Flora dan Keyra tiba di depan rumah baru mereka pada siang hari yang cerah. Rumah itu terlihat indah dengan taman yang terawat di depannya. Tidak terlalu mewah, namun tak terlalu sederhana. Flora memandangi rumah itu dengan harapan baru yang memenuhi hatinya.
Saat mereka mendekati rumah, mata Keyra tertuju pada sebuah ayunan di taman samping. Dengan antusiasme, ia menarik tangan Flora dan berlari ke arahnya. Ayunan itu terlihat begitu menarik dan mengundang mereka untuk meluangkan waktu bersama.
"Mommy, lihatlah! Ada ayunan di taman samping!" seru Keyra, wajahnya berbinar secerah mentari.
Flora tersenyum sambil mengikuti langkah Keyra menuju ayunan. Ia dengan hati yang gembira merasakan harapan dan kebahagiaan putrinya.
Mereka berdua merasakan energi yang positif mengalir di sekitar mereka, mengisyaratkan bahwa rumah ini benar-benar memberikan kesempatan baru yang penuh kebahagiaan.
Keyra segera naik ke ayunan dengan riang gembira."Ayo naik mom!"
Flora tidak bisa menolak ajakan putrinya. Ia duduk di ayunan yang kosong dan membiarkan dirinya tersapu perasaan melayang-layang di udara.
Flora dan Keyra bersama-sama naik ayunan. Saat ayunan meluncur maju-mundur, Flora melambungkan pikirannya. Ia membayangkan masa depan mereka di rumah baru ini.
Suaranya penuh semangat ketika ia berbicara kepada Keyra, "Sayang, bayangkan betapa menyenangkannya kita akan memiliki waktu yang indah bersama di sini. "
Keyra yang masih bergelayut di ayunan, tertawa girang. "Iya, mommy! Aku sangat senang bisa memiliki ayunan ini. Kita bisa bermain setiap hari!"
Flora meyakinkan Keyra dengan penuh kelembutan, "Kamu tahu, Nak, rumah ini adalah tempat di mana kita bisa merasa aman dan nyaman. Kita dapat mengisi setiap sudutnya dengan kebahagiaan dan cinta. Ayunan ini adalah tempat untuk merayakan kehidupan kita dan membuka lembaran baru.
Keyra tersenyum puas, karena ia dapat merasakan cinta dan perhatian yang Flora tuangkan dalam kata-katanya. Mereka berdua duduk di ayunan, menikmati gerakan yang lembut sambil merenungi keberkahan yang mereka temui di sepanjang perjalanan hidup.
Di antara tawa dan kegembiraan mereka, Flora dan Keyra bisa merasakan getaran positif yang memenuhi rumah baru mereka.
Mereka merasakan bahwa setiap bagian dari rumah ini, termasuk ayunan di taman samping, adalah representasi dari kekuatan, ketahanan, dan kebahagiaan baru yang mereka temukan bersama.
Flora memandangi putrinya dengan penuh kasih, meyakinkan Keyra bahwa mereka telah menemukan tempat yang tepat untuk memulai hidup baru.
Ayunan di taman samping adalah simbol kegembiraan, kebebasan, dan kebersamaan yang sudah mereka lupakan sebelumnya.
Dengan hati yang riang, Flora dan Keyra mengayunkan ayunan mereka ke depan dan ke belakang.
Flora dan Keyra menghabiskan waktu bermain di ayunan di samping teras dengan sukacita. Setelah beberapa saat, Flora melihat matahari mulai merunduk di cakrawala, memberi tanda bahwa mereka sebaiknya masuk ke dalam rumah.
"Sayang, sudah waktunya kita masuk ke dalam. Kita bisa melanjutkan petualangan kita di dalam rumah baru kita," ucap Flora dengan penuh kelembutan.
Keyra melihat ibunya dengan wajah yang riang. Meski sedikit kecewa karena harus meninggalkan ayunan, dia tahu bahwa ada banyak hal menarik yang menanti mereka dalam rumah.
"Mom, apa yang akan kita lakukan setelah ini?" Keyra bertanya dengan antusiasme.
Flora tersenyum dan merangkul Keyra. "Kita akan menjelajahi setiap sudut rumah ini, sayang. Kita bisa mengatur kamar tidur kita, melihat dapur yang baru, dan menemukan tempat-tempat spesial yang akan membuat rumah ini terasa seperti tempat yang benar-benar kita miliki."
Dengan hati riang, Flora dan Keyra berjalan menuju pintu depan dan masuk ke dalam rumah baru mereka. Flora dengan lembut membuka pintu dan menarik Keyra masuk.
Saat mereka memasuki ruang tamu, cahaya hangat memenuhi ruangan dan membuatnya terasa nyaman. Perabotan yang indah tersusun rapi di sekitar ruangan itu, mencerminkan kehangatan dan keindahan yang Flora harapkan dari rumah baru mereka.
"Mommy, apa kita bisa membuat ruang tamu ini lebih indah?" tanya Keyra dengan penuh semangat.
Flora tersenyum dan mengangguk. "Ya, tentu kita bisa, sayang. Kita akan menambahkan sedikit furnitur di sini dan membuatnya terasa lebih nyaman dan hangat. Kita bisa menghias dengan gambar-gambar keluarga kita, meletakkan bunga-bunga segar di sini, dan membuat tempat ini benar-benar menjadi rumah kita sendiri."
Keyra berbinar-binar mendengar rencana ibunya. Mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka melewati ruang tamu dan melihat-lihat ruangan lainnya. Flora membuka pintu menuju kamar tidur, di mana mereka akan tidur dan bermimpi tentang masa depan yang indah.
"Sayang, lihatlah! Ini adalah kamar tidur kita yang baru. Mari kita membuatnya nyaman untuk kita tidur dan bermimpi indah," kata Flora sambil memandangi kamar tidur yang hangat dan menyenangkan.
Keyra melompat-lompat ke atas tempat tidur, menciptakan kegembiraan di sekitarnya. "Mommy, aku ingin menambahkan bantal dan boneka favoritku di sini sehingga kamar tidur ini akan terasa seperti tempat tidur yang nyaman," kesannya penuh semangat.
Flora tersenyum dan menyetujui. "Tentu, sayang. Kita akan mendekorasinya sesuai dengan kepribadian kita masing-masing, sehingga kita bisa merasa nyaman dan bahagia di kamar ini. Kita juga bisa menjadikannya tempat untuk bercerita dan berbagi cerita sebelum tidur."
Dengan hati yang penuh kebahagiaan, Flora dan Keyra melakukan perjalanan di sepanjang rumah, menemukan semua potensi dan keindahan yang ada di dalamnya.
Mereka saling membantu dan menciptakan ruang yang indah untuk membangun kenangan baru dan memperkuat ikatan mereka sebagai keluarga.
Ketika matahari semakin merunduk dan langit mulai gelap, Flora dan Keyra bangun dari petualangan mereka dan merasa lapar. Mereka berjalan ke dapur untuk menikmati makan malam yang lezat bersama.
Dalam rumah baru mereka yang penuh cinta, mereka merasa bahwa apapun yang mereka lakukan, selama mereka bersama, akan menjadi momen yang istimewa.
Flora dan Keyra memasuki rumah baru mereka dengan hati yang penuh kegembiraan. Bagi mereka, rumah ini lebih dari sekadar tempat tinggal.
Itu adalah tempat di mana mereka akan tumbuh bersama, membangun kenangan tak terlupakan, dan menciptakan masa depan yang indah.
Flora dan putrinya, Keyra, melangkah keluar dari pusat perbelanjaan dengan senyum cerah di wajah mereka. Tangan mereka penuh dengan tas-tas belanjaan yang berisi barang-barang baru yang mereka beli untuk rumah. Cahaya senja menyinari jalanan, memberikan nuansa hangat dan damai.
"Kita berhasil menemukan banyak barang bagus hari ini, ya,sayang?" tanya Flora sambil tersenyum pada Keyra yang berjalan di sisinya.
Keyra mengangguk sambil tersenyum lebar. "Iya, Mama! Aku sangat senang dengan semua yang kita beli."
Mereka berdua berjalan menuju taksi mereka dengan langkah ringan, berbagi obrolan tentang barang-barang baru mereka. Begitu tiba di rumah, Flora segera membawa belanjaan ke dalam rumah.
Sesampainya di dapur, Flora langsung membuka pintu kulkas dan menyusun barang-barang belanjaan yang memerlukan pendinginan di raknya. Sementara itu, Keyra membantunya dengan penuh semangat, membuka kemasan-kemasan dan menyusunnya dengan rapi di meja dapur.
Setelah semua barang sudah tersusun dengan rapi, Flora memutuskan untuk menyiapkan camilan dan minuman untuk mereka berdua di ruang tamu. Dia mengambil beberapa buah dan sayuran dari kulkas, memotongnya menjadi potongan-potongan kecil, dan menyusunnya di atas sebuah piring. Kemudian, dia mengambil beberapa minuman dari lemari es dan menuangkannya ke dalam gelas-gelas yang cantik.
"Sudah siap, Keyra?" ucap Flora sambil memasukkan piring berupa camilan dan gelas berisi minuman jus dan kopi ke dalam sebuah nampan.
"Ayo duduk dan bersantai setelah seharian sibuk."
Keyra mengikuti ibunya ke ruang tamu dan duduk di sofa, tersenyum gembira saat melihat camilan dan minuman yang disiapkan Flora. Mereka berdua duduk bersama, menikmati camilan dan minuman
Flora merasa bersyukur memiliki putri yang begitu berharga seperti Keyra, dan Keyra merasa beruntung memiliki seorang ibu yang begitu peduli dan perhatian seperti Flora.
Mereka berdua merasa bahagia dan bersyukur atas momen indah ini, dan mereka berdua berharap dapat membuat lebih banyak kenangan yang berharga seperti ini di masa depan.
"Sayang maafin mommy ya setelah ini kita akan berhemat!" ucap Flora pada Keyra, putri kecilnya.
"Tidak apa apa mom, Keyra lebih bahagia hidup seperti ini bareng mommy."jawab Keyra.
"Key jadi tak ingin dewasa, karena masalah orang dewasa rumit!"
Flora mampu terdiam setelah mendengar curahan hati putri kecilnya.Dia menghela napas panjang, mengusap kepala sang anak dengan penuh kasih sayang.
"Sayang jangan pikirkan urusan orang dewasa hm, kamu hanya perlu belajar dan bermain dengan teman barumu nanti."
"Iya mommy!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Queen al
udh bagus cerita kk cuman saran az jagan muter cerita.. jdi bingung..
2024-05-20
0
Putri Chaniago
aq baru baca tp langsung pengen g sabaran liat kehancuran n penyesalan Arkana n selingkuhannya serta keluarga besar Arkana
2024-05-08
4
Miss Apple 🍎
semangat
2024-05-07
0