Bab 19 Keinginan Keyra

Kini ibu dan anak itu telah berada di rumah.Mereka ke luar dari kamar dan turun ke bawah.Tak lama Jonathan dan putra kecilnya datang berkunjung dan bergabung dengan Keyra di ruang tamu.

Flora berada di dapur, terinspirasi oleh kehadiran tamu-tamunya, Jonathan dan putranya Jerico, yang datang sore itu. Dia merasa senang dan bersemangat untuk menyajikan camilan lezat bagi mereka. Mengenakan apron kesayangannya, Flora mulai memilih bahan-bahan dengan penuh perhatian, memastikan setiap hidangan yang dia buat tidak hanya lezat tetapi juga disajikan dengan cinta.

Sementara adonan dipersiapkan dan kue-kue mulai dipanggang di dalam oven, Flora membiarkan aroma harum memenuhi ruangan, menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. Sambil bekerja, dia tidak bisa menahan senyumnya, membayangkan betapa senangnya Jonathan, Jerico, dan Keyra akan saat mereka mencicipi camilan ini.

Saat kue selesai dipanggang dan camilan tersusun rapi di atas piring cantik, Flora mengambil gelas-gelas kaca dan menuang segelas minuman segar untuk menemani camilan tersebut. Dengan hati yang penuh kegembiraan, dia mengamati setiap detail persiapan, memastikan semuanya sempurna sebelum dia membawa hidangan-hidangan itu ke ruang tamu.

Saat memasuki ruang tamu, senyum ceria terpancar di wajah Flora. Dia meletakkan piring-piring camilan dengan lembut di atas meja, mengatur gelas-gelas dengan indah, dan memastikan semuanya siap untuk dinikmati. Keyra, Jonathan, dan Jerico melihat dengan kagum pada kreasi Flora, dan senyum-senyum gembira terpancar di wajah mereka.

"Terima kasih, Flora," kata Jonathan dengan tulus. "Semuanya terlihat luar biasa!"

Jerico dengan antusiasme meraih sepotong camilan dan mulai menikmatinya dengan cepat. Keyra tersenyum pada ibunya dengan rasa syukur yang dalam.

Flora melihat kebahagiaan mereka dan merasa hangat di hatinya. Momen-momen seperti ini adalah yang membuatnya bahagia, ketika dia bisa berbagi kebaikan dan menciptakan kenangan yang indah bersama orang-orang yang dia cintai.

"Benarkah Uncle yang memberikan mommy mobil?" tanya Keyra dengan polosnya.

"Tentu saja princess, apa kau suka dengan mobil baru mommy kamu?" tanya Jonathan dengan lembut.

"Sangat suka uncle, lagipula sejak dulu daddy tidak pernah memberikan mobil baru untuk mommy." ceplos Keyra.

"Keyra sayang." tegur Flora pada putri kecilnya.

huh

Keyra menghembuskan napas berat layaknya orang dewasa.Gadis manis itu menoleh kearah sang mommy tercinta.

"Aku masih ingat kala itu mommy menangis setelah bertengkar dengan daddy.Tak hanya itu disana ada tante tante girang yang menempel seperti ulat bulu pada daddy." lanjutnya dengan bibir cemberut.

Flora membulatkan mata mendengar pengakuan sang anak.Jonathan sendiri tersenyum meledek kearah Flora yang membuat wanita itu kesal.

"Senyuman pria ini begitu menyebalkan, dia sepertinya tak sadar jika dirinya juga seorang single parent." tutuk Flora dalam hati.

"Kemarilah princess." titah Jonathan. Keyra langsung bangkit lalu duduk disebelah ayah dari Jerico itu.

"Tak perlu sedih, Princess. Kau bisa meminta apapun pada Uncle sama seperti Jerico." jawabnya yang membuat senyuman lebar terbit dibibir mungil Keyra.

Gadis itu langsung memeluk Jonathan dan mengecup pipinya dengan centil. Jerico berdecak pelan melihat kelakuan temannya, dia langsung menarik Keyra hingga duduk disebelahnya.

"Oh my Keyra, sejak kapan kamu menjadi manja seperti ini sayang." protes Flora pada putri kecilnya.

"Uncle Nathan aja tidak marah mom." rengeknya.

Keyra dan Jerico duduk bersama di seberang meja, menikmati camilan yang disiapkan dengan cermat oleh Flora, ibu Keyra, sambil meneguk jus segar dengan penuh antusiasme. Mereka tertawa dan berbicara di antara suapan camilan mereka, menunjukkan kebahagiaan mereka dalam momen yang indah ini.

Sementara mereka sibuk menikmati camilan, Flora dan Jonathan, orang tua mereka, duduk berhadapan satu sama lain, terlibat dalam percakapan hangat. Flora, dengan kelembutan dalam suaranya, menceritakan cerita tentang kejutan-kejutan kecil yang dia alami hari itu, sementara Jonathan mendengarkan dengan penuh perhatian, tersenyum pada setiap kata yang diucapkan Flora.

Mereka berbagi cerita tentang masa lalu, tentang perjuangan dalam meraih kebahagiaan. ada juga momen ketika mereka saling berbagi pandangan yang penuh makna, mengisyaratkan rasa kagum antara satu sama lain.

Keyra dan Jerico sesekali melirik ke arah orang tua mereka, terpesona oleh kehangatan dan kedekatan yang terpancar dari kedua orang tersebut. Mereka merasa aman dan dicintai dalam lingkungan ini, di mana keluarga adalah segalanya.

"Seandainya daddy bisa bersikap hangat seperti uncle Nathan." batin Keyra dalam hati.

Setiap percakapan, setiap senyum, dan setiap momen kebersamaan adalah suatu kenangan yang tak ternilai bagi mereka. Di tengah kesibukan dan keramaian kehidupan sehari-hari, mereka menghargai waktu yang mereka habiskan bersama, menikmati kebersamaan dan persahabatan yang mengalir di antara mereka.

Keyra, gadis cilik yang penuh semangat berusia lima tahun, duduk di ruang tamu dengan mata berbinar-binar, memeluk boneka kesayangannya sambil memandangi Flora, ibunya, dengan tatapan penuh harap. "Mommy, mommy, mommy!" serunya dengan suara penuh kegembiraan.

Flora tersenyum pada Keyra, merasa hangat oleh kegirangannya. "Apa yang ingin kamu katakan, Sayang?"

Keyra melompat-lompat di tempatnya, wajahnya bersinar dengan antusiasme. "Mommy, aku ingin pergi piknik pada akhir pekan nanti! Boleh, mommy? Tolong, tolong, tolong!" pintanya dengan penuh semangat.

Flora tersenyum pada anaknya yang bersemangat. "Tentu, Nak! Piknik akan menjadi ide yang menyenangkan untuk akhir pekan ini. Bagaimana kalau kita ajak Uncle Jonathan dan Jerico juga?"

Keyra mengangguk dengan cepat, senyumnya semakin besar. "Ya, ya, ya! Ayo, mommy!"

Flora merencanakan piknik yang menyenangkan untuk mereka semua, mengatur segala sesuatunya dengan hati-hati. Dia membuat daftar makanan yang ingin dibawa, memilih lokasi piknik yang sempurna, dan menyiapkan segala perlengkapan yang diperlukan untuk petualangan mereka.

Saat akhir pekan tiba, mereka semua berkumpul di depan rumah dengan gembira, siap untuk memulai petualangan piknik mereka. Keyra dan Jerico berjalan bersama, tertawa dan berbicara dengan semangat, sementara Flora dan Jonathan berjalan di belakang mereka, menikmati momen kebersamaan.

Sesampainya di tempat piknik, mereka menyebar di atas rumput hijau yang luas, menyusun selimut dan meletakkan keranjang piknik di tengah-tengah. Keyra dan Jerico langsung memilih mainan mereka dan mulai bermain dengan gembira, sementara Flora dan Jonathan duduk bersama, menikmati camilan sambil bercerita dan tertawa.

Matahari bersinar cerah, dan udara musim semi memberikan suasana yang menyegarkan. Mereka semua menikmati kehangatan dan kebahagiaan di bawah sinar matahari yang hangat, menciptakan kenangan yang indah bagi mereka semua. Ini adalah momen-momen yang mereka akan simpan dalam ingatan mereka selamanya, di mana keluarga dan kebersamaan menjadi yang utama.

"Entah kenapa kami terlihat seperti keluarga kecil." gumam Jonathan dengan senyuman tipis.Pria tampan itu menatap penuh hangat dimana Flora ditemani anak anak menata makanan diatas tikar.

"Daddy, come on, ayo cicipi makanan aunty Flora." ucap Jerico pada sang daddy.

"Iya boy." jawab Jonathan.

Terpopuler

Comments

guntur 1609

guntur 1609

mampus kau arkana. dari kecil saja kau sdh membuat citramu buruk sendiri di depan anakmu

2024-10-18

0

Miss Apple 🍎

Miss Apple 🍎

seru lanjut

2024-05-13

0

jaran goyang

jaran goyang

𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑗𝑑ℎ

2024-05-12

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Istri Tak dianggap
2 Bab 2 Kekecewaan yang terulang
3 Bab 3 Kekasih Arkana
4 Bab 4 Menyerah
5 Bab 5 Kebersamaan Ibu dan Anak
6 Bab 6 Kehampaan
7 Bab 7 Buah Jatuh Tak Jauh dari pohon
8 Bab 8 Teman Baru
9 Bab 9 Pernyataan Kejam Arkana
10 Bab 10 Rasa Syukur Flora
11 Bab 11 Gengsi dan Ego
12 Bab 12 Surat Perceraian
13 Bab 13 Bertemu Rival
14 Bab 14 Pesta Jonathan
15 Bab 15 Istri Sah Vs Selingkuhan
16 Bab 16 Resmi Bercerai
17 Bab 17 Move On Versi Flora
18 Bab 18 Kejutan dari Jonathan
19 Bab 19 Keinginan Keyra
20 Bab 20 Kekesalan Arkana
21 Bab 21 Kecemburuan Arkana
22 Bab 22 Duda Jatuh Cinta
23 Bab 23 Keputusan Besar Arkana
24 Bab 24 Arkana vs Jonathan
25 Bab 25 Flora vs Devina
26 Bab 26 Kelicikan Devina
27 Bab 27 Kegilaan Arkana
28 Bab 28 Pernyataan Cinta
29 Bab 29 Mantan menantu vs mantan Mertua
30 Bab 30 Rencana Flora dan Jonathan
31 Bab 31 Persiapan
32 Bab 32 Keputusasaan Arkana
33 Bab 33 Cincin
34 Bab 34 Bersaing
35 Bab 35 Hanya Penyesalan
36 Bab 36 Rahasia Arkana
37 Bab 37 Video Panas
38 Bab 38 Berpihak pada Flora
39 Bab 39 Felicya & Evan
40 bab 40 Momen Manis
41 Bab 41 Pernikahan Flora & Jonathan
42 Bab 42 Diluar ekspetasi
43 Bab 43 Rencana Honeymoon
44 Bab 44 Menjemput Keyra
45 Bab 45 Benalu Kecil Bagi Devina
46 Bab 46 Kejadian tak terduga
47 Bab 47 Kembalinya Jonathan & Flora
48 Bab 48 Keresahan Flora
49 Bab 49 Rencana Kejutan
50 Bab 50 Kehamilan Flora
51 Bab 51 Perseteruan Felicya dan Brie
52 Bab 52 Berdusta
53 Bab 53 Kemarahan Devina
54 Bab 54 Nasehat Flora
55 Bab 55 Salah paham?
56 Bab 56 Pembuktian
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59 Tak Sesuai Harapan
60 Bab 60 Ulang Tahun Flora
61 Bab 61 Kecemburuan Jonathan
62 Bab 62 Mengembalikan Barang
63 Bab 63 Sebuah Karma
64 Bab 64 Rencana Perceraian
65 Bab 65 Devina dan Felicya
66 Bab 66
67 Bab 67 Kebahagiaan yang Berbeda
68 Bab 68 Nasehat Orang Tua
69 Bab 69 Perceraian
70 Bab 70 Penyesalan Arkana
71 Bab 71 Penolakan Devina
72 Bab 72 Kehangatan Keluarga
73 Bab 73 Pertengkaran Ayah & Anak
74 Bab 74 Berdamai
75 Bab 75 Keputusan Devina
76 Bab 76 Akhir Keputusan Devina
77 Bab 77 Pertunangan Evan dan Felicya
78 Bab 78 Side Story Awal Kehidupan Baru ( Tentang Arkana)
79 Ban 79 Side Story Arkana- Wanita Galak
80 Bab 80 Side Story Arkana Flashback Masa lalu
81 Bab 81 SSA- Pergi Ke Makam
82 Bab 82 SSA- Keputusan Tania
83 Bab 83 SSA-Keluarga Bahagia Jonathan
84 Bab 84 Keputusan Tania
85 Bab 85 Side Story Arkana-Ending
86 Bab 86 Happy Ending
87 Season 2 Part 1 Perjodohan untuk Keyra
88 Bab 88 Season 2 Part 2
89 Bab 89 Season 2 - Kedatangan Acha
90 Bab 90 Season 2 Part 4
91 Bab 91 Season 2 Part 5
92 Bab 92 Season 2 Part 6
93 Bab 93 Season 2 Part 7
94 Bab 94 Season 2 Part 8
95 Bab 95 Season 2 Part 9
96 Bab 96 Season 2 Part 10
97 Bab 97 Season 2 Part 11
98 Bab 98 Seakan 2 Part 12
99 Bab 99 Season 2 Part 13
100 Bab 100 Season 2 Part 14 Mengadu Pada Mama
101 Bab 101 Jebakan Acha
102 Bab 102 Ditahan di kantor polisi
103 Bab 103 Acah Tak Menyerah
104 Bab 104 Keputusan Paling Gila
105 Bab 105 Kekecewaan Keyra
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Bab 1 Istri Tak dianggap
2
Bab 2 Kekecewaan yang terulang
3
Bab 3 Kekasih Arkana
4
Bab 4 Menyerah
5
Bab 5 Kebersamaan Ibu dan Anak
6
Bab 6 Kehampaan
7
Bab 7 Buah Jatuh Tak Jauh dari pohon
8
Bab 8 Teman Baru
9
Bab 9 Pernyataan Kejam Arkana
10
Bab 10 Rasa Syukur Flora
11
Bab 11 Gengsi dan Ego
12
Bab 12 Surat Perceraian
13
Bab 13 Bertemu Rival
14
Bab 14 Pesta Jonathan
15
Bab 15 Istri Sah Vs Selingkuhan
16
Bab 16 Resmi Bercerai
17
Bab 17 Move On Versi Flora
18
Bab 18 Kejutan dari Jonathan
19
Bab 19 Keinginan Keyra
20
Bab 20 Kekesalan Arkana
21
Bab 21 Kecemburuan Arkana
22
Bab 22 Duda Jatuh Cinta
23
Bab 23 Keputusan Besar Arkana
24
Bab 24 Arkana vs Jonathan
25
Bab 25 Flora vs Devina
26
Bab 26 Kelicikan Devina
27
Bab 27 Kegilaan Arkana
28
Bab 28 Pernyataan Cinta
29
Bab 29 Mantan menantu vs mantan Mertua
30
Bab 30 Rencana Flora dan Jonathan
31
Bab 31 Persiapan
32
Bab 32 Keputusasaan Arkana
33
Bab 33 Cincin
34
Bab 34 Bersaing
35
Bab 35 Hanya Penyesalan
36
Bab 36 Rahasia Arkana
37
Bab 37 Video Panas
38
Bab 38 Berpihak pada Flora
39
Bab 39 Felicya & Evan
40
bab 40 Momen Manis
41
Bab 41 Pernikahan Flora & Jonathan
42
Bab 42 Diluar ekspetasi
43
Bab 43 Rencana Honeymoon
44
Bab 44 Menjemput Keyra
45
Bab 45 Benalu Kecil Bagi Devina
46
Bab 46 Kejadian tak terduga
47
Bab 47 Kembalinya Jonathan & Flora
48
Bab 48 Keresahan Flora
49
Bab 49 Rencana Kejutan
50
Bab 50 Kehamilan Flora
51
Bab 51 Perseteruan Felicya dan Brie
52
Bab 52 Berdusta
53
Bab 53 Kemarahan Devina
54
Bab 54 Nasehat Flora
55
Bab 55 Salah paham?
56
Bab 56 Pembuktian
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59 Tak Sesuai Harapan
60
Bab 60 Ulang Tahun Flora
61
Bab 61 Kecemburuan Jonathan
62
Bab 62 Mengembalikan Barang
63
Bab 63 Sebuah Karma
64
Bab 64 Rencana Perceraian
65
Bab 65 Devina dan Felicya
66
Bab 66
67
Bab 67 Kebahagiaan yang Berbeda
68
Bab 68 Nasehat Orang Tua
69
Bab 69 Perceraian
70
Bab 70 Penyesalan Arkana
71
Bab 71 Penolakan Devina
72
Bab 72 Kehangatan Keluarga
73
Bab 73 Pertengkaran Ayah & Anak
74
Bab 74 Berdamai
75
Bab 75 Keputusan Devina
76
Bab 76 Akhir Keputusan Devina
77
Bab 77 Pertunangan Evan dan Felicya
78
Bab 78 Side Story Awal Kehidupan Baru ( Tentang Arkana)
79
Ban 79 Side Story Arkana- Wanita Galak
80
Bab 80 Side Story Arkana Flashback Masa lalu
81
Bab 81 SSA- Pergi Ke Makam
82
Bab 82 SSA- Keputusan Tania
83
Bab 83 SSA-Keluarga Bahagia Jonathan
84
Bab 84 Keputusan Tania
85
Bab 85 Side Story Arkana-Ending
86
Bab 86 Happy Ending
87
Season 2 Part 1 Perjodohan untuk Keyra
88
Bab 88 Season 2 Part 2
89
Bab 89 Season 2 - Kedatangan Acha
90
Bab 90 Season 2 Part 4
91
Bab 91 Season 2 Part 5
92
Bab 92 Season 2 Part 6
93
Bab 93 Season 2 Part 7
94
Bab 94 Season 2 Part 8
95
Bab 95 Season 2 Part 9
96
Bab 96 Season 2 Part 10
97
Bab 97 Season 2 Part 11
98
Bab 98 Seakan 2 Part 12
99
Bab 99 Season 2 Part 13
100
Bab 100 Season 2 Part 14 Mengadu Pada Mama
101
Bab 101 Jebakan Acha
102
Bab 102 Ditahan di kantor polisi
103
Bab 103 Acah Tak Menyerah
104
Bab 104 Keputusan Paling Gila
105
Bab 105 Kekecewaan Keyra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!