.

Malam hari ketika sedang makam malam bersama suaminya dan juga Arya, Airin meminta izin untuk bekerja.

Randi menghentikan makannya dan terdiam beberapa saat.

"Aku memberimu uang belanja, untuk apa bekerja?" Ucap Randi dan melanjutkan mengunyah makanannya.

"Benarkah..? Seingat ku kau tidak pernah memberi apapun." Airin mengerutkan keningnya, karena seingatnya suaminya ini tidak pernah memberinya uang selama dia memasuki rumah ini.

Terpopuler

Comments

🌺Zaura🌺

🌺Zaura🌺

*E-mail

2024-07-17

1

zylla

zylla

*email

2024-07-15

0

nacho

nacho

😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘

2024-05-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1 Misi terakhir dan Kematian tragis
2 Bab. 2 Kehidupan Kedua di tubuh orang lain
3 Bab. 3 Luka - Luka Airin
4 Bab. 4 Kemarahan Arya
5 Bab. 5 Keterkejutan Dokter Iren
6 Bab. 6 Misteri pertama terkuak
7 Bab. 7 Ternyata bibir itu manis
8 Bab. 8 Menyadarkan Pemilik Tubuh
9 Bab. 9 Keterkejutan Randi
10 Bab. 10 Bersyukur dengan tubuh baru
11 Bab. 11
12 Bab. 12
13 Bab. 13
14 Bab. 14
15 Bab. 15
16 Bab. 16 Pertemuan Dengan Dua Klan Mafia
17 Bab. 17 Rencana pertunangan Arya
18 Bab. 18 Rencana Pertunangan Arya 2
19 Bab. 19 Mencari pekerjaan
20 Bab. 20
21 Bab. 21
22 Bab. 22
23 Bab. 23
24 Bab. 24
25 Bab. 25
26 Bab. 26
27 Bab. 27
28 Bab. 28
29 Bab. 29
30 Bab. 30
31 Bab. 31
32 Bab. 32
33 Bab. 33
34 Bab. 34
35 Bab. 35
36 Bab. 36
37 Bab. 37
38 Bab. 38
39 Bab. 39
40 Bab. 40
41 Bab. 41
42 Bab. 42
43 Bab. 43
44 Bab. 44
45 Bab. 45
46 Bab. 46
47 Bab. 47
48 Bab. 48
49 Bab. 49
50 Bab. 50
51 Bab. 51
52 Bab. 52
53 Bab. 53
54 Bab. 54
55 Bab. 55
56 Bab. 56
57 Bab. 57
58 Bab. 58
59 Bab. 59
60 Bab. 60
61 Bab. 61
62 Bab. 62
63 Bab. 63
64 Bab. 64
65 Bab. 65
66 Bab. 66
67 Bab. 67
68 Bab. 68
69 Bab. 69
70 Bab. 70
71 Bab. 71
72 Bab. 72
73 Bab. 73
74 Bab. 74
75 Bab. 75
76 Bab. 76
77 Bab. 77
78 Bab. 78
79 Bab. 79
80 Bab. 80
81 Bab. 81
82 Bab. 82
83 Bab. 83
84 Bab. 84
85 Bab. 85
86 Bab. 86
87 Bab. 87
88 Bab. 88
89 Bab. 89
90 Bab. 90
91 Bab. 91
92 Bab. 92
93 Bab. 93
94 Bab. 94
95 Bab. 95
96 Bab. 96
97 Bab. 97
98 Bab 98
99 Bab. 99
100 Bab 100
101 Bab. 101
102 Bab. 102
103 Bab. 103
104 Bab. 104
105 Bab. 105
106 Bab. 106
107 Bab. 107
108 Bab. 108
109 Bab. 109
110 Bab. 110
111 Bab. 111
112 Bab. 112
113 Bab. 113
114 Bab. 114
115 Bab. 115
116 Bab. 116
117 Bab. 117
118 Bab. 118
119 bab 119
120 Bab.120
121 Bab. 121
122 Bab. 122
123 Bab. 123
124 Bab. 124
125 Bab. 125
126 Bab. 126
127 Bab. 127
128 Bab. 128
129 Bab. 129
130 Bab. 130
131 Bab. 131
132 Bab. 132
133 Bab. 133
Episodes

Updated 133 Episodes

1
Bab. 1 Misi terakhir dan Kematian tragis
2
Bab. 2 Kehidupan Kedua di tubuh orang lain
3
Bab. 3 Luka - Luka Airin
4
Bab. 4 Kemarahan Arya
5
Bab. 5 Keterkejutan Dokter Iren
6
Bab. 6 Misteri pertama terkuak
7
Bab. 7 Ternyata bibir itu manis
8
Bab. 8 Menyadarkan Pemilik Tubuh
9
Bab. 9 Keterkejutan Randi
10
Bab. 10 Bersyukur dengan tubuh baru
11
Bab. 11
12
Bab. 12
13
Bab. 13
14
Bab. 14
15
Bab. 15
16
Bab. 16 Pertemuan Dengan Dua Klan Mafia
17
Bab. 17 Rencana pertunangan Arya
18
Bab. 18 Rencana Pertunangan Arya 2
19
Bab. 19 Mencari pekerjaan
20
Bab. 20
21
Bab. 21
22
Bab. 22
23
Bab. 23
24
Bab. 24
25
Bab. 25
26
Bab. 26
27
Bab. 27
28
Bab. 28
29
Bab. 29
30
Bab. 30
31
Bab. 31
32
Bab. 32
33
Bab. 33
34
Bab. 34
35
Bab. 35
36
Bab. 36
37
Bab. 37
38
Bab. 38
39
Bab. 39
40
Bab. 40
41
Bab. 41
42
Bab. 42
43
Bab. 43
44
Bab. 44
45
Bab. 45
46
Bab. 46
47
Bab. 47
48
Bab. 48
49
Bab. 49
50
Bab. 50
51
Bab. 51
52
Bab. 52
53
Bab. 53
54
Bab. 54
55
Bab. 55
56
Bab. 56
57
Bab. 57
58
Bab. 58
59
Bab. 59
60
Bab. 60
61
Bab. 61
62
Bab. 62
63
Bab. 63
64
Bab. 64
65
Bab. 65
66
Bab. 66
67
Bab. 67
68
Bab. 68
69
Bab. 69
70
Bab. 70
71
Bab. 71
72
Bab. 72
73
Bab. 73
74
Bab. 74
75
Bab. 75
76
Bab. 76
77
Bab. 77
78
Bab. 78
79
Bab. 79
80
Bab. 80
81
Bab. 81
82
Bab. 82
83
Bab. 83
84
Bab. 84
85
Bab. 85
86
Bab. 86
87
Bab. 87
88
Bab. 88
89
Bab. 89
90
Bab. 90
91
Bab. 91
92
Bab. 92
93
Bab. 93
94
Bab. 94
95
Bab. 95
96
Bab. 96
97
Bab. 97
98
Bab 98
99
Bab. 99
100
Bab 100
101
Bab. 101
102
Bab. 102
103
Bab. 103
104
Bab. 104
105
Bab. 105
106
Bab. 106
107
Bab. 107
108
Bab. 108
109
Bab. 109
110
Bab. 110
111
Bab. 111
112
Bab. 112
113
Bab. 113
114
Bab. 114
115
Bab. 115
116
Bab. 116
117
Bab. 117
118
Bab. 118
119
bab 119
120
Bab.120
121
Bab. 121
122
Bab. 122
123
Bab. 123
124
Bab. 124
125
Bab. 125
126
Bab. 126
127
Bab. 127
128
Bab. 128
129
Bab. 129
130
Bab. 130
131
Bab. 131
132
Bab. 132
133
Bab. 133

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!