Hari pertama Kyarra bekerja justru membuat Kyarra bingung. Kyarra di ajak ke butik mewah oleh Diandra. Kyarra di suruh mencoba berbagai pakaian yang mahal yang cocok untuknya.
Diandra benar-benar sangat teliti dalam memilih pakaian untuk Kyarra. Beberapa kali Kyarra harus bolak-balik masuk kedalam ruangan ganti. Karena ada saja yang tidak cocok dengan mata Diandra yang menginginkan kesempurnaan dari wanita yang di pilihannya.
"Ganti lagi kamu pakai yang ini," Diandra memberikan Kyarra pakaian berwarna hitam. Kyarra menghela nafas yang terlihat mulai lelah.
"Ayo cepat buruan!" desak Diandra yang mendorong Kyarra pelan masuk kembali keruang ganti. Mau tidak mau Kyarra pun langsung masuk kedalam ruang ganti.
"Aku harus membuatnya semenarik mungkin. Agar Alvano tidak protes dan setuju dengan pilihanku. Aku tidak mau Alvano justru akan mendesak ku untuk menikah denganku dan yang adanya aku yang akan selesai. Wanita ini sudah sangat cocok dan aku yakin wanita ini juga tidak akan menolak," batin Diandra yang begitu bekerja keras dengan penuh keyakinannya.
Akhirnya tirai ruang ganti terbuka dan terlihatlah Kyarra yang keluar dari dalam ruangan tersebut dengan menggunakan dress hitam di bawah lututnya dengan lengan pendek.
Diandra tersenyum melihat gadis cantik yang sepertinya pakaian yang di pilihannya sudah begitu cocok. Gadis yang mampu membuatnya tersenyum dan harus mengakui kecantikan dari seorang Kyarra yang sangat natural.
"Bagus!" sahut Diandra yang memberikan 2 jempolnya dengan senyum sumringahnya.
"Apa aku akan bekerja menggunakan pakaian seperti ini. Apa memang seperti itu peraturan di Perusahaan Lefuc," batin Kyarra yang sejak tadi hanya penuh dengan kebingungan dan tanda tanya.
"Ini pilihan yang cocok untuk kamu, terlihat sangat pas dan tidak berlebih,".ucap Diandra.
"Maksud ibu bagaimana?" tanya Kyarra.
"Oke baiklah, sekarang kita ke salon," sahut Diandra yang mengajak Kyarra pergi tanpa menjawab pertanyaan Kyarra dan Kyarra penuh dengan kebingungan yang mengikut saja.
Diandra sudah menyiapkan orang-orang yang ahli dalam menata rambut dan juga memberi make up pada wajah cantik Kyarra. Rambut Kyarra yang di biarkan di gerai dengan di berikan gelombang di bawahnya.
Kyarra juga memakai makeup natural yang menambah kecantikan wajahnya. Tidak lupa di berikan aksesoris anting dan juga kalung untuk menambah ke menarikan dalam tampilannya. Kyarra juga menggunakan heels 7 cm berwarna hitam.
Setelah Diandra selesai menyulap Kyarra menjadi wanita yang jauh lebih cantik. Akhirnya Kyarra berada di dalam mobil di sebelah Diandra yang di setiri supir pribadinya.
"Bu saya sebenarnya bekerja apa. Kenapa dari tadi hanya mencoba baju saja dan berpenampilan seperti ini. Memang saya akan bekerja dalam bidang apa?" tanya Kyarra penuh dengan kebingungan sejak tadi.
"Kamu akan tahu setelah ini. Seperti yang saya katakan kepada kamu. Pekerjaan kamu akan sangat muda sekali dan kamu juga bisa mendapatkan uang yang banyak," jawab Diandra.
"Lalu pekerjaan apa?" tanya Kyarra lagi.
"Kita sudah sampai. Kamu harus tenang dan bersikap baik. Kamu jangan membuat atasan menjadi marah dan tidak suka pada kamu," jawab Diandra.
Lagi-lagi Kyarra tidak mendapatkan jawaban apa-apa. Hal itu membuat Kyarra penuh dengan kebingungan.
********
Apartemen.
Akhirnya Kyarra dan Diandra sampai di Apartemen Alvano.
Tinnong.
Diandra memencet bel sampai akhirnya pintu terbuka dan muncullah seorang Alvano dengan wajah dinginnya.
"Hay sayang," sapa Diandra yang cipika-cipiki dengan kekasihnya dan Kyarra hanya diam saja dengan Alvano yang sudah melihat ke arah Kyarra.
"Siapa pria ini. Kenapa dia melihat ku seperti itu. Apa ada yang salah denganku?" batin Kyarra. Mata Alvano memang sejak tadi melihat penampilan Kyarra dari atas sampai bawah dan terlihat teliti.
"Sayang ini wanita yang aku katakan, namanya Kyarra!" ucap Diandra.
"Kayra ini pak Alvano. Dia CEO perusahaan Lefuc," ucap Diandra. Kyarra dengan gugup menundukkan kepalanya dan terlihat gugup yang bertemu langsung dengan atasannya.
"Bagaimana sayang, cantik bukan?" tanya Diandra dengan berbisik pelan.
Alvano tidak menjawab dan langsung masuk saja.
"Ayo Kyarra kita masuk!" ajak Diandra dengan memegang tangan Kyarra dan Kyarra langsung mengikut saja dia orang tersebut yang tidak tahu setelah itu dia akan melakukan apa.
Akhirnya Kyarra sampai juga di ruang tamu yang berhadapan dengan Diandra dan Alvano.
"Kamu yakin dia bisa melakukannya?" tanya Alvano.
"Sayang aku sangat yakin, seperti apa yang aku katakan kepada kamu. Jika dia adalah wanita yang tepat," jawab Diandra.
"Apa yang mereka bicarakan sebenarnya," batin Kyarra dengan bingung.
"Baiklah kalau begitu aku percayakan pada kamu semuanya," sahut Alvano yang akhirnya setuju dan membuat Diandra tersenyum dengan merasa lega.
"Kyarra kita membahas masalah kontrak dalam pekerjaan kamu," ucap Diandra. Kyarra mengangguk.
"Kyarra untuk menandatangani kontrak kamu akan diberikan uang muka sebanyak 2 miliar," ucap Diandra yang membuat mata Kyarra melotot sampai mau keluar.
"2_2_ miliyar. Apa aku tidak salah dengar, 2 Miliyar itu 2 juta?" tanya Kyarra yang memang merasa mustahil mendapatkan uang muka sebanyak itu.
"Bukan 2 juta. Tetapi 2 miliar," jawab Diandra.
"Sebanyak itu?" tanya Kyarra memastikan. Diandra menganggukkan kepalanya.
"Wau ternyata bekerja di Perusahaan Lefuc enak juga, belum apa-apa sudah di berikan 2 Miliar. Nolnya pasti banyak," batin Kyarra yang masih tidak percaya.
"Lalu setiap bulan kamu juga akan mendapatkan 50 juta dan di kali sebanyak 12 bulan jadi totalnya 600 juta dan sisanya akan di bayarkan setelah kontrak kamu habis dan semuanya selesai. Jadi total kamu mendapatkan uang dari pekerjaan ini sebanyak 5 Miliyar dan lain dengan kebutuhan kamu sehari-hari tempat tinggal yang layak pakaian yang layak makanan yang enak dan juga transportasi dan juga pasti kehidupan yang mewah selama kamu menjalankan kontrak kamu," jelas Diandra.
Kyarra sampai tidak bisa berkata apa-apa dengan apa yang di dengarnya. Dia sungguh mendapatkan kontrak di luar dugaan.
"Kyarra saya tahu kamu membutuhkan banyak sekali uang. Jadi ini pertemuan kita membuat kamu menyelesaikan masalah keuangan kamu," ucap Diandra.
"Lalu pekerjaan saya apa?"
"Di bidang apa?"
"Dan bagaimana selanjutnya?"
Tanya Kyarra dengan cepat.
"Kamu cukup lahirkan anak saya," sahut Alvano yang menjawab dengan cepat.
Jawaban dari Alvano membuat Kyarra lebih kaget lagi sampai Kyarra berdiri dari tempat duduknya.
"Apa tuan bilang?" pekik Kyarra dengan wajah kagetnya.
Diandra dan Alvano sama-sama berdiri dan menghadap Kyarra.
"Apa kamu tuli. 5 milliar untuk kamu melahirkan keturunan saya. Kamu orang yang beruntung yang bisa melakukannya," jawab Alvano.
"Tunggu-tunggu saya benar-benar tidak mengerti dengan apa yang kalian bicarakan, bagaimana tadi saya harus melahirkan anak anda, bagaimana bisa dan pekerjaan apa itu. Ini sangat tidak masuk akal," sahut Kyarra dengan wajah kebingungan.
"Kamu masih bertanya lagi pekerjaan apa itu. Kamu cukup tidur dengan saya dan sampai kamu hamil. Lalu kamu lahirkan keturunan saya. 5 Miliyar sudah cukup membayar tubuh kamu," tegas Alvano dengan Kayra yang semakin kaget ketika mendengar lebih jelas.
"Pekerjaan pertama kamu adalah tidur dengan saya malam ini," lanjut Alvano yang menekankan karena dia tidak suka bertele-tele.
Plakkk.
Tiba-tiba tangan Kyarra melayang ke pipi Alvano yang membuat Alvano kaget dan Diandra lebih kaget lagi sampai kedua tangannya menutup mulutnya. Di luar ekspektasinya. Jika ada yang berani menampar Alvano.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Bivendra
ud gila lucnut betol kelakuan nya
2024-04-25
0