Bab 4 Menyerah

Flora berdebar-debar saat ia tiba di villa keluarga besar Arkana, bersama dengan suaminya yang seharusnya menjadi benteng dan pendukungnya. Namun, harapannya segera pupus ketika mereka disambut dengan dingin oleh mami Arini, sikap angkuhnya dan otoriter yang begitu berpengaruh dalam keluarga tersebut.

Mami Arini, dengan tatapan tajam dan suara yang menusuk, menyambut kedatangan Flora dan Arkana. Namun, daripada memberikan sambutan hangat yang diharapkan, ia memperlakukan Flora dengan kejam, seolah-olah ia hanyalah seorang pembantu yang tak berarti.

"Flora, apa yang kau lakukan di sini?" tanya mami Arini dengan nada yang penuh penolakan, tanpa sedikitpun rasa hormat terhadap posisi Flora sebagai menantu.

Flora terdiam, hatinya tercabik-cabik oleh perlakuan kasar dan tak manusiawi yang ditunjukkan oleh mami Arini. Ia berusaha menjelaskan bahwa mereka datang atas undangan putra tertua keluarga Arkana, tetapi kata-katanya terhenti ketika mami Arini memotongnya dengan tajam.

"Jangan berani-berani berpura-pura menjadi bagian dari keluarga kami! Kau hanyalah seorang gadis biasa, tidak pantas untuk menjadi menantu dari keluarga William!"

Perasaan sakit dan kecewa melanda Flora. Ia merasa dihinakan oleh perlakuan yang merendahkan dari mami Arini, seseorang yang seharusnya menerima kedatangannya dengan hangat sebagai bagian dari keluarga. Namun, semua harapan itu hancur di hadapannya.

Suaminya, meskipun terlihat terkejut, tidak berani menghadapi mami Arini. Flora merasa sendirian dan terluka, tetapi pada saat yang sama, ia merasa semakin kuat. Meskipun perlakuan kasar dan kejam yang ia terima, ia memilih untuk tidak menyerah.

Dengan tekad yang kuat, ia berjanji untuk membuktikan nilai dan martabatnya, bahkan di hadapan perlakuan yang paling kejam sekalipun.

"Kenapa mami memperlakukan aku yang istri sah mas Arka dengan hina tapi justru bersikap baik pada wanita yang menggoda suamiku?"cecar Flora dengan berani.

"Tutup mulutmu!"sentak nyonya Arini.

"Aku tidak akan diam saja mam, aku memang bukan dari kalangan orang kaya seperti kalian tapi bukan berarti aku hanya diam saja!"

"Apa selera menantu kalian adalah seperti Devina, wanita tidak tahu malu dan kegatelan pada suami orang?"sindir Flora.

Mami Arini memandang Flora dengan mata yang memancarkan kemarahan yang tak terbendung. Wajahnya memerah oleh amarah yang menyala-nyala ketika Flora menantang otoritasnya dan merendahkan Devina, calon menantu impian keluarga Arkana.

"Dengar dengan baik, Flora!" desis mami Arini dengan suara yang penuh kebencian. "Aku tidak akan mentolerir sikapmu yang merendahkan Devina. Dia adalah calon menantu yang kami harapkan, bukan seperti dirimu yang hanyalah seorang pembantu yang tak punya tempat di sini!"

Flora menatap balik mami Arini dengan tatapan yang penuh dengan tekad dan keberanian. Meskipun hatinya berdebar kencang, dia tetap tegar dan tak gentar di hadapan kemarahan patriarki keluarga Arkana.

"Maaf, mami Arini," ucap Flora dengan suara yang tenang namun tegas. "Aku tidak bermaksud merendahkan Devina namun itu sebuah fakta. Kini, aku adalah bagian dari keluarga ini sekarang, dan aku akan memperjuangkan tempat aku di sini, tanpa merendahkan siapapun."

Kemarahan mami Arini mencapai puncaknya, seolah-olah api kemarahannya tak bisa dipadamkan. Dengan gerakan cepat, ia menampar Flora dengan keras, membuat Flora terhuyung ke belakang.

"Tidak!" pekiknya dengan suara gemetar oleh kemarahan. "Kau telah melampaui batas! Kau tidak pantas berada di sini!"

Tidak puas dengan tindakannya, mami Arini kemudian mengusir Flora dengan kasar dari kediamannya dan kediaman Arkana.

Dia mengumumkan dengan keras bahwa Flora tidak lagi diizinkan untuk tinggal di sana.

"Kau telah menghina keluarga kami dengan keberanianmu yang tercela!" bentaknya dengan suara yang gemetar oleh amarah.

"Aku tidak akan pernah menerimamu di sini! Dan sebagai tambahan, aku akan mengatur perceraian antara Arkana dan dirimu! Kalian berdua tidak akan pernah bersama lagi!"

Flora merasa dunianya runtuh di hadapannya. Tidak hanya dia diusir dari rumah tempat dia berharap menemukan cinta dan penerimaan, tetapi hubungannya dengan suaminya juga diakhiri dengan begitu tiba-tiba.

Meskipun dia terluka dan hancur, dia masih mempertahankan sedikit keberanian dan kekuatan yang tersisa.

Dengan hati yang berat, dia meninggalkan kediaman keluarga Arkana, kini hatinya tak lagi utuh setelah dihina sang mertua hingga pada puncaknya.

"Tunggu!"

Flora berhenti, kala Nyonya Arini mendekatinya.Wanita paruh baya itu menatap tajam Flora.

"Bawa juga putrimu itu, aku tak menerima keturunan yang kau lahirkan!"

deg

Flora langsung pergi dari kediaman sang mertua dengan perasaan hancur berkeping-keping.

Flora duduk di tepi tempat tidur mereka, mata memandang kosong ke ruangan yang seakan-akan kacau balau mencerminkan kekacauan perasaannya.

Selama ini, dia telah berjuang mati-matian untuk mempertahankan rumah tangganya dengan Arkana, berharap bahwa cinta akan tumbuh di antara mereka, terutama setelah mereka memiliki Keyra, anak yang mereka cintai dengan sepenuh hati.

Namun, kebenaran yang pahit telah terungkap: Arkana tidak bisa mencintainya, dan hubungan mereka terasa semakin beracun setiap hari.

Dengan hati yang hancur, Flora bangkit dari tempat duduknya dan menuju lemari. Dia tahu apa yang harus dilakukan sekarang, meskipun itu menandakan akhir dari segala impian dan harapannya. Dengan gerakan gemetar, dia mulai memilih dan membereskan pakaiannya dengan cepat, seolah-olah tindakan fisik ini bisa membantu meredakan rasa sakit yang memenuhi hatinya.

Setelah pakaian-pakaian sudah disusun rapi dalam koper, Flora bergegas keluar dari rumah, mengabaikan panggilan yang hampa dari Arkana yang mungkin sedang tertidur atau sibuk dengan urusannya sendiri. Dia tidak bisa lagi menangguhkan keputusannya. Keyra menunggu di sekolah, dan dia harus menjemputnya sekarang.

Perjalanan ke sekolah terasa seperti dihantui oleh keheningan yang mencekam. Flora memandang sekelilingnya, menyadari betapa jauh perjalanan ini membawa dirinya dari kebahagiaan yang dia harapkan. Namun, dia juga merasa lega, lega karena akhirnya dia memutuskan untuk melepaskan diri dari toksisitas hubungan yang menyiksanya.

Sesampainya di sekolah, Flora menunggu di pintu gerbang dengan hati yang berdebar kencang. Setiap detik terasa seperti abadi, hingga akhirnya dia melihat wajah cerah Keyra muncul di antara kerumunan anak-anak yang keluar dari pintu sekolah. Senyum kecil di wajah Keyra membuat hati Flora sedikit lebih ringan, mengingatkan bahwa ada cinta sejati di dunianya yang penuh dengan kegelapan.

"Maafkan mommy, sayang," bisik Flora saat Keyra mendekatinya. "Kita harus pergi sekarang."

Keyra menatap mommy-nya dengan pandangan bingung, tetapi Flora hanya tersenyum dan mengelus rambut putrinya dengan lembut. Dia merasa lega, lega karena akhirnya dia mengambil langkah untuk melindungi dirinya sendiri dan putrinya dari keadaan yang merusak. Dengan Keyra di sisinya, dia tahu bahwa mereka berdua akan menemukan jalan menuju kebahagiaan yang sejati, hari.

"Mommy kenapa menangis, siapa yang membuat mommy seperti ini?" tanya Keyra.

"Apa Oma Arini memarahi mommy?"

deg

"Mata mommy kelilipan tadi." elak Flora. Dia membawa putrinya ke dalam pelukan.

"Tidak apa kalau kita pindah mom, lagipula oma selama ini tidak pernah menyapa Keyra atau memeluk Keyra sama seperti oma saat memeluk Serena." ucap Keyra polos.

Flora tentu saja sakit dengan apa yang diucapkan putrinya.Tidak hanya dirinya yang mendapat ketidak adilan namun Keyra juga. wanita itu menciumi pucuk kepala sang anak penuh kasih sayang.

"Ya Tuhan, ternyata selama ini aku egois. "gumam Flora.

Terpopuler

Comments

guntur 1609

guntur 1609

arkana kau memang biadab. kau perlakuakan isstrinu seprti anjing. dasar keluarga toxic

2024-10-18

0

Far~ hidayu❤️😘🇵🇸

Far~ hidayu❤️😘🇵🇸

hurrm bila tidak di restui oleh ibu suami memang masalah.. Arkana pula tidak tegas

2024-05-08

1

Far~ hidayu❤️😘🇵🇸

Far~ hidayu❤️😘🇵🇸

mak lampir sudah di beri cucu masih sombong

2024-05-08

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Istri Tak dianggap
2 Bab 2 Kekecewaan yang terulang
3 Bab 3 Kekasih Arkana
4 Bab 4 Menyerah
5 Bab 5 Kebersamaan Ibu dan Anak
6 Bab 6 Kehampaan
7 Bab 7 Buah Jatuh Tak Jauh dari pohon
8 Bab 8 Teman Baru
9 Bab 9 Pernyataan Kejam Arkana
10 Bab 10 Rasa Syukur Flora
11 Bab 11 Gengsi dan Ego
12 Bab 12 Surat Perceraian
13 Bab 13 Bertemu Rival
14 Bab 14 Pesta Jonathan
15 Bab 15 Istri Sah Vs Selingkuhan
16 Bab 16 Resmi Bercerai
17 Bab 17 Move On Versi Flora
18 Bab 18 Kejutan dari Jonathan
19 Bab 19 Keinginan Keyra
20 Bab 20 Kekesalan Arkana
21 Bab 21 Kecemburuan Arkana
22 Bab 22 Duda Jatuh Cinta
23 Bab 23 Keputusan Besar Arkana
24 Bab 24 Arkana vs Jonathan
25 Bab 25 Flora vs Devina
26 Bab 26 Kelicikan Devina
27 Bab 27 Kegilaan Arkana
28 Bab 28 Pernyataan Cinta
29 Bab 29 Mantan menantu vs mantan Mertua
30 Bab 30 Rencana Flora dan Jonathan
31 Bab 31 Persiapan
32 Bab 32 Keputusasaan Arkana
33 Bab 33 Cincin
34 Bab 34 Bersaing
35 Bab 35 Hanya Penyesalan
36 Bab 36 Rahasia Arkana
37 Bab 37 Video Panas
38 Bab 38 Berpihak pada Flora
39 Bab 39 Felicya & Evan
40 bab 40 Momen Manis
41 Bab 41 Pernikahan Flora & Jonathan
42 Bab 42 Diluar ekspetasi
43 Bab 43 Rencana Honeymoon
44 Bab 44 Menjemput Keyra
45 Bab 45 Benalu Kecil Bagi Devina
46 Bab 46 Kejadian tak terduga
47 Bab 47 Kembalinya Jonathan & Flora
48 Bab 48 Keresahan Flora
49 Bab 49 Rencana Kejutan
50 Bab 50 Kehamilan Flora
51 Bab 51 Perseteruan Felicya dan Brie
52 Bab 52 Berdusta
53 Bab 53 Kemarahan Devina
54 Bab 54 Nasehat Flora
55 Bab 55 Salah paham?
56 Bab 56 Pembuktian
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59 Tak Sesuai Harapan
60 Bab 60 Ulang Tahun Flora
61 Bab 61 Kecemburuan Jonathan
62 Bab 62 Mengembalikan Barang
63 Bab 63 Sebuah Karma
64 Bab 64 Rencana Perceraian
65 Bab 65 Devina dan Felicya
66 Bab 66
67 Bab 67 Kebahagiaan yang Berbeda
68 Bab 68 Nasehat Orang Tua
69 Bab 69 Perceraian
70 Bab 70 Penyesalan Arkana
71 Bab 71 Penolakan Devina
72 Bab 72 Kehangatan Keluarga
73 Bab 73 Pertengkaran Ayah & Anak
74 Bab 74 Berdamai
75 Bab 75 Keputusan Devina
76 Bab 76 Akhir Keputusan Devina
77 Bab 77 Pertunangan Evan dan Felicya
78 Bab 78 Side Story Awal Kehidupan Baru ( Tentang Arkana)
79 Ban 79 Side Story Arkana- Wanita Galak
80 Bab 80 Side Story Arkana Flashback Masa lalu
81 Bab 81 SSA- Pergi Ke Makam
82 Bab 82 SSA- Keputusan Tania
83 Bab 83 SSA-Keluarga Bahagia Jonathan
84 Bab 84 Keputusan Tania
85 Bab 85 Side Story Arkana-Ending
86 Bab 86 Happy Ending
87 Season 2 Part 1 Perjodohan untuk Keyra
88 Bab 88 Season 2 Part 2
89 Bab 89 Season 2 - Kedatangan Acha
90 Bab 90 Season 2 Part 4
91 Bab 91 Season 2 Part 5
92 Bab 92 Season 2 Part 6
93 Bab 93 Season 2 Part 7
94 Bab 94 Season 2 Part 8
95 Bab 95 Season 2 Part 9
96 Bab 96 Season 2 Part 10
97 Bab 97 Season 2 Part 11
98 Bab 98 Seakan 2 Part 12
99 Bab 99 Season 2 Part 13
100 Bab 100 Season 2 Part 14 Mengadu Pada Mama
101 Bab 101 Jebakan Acha
102 Bab 102 Ditahan di kantor polisi
103 Bab 103 Acah Tak Menyerah
104 Bab 104 Keputusan Paling Gila
105 Bab 105 Kekecewaan Keyra
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Bab 1 Istri Tak dianggap
2
Bab 2 Kekecewaan yang terulang
3
Bab 3 Kekasih Arkana
4
Bab 4 Menyerah
5
Bab 5 Kebersamaan Ibu dan Anak
6
Bab 6 Kehampaan
7
Bab 7 Buah Jatuh Tak Jauh dari pohon
8
Bab 8 Teman Baru
9
Bab 9 Pernyataan Kejam Arkana
10
Bab 10 Rasa Syukur Flora
11
Bab 11 Gengsi dan Ego
12
Bab 12 Surat Perceraian
13
Bab 13 Bertemu Rival
14
Bab 14 Pesta Jonathan
15
Bab 15 Istri Sah Vs Selingkuhan
16
Bab 16 Resmi Bercerai
17
Bab 17 Move On Versi Flora
18
Bab 18 Kejutan dari Jonathan
19
Bab 19 Keinginan Keyra
20
Bab 20 Kekesalan Arkana
21
Bab 21 Kecemburuan Arkana
22
Bab 22 Duda Jatuh Cinta
23
Bab 23 Keputusan Besar Arkana
24
Bab 24 Arkana vs Jonathan
25
Bab 25 Flora vs Devina
26
Bab 26 Kelicikan Devina
27
Bab 27 Kegilaan Arkana
28
Bab 28 Pernyataan Cinta
29
Bab 29 Mantan menantu vs mantan Mertua
30
Bab 30 Rencana Flora dan Jonathan
31
Bab 31 Persiapan
32
Bab 32 Keputusasaan Arkana
33
Bab 33 Cincin
34
Bab 34 Bersaing
35
Bab 35 Hanya Penyesalan
36
Bab 36 Rahasia Arkana
37
Bab 37 Video Panas
38
Bab 38 Berpihak pada Flora
39
Bab 39 Felicya & Evan
40
bab 40 Momen Manis
41
Bab 41 Pernikahan Flora & Jonathan
42
Bab 42 Diluar ekspetasi
43
Bab 43 Rencana Honeymoon
44
Bab 44 Menjemput Keyra
45
Bab 45 Benalu Kecil Bagi Devina
46
Bab 46 Kejadian tak terduga
47
Bab 47 Kembalinya Jonathan & Flora
48
Bab 48 Keresahan Flora
49
Bab 49 Rencana Kejutan
50
Bab 50 Kehamilan Flora
51
Bab 51 Perseteruan Felicya dan Brie
52
Bab 52 Berdusta
53
Bab 53 Kemarahan Devina
54
Bab 54 Nasehat Flora
55
Bab 55 Salah paham?
56
Bab 56 Pembuktian
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59 Tak Sesuai Harapan
60
Bab 60 Ulang Tahun Flora
61
Bab 61 Kecemburuan Jonathan
62
Bab 62 Mengembalikan Barang
63
Bab 63 Sebuah Karma
64
Bab 64 Rencana Perceraian
65
Bab 65 Devina dan Felicya
66
Bab 66
67
Bab 67 Kebahagiaan yang Berbeda
68
Bab 68 Nasehat Orang Tua
69
Bab 69 Perceraian
70
Bab 70 Penyesalan Arkana
71
Bab 71 Penolakan Devina
72
Bab 72 Kehangatan Keluarga
73
Bab 73 Pertengkaran Ayah & Anak
74
Bab 74 Berdamai
75
Bab 75 Keputusan Devina
76
Bab 76 Akhir Keputusan Devina
77
Bab 77 Pertunangan Evan dan Felicya
78
Bab 78 Side Story Awal Kehidupan Baru ( Tentang Arkana)
79
Ban 79 Side Story Arkana- Wanita Galak
80
Bab 80 Side Story Arkana Flashback Masa lalu
81
Bab 81 SSA- Pergi Ke Makam
82
Bab 82 SSA- Keputusan Tania
83
Bab 83 SSA-Keluarga Bahagia Jonathan
84
Bab 84 Keputusan Tania
85
Bab 85 Side Story Arkana-Ending
86
Bab 86 Happy Ending
87
Season 2 Part 1 Perjodohan untuk Keyra
88
Bab 88 Season 2 Part 2
89
Bab 89 Season 2 - Kedatangan Acha
90
Bab 90 Season 2 Part 4
91
Bab 91 Season 2 Part 5
92
Bab 92 Season 2 Part 6
93
Bab 93 Season 2 Part 7
94
Bab 94 Season 2 Part 8
95
Bab 95 Season 2 Part 9
96
Bab 96 Season 2 Part 10
97
Bab 97 Season 2 Part 11
98
Bab 98 Seakan 2 Part 12
99
Bab 99 Season 2 Part 13
100
Bab 100 Season 2 Part 14 Mengadu Pada Mama
101
Bab 101 Jebakan Acha
102
Bab 102 Ditahan di kantor polisi
103
Bab 103 Acah Tak Menyerah
104
Bab 104 Keputusan Paling Gila
105
Bab 105 Kekecewaan Keyra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!